Sunday, October 17, 2010

15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy

15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy
Salam Bahagia untuk Rekan-rekan sekalian,

Tidak terasa sudah lama saya tidak menulis artikel seri lagi sejak artikel kisah Anthony Robbins dan Michael Jordan. Sesuatu yang saya senangi bila bisa belajar dari para tokoh sukses di seluruh dunia. Membaca kisah hidup mereka, serasa memperkaya dan sekaligus menyegarkan ‘batin’ dan ‘jiwa’ saya untuk terus bertumbuh dan berbagi kepada orang lain.

Nah, kali ini saya akan berbagi “15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy”. Semoga serial tulisan ini, bermanfaat dan memberi pencerahan bagi anda semua. Silahkan forward ke rekan & relasi anda, bila anda pandang artikel ini bermanfaat bagi mereka. Bagi yang ingin memposting artikel ini ke blog anda, silahkan hubungi saya via japri.

Brian Tracy adalah salah satu pembicara kelas dunia yang paling produktif dalam membantu orang lain baik melalui seminar atau paket cd programnya. Anda pasti sudah pernah mendengar nama Brian Tracy. Baik itu dari buku-buku karangannya, artikel, quotes, cd audio atau dari internet, atau mungkin pernah membaca kutipan kata motivasi dari Brian Tracy.

Memang apa istimewanya Brian Tracy? Menurut saya jika seseorang telah menunjukkan keberhasilannya dan diakui di seluruh dunia, pasti dia memiliki pribadi unggul diatas rata-rata. Dan saya menganggap, kita patut belajar dari keteladanan beliau. Saya mengagumi Brian Tracy, karena sudah sejak lama saya membaca salah satu bukunya yang berjudul “Maximum Achievement”. Mungkin buku ini di toko buku, sudah tidak terbit lagi. Anda juga bisa membaca buku lainnya seperti: Create your own future, Psychology of Selling, Change your thinking change your life (semua judul diatas sudah ada dalam bahasa Indonesia)

Mengapa seminar Brian Tracy begitu sukses dan luar biasa? Brian Tracy (untuk selanjutnya saya singkat menjadi BT) mengatakan bahwa apa yang dia ajarkan ini bekerja karena dua alasan. Pertama, BT sudah mengujinya dan membuktikannya dengan cara mencobanya dan memetik pelajaran selama bertahun-tahun. Kedua, dia juga sudah mengajarkan system ini kepada lebih dari satu juta orang.

Bagi Rekan-rekan yang ingin menambah ’resources’ tentang Brian Tracy berikut ini bisa anda akses di internet:

www.briantracy.com
Artikel / quotes / kata-kata motivasi gratis : http://www.briantracy.com/Newsletter/default.aspx
Ebook Gratis : http://www.briantracy.com/free_resources/e-books.aspx

Berikut saya ingin berbagi kisah hidup dan Rahasia Keberhasilan Brian Tracy, saya hadirkan untuk anda. Inilah 15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy:

Rahasia #1: Saat anda bicara penuh semangat & passion, anda akan bisa meng-inspirasi banyak orang untuk merubah hidupnya.

Rahasia #2: Seorang Pemenang, selalu berusaha gigih, hingga mendapatkan order dari customernya.

Rahasia #3: Membaca buku, mendengarkan CD Audio dan menghadiri seminar, anda bisa belajar dalam beberapa jam tentang pengetahuan dari para orang sukses yang praktek puluhan tahun.

Rahasia #4: Belajarlah memodel dari orang yang telah sukses, selama anda tidak menyerah, anda akan meraih hasil yang sama dengan mereka.

Rahasia #5: Hidup adalah seperti sebuah kombinasi kunci. Siapapun dapat membukanya, termasuk anda. asalkan anda memutar angka yang benar (langkah-langkah yang diambil), dengan cara dan urutan yang benar.

Rahasia #6: Orang sukses berorientasi pada tindakan

Rahasai #7: Mindset anda memainkan peranan kunci bagi suksesnya anda

Rahasia #8: Sangat penting untuk selalu membuka pikiran kita dan terus belajar sampai memperoleh hasil yang anda inginkan

Rahasia #9: Hidup adalah proses sebab dan akibat. Apa saja penyebab yang anda lakukan, anda akan memperoleh akibatnya

Rahasia #10: Langkah emas untuk menjadi sukses luar biasa adalah menjadi ’Excellent’ di bidang yang anda tekuni.

Rahasia #11: Pembicara terbaik bisa berbicara dengan penuh keyakinan tentang topik yang dia sampaikan, karena dia tahu bahwa idenya terbukti bekerja. Alasannya, karena dia telah menjadi sukses berkat mempraktekkan apa yang telah diajarkan.

Rahasia #12: Orang sukses mempunyai pikiran positip melalui kebiasaan hidupnya

Rahasia #13: Pembicara terbaik membuat materi seminarnya begitu sederhana dan jelas, sehingga siapapun yang datang ke seminarnya dapat langsung mempraktekkan dan mendapatkan hasil yang dia inginkan.

Rahasia #14: Pembicara sukses selalu memberikan materi seminarnya lebih dari yang diharapkan audiennya. Sehingga audiennya merasa senang dan memiliki kekuatan untuk meraih sukses.

Rahasia #15: Anda akan sukses secara penuh dalam hidup anda, jika anda dapat memenuhi dan melayani apa yang diinginkan oleh orang lain.



Salam Excellent,

Markus Tan
Certified Master Practitioner of NLP

Semoga bukan "hari yang aneh"

Dear Fren,

Minggu kedua Okt 2010 ini, ada kejadian yg menurut saya aneh atau ujian buat saya dalam hal ketulusan dan atau apa, saya ngak begitu faham.

Siang itu saya di bel teman lama saya, sudah lebih dari 11thn tidak ketemu, memang dua minggu sebelumnya secara tak sengaja ketemu di depan kantor dan saling tukar no hp, dia teringat saya dan ada sesuatu yg perlu dan ingin ketemu.

akhirnya kita ketemu dan dia bilang ada keperluan mendesak, atm nya tidak dibawa dan dia butuh uang cash beberapa ratus ribu, mau minjam dan sore harinya dia transfer, alhamduliilah saya ada uang cash di kantong, dan saya yakin dia sangat membutuhkan akhirnya saya kasihnya uangnya dan infokan rekening saya utk tranfer uang pinjamannya dan tanpa saya minta jaminan, teman lama saya ini menitipkan jam tangannya, sebagai bukti jaminan katanya dan supaya saya tidak ragu meminjamkan uangnya. dan benar sorenya uangnya di transfer.

Sore harinya, sekitar jam 4 sore, saya shalat Ashar di masjid dekat kantor, sore itu masjid sudah agak sepi dan ada 2 orang lg sholat dan kemudian saya bergabung shalat berjamaah. Usai shalat ketika keluar masjid, Pria makmum yang tadi shalat bareng dengan saya, bilang bahwa dia baru saja kecopetan dan uang habis dikantong, dia bilang mau pulang ke Pamulang, rasa kasian saya timbul dan tanpa banyak fikir saya kasihkan beberapa puluh ribu uang untuk bisa naek kopaja dan pulang ke Pamulang. Memang seh di Jakarta banyak orang yang Ngaku2, kecopetan lah, hilang uang lah, tapi yang pasti kita sudah niat nolong, masalah betul atau tidak biarlah urusan dia dan Allah yang Maha tahu.

Ya Allah, saya yakin tidak ada yang "kebetulan" di Dunia ini, semua atas skenario Mu.
semoga kejadian in membuat HambaNya semakin rajin untuk bersyukur....

Saturday, October 09, 2010

When student ready!, teacher comes

Dear temans,

kadang kita suka menuntut kesempurnaan dan ada sesuatu dulu setelahitu ada maka kita baru bersiap siap.

ternyata itu terbalik, justru kita harus mempersiapkan diri dulu, apa yang kita impikan dan kita inginkan harus kita siapkan dulu dan terus kita siapkan, sampe saatnya benar-benar siap, maka apa yang kita inginkan pasti akan datang menghampiri kita.

kata bijak mengatakan, " ketika murid siap maka guru datang".
dan Tuhan pun maha tahu kapan apa yg kita impikan datang, ya saat kita benar-benar siap.

so maka siapkan diri dulu ya...

Sunday, September 26, 2010

Your Job is NOT Your Career...

Sering kali kita merasa pekerjaan kita ya karir kita. ITU SALAH BESAR.

Pekerjaan atau job adalah tempat kita bekerja. Disana ada tugas, rekan kerja dan kantor. Pekerjaan sebenarnya sekadar alat atau kendaraan yang bisa membawa kita ke satu tempat yang kita kehendaki.

Sebaliknya, karir adalah perjalanan itu sendiri. Bisa jadi kita punya banyak pekerjaan dalam karir, bisa juga kita mengalami pergantian profesi didalamnya. Karir merupakan totalitas kehidupan professional dalam hidup kita.

Saat kita membiarkan diri kita ada di zona nyaman (comfort zone) dalam pekerjaan itu sama saja dengan memilih untuk berhenti di tengah perjalanan. Lha, ibarat berencana menuju ke Bandung, kita memilih untuk stop dan menetap di Tol Cipularang. Gimana sih?
Comfort zone sering kali membuat kita merasa nyaman? dan malas. Gaji cukup, temen kantor OK, boss baik. Tanpa kita sadari, kita lupa tujuan awal kita punya pekerjaan. Apa ayo? Jawabannya gak akan jauh dari Tuhan, keluarga dan diri sendiri. Kenapa Tuhan? Emang waktu 24 jam sehari dan umur itu dari siapa? Kenapa keluarga? Keluarga ya komunitas disekitar kita. Apa keberadaan kita sudah memberi manfaat buat sesama atau sebaliknya? Kenapa diri sendiri? Siapa lagi yang tahu apakah kita sudah berikan yang terbaik kalau bukan kita sendiri.

Apapun yang kita mau, uang, kepuasan & kualitas kerja, waktu luang ? semua boleh2 saja. Tapi jangan sampai kehilangan tujuan awal berkarir. Jangan hanya karena mau nyaman, kita jadi tumpul. Langkah2 ini yang perlu dikerjakan:

* Kerja sesuai dengan passion kita
* Pikirkan hal terbaik yang bisa kita berikan
* Buat rencana untuk mencapainya
* Tentukan waktu pencapaiannya
* Have fun!

Pekerjaan kita mengambil 30 sampai 50% waktu kita dalam sehari, untuk itu sudah saatnya kita melakukan yang terbaik dalam berkarir. The enemy of a great life is a good life.

Friday, September 10, 2010

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H

Dear Fren,

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H, atau bertepatan denga hari Jum'at tdl 10 Sept 2010, semoga kedepan akan lebih baik dan lebih sukses, bisa mendapatkan apa yg selama in di cita-citakan...sukses!

Sunday, August 22, 2010

3 hal yang harus digunakan dalam waktu bersamaan

Agar kesuksesan bisa menjadi milik kita maka dibutuhkan tiga hal dasar yang mesti digunakan dalam waktu yang bersmaan, yakni : keinginan, kemampuan dan kesempatan. Contoh anda hendak memenangi lomba renang amun anda tidak bisa berenang tanpa kacamata renang, padahal anada tidak membawanya pada saat itu. Dalam kasus ini anda sudah kelhilangan kesempatan.
0isalkan anda bawa kacamata renang, tetapi tidak hendak beranag hari itu. Anda tentu saja juga tidak dapt memenangi perlombaan. Begitu juga jika anda tidk tahu cara berenang, padahal anda ingin mengikutinya dan bahkan membawa kacamata renang.
Kesuksesan bergantung pada tiga hal mendasar tersebut, yang harus diaktifkan sepenuhnya secara bersamaan...

Keterbatasan tindakn disebakan oleh pesan negatif dari pikiran

ada cerita yang sangat sederhana untuk membuktikan judul diatas, apabila kitaa diminta berjlan diatas papan yg diletakan diantara 2 kursi anda mungkin tak akan menolak dan mampu melakukannya dengan baik. Namun jika saya meletakan papan yang sama diatas menara gedung 50 lantai pasti anda tidak berani kendati tak ada sedikit anginpun yang berhembus dan sinar matahari yang menyilaukan. Mengapa bisa begitu?, bukan berarti anda secara fisik tak lagi mampu berjalan diatas papan, krn papan itu tidak berubah, melainkan fikiran anda yang kelabakan dan berteriak :"awas tinggiii sekalii", alhasil tubuhpun mulai gemeteran, lalu tersandung dan ....ops jatuh deh...
Inilah ulah fikiran negatif, apapun yg dilakukan jadinya khawatir dan membatasi tindakan anda..

Sunday, August 01, 2010

Berkreasi atau Pasrah

Saya baca di sebuah buku dan ini cukup menarik, kurang lebih begini, jika ada suatu permainan dan anda di tempatkan di sebuah ruangan yang gelap dan diberikan instruksi atau panduan untuk ruangan tersebut panduan itu adalah disitu gelap tapi sudah ada 1 senter, ada 1 tombol saklar lampu di dinding dan ada 1 pintu keluar dan anda dikasih waktu untuk sesegera mungkin keluar dari ruangan tesebut, nah apa yang anda lakukan adalah terserah anda, apakah anda
1. merayap mencari senter
2. langsung cari tombol saklar di dinding
3. langsung pintu
4. berfikir dan diam tanpa bertindak
5. berteriak minta tolong

itulah contoh gambaran hidup ini, terserah anda apa yg au anda lakukan yg penting segera bertindak!!

Saturday, July 17, 2010

ARE YOU A LION OR GAZELLE ?

Every morning in Africa, a gazelle wakes up knowing it must run faster than the fastest lion or be killed
Every morning a lion awakens knowing it must outrun the slowest gazelle, or starve to death

It doesn't matter if you are a lion or gazelle, when the sun comes up, you'd better be running !

bahasa indoneisanya,
Setiap pagi di Afrika, rusa terbangun tahu harus lari lebih cepat daripada singa tercepat atau dibunuh
Setiap pagi seekor singa bangun tahu harus berlari lebih cepat dari rusa paling lambat, atau mati kelaparan

Tidak peduli apakah Anda singa atau rusa, ketika matahari terbit, Anda sebaiknya berlari!

Motivasi Tiada Henti

dikutip dari http://www.anthonydiomartin.com

Brian Tracy, seorang motivator terkemuka mengatakan, “Saya ditanya, mengapa orang perlu terus-menerus butuh dimotivasi? Menurut saya, sama seperti halnya makan, demikian pula kita memerlukannya setiap hari”. Memang, bicara soal motivasi, ada sebuah pertanyaan klise yang seringkali muncul. Pertanyaan ini sering saya terima, baik melalui email maupun dalam berbagai event seminar atau training. Bunyinya, “Bagaimana sih pak caranya supaya saya bisa termotivasi setiap hari dan motivasi itu bisa tahan lama?” Bisa jadi, ini pula yang menjadi pertanyaan Anda yang sedang membaca artikel ini. Yang jelas, banyak orang mengikuti berbagai seminar, training, dan talkshow dari mulai yang gratis hingga yang nilainya puluhan juta rupiah demi mendapatkan suntikan motivasi agar mereka bisa terus bersemangat menjalani kehidupan.

Sayangnya, motivasi yang diperoleh dari berbagai acara itu umumnya hanya bertahan dalam hitungan bulan atau minggu, atau bahkan ada beberapa diantaranya, dalam hitungan hari. Tentu saja mengikuti acara seminar dan berbagai training bukanlah hal yang buruk, justru malah sangat baik untuk pengembangan diri kita. Tetapi jika kita menggantungkan motivasi hidup kita dari hal-hal eksternal, maka mood dan perasaan kita akan dikendalikan oleh situasi dan orang lain. Justru sebenarnya kita membutuhkan motivasi yang munculnya dari dalam diri kita sendiri. Motivasi yang intrinsik ini, umumnya akan lebih tahan lama dan lebih kuat karena tidak dipengaruhi oleh kondisi di luar kita, melainkan muncul benar-benar dari dalam diri kita sendiri.

Pada kesempatan kali ini, ijinkanlah saya memberikan beberapa tips serta pemahaman sederhana untuk menuntun kita agar mampu membangkitkan motivasi intrinsik dari dalam diri kita yang bisa bersifat lebih tahan lama. Anda tentu masih ingat dengan artikel saya di awal tahun (mengenai Visi-Strategi-Aksi)? Dengan konsep yang sama saya akan menuntun Anda.

Milikilah visi. Motivasi sebenarnya berasal dari kata motif yang artinya adalah ‘alasan untuk bertindak’. Jika Anda ingin memiliki motivasi yang bertahan kuat, Anda harus memiliki alasan yang kuat pula. Itu sebabnya di awal tahun banyak orang menggembar-gemborkan pentingnya memiliki resolusi, goal setting, atau memperjelas visi. Karena tanpa tujuan kita akan kehilangan motivasi untuk melangkah. Semakin kuat dan emosional tujuan Anda, maka semakin kuat pula motivasi Anda membara dan bertahan.

Saya masih ingat ketika saya menulis buku pertama saya, Emotional Quality Management. Suatu ketika file naskah saya rusak dan semua hasil tulisan saya lenyap. Pada masa itu saya benar-benar ‘down’ dan kehilangan semangat. Namun, ketika saya mengingat visi saya untuk menginspirasi banyak orang melalui tulisan saya dan saya kembali membayangkan bagaimana perasaan saya ketika saya melihat buku saya berada di deretan rak toko buku, motivasi saya untuk menulis kembali muncul. Bahkan ketika saya membayangkan bagaimana jika seseorang berubah hidupnya menjadi lebih baik karena membaca buku saya, motivasi saya malah semakin membara jauh lebih kuat dari sebelumnya. Dan akhirnya sama mampu menyelesaikan buku saya dengan dorongan semangat yang menyala-nyala.

Jika Anda ingin memiliki motivasi yang bertahan lama, milikilah tujuan yang besar dan emosional. Jika Anda tidak punya tujuan, Anda akan mudah kelelahan. Ada sebuah percobaan yang membuktikan bahwa ketika kita berlari tanpa diberitahu dimana garis finishnya, kita akan lebih mudah lelah dan menyerah ketimbang jika kita berlari dengan diberitahukan dimana garis finishnya. Sekarang, cobalah evaluasi resolusi Anda untuk tahun ini. Sudahkah tujuan Anda tahun ini menjadi bahan bakar yang melimpah untuk memotivasi Anda bergerak? Apakah Anda sudah terlibat cukup emosional dengan visi Anda? Dapatkah Anda membayangkan visi Anda dan menjadikannya sebagai bagian hidup Anda sehari-hari? Sudahkah Anda setiap hari mengingatkan diri akan visi Anda?

Buatlah strategi. Motivasi itu bagaikan api, untuk membuatnya menyala, kita perlu memberinya bahan bakar terus-menerus. Salah satu bahan bakar itu adalah ketika kita membuat perencanaan. Ketika kita memikirkan apa tindakan-tindakan kita dan strategi kita, maka sebenarnya kita sedang membuat visi kita semakin menancap kuat. Bahkan, ketika kita memikirkan strategi, membuat perencanaan, dan mengevaluasinya terus-menerus, tanpa sadar kita akan sering memvisualisasikan visi kita dalam pikiran. Proses inilah yang membuat kita terus termotivasi.

Perencanaan strategi juga membuat perjalanan Anda semakin jelas. Ketika Anda bisa melihat jalur yang Anda lewati dengan jelas, Anda akan lebih termotivasi untuk segera melangkah. Bayangkan jika Anda sudah diberitahu tujuan akhir Anda, tetapi Anda tidak bisa melihat jalur di depan Anda dengan pasti, tentu lama-kelamaan Anda juga akan kehilangan motivasi untuk melangkah bukan? Visi adalah tujuan akhir dan garis finish kita, sedangkan strategi adalah menentukan jalan mana yang akan kita tempuh untuk menuju ke tujuan akhir. Strategi adalah menetapkan rute dan berbagai hal yang diperlukan untuk melewati rute tersebut. Sekarang, cobalah evaluasi diri Anda. Sudahkah Anda membuat strategi pencapaian visi Anda di tahun ini? Ataukah Anda hanya “mengalir” mengikuti keadaan? Sudahkah Anda memiliki deadline waktu? Dan apakah strategi Anda sudah menjadi bagian dari time management Anda?

Bertindaklah! Seberapa hebatnya visi Anda dan seberapa bagusnya perencanaan Anda, akan sia-sia jika Anda tidak bertindak. Tidak ada bahan bakar yang lebih hebat untuk melipatgandakan motivasi selain HASIL! Ketika kita melihat bahwa kita menghasilkan sesuatu, ketika kita melihat perkembangan kita, dan ketika kita melihat bahwa kita sudah berjalan maju, maka kita akan menjadi semakin termotivasi. Untuk memberikan hasil, tentu harus ada tindakan.

Saya teringat sebuah cerita rakyat dari negeri Cina yang mengisahkan mengenai seorang putri kerajaan yang sedang mencari pendamping hidupnya. Salah satu syarat yang diajukan adalah pria calon pendampingnya harus berani menyeberangi sebuah sungai dimana terdapat banyak sekali buaya-buaya yang tinggal di sungai itu. Tentu saja tidak ada seorangpun yang berani berenang menyeberangi sungai itu dan para pria hanya bisa berkerumun di tepi sungai menanti seorang pria pemberani untuk memulai lebih dulu. Tiba-tiba, ada seorang pria terjun dan berenang dengan berani menyeberangi sungai dan berhasil selamat tanpa mengalami apapun. Akhirnya pria itu dijadikan suami putri kerajaan.

Ketika semua orang bertanya mengapa ia begitu berani, pria itu menjawab, “Saat saya melihat sungai itu dari dekat, seseorang mendorong saya sampai saya tercebur! Karena sudah mencebur, saya pikir ya terlanjur basah sekalian diteruskan saja. Ketika saya mencapai tengah sungai sebenarnya saya sudah sangat ketakutan, tapi saya berpikir sudah sampai tengah sayang sekali kalau saya balik lagi, jadi saya lanjutkan saja.”

Nah, kisah ini memberikan kita inspirasi bahwa kadangkala yang kita butuhkan hanyalah tindakan. Ketika kita sudah melangkah, melihat perkembangan kita, dan melihat bahwa kita makin dekat dengan tujuan, pada saat itulah motivasi akan semakin menyala dengan sendirinya.

Selamat termotivasi! Salam antusias!

4 CARA MENGGAPAI MIMPI ALA ROMY RAFAEL

4 CARA MENGGAPAI MIMPI ALA ROMY RAFAEL:

· Beli buku Berpikir dan Berjiwa Besar karya David J Swartz. Pelajari terutama di Bab 12 mengenai impian.

· Jangan dengarkan orang yang mengatakan mimpi kita mustahil. Pilihlah cara yang tepat untuk menggapainya –sehingga impian itu menjadi masuk akal.

· Harus punya motivasi untuk belajar meningkatkan kemampuan diri secara terus-menerus.

· Punya Goal, persistence, dedication

4 Mentalitas Perubahan

dikutip dari http://www.anthonydiomartin.com


Salam Antusias Bp. Martin. Saat ini, saya menghadapi dilemam, Pak. Perusahaan tempat saya bekerja telah berubah! Dan perubahan tersebut sangat cepat terjadi. Semenjak direktur berubah, beberapa peraturan yang tadinya hanya sebagai ‘peringatan’, kini benar-benar di tegakkan. Sebenarnya dalam jangka panjang saya mengetahui manfaat dari perubahan yang dicanangkan oleh perusahaan saya ini. Tapi pak, masih ada hal yang mengganjal di hati saya mengenai perubahan ini. Karena saya pikir perubahan ini membuat saya dan kawan-kawan lain berlari terlalu kencang dan seakan-akan disuruh keluar paksa dari comfort zone. Nah bagi kami, perubahan ini bukanlah perkara mudah. Boleh Pak Martin sharingkan sedikit bagaimana cara saya, sebagai karyawan untuk bisa menerima perubahan ini. Terima kasih pak sebelumnya.

Randy, Depok

Jawab:

Bp. Randy, terima kasih atas atensi yang sudah Anda berikan pada tulisan-tulisan pengembangan diri yang dimuat di sini. Saat saya mendengar kisah Bapak, saya pun teringat dengan kisah seorang rekan trainer saya. Waktu masih jaya-jayanya, ia merupakan seorang ahli dalam menggunakan overhead projector (OHP). Ia bisa membuat plastik-plastik OHP tersebut berwarna-warni dan karena canggihnya ia pun dapat membuat gambar di OHP tersebut terkesan berjalan, saat ia melakukan presentasinya. Dan bila Ia sedang menerangkan suatu alur sebuah aktivitas produksi, maka panah-panah di dalam chart tersebut akan bergerak. Bila anda menjadi salah satu penontonnya, pasti anda akan terkagum-kagum dengan keahliannya, yang sangat kreatif dan artisitik ini.

Tapi bukan keahliannya yang ingin saya bicarakan. Jaman pun berganti dan mulailah komputer memasuki kota, perusahaan, bahkan di sekolah sudah menggunakan program komputer. Banyak orang mulai berlomba-lomba menguasai program-program di dalam komputer dan mulai memberdayakannya secara maksimal. Nah, teman saya ini, sama sekali tidak mau menyentuh komputer, dan terus ’sibuk’ mendesign materi-materinya dengan plastik OHP-nya.

Tahun berganti tahun, OHP pun sudah mulai jarang terlihat di perusahaan maupun di sekolah. Anda pasti bisa menebak bagaimana perasaan dari teman saya tadi. Ya! Betul sekali. Ia mulai merasa kecewa, dan menyesal. “Kenapa saya tidak dari dulu belajar komputer? Kalo tau begini tentu kesempatan mengajar akan terus terbuka”. Begitulah cerita teman saya yang tidak mau berubah dan sekarang ia mulai merasakan bagaimana tertinggalnya dirinya.

Dari kisah ini, dapatlah kita simpulkan bahwa memang benar perubahan menuntut “banyak” dari kita sebagai individu. Selain waktu untuk belajar menyamakan diri dengan kondisi yang ada, kadang materi juga perlu dikorbankan supaya kita bisa bertahan dalam perubahan itu. Nah, untuk kasus perubahan dalam perusahaan Bp. Randy tentunya sudah dipikirkan oleh pihak manajemen dengan begitu matang, sebagai strategi bisnis dalam menghadapi kompetisi dan pasar yang semakin keras.

Dalam situasi ekonomi yang semakin sulit di prediksi, banyak hal yang mulai disadari oleh perusahaan, bahwa bila mereka tidak ikut berubah maka merekalah yang akan terlindas oleh perubahan itu sendiri. Hal ini dapat berakibat perusahaan menjadi collapse. Bahkan dalam seminar saya, sering didengungkan bahwa perusahaan yang belajarlah yang mampu survive dalam ganasnya dunia bisnis.

Memang tidak mudah mengikuti perubahan perusahaan, apalagi bila dituntut untuk segera berubah dalam waktu yang relatif singkat. Banyak yang mesti dikorbankan, namun bukan berarti tidak bisa, PASTI bisa asalkan ada kemauan. Nah, untuk lebih detil membahas pertanyaan Anda, Bp. Randy saya menganjurkan karyawan sebaiknya mempunyai beberapa mentalitas yang perlu dipupuk agar tidak tertatih-tatih dalam menghadapi perubahan di perusahaannya:

Pertama adalah PERUBAHAN DIMULAI DENGAN PILIHAN. Jim Rohn seorang bussines philosopher terkemuka mengatakan bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri, yaitu dari pilihan. Untuk mengawali perubahan adalah pilihan Anda! Apakah pilihan Anda itu? Menjadi diri Anda yang dahulu atau menjadi diri Anda yang baru? Semuanya bergantung dari pilihan Anda, dan Anda dapat melakukannya sekarang, besok, dua minggu lagi atau tahun depan. Semua ada di tangan Anda. Bp. Randy apakah Anda yakin untuk mau berubah sesuai dengan pergerakan perusahaan Anda? Semua pilihan Anda, berikut dengan konsekuensinya.

Kedua setelah Anda yakin MAU untuk berubah, budayakanlah “WALK THE TALK”. Disinilah integritas Anda diuji, apakah memang Anda betul-betul ‘commit’ mau berubah. Bila Anda mau berubah maka pastinya Anda akan melakukan hal yang berbeda dari sebelum Anda berubah. Bayangkan saja, Anda menginginkan jus apel tapi Anda belum merubah isi di dalam juicer Anda. Jadi, di dalamnya masih terisi dengan buah mangga. Apa jadinya? Tentunya tetap sesuai dengan isinya terdahulu yakni, jus mangga.

Ketiga, bangunkan ’sense of urgency’ Anda. Era yang sedang dihadapi sekarang bukan lagi era yang mementingkan skala besar, namun era yang mementingkan “kecepatan”. Timbulkan semangat seperti ini, dari Anda mulai bangun pagi, katakan bahwa Anda cepat dan akan lebih cepat dari biasanya. Dengan self talk tersebut, akan membantu menyadarkan semangat Anda untuk bergerak dengan cepat. Cepat disini bukan hanya cepat dalam bertindak, namun juga cepat dalam menangkap sinyal-sinyal perubahan, dan tentunya cepat dalam belajar dan beradaptasi dengan kondisi yang terus berubah.

Dan yang terakhir, adalah mentalitas terus mau belajar untuk maju. Maksudnya adalah ketika perubahan terjadi pastilah banyak hal yang perlu diperbaharui, salah satunya adalah pengetahuan Anda. Dengan memiliki sumber daya yang tepat dan orang-orang yang tepat untuk membantu, pastinya bimbingan, arahan dan dorongan dari sumber daya dan orang-orang tersebut akan memperluas kapasitas pengembangan diri Anda.

Setelah Bp. Randy mencoba memupuk empat mentalitas tadi, pastilah tantangan-tantangan dalan perubahan dapat dihadapi. Saya tidak mengatakan bahwa hal ini akan mudah, tapi pasti akan membuat diri Anda belajar dan semakin berkembang. Tanyalah orang sekitar Anda, sudah sampai mana perubahan yang terjadi. Dan teruslah berubah menuju yang lebih baik. Karena tantangan terbesar dari perubahan adalah self continous improvement. Jadilah manusia yang berbeda dari kemarin!

Sunday, May 30, 2010

Apa yang anda lakukan jika hanya ada uang rp. 1000?

Ini kejadian benar terjadi dan diceritakan oleh bapaknya sahabat istri saya.
Kejadiannya di tahun masa revolusi tahun 1966.
saat itu sebut saja pak Nasir dan temannya baru lulus dr SMA di Sumatra Utara, tetapi daerah orangtuanya ada di Mandailing sekitar 500km dr Medan.
Saat selesai sma tidak ada biaya untuk terus kuliah tapi pulang kampung malu juga kl jadi pengangguran. Maka dengan tekad dan nekad akhirnya dia marantau ke Jakarta dengan sahabatnya, hanya berbekal cerita dari orang orang disana kl ke jakarta cari aja daerah roxy banyak orang Mandailing disana katanya, saat itu daerah roxy terkenal krn tempat para pedagang.
singkat cerita dia sampe di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. dan dr situ dia bingung kl ke Roxy gimana?, akhirnya dia carter mobil, dan dengan cerdiknya dia bilang, "pak tolong antar saya ke roxy biaya "sekian" dan akan sy bayar kl sampai ke roxy, terserah bapak mau lewat mana. Pokoknya kl ngak sampe ngak saya bayar"
Eh akhirnya sampe juga dia di Roxy. Tapi ternyata ngak gampang juga cari teman yg satu daerah disana, disaat kebingungan disana, bingung apa yang harus dilakukan, tinggal dimana, tidur dimana, ngak ada sanak family dan uang ditangan hanya rp. 1000.
coba tebak apa yg dilakukannya dengan uang rp. 1000 saat itu di tahun 1966, tidak punya sodara di jkt dan baru lulus sma?.




jawabannya...




adalah..






ternyata dia beli sandal beberapa kodi di tanah abang dan dia jualan sandal di roxy.
untuknya bisa buat makan dan sewa penginapan.

sekarang dia bisa hidup dengan damai berasma anak cucunnya.

nah kl kita jaman sekarang, misal saja dikantong cuma ada rp. 100rb atau 1jt atau 10jt apa yang akan kita lakukan..?
ah masa generasi sekarang kalah semangat dengan generasi bapak dan kakek kita...

belajar dari pohon pisang

Minggu ini adalah libur panjang dan kesempatan ini dimanfaafkan liburan ke bogor untuk bersilaturahmi dengan mertua saya.
Ada kebun disebelah rumah dan kebetulan ada pohon pisang yang sedang berbuah dan sudah matang, memang waktunya dipotong.
Dan tahukah anda?...ternyata pohon pisang itu berbuah hanya satu kali saja, setelah berbuah dia akan mati dengan sendirinya, makanya setelah berbuah biasanya pohon pisang atau gedebong pisang dipotong.
Dan tahukah anda juga..?, bahwa pohon pisang akan terus bertumbuh sampai menghasilkan buah pisang walaupun pohon tersebut dipotong untuk dimatikan akan tumbuh lagi, dipotong lagi akan tumbuh lagi, dipotong eh tumbuh lagi, sampai tujuannya tercapai yaitu berbuah.
Nah.. belajar dr pohon pisang, sma seperti kita kalau tujuan "berbuah" belum tercapai walaupun di "potong", dijegal, dikritik, dilecehkan, dipandang sebelahmata,dihina, dicacimaki, difitnah, ditipu, dibohongi, diancam, dikhianati atau apapun itu, dan mungkin hal itu terjadi berkali kali, itu tak akan membuat pudar atau lupa akan tujuannya yaitu tetap "berbuah" atau sukses atau tercapai tujuannya.
nah apakah kita tidak bisa belajar dari alam kehidupan dari sebatang pohon pisang. Pisang aja bisa..

Friday, May 28, 2010

gagal berencana = merencanakan kegagalan

apa yang saya tulis sebagai judul blog ini adalah pengalaman saya sendiri
kadang kita selalu meyepelekan rencana, langsung saja, prung wae lah, jalani aja dsb.
tapi begitu ada masalah baru pada kebakaran jengot, slah inilah, kurang anu lah dsb dan bahkan bisa jadi ada yg dikambinghitamkan. untuk itu maka dlm melakukan rencana atau proyek kita harus membuat rencana globalnya, rencana per su bagiannya dan rencana detail didalam bagian tersebut.
dari detail tersebut kita akan tahu kebutuhan nya seperti apa, teamnya seperti apa, matrialnya apa aja. dsb
setelai detailnya didapatkan maka disiapkan kebutuhan teamnya dan matrialnya. jika semuanya siap maka rencananya matang dan kesuksesan itu hanya tinggal menunggu waktu saja dan juga sebaliknya jika tidak berencana atau gagal berencana berarti hanya menunggu waktu saja untuk akhirnya gagal. jadi jika anda gagal berencana berarti sadar atau tidak, siap atau tidak berarti anda sedang merencanakan kegagalan.

Sunday, May 16, 2010

3 pertanyaan yg memandu kearah kesuksesan

saya sedang membaca bukanya farrah gray, get real get rich, ada yg menarik yaitu, 3 pertanyaan untuk memandu anda menjadi sukses dan sangat simple sebetulnya dalam hidup ini, 3 pertanyaay itu adalah :
1. apa yang mudah anda lakukan tetapi sulit bagi orang lain?
coba sekarang anda pikirkan pujian apa yg anda terima dr orang lain dan menurut orang lain hal itu anda bisa lakukan dengan baik. nah kadang kita tidak sadar bahwa kemampuan inilah bakat alami anda, potensi anda dan anda tidak sadar krn anda mudah saja melakukannya, jadi anda tidak merasa ini adalah potensi anda. bakat ini bisa saja bukan keahlian yang menonjol, tapi aktifitas sehari hari, misal memasak, membuat kue, menulis, menjahit, cara berpakaian,menata ruangan, otak atik kendaraan bermotor, olah raga dsb.
jadi cari dan manfaatkanlah sebagai kesempatan yg berharga dan bisa saja anda jadikan sarana mencari nafkah.
2. apa yg akan anda lakukan tanpa henti walu tidak mendapat bayaran?
pikirkan berbagai hal yang anda suka lakukan dan uang bukan salah satu faktornya.
pikirkan aktifitas atau bidang minat apa yang benar-benar bisa menagkap dan membuat anda bergairah.
bayangkan anda bisa bersenang-senag dan menghasilkan uang dari yang anda lakukan. tetapi uang hanyalah sebagai bonus. asyik kan..
3. bagaimana anda bisa melayani dan memberi kepada orang lain?
ini pertanyaan yang sangat pribadi dan jangakauannya luas, krn semakin banyak yang kita berikan semakin banyak yang kita terima. jika anda bisa memberikan untuk kebutuhan orang lain atau masyarakat maka orang lain akan memberikan respon kepada anda. bahkan suatu saat anda akan memberi bukan karena akan memdapatkan keuntungan tapi anda memberi ya krn ingin memberi.

jadi carilah jawaban dari ke 3 pertanyaan tersebut, selamat mencoba..

Friday, April 02, 2010

Percaya ngak..?, Bukan apa yang kita punya, tapi apa yg akan kita lakukan, itu lebih penting...

hari ini saya dapt masukan yang bagus dr mertua saya, kisahnya begini.
Hampir dua tahun lalu saya dan istri beli tanah di daerah cilebut bogor, dl yg punya tanah ada rencana mau buka usaha di bandung untuk anaknya, ktnya perlu modal dan butuh segera. Akhirnya kita sepakat untuk beli tanah tsb.
Uang yg hasil beli tanah digunakan oleh mereka untuk berwiraswasta, namun sudah hampir 2 tahun ini, usahanya tidak berkembang bahkan ktnya rumah yg dibandung pun sudah tidak ditempati lagi, mungkin dijual atau bagaimana... sy kurang begitu tahu, namun yg pasti bahwa dengan modal uang saja tidak cukup untuk berwirausha masih ada hal lain yg harus di pelajari salian modal uang.
jadi jika anda masih blm ada modal uang, maka saat ini adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan modal selain uang, yaitu spirit, pengetahuan, wawasan dan lain sebagainya. jadi bukan apa yg anda punya modal besar atau tidak saat ini, tapi seberapa baik anda menggunakan potensi yg ada pada diri anda sekarang ini.
kalau ibarat permainan kartu, bukan apa komposisi kartu yang anda punya (anda ingin komposisi yang bagus bukan..?), tapi yang lebih penting adalah bagaimana memainkan kartu tersebut, dengan kartu apapun yang anda pegang sekarang..
Jadi Apapaun kondisi anda saat ini tidaklah begitu penting dan ngak perlu dipikirkan terus, mainkanlah dengan baik "kehidupan ini", pasti sauatu sat anda akan memenangkan permainan ini...

Utusan malaikat itu sudah datang

pandangan mata saya memang sudah minus sejak saya di bangku sma dan sampe saat ini masih menggunakan kacamata, rambutpun sebenarnya sudah dari 2 tahun lalu mulai satu persatu memutih, cuma badan saya masih sehat dan pendengaran juga masih bagus.
saya teringat ada pak ustad yang bilang bila tanda tanda utusan malaikat pencabut nyawa sdh dekat yaitu datang nya tandatanda, mata pandangan jd kabur, rambut beruban, kulit jadi keriput, pendengaran jadi berkurang dan badan sering sakit sakitan makanpun sudah banyak pantangan.
maka dr itu mari kita siapkan diri kita, karena utusan pasti pasti akan datang..

Membiasakan mengikuti aturan

malam itu saya itu saya pulang kerja, seperti biasa bersama dengan si "hitam" motor saya.
jalan dijakarta malam itu agak basah setelah turun hujan.
para pengendara saling berlomba untk segera sampe ke rumah mereka dan kadang melupakan aturan yg ada. ada yang parkir mobil pinggir jalan mungkin sedang menjemput seseorang, atau kopaja yg naeka dan turun penumpanag dimana saja, para penyembrang jalan tidak pada tempatnya, juga ada mobil dan motor masuk jalur bus way dan banyak lg hal lainnya.
saya berusaha untuk tidak melakukan itu krn dari buku yang pernah sy baca, jika kita melakukan sesuatu itu maka saat pertama dilakukan adalah ada perasaan berat dilakukan dan kita memaksa untuk melakuakn hal tsb, kemudian dilakukan lg maka perasaan berat tsb akan berkurang dan dilakukan lg maka akan biasa saja dan kemudian dilakukan lg maka akan menjadikan kebiasaan, setealh itu bukan kita yg melakukantapi kebiasaan kita itu yg akan membuat otomatis melakukan hal tersebut.
untuk itu apa yaang sudah dilakuakn dan sudah menjadi kebiasaan akan sulit dilakukan perubahan, untuk itu jangan dimulai melukukan hal yg tidak baik tapi laukanlah hal yang baik, krn kalau sudah biasa hal baikpun akan tertanam dan tanpa sadar itu siudah menjadi bagian dr apa yg kita lakukan sehari hari, jadi lakukanlah hal baik agar jadi kebiasaan kita...

Thursday, April 01, 2010

kantin itu sudah tak ada...

tepat tgl 1 april ini, lokasi kantin dan parkiran motor mobil di belakang gd kantor di ambil alih oleh pemilik lahan tsb, info yang beredar mau dijadikan apartemen.
parkir motor dan mobil jadi mau ke depannya dibelakang gedung, parkir mobil jadi disusun kembali masuk ke parkiran gedung. namun kantin itu pindah kemana?, satu dua kantin masih bertahan seadany walau sudah tidak ada atapnya.
sudah lebih dr 5 tahun kantin itu berada, namun sudah saatnya pemiulik lahan membangun lahannya., para pemilik kantin harus berusaha mencari tempat baru untuk berjyualan kembali. semoga mendapatkan yg lebih baik dr sekarang..Allah pasti akan membantu umatnya selama masih mencari keridhoannya..

Saturday, March 13, 2010

waktu oh waktu..

Semua orang diberi waktu yang sama oleh sang Pencipta 24 Jam.

Apakah kita diatur oleh waktu atau kita yang mengatur waktu...?

mari kita jawab pada diri kita masing-masing...?

Friday, March 12, 2010

Awali Harimu dg yang positif

Awali harimu dg yg positif, mari kita liat dalam sehari, dr pagi sampai malam hari apa saja informasi yg masuk ke kita, apakah banyak info positif atau negatif?
Diawali pagi hari, setelah bangun tidur ada yang "sarapan" berita pagi, baik koran ataupun tv, maka berita sebagian besar adalah berita politik, mengenai korupsi, kisruh anggota dewan, demo dll, ekonomi, kelaparan, bencana, info lainnya gempa, kecelakaan, perang antar kampung. Kl infotainment, artis selingkuh, artis cerai, artis sidang perceraian, gugat menggugat dsb.
Ada juga seh info info bagus n positif, tapi perbandingannya sangat jauh, berita negatif lebih dominan di banding berita yang bisa membuat kita berfikiran indah dan asyik mengenai kehidupan, semua terkesan hidup ini dominan dengan hal hal yang seperti diatas.
Makanya ada baiknya pagi hari bagi yang orang muslim, usahakan bangun subuh dan segerakan solat shubuh, isi pertama kali dengan mengahadapNya dan berdoa diberikan kekuatan dan keselamatan dalam hidup, krn tiada daya dan upaya kita selain atas ijinNya, diberikan kekuatan dan dijauhkan dr mara bahaya.., jadi awal bangun sudah di"bungkus" oleh kekuatnnya..
Selanjutnya siang harinya bagaimana.., kita sambung nanti ya..

Sunday, March 07, 2010

I will knockyou down in round three...

hari minggu ini saya menyempatkan diri nonton dvdnya Muhamad Ali, yg terkenal dg "si mulut besar"nya.
dan ternyata ALI sudah memimpikannya untuk jadi juara sejak sebelum menjadi juara, dia sudah menenamkan di benaknya bahwa dia yang terbaik dan setelah mendapatkan gelar juaranya dia selalu mengungkapkan"I am the greatest" I am king of boxing" dan ini selalau di ucapkannya, mungkin Ali sudh mengenal ini sebagai bentuk afirmasi. dan kekuatannya dari "omongannya" memang luar biasa.
Bahkan saat konfrensi pers sebelum bertanding dia sudah menciptakan di pikiran lawannya, bahwa dia akan menjatuhkannya di ronde 3, dan ini terus di ulang2, sehingga tanpa sadar sudah mempengaruhi pikiran bawah sadar lawan bahwa ia akan jatuh di ronde 3.
Pada saat bertandingpun Ali masih bisa mengendalikan emosi lawan saat lawannya terus memukul dia dan dia bisikan kata2 ke lawannya, "hanya inikah pukulan yang kamu bisa?", sehingga lawan frustasi dan hilang percaya diri dan konsentrasi, saat itulah Ali masuk dan mengalahkannya.

Jadi Ali memang sudah pandai memainkan pembicaraan dan mempengaruhi pikiran. krn pikrian tak bisa bisa membedakan mana imaginasi dan man kenyataan, maka apa yang diucapkan ALi memang menjadi kenyataan.

Jadi apa yang di ucapkan bisa mempengaruhi anda dan lawan anda..so "I will knockyoudown in round 3.."

ada saat harus berubah...

Ada 2 peristiwa yang seimggu ini cukup tertarik untuk saya tuliskan diblog ini.
yang pertsma adalh peristiwa minggu lalu saat kami sekeluarga berlibur ke tangkuban parahu bandung ditawari foto langsung jadi oleh tukang foto lokal disana, tapi kami dan keluarga kuarang tertarik untuk pake fasilitas tsb, ya krn sudah ada hp kamera dan kamera digital. mungkin 5 atau 10 thn lalu, foto langsung jadi ini masih favorit pengunjung. tukang foto tidak mau berubah dia tetap melakukan itu dan tidak mengikuti perubahan jaman.
satu lagi adalah ketika say pulang kantor sehabis magrib, dr jalan rasuna said sampe warung buncit, saya perhatikan angkutan kopaja dan metromini penumpangnya hanya setengahnya saja padahal ini kan jam pulang kantor, pada kemanakah para penpang tsb?, mungkin tidak sepenuh 5 atau 10 tahun lalu, apakah kantornya pada tutup, penumpangnya sudah pada pensiun sudah ngak kerja lagi.., sepertinya jaman memang berubah dan perubahan itulah yang akan selalu ada..jadi kapan anda mulai berubah..?

Sunday, February 28, 2010

agar tetap semangat hidup

kata kata bijak,
"jika kamu masih mendapatkan yg belum seperti kamu inginkan maka periksalah apa yg telah kamu berikan"

"kehidupan itu ada digengaman anda, ibarat anak ayam yg anda pegang ditangan anda, apakah anak ayam tersebut bisa hidup atau mati tergantung genggaman anda, orang lain bilang hidup, anda remas anak ayam tsb dan mati, orang bilang mati dan anda bisa biarkan itu hidup.
Jadi kehidupan anda yg mementukan, bukan orang lain.
"ALLAH MENGIKUTI PRASANGKA HAMBA-HAMBANYA" demikian salah satu hadist qudsi, kitalah yang menentukan dan Allah mengikuti langkah kita.

spirit of lembang

hari sabtu n minggu, berlibur di rumah sodara adik di daerah lembang desa sukajaya, tempat yang ada di daerah ketinggian di utara kt bandung, tepat di bawah kaki gunung tangkuban perahu.
Masyarakatnya disini sebagian besar hidup sebagai peternk sapi perah yaitu sapai yang diambil susunya dan sudah terjalin kerjasama dg susubendera dan indomilk di jakarta. Sebagian lagi adalah penjual bunga, krn di daerh yang dingin ini dapt tumbuh berbagai macam bunga, bahkan pohon stawbery juga ada disini.
Sebagian tempat di bukit sudah di isi vila dan cafe-cafe dan ktnya yg punya adalah orang para pengusaha dr jakarta. banyak orang di waktu weekend berkunjung ke vila dan kafe-kafe disini.
Pagi hari masyarakat sudah ramai oleh kegiatan peternakan sapi, ada yang mengirim pakan ternak, ada yang menyiapkpkan jerami, ada yg bersihin kandang, bahkan ada yg kirim kotoran sapi sampe 1 colt bak terbuka, sungguh satu kegiatan yg berjalan dengan alami dan bersahaja.. semoga geliat kehidupan mereka terus berjaln dan membawa kemakmuran bagi warga disana..

Friday, January 01, 2010

Met tahun Baru 2010, 01-01-10

Dear Pren,

Selamat Tahun Baru 2010 ya..
Semoga kedepan akan lebih baik lagi..
akhir tahun ini kerjaan lumayan banyak dikantor, jadi agak terbengkalai nulisnya...
Tetaplah YAKIN bahwa kedepan akan lebih baik walau kenyataannya masih belum baik juga..tapi "keyakinan" itu butuh waktu untuk dijadikan kenyataan., dan keadaan lebih baik itu sedang menuju anda sekarang..asal anda mau melakukan sesuatu yang menuju kebaikan tersebut .....

Wednesday, December 02, 2009

Thursday, November 19, 2009

Tugas di Solo neh..


dari tgl12 Nov sampe hari ini masih di Solo, ada tugas kantor yang masih dikerjakan...

Sunday, September 20, 2009

Mun teu ngakal moal ngakeul

Dear fren,

Hari Minggu 20 Sept 09 adalah tepat hari raya Iedul fitri 1430H, ada istilah yang saya dapat sewaktu silaturahmi ke Bandung, peribahasa ini sangat menarik sekali dengan jiwa kewirausahaan yang selalu kreatif dan inovatif dan harus terus berkarya, peribahasa sunda adalah sebagai berikut:

"Mun teu ngakal moal ngakeul"
"mun teu ngoprek moal nyapek"

artinya kurang lebih, kalau kita ngak gunain akan atau berfikir kita tak akan bisa "ngakeul", istilah orang sunda kalau lagi mendinginkan nasi yang berasal dari "seeng" penanak nasi di dinginkan di "boboko" tempat menyimpan nasi dari bilik bambu.

dan kalau ngak "ngotak-atik" kita ngak akan bisa "nayapek" atau makan...

makanya harus bisa kreatif ya...

Saturday, September 05, 2009

Ada yang Jual Kue Lebaran Neh..











Dear Fren,
ini ada beberapa kue Lebaran yang dijual, sebenarnya yang jualan Adik saya, tapi saya bantuin deh untuk pasarin.
Bahannya dari terigu dan mentega berkualitas, harga kompetitif dan memang udah saya dan keluarga makan juga.

Harga Paket 1 RP. 100rb teridir dari Kue castangle, Nastar dan Putri salju (toples 1/2kg),
Paket2, KueCoklat dan Kue sagu, RP. 50rb. (toples 1/2kg)

Kalau anda ngak mau repot buta Kue krn Waktu dan tenaga yang ngak ada, ya silakan pesan aja. ke saya Sumirat 081519591456.

sebenarnya kesempatan untuk teman dan keluarga terdekat, tapi ya sekalian aja buat teman lain sekalian "simbiosis mutualisma" dan silaturahmi lah...namun kesempatannya sampe libur kerja yaitu tgl 18 Sept 09.

Kalau rumah kantornya sekitar, Rasuna Said, Gatot subroto,Sudirman,Thamrin, Tebet Pancoran, Buncit, kalibata, Pasarminggu, bisa kita antar atau janjian ketemuan, kl mau beli ya..(krn Kantor di Kuningan dan rumah di Pasarminggu Kalibata)

oke Selamat menjalankan Ibadah Puasa...

Monday, August 31, 2009

Bukan apa yang kita bawa tapi bagaimana menggunakan yang kita bawa…

Alkisah di Negeri entah berantah, sedang berlangsung suatu sidang pengadilan dan yang menjadi tersangka adalah Abu Nawas.
Abu Nawas dituduh bersalah karena membawa golok di tengah pasar, Hakim menyatakan Abu Nawas bersalah dan dihukum karena “terindikasi”mau berbuat jahat atau onar.
Namun Abu Nawas protes atas keputusan Hakim tersebut “Lho pak Hakim kan saya baru bawa Golok kenapa dihukum pak?”, “Karena kamu terindikasi akan berbuat onar”, jawab Pak Hakim.
Lho pak Hakim bisa saja kan, saya bawa golok untuk memotong daging?, kemudian Abu Nawas melanjutkan keberatannya, “Wah kala begitu pak Hakim harus dihukum juga dong,” seru Abu Nawas
Lho dihukum kenapa?, tanya pak Hakim.
“Pak Hakim dihukum karena terindikasi mau "memperkosa” seru Abu Nawas,
”Lho kok bisa, buktinya apa?” tanya pak Hakim.
"Ya sebab pak Hakim bawa (ma’af) alat kelamin kemana mana, bisa saja kan bapak mau memperkosa?”, seperti saya membawa Golok di pasar...
Pak Hakim, ”?#@$6%^*....”

He..he..he.., bila kita mendengar cerita ini tentunya kita kan tersenyum dan mangut mangut.
Namun makna dari cerita ini adalah semua apa yang ada didiri kita, tubuh kita, panca indera kita, kaki, tangan dan semua diraga kita, semua sudah Allah ciptakan "built in", sudah jadi dan siap, tinggal kitanya mau ngak memanfaatkannya?, bahkan dalam kisah diatas, kalau apa yang ada ditubuh kita dipake negatif kan akhirnya jadi ngak bermanfaat.., untuk itu manfaatkan sebaik mungkin..

Peralatan yang kita punya, tool, sistem, produk dan lain sebagainya semuanya kembali kepada kitanya, kalu mau dibuat positif ya bisa positif, tapi kalau negatif ya negatif. Misalnya internet ini kalu digunkannya negatif ya..jadi ngak bermanfaat, hanya liat situs ngak bener misalkan atau buat hal-hal yg nga bermanfaat, ya jadinya negatif, tapi kalau digunakan yg positif, misal baca blog ini he..he. ya insyaAllah jadi positif...
Jadi gunakan semua yang ada pada kita untuk melakukan kebaikan dan mampu menghasilkan yang positif bagi pribadi, keluarga dan sekitarnya..jadi Bukan apa yang kita bawa tapi bagaimana menggunakannya secara betul dan benar...

atau ada makna lain dari kisah diatas...?

Wednesday, August 26, 2009

Bukan apa yang kita fikirkan tapi apa yang telah kita lakukan…

Banyak orang belum betul-betul hidup, hidupnya baru bersiap-siap. “Saya akan bekerja karas kalau nanti…, sistemya sudah siap, managemennya sudah bagus, gajinya sudah besar, organisasinya sudah siap dsb..
Dia mensyaratkan sesuatu sebelum menjalankan hidupnya. Capee deeh..!

”Kadang kita menilai diri kita dari apa yang kita fikirkan, orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan”

Seberapa besarpun ide anda, mau buat piramid, mau buat jalan dari Jakarta surabaya, mau buat gedung megah , tetapi masih rencana dan rencana, bahkan anda belum pernah melakukan hal kecil yang anda buat, misal kandang ayam saja belum anda buat/lakukan?
Lakukan hal kecil yang penyelesaiannya kalau berhasil menuntun kita ke hal yang lebih besar.

Bersegeralah bertindak dan menjadi pembuka jalan dan orang-orang akan ikut bersama anda.., karena kalau perjalanan anda menyenangkan maka akan banyak orang-orang yang ikut bersama anda, anda sudah buka ”pintu” dan orang lain tinggal berjalan.

”Kecewalah pada diri anda sendiri karena tidak sungguh-sungguh membangun kemampuan untuk sampai ke tujuan”

Kalau anda mau maju atau berkeinginan, ”indahkan” tempat tujuan yang ingin anda capai.
”Bahwa Indahnya tempat sampai adalah pembangun keinginan”

”Cari yang sesuai untuk sama-sama berjalan”
”Jika anda ingin menjadi salah satu dari yang terbaik pada apa yang anda kerjakan, bergabunglah dengan orang yang telah menjadi yang terbaik.

Kadang orang tidak tumbuh karena organisasinya mandek maka bangunlah organisasi dimanapun anda berada, bangunlah kemampuan untuk orang-orang bersama anda untuk menjadi pembuka jalan dan penerus bagi anda juga.

Friday, August 21, 2009

Bukan Susunan kartu yang Anda pegang, Tetapi....

Kekayaan atau kesuksesan adalah merupakan pilihan bukan kesempatan. Kekayaan 100% tidak memihak siapapun, tidak memiliki perasaan dan tidak peduli siapa yang jadi kaya atau siapa yang tidak.
Itu berararti siapapun dapat dan berhak untuk menjadi kaya dan Sukses, Jika kita melakukannya dan melakukan pilihan cerdas maka kita dapat mencapai kekayaan dan kesuksesan.

"Jutaan pilihan yang anda buat kemarin merupakan alasan mengapa anda berada ditempat anda sekarang ini."
"
Kita semua adalah hasil dari pilihan pilihan kita sendiri"

Jadi tidak perlu mengeluhkan kondisi kita sekarang, karena hidup ini ibarat permainan, "Bukan susunan kartu yang anda pegang, tetapi bagaimana anda memainkan susunan kartu itu", dan kemudian anda jadi pemenangnya..

"keputusan yang kita buat menentukan apa yang kita lakukan, dan apa yang kita lakukan menentukan NASIB kita!!.

Tuesday, August 18, 2009

Bukan Kepandaian yang kita butuhkan Tapi keberanian..

Ini adalah hasil capturan saya, di O'channel TV Mario Teguh BissnisArt..

”Keberanian adalah peledak dari kualitas apapun”
menyanyinya jelek, kalau beranai..meledak
menarinya jelek, kemudian jatuh, bangkit lagi menari lagi, bangkit lagi menari lagi dst maka meledak!!
jadi yang kita butuhkan sekarang bukan kepandaian tapi keberanian..

Ada 2 perasaan rasa takut :
1. Takut yang mengelisahkan, takut karena biaya naik tapi gaji ngak naik, kebutuhan makin besar, keluarga harus makan, anak harus sekolah dsb..
2. Takut yang tidak berdaya, apapaun yang dilakukan tidak berguna karena hidup ditentukan ornag lain.

Kalau sudah tahu dalam keadaan kesulitan dan tidak mau memutuskan, adalah bahaya. karena sudah membiasakan diri dengan keadaan yang kurang, berhemat itu penting, tapi kalau pendapatannya itu kecil apa yag mau dihemat?.penghematan ini ngak akan membantu banyak, maka berusahalah membesarkan pendapatan..

lalu bagaimana caranya..? saya kan ngak bisa?, saya kan orang lemah ngak mampu?
Kan kita berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, mengapa kitalah orang pertama yang mematikan hak kita sendiri. "Jadi jangan terbiasa dengan kekurangan.."
Ada perubahan harus ditunggu dan sebagian lagi (untuk yang lebih penting) harus dilakukan.
Banyak yang menunggu perubahan padahal perubahan itu harus dilakukan. Jika menunggu kita hanya akan dapat yang alamiah yaitu, melemah, menua dan melambat.. dan Mati!!.

Brave Heart

Brave Heart

Ini adalah hasil Capturan saya, dari Acara bussines Art Mario Teguh di O'channel...

“Memberanikan diri diantara orang yang takut hanya sedikit beda”
”Yang berani yang lebih mudah berhasil”
”Yang berani menang disaat yang sulit”, disaat sulit orang lain mengeluh dia tetap berani menawarkan produk, berani presentasi, berani ditolak dsb..dsb..

Kalau pertimbangan susah tak membantu anda, mau apa lagi?, TV O’channel tiap minggu buat program ”Mario Teguh Bisnis art kamis malam jam 21.00, Ulama sudah menasihatkan, Orang tua, mertua, isteri, teman, guru dan sebagainya, kalau semua nasihat itu tidak membuat anda berani berarti anda ”sangat penakut”

Sebagian karyawan sangat menakuti yang sebetulnya sangat diinginkannya, yang paling diinginkannya adalah berhenti, segera berhenti, memcoba hal baru, berwirausaha tapi paling takut dipecat, takut diberhentikan...

Kadang orang harus tersudut dulu baru dia maju untuk berani karena ngak ada jalan lain selain maju, punggung kita sudah mentok di tembok sudah ngak bisa mundur lagi harus maju.

Masa seh orang takut gagal untuk memcapai sesuatu yang baik baginya, bagi keluarganya..
Memutuskan saja (untuk berani) sudah berhasil, lalau tangan-tangan Tuhan akan membantu anda.
Melakukan sesuatu yag baik akan diuji, diuji dan diuji krn Tuhan butuh untuk melihat kesungguhan kita, jika kita bersungguh sungguh maka Tuhan akan berikan kesuksesan itu.
Kalau Tuhan sudah kasih ”jalan”(misal lewat ajakan blog ini), Kita masih suka membantah, "tapi kan aku ngak tahu caranya", tapi kan aku ngak bisa, tapi aku ngak ada modal, tapi kan..?, tapi... dsb...K, karena mereka melihat itu bukan ”jalan/cara” yang Tuhan berikan tahu melihat itu suatu ”beban”

Jika anda sudah mulai ”hal baru” banyak orang yang tak menyukai anda, yang mengecilkan anda, mengecilkan impian anda, tak mendukung anda. Apakah itu orang penting? Bukan.., kalau bukan kenapa harus menggangu ”perjalanan” anda.
kita harus tahu apa yang terpenting bagi kita, karena kita tak tahu apa yang terpenting bagi hidup kita maka orang yang menggangu akan berusaha menjadi yang penting dan menjadi fikiran anda.

"Tegaslah apa yang penting bagi anda".
Orang-orang yang tak menyukai anda tak akan menolong anda ketika anda jatuh, abaikan, tinggalkan...Semua orang ”besar” itu ada karena mengabaikan keraguan orang lain..lupakan.., kemudian jadilah anda berhasil, maka ketika itu orang-orang tersebut akan memuji anda dan tetap santun kepada mereka, karena kalau anda kasar anda pantas untuk diturunkan..

” Apabila Anda kalah dalam Bisanya,, Menanglah dalam Beaninya”, telah terbukti orang-orang yag kurang pengetahuannya karena berani jadi orang besar.

Semoga bermanfaat.....

Alasan-alasan kenapa Karyawan ngak mulai Usaha..

Dear Fren,
ini diskusi di milist teman2 dan ini beberpa alasan kenapa ngak mulai-mulai wirausaha..

emang susah seh..., karena..

- kesibukan sehari-hari kadang, membuat lupa akan keinginan/cita- cita.., walau kadang sekali-kali terlintas kl kesibukan tersebut lagi jenuh, bosan atau bete., lg ditekan ama bos, lg marahan sama rekan kerja dsb...
- karena kumpulnya sehari-harinya dengan orang2 kerja/karyawan, obrolannya pasti seputar kerjaan, kalau ada kemauan wirausaha harus sering sharing dengan karyawan yang lagi merintis usaha atau dengan usahawan sekalian...
-karena kondisinya sudah cukup atau "confort zone", atau mencukupkan dengan kondisi sekarang, jadi ngak perlu "challenge lagi", ah udah seneng kok, gini aja, ngapain n eko -n eko repot-repot dan berisiko
-karena kebiasaan yang sudah terprogram dari lama, sudah beberapa tahun kerja dan menjadi kebiasaan dan tingkah laku, jadi normal ya seperti sekarang ini, kalau ngak normal kayak gini aneh rasanya..
- karena kondisinya tidak kepepet, coba kl tahu besok atau lusa peruhaaan akan bangkrut, penciutan karyawan, akuisisi dan kita kena pengurangan, pasti kita sekuat tenaga akan cari alternatif lain mungkin melaukan usaha
-karena orang kerja lebih banyak logikanya dibanding dengan imajinasinya, semua butuh data, fakta, ukuran, analisa, dan semuanya harus pasti kalau ngak ada itu disebut ngawur, sembrono dan nekad
-karena tahu teorinya maka lebih banyak rasa takut kalau gagalnya di banding nikmatnya kalau jadi..

kalau dibuka terus penyebabnya, maka makin banyak sebabnya makin ngak mulai-mulai. ..

Thursday, August 13, 2009

Resiko...

Resiko…

Suatu kata yang tidak disuakai oleh sebagian besar dari kita adalah Resiko. Apakah mengambil resiko itu membuat hidup anda tidak nyaman? , sebagian besar dari kita tidak suka mengambil resiko kecuali jika kita harus melakukannya. Sebenarnya resiko merupakan bagian dari hidup seperti halnya makan dan tidur. Kita semua harus menghadapi resiko dan membuat pilihan-pilihan dalam hidup.
Ada 3 tipe orang yang bersikap terhadap resiko,

Pertama adalah menjadi seorang pengambil resiko dan tak kenal takut.
Pemikiran seperti ini sungguh menggugah semangat banyak orang, persoalannya adalah mengabaikan kerugian yang menyertai setiap resiko besar, mereka lebih sering kalah ketimbang menang.

Kedua adalah sebagaimana orang umumnya mengahadapi resiko adalah dengan menghindarinya.
Jiwa-jiwa yang penakut ini membiarkan sisi yang merugikan dari sisi resiko membutakan mereka dari keuntungan-keuntungan yang mungkin diperoleh. Orang yang menhindari resiko membiarkan ketakuak mereka akan kegagalan dan hal-hal yang tak diketahui menutup kesempatan apapaun untuk mecapai lingkaran pemenang. Mereka tetap ada dalam pekerjaan atau karir yang tidak disukai hingga usaia 65 tahun, karena mereka merasa aman dan hanya itulah yang mereka ketahui. Mereka tidak menyukai tempat mereka tinggal tapi tidak memimpikan pindah ke suatu tempat yang mereka sukai.
Melalui perilaku mereka sendiri, orang-orang yang menghindari resiko ini menghukum diri mereka sendiri pada keadaan yang biasa-biasa saja seumur hidup mereka tanpa pembebasan bersyarat.

Ketiga adalah pengelola resiko.
Dibanding menjadi pengambil resiko dan penghindar resiko ada yang menjadi pengelola resiko, mereka akan mengambil informasi sebanyak mungkin menimbang kebihan dan kekurangannya dan memutuskan apakah mengambil kesempatan itu atau tidak, apabila kemungkinannya memihak mereka mereka akan kejar jika tidak mereka akan mengabaikannya dan berjalan terus, Pengelola resiko yang baik tidak merebut semua kesempatan, tetapi mereka mendapatkan jauh lebih banyak daripada yang mereka lepaskan, hasil bersihnya adalah kenaikan terus menerus ke tanggan menuju lingkaran pemenang.

Jadi pilh mana pertama, kedua atau ketiga...?

Sunday, July 26, 2009

Nonton Film KING

Liburan sekolah anak saya, kami sekeluarga berkesempatan nonton Film King, Karya Alenia Production, Filim tentang perjuangan Seorang anak desa untuk menjadi pemain bulutangkis yang terbaik..

eh selesai film ketemu artis2nya dan foto-foto deh...

Friday, July 10, 2009

"Berani mencoba"

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.
"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?"

"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"
"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"

"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"
"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam.
"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"
"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.



Renungan :
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.



Diambila dr milist..

http://www.beraniegagal.com

Bukan Warna Yang Membuat Balon Itu Terbang….

Siang itu dedepan sebuah taman ramai sekali anak-anak bermain dan sebagian
besar anak membeli balon gas atau balon terbang , ada yang membeli warna
merah, warna kuning, warna hijau, Si Abang pedagang balon ini
sepertinya lagi kebanjiran rezeki dan ketika balonnya sudah hampir
habis dan yangg tersisa hanya warna hitam, seorang anak berniat membeli
balon, namun si anak itu sedikit ragu-ragu dan si anak tersebut bertanya? “Bang, ..apakah balon warna yang hitam bisa terbang juga..?, dan Si Abang dengan santun menjawab.”..ya pasti bisa dong Nak, karena bukan warna yang membuat balon itu terbang,tapi sesuatu “isi” didalamnya”.. yang membuat balon itu bisa
terbang.."

hmm...sama halnya seperti kita, siapapun pasti bisa terbang, “terbang” untuk
mencapai impian yg diinginkannya, karena bukan “warna” atau
tampilan luar yang membuat kita bisa "terbang", tetapi “isi” didalam
diri kita yang membuat kita bisa terbang.
Jadi…bagi yang fisiknya masih kurang ok, ngak keterima di ABRI, Pramugari, atau apapun yang mengutamakan fisik. Tampang kurang cakep, kurang cantik,
ngak keterima Audisi Indonesian IDOl, KDI, AFI dsb atau “semampai” semeter tak sampai,kurus atau “overweight”, terlalu “item”, kurang kuat, terlalu muda, terlalu tua, karena menganggap diri keturunan orang tidak mampu secara materi/financial.
Atau ngak keterima di tempat kerja yang mengharuskan anda sarjana SE, SH, ST, DRS, DR, MM, dsb dan hal-hal lain yang tampak luarnya “kurang”, jangan takut kita pasti bisa “terbang”, karena" isi" di diri kita yang membuat bisa "terbang"

Cari kegiatan yang bisa membuat kita "terbang", tidak terbatasi oleh tampak luar, cari potensi diri kita yang lain, krn dibalik kekurangan kita, pasti tersimpan kelebihan kita... ..ayooo kita "terbang.."

Saturday, June 27, 2009

Belajar Dari Arnold Schwarzenegger

Belajar Dari Arnold Schwarzenegger

Siapa yang tak kenal Arnold Sshwarzenegger?, bintang film terkenal, salah satu bintang film dengan honor terbesar.
Siapa yang tak tahu Film “Comando”, “Terminator”?, dan banyak lagi film Box Office lainnya.

Siapa dia?, Ia lahir dan di besarkan di Austria dan sudah mulai berlatih sebagi atlet angkat berat sejak kanak-kanak, di usai 18 tahun, ia memenangkan kontes binaraga untuk pertama kalinya dan menjadi “Mr. Universe” pertama yang berhasil mempertahankan gelarnya lima kali berturut-turut. Ia pindah ke Amerika Serikat dan memenangkan berbagi kontes serupa.

Setelah melampaui capaian prestasi atlet lain di cabang binaraga, ”ia kehilangan tantangan”, Ia pun mencari bidang lain dimana ia masih dapat mengunakan bakatnya. Latihan-latihan binaraga yang pernah ia jalani mengajarinya betapa perlunya ilmu tentang kebugaran fisik dan ia menguasai ilmu tersebut serta ingin membaginya.

Ia pun menulis autobiografinya, Arnold : The Education of Builder, yang laris dipasaran, kemudian ia menulis buku tentang binaraga untuk kaum perempuan, petunjuk para perempuan tentang menggunakan latihan beban dan untuk memperoleh tubuh yang sehat.

Cita-sita berikutnya adalah menjadi bintang film, Bahkan sebelum mendapatkan peran pertamanya dalam film, ia telah bercita-cita menjadi tikoh besar di perfilman, sebesar ketokohan di binaraga, setelah beberapa kali menolak peran kecil, keuletannya terbayar ketika ia diberi peran utama dalam film ”Conan the Barbarian”, Kesuksesan ini ”membuka jalan” bagi serangkaian film aksi lain yang menjadikannya salah satu akor dengan bayaran terbesar di Hollywood.

Keberhasilannya di Film pun tak membuat Arnold berpuas diri, ia menetapkan cita cita baru bagi dirinya sendiri, kali ini di dunia usaha, Ia berinvestasi di real estat, membangun jaringan restoran dan terlibat aktif dalam usah-usaha lain serta menjadi multijutawan.

Akan tetapi, Dengan semakin meningkatnya kesuksesan yang diraih, ia menambahkan apa yang menjadi cita-cita impiannya, melayani masyarakat . ia berkeliling negeri untuk mempromosikan kesehatan dan kebugaran dikalangan muda-mudi. Ia mendatangi kota-kota kecil dan menginspirasi anak-anak untuk meninggalkan kekerasan dan kriminalitas, dan menolak narkotika, senjata api dan geng serta mengatakan ”ya” pada pendidikan.

Tahun 2003, Arnold Schwarzennegger naik ke panggung Politik dan menang telak sebagai Gubernur California yang baru.

Kita banyak belajar dari Arnold, dia bukanlah ”manusia berotot” pada umumnya, ia seseorang yang menggunakan impian-impian dan tujuannya dan menggapainya.

Dalam menetapkan tujuan, anda tidak boleh terkungkung dalam pada satu bidang tertentu saja. Apakah anda sudah puas dengan pencapaian anda saat ini?, sudah cukup dengan yang ada sekarang?, membiasakan dalam kondisi yang ”sekedarnya”, ”alakadarnya”, biasa-biasa saja, sederhana bahkan kadang ”merana”, ”zona nyaman” yang kadang membiasakan menyamankan dalam kondisi yang sebetulnya kurang nyaman.
Anda pasti punya ”impian lain” yang sebetulnya bisa anda dapatkan, jika saja membuka diri dan berusaha menggapainya.

Arnorld bisa saja membatasi depannya pada satu bidang saja , bidang binaraga dan sukses!, tetapi ia ”punya impian lebih banyak lagi”, menetapkan tujuan-tujuannya lebih tinggi dan berusaha keras mengapainya.
Ia pernah dikritik dan dicemooh karena kemampuan akting di film pertamanya, tetapi ia tak bergeming, ia ”tidak takut terhadap kritik” dan ”mengejar impiannya” sebagai salah satu aktor dengan bayaran termahal di Hollywood.

Adakah pelajaran yang didapat dari kisah Arnold ini..?


Tulisan ini saya ceritakan dari buku “Think and Grow Rich” karya Napoleon Hill dan direvisi Dr Arthur R Pell,

Monday, May 25, 2009

The Last Samurai

Senin Kemarin jam 21 malam, saya nonton Film "The Last Samurai" yang dibintangi oleh Tom Cruise,
menceritakan th 1876, ketika saat itu Jepang lagi mengadakan pembangunan (pembangunan Rel Kereta)dan bekerjasama dengan Amerika, kebetulan pembangunannya akan melewati kawasan kesatria-kesatria Jepang yang masih memegang Tradisi mereka istilah mereka "Samurai", saking ingin mempertahankan tradisi leluhurnya mereka rela diserang oleh orang Jepang sendiri dan dibantu oleh tenaga ahli startegi perang dari Amerika/Tom Cruise.

singkat cerita, Tom Cruise jadi tawanan perang dan ditahan mereka, tapi perlakuan para Samuarai ini begitu baik dan mengobati luka bekas perangnya dan bisa ikut berlatih "Samurai". Pada saat latihan Tom Cruise kalah dari salah seorang Samurai dan ada kata -kata Samurai yang bagus yaitu,
"kamu kalah karena pikiran kamu tidak ada disini walaupun badan kamu disini", artinya jika melakukan sesuatu harus benar2 fokus. jiwa dan raga

Kemudian saat terakhir, setelah Kepala Samurai tewas,Tom cruise memberikan Sebuah samurai kepada kaisar, dan ini adalah Samurai untuk mengingatkan kepada Kaisar bahwa Kepala Suku Samuari telah Tewas karena mempertahankan Adat demi kemajuan yg ingin dicapai Pemerintah. dan kemudian kaisar tersadar berkata" Saya tidak akan melakukan pembangunan yang maju dan modern tapi menyengsarakan dan membuat menderita rakyatnya, maka kerjasama dibatalkan"

artinya' Kaisar tidak mau pembangunan yang membuat modern dan maju tapi akan menyengsarakan, membuat budaya asli hilang, membuat suku asli habis dan suku asli menderita, Jadi maju dan Modern Harus, tanpa mengorbankan Rakyatnya"..

Gimana dengan di Kita ya..?

Rezeki Itu datang Selagi Masih "Sarungan"

Ini bukan judul yang "gimana gitu", tapi ini asli, Rezeki datang ketika saya masih sarungan, Yaitu selesai Sholat Shubuh sambil baca baca buku atau liat tv, eh tiba-tiba tetangga ada yg ketuk pintu, minta isi Pulsa, ada yg Esia10, Mentari10, Simpati atau XL, karena toko saya bersatu dengan rumah ya Alhamdulilliah pagi-pagi udah dapat Rezeki.

Dan ternyata Rezeki itu tidak harus ditunggu datangnya tiap akhir bulan/awal bulan seperti orang kerja atau gajian, kelamaan coy..,lumayan lah daripada bengong pagi hari,eh dapat tambahan Rezeki.

Suatu saat saya punya "impian", Rezeki itu bisa datang sewaktu kita tertidur,jadi pas tidur aja bisa dapet rezeki, Gimanakah caranya itu...?, ayo siapa yang tahu..?

Saturday, May 09, 2009

7 DO dan 7 DON'T

Teman ini adalah hasil"capturan" saya sewaktu ikut Success Seminar DBS di Bandung tgl 19 April 2009 yg Dihadiri Oleh Aa Gym, Guruh Soekarno Putra dan Bpk. Safe'i Antonio pakar syariah.

Catatan dari Pak Safe'i Antonio adalah,

Balance of Success, dimana ada 4 Faktor kesuksesan yg harus di "pegang " oleh seorang Muslim.

1. Financial Success, orang Muslim harus kaya, tapi kekayaannya tidak melupakan yang Maha Kuasa dan tidak jadi takabur, sombong tapi malah semakin dermawan, baik hati dan banyak shodaqoh.
2. Intelektual Success, Kita harus pintar dan pandai
3. Sosial/Ekonomi Success, kitaharus bisa bersosialisasi berbaur, bersilaturahmi, hablumminannas yang baik dengan sesama.
4. Spiritual Sukses, yg paling Utama adalah kita harus sholeh, sehingga jika sesuatu yg terburuk pun terjadi kita akan tetap sabar dan tawakal.

ada 7 Do dan 7 Don't dalam rangka "ihtiar mencri rezeki.

7 Do
1. Niatkan ihtiar kita mencari rezeki yang Halal.
2. Berjihad Ekonomi, sehingan bekerja sekuat tenaga dan bekerja keras.
3. Pelajari Produk Sebaik mungkin, karena setiap kesuksesan pasti ada ilmunya.
4. Budayakan Membaca, baca Alqur'an dan Buku-buku positif yg bisa menambah wawasan.
5. Perbanyak Silaturahim, berbagi dan niatkan untuk memberikan nilai tambah.
6. Kuatkan Ihtiar dengan Berdoa dan bertwakal-lah
7. Jadikan Allah sebagai tujuan awal dan Akhir.

7 Don't
1. jangan Berhenti, ihtiar, ihtiar dan ihtiar
2. Jangan sendirian, saling bantu dan berbag dengan Ilmu
3. jangan takabur, Besarnya rezeki yang kita dapat semuanya dr Allah
4. jangan Komsumtif, Investasikan apa yg didapat untuk massa depan anda dan keluarga.
5. jangan Lupa Diri, Gembira boelh tapi jangan hura-hura.
6. jangan makan Sendirian, jika ada rezekinya, bagikan sebagian untuk fakir miskin.
7. jangan Berhenti Inovasi, agar bisnis terus berkembang dan prosfektif.

Thursday, April 09, 2009

Apa motivasi anda..?

Minggu awal April kemarin, saya nonton tayangan di metro tv, Oprah Winfrey,Tayangan tersebut mengenai anak2 yang sukses di usia 13-16 thn.
Yang Pertama adalah bocah cewek 16 thn dari Philipine, Charice(kalau ngak salah namanya), dia punya suara yg bagus, sampai bisa berduet dengan Andrea Bocoli(maaf kl salah ketik), penyanyi Soprano Tuna Netra dari Italia dan bisa diajak gabung dengan komposer David Foster dan juga mendapat pujian dari Celin Dion, saat ditanya apa yang mendorong dia sampai bersuara bagus?, kemudian dia menceritakan kehidupan masa lalu dia yang pahit, ekonomi sulit dan kelam, sampe dia menyaksikan sendiri percekcokan ibu dan ayahnya,sampai2 ayahnya menodongkan pistol ke ibunya di depan dia dan kemudian Ayahnya meninggalkan mereka, hal itu membuat ia ingin membahagiakan ibunya. bagaimana caranya?..yaitu dengan bernyanyi dan bernyanyi katena itu yg dia bisa saat itu, penderitaan ibunya dan kondisi Ekonomi sulit keluarga membuat dia punya semangat yg luar biasa untuk sukses.

Kemudian yang kedua seorang Bocah 13 thn dari negara bagian Amerika, dia ikut American Idol, sempat di tanya juri Simon, apa motivasi anda ikut audisi, dia menjawab krn "saya sering di intimidasi temen2 di sekolah, katanya suara saya jelek" dan lalu ditanya bagaimana mengatasi hal itu, dia bilang "teruslah bernyanyi" dan setelah selesai menyanyi dia mendapat pujian dari juri cewek(lupa namanya), "kamu telah berhasil mengalahkan intimidasi itu dengan suara emasmu"

Kemudian yang ke tiga, bocah 13 th dan dia Juara dunia ilmu beladiri, ketika di tanya kenapa dia bisa hebat begini, krn dia suka dan selalu ingin lebih hebat dari ayahnya, dan ternyata ayahnya adalah pelatih ilmu beladiri tersebut.
ayahnya bilang anaknya selalu belajar dan ingin lebih hebat dari ayahnya.
Kondisi lingkungan memang mempengaruhi dia untuk menjadi sukses.

Sungguh ke 3 tayangan tersebut, menginspirasi kita...
Sekarang dari 3 cerita diatas, hal apa yang membuat kita bisa termotivasi untuk sukses?, apa sampai pada titik kehidupan yg getir?, atau tunggu di intimidasi dan hinaan dari teman teman?, atau mencari lingkungan yang sesuai dengan mau kita?
sehingga bisa maju dan sukses..?, silakan anda pilih sendiri..atau ada hal lain..?

Friday, March 20, 2009

Counter Di Branding Telkomsel



Rabu Kemarin pertengahan Maret 2009, akhirnya Counter Kania Cell1 dan Dibranding dari dealer Telkomsel Simpatindo, sungguh penantian yg lumayan lama dan pada akhirnya branding toko itu datang dengan sendirinya setelah omset toko dirasa cukup bagus bagi dealer dan semoga ini adalah awal untuk menjadi lebih baik lagi dalam pelayanan dan penjualan..., bagi teman yg mau belajar bagaimana bisnis Voucher itu dimulai dan dijalannkan, jangan diam saja dan tidak melakukan tindakan ayoo silakan jangan ragu kontek saya dan kita berbagi ilmu bersama.., salam sukses!! 2

Kesadaran Untuk Membangun Kompetensi Diri

ada artikel meanrik neh dri kang Dadang....


Kesadaran Untuk Membangun Kompetensi Diri

by Dadang Kadarusman

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Dibanyak media kita membaca perkiraan yang dibuat oleh para ahli ekonomi dan bisnis serta politikus terkemuka, bahwa; tahun ini kehidupan kita mungkin akan terusik oleh melemahnya kinerja ekonomi dunia. Siapa yang tidak deg-degan jika demikian? Bahkan orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi pun bisa diberhentikan. Apalagi konon Organisasi Pekerja Internasional (ILO) memperkirakan bahwa Indonesia akan kebagian PHK untuk sekitar 650,000 orang tahun ini. Atau mungkin lebih dari itu. Ketika hendak melakukan PHK, perusahaan yang peduli biasanya memberikan pembekalan supaya mereka tahu, ’apa yang bisa mereka lakukan setelah PHK’.

Dulu, dihalaman rumah saya ada sebatang pohon besar yang sudah dipotong nyaris rata dengan tanah. Yang tertinggal hanya ’tunggul’ berupa sisa batangnya seolah tak berdaya. Beberapa minggu kemudian dari tunggul itu bermunculan tunas-tunas pohon kecil yang jumlahnya sangat banyak. Dan beberapa bulan kemudian, setiap tunas itu telah tumbuh menjadi satu batang pohon baru. Walhasil, pohon yang asalnya berbatang satu itu kini telah menjelma menjadi pohon rindang dengan batang yang banyak.

Mengapa pohon yang sudah ditebang itu tumbuh lagi? Itulah pertanyaan saya. Dan ternyata, kunci jawabannya terletak pada bagian dari pohon itu yang kita sebut sebagai ’akar’. Karena akarnya yang tangguhlah maka pohon itu tidak mau mati. Ditebang pun dia kembali tumbuh lagi.

Kita mengacungkan jempol kepada perusahaan yang bersedia memberikan ’pembekalan menjelang PHK’. Namun, hal itu sering sudah terlambat. Misalnya, bulan depan mau di PHK, saat ini baru dilakukan pembekalan itu. Sehingga, ketika masa tidak enak itu tiba; kita sering masih belum benar-benar siap. Lagipula, mana mungkin ada perusahaan yang mau memberikan pembekalan semacam itu jika keadaan sedang indah-indahnya? Oleh karena itu, memberikan persiapan pasca PHK kepada karyawan disaat perusahaan sedang berkinerja baik kelihatanya merupakan gagasan yang konyol, ya?

Tapi bagaimana jika suatu saat kelak tiba-tiba hal itu menimpa kita? Faktanya, ada orang bekerja disebuah perusahaan yang sangat baik; tiba-tiba kehilangan pekerjaannya ketika ada perusahaan lain mengakuisisinya. Sementara dia dan teman-temannya tidak pernah tahu sampai didetik terakhir pengumuman tentang situasi itu. Jadi, saat paling tepat untuk mempersiapkan karyawan menghadapi PHK bukanlah menjelang PHK, melainkan pada saat segala sesuatunya sedang berjalan baik. Tetapi, kita menghadapi 2 tantang mendasar disini. Pertama, perusahaan sering tidak memiliki cukup alasan; mengapa mesti melakukannya jika kinerjanya sedang bagus? Kedua, karyawan merasa tidak memerlukannya, malah sebaliknya mengira bahwa itu sia-sia dan hanya membuang-buang waktu saja. Walhasil, kita tidak pernah bersentuhan dengan hal-hal yang sifatnya preventif jangka panjang seperti itu.

Padahal, seperti pohon yang memiliki akar kuat tadi. Akar yang dimilikinya itu, tidak serta merta ditumbuhkan sehari sebelum dia ditebang. Pohon itu telah bertahun-tahun sebelumnya memperkuat akar itu. Sehingga ketika dia ditebang, dia tetap dapat bertahan. Manusia juga demikian. Jika kita mampu memperkuat ’akar’ pribadi kita; maka mudah-mudahan kita bisa bertahan lebih baik seandainya hal itu tak terelakan juga.

Lantas apa sih sesungguhnya ’akar’ bagi kita? Ada banyak makna akar bagi kita. Namun, salah satu makna yang terlebih dahulu perlu kita bangun adalah apa yang biasa kita sebut sebagai ’kompetensi’. Orang-orang dengan kompetensi tinggi adalah mereka yang mempunyai akar yang kuat. Karena, dengan kompetensi yang tinggi itu, mereka memiliki daya saing yang besar. Sehingga, lebih sedikit hal yang perlu dikhawatirkan olehnya, dibandingkan oleh mereka yang tidak memiliki kompetensi itu. Dengan kata lain, kita tidak perlu menunggu perusahaan untuk melakukan program ’pembekalan menghadapi PHK’. Karena, perusahaan yang sedang sehat sangat tidak mungkin melakukannya untuk kita. Sedangkan perusahaan yang sudah tidak sehat seringkali melakukannya secara terlambat. Jadi, pilihan yang kita miliki cuma satu, yaitu; membangun kompetensi diri yang tinggi secara sadar jauh-jauh hari sebelumnya.

Rugikah kita jika memiliki kompetensi tinggi serupa itu? Tidak. Karena, kalau perusahaan kita terus maju; maka kita akan menjadi bagian dari kemajuan itu, sekaligus mendapatkan berkah yang lebih besar. Namun, jika perusahaan anda akhirnya tidak bisa dipertahankan, maka seperti akar pohon yang ditebang tadi; dia akan membantu kita untuk tumbuh lagi. Tumbuh lagi. Dan tumbuh lagi. Semoga.

Hore,
Hari Baru!
Dadang Kadarusman
http://www.dadangkadarusman.com/
Business Administration & People Development
Business Talk Setiap Jumat: 06.30-07.30 di 103.4 FM Day Radio

Catatan Kaki:
Seperti pohon yang berakar kuat, manusia yang memiliki kompetensi tinggi mempunyai kesempatan untuk terus berusaha agar bisa terus bertumbuh dan berkembang.

Saturday, January 31, 2009

Belajar Investasi Tanah dan Bangunan

Minggu-minggu ini setiap sabtu, saya dan isteri sering pulang Pergi ke Cilebut Bogor, krn kebetulan lagi ada urusan mau beli tanah disana, Mertau saya yang bantu untuk proses jual belinya.
saran Mertua saya, "Beli aja Sumirat lumayan buat Investasi, kan tanahnya pinggir jalan, nanti kalau ada modal bisa bikin kotrakan Toko"

Memang seh saya dan isteri lagi berencana untuk bisa mendapatkan "passive income", ya dengan berinvestasi di tanah dan properti dan kemudian kita sewakan.

Tanah yg dibeli kebetulan Lokasinya Persis di Sebrang jalan depan Gerbang Komplek Perumahan, hanya berselisih satu bangunan dari gerbang tersebut sekitar 100m2. Rencana seh kalau udah dapat dananya, akan dibangun 3 toko atau ruko dan kita sewain deh, atau mungkin juga waralaba alfamart atau Indomaret kali ya..(tapi yang ini apakah dananya saya ada?),

sekarang masih dipikirin dan cari solusi dana buat bangunnya dulu.

Nanti kalau udah jadi bangunannya saya kabarin deh, kali aja ada teman2 yang berminat...

do'akan ya, semoga "mimpi" yang ini bisa terwujud....

Mengapa Kita Kekurangan Entrepreneur?

Tulisan ini saya sadur dari Blog-nya mas Yodhia Antariksa, bagus baut pencerahan kita-kita...

Mengapa Kita Kekurangan Entrepreneur?

* Written by Yodhia Antariksa
* Posted August 25, 2008 at 12:08 am


Negeri ini masih sangat kekurangan entrepreneur. Dibalik beragam liputan tentang seribu satu sosok enterpreneur, negeri ini ternyata masih sangat sedikit memiliki kaum wirausaha. Data terkini menunjukkan angka populasi entreprenuer di negeri ini hanya 0,18 % dari total penduduk, atau hanya sekitar 400,000 orang. Sebuah jumlah yang terlalu sedikit untuk sebuah negara dengan penduduk lebih dari 200 juta jiwa.

Padahal, kisah kemonceran sebuah bangsa selalu dilentikkan oleh kisah heroisme para entrepreneurnya. Mereka membangun bisnis dari nol, mendedahkan cerita legendaris, dan kemudian menancapkan jejak yang amat kokoh dalam sejarah ekonomi dunia. Amerika akan selalu dikenang karena mereka memiliki Henry Ford, Bill Gates, ataupun Lary Page & Sergei Brin (pendiri Google). Jepang menjadi legenda lantaran kisah Akio Morita (pendiri Sony), Soichiro Honda dan Konosuke Matshushita (Panasonic).

Lalu bagaimana solusinya? Apa yang mesti dilakukan negeri ini sehingga kelak akan lahir Bill Gates dari Bandung, Akio Morita dari Pemantang Siantar, ataupun Sergei Brin dari tanah Maluku? Solusi ini akan coba kita bentangkan dengan terlebih dulu menulusuri dua faktor utama kenapa negeri ini masih sangat kekurangan sosok entrepreneur yang tangguh.

Jawaban yang pertama mudah : kita sangat kekurangan jumlah entrepreneur karena sistem pendidikan kita memang mendidik kita untuk menjadi pegawai dan bukan entrepreneur; mengarahkan kita untuk menjadi kuli, bukan kreator. Sungguh mengherankan, sepanjang kita sekolah selama puluhan tahun, kita nyaris tidak pernah mendapatkan pelajaran mengenai entrepreneurship. Juga nyaris tak pernah mendapatkan pelajaran tentang keberanian mengambil resiko, tentang ketajaman mencium peluang bisnis, ataupun pelajaran tentang life skills – sebuah pelajaran penting yang akan membikin kita menjadi manusia-manusia mandiri nan digdaya.

Tidak. Kita tak pernah mendapatkan itu semua. Selama bertahun-tahun kita hanya dijejali dengan aneka teori dan konsep, seolah-olah kelak kita akan menjadi “kuli” atau pegawai di sebuah pabrik. Lalu begitulah, setiap penghujung tahun ajaran, setiap kampus ataupun sekolah bisnis beramai-ramai mengadakan Job Fair, memberikan pembekalan (sic! ) tentang cara menyusun CV yang bagus dan trik bagaimana menghadapi wawancara kerja. Semua dilakukan sebab seolah-seolah bekerja menjadi “kuli berdasi” di perusahaan besar (kalau bisa multi national companies) merupakan “jalur emas” yang wajib ditempuh oleh setiap lulusan sarjana.

Kenyataan seperti diatas mestinya harus segera dikurangi. Sebab situasi semacam itu hanya akan membuat spirit entrepreneurship kita pelan-pelan redup. Sebaliknya, kita sungguh berharap pendidikan dan pelajaran entrepreneurship diberikan secara masif dan sejak usia dini, setidaknya sejak di bangku sekolah SLTP (pelajaran tentang entrepreneurship juga bisa Anda dapatkan DISINI). Sebab dengan demikian, negeri ini mungkin bisa bermimpi melahirkan deretan entrepreneur muda nan tangguh pada rentang usia 17 tahun-an.

Pada sisi lain, acara semacam job fair mestinya disertai dengan acara yang tak kalah meriahnya, yakni semacam “Entrepreneurship Campus Festival”. Kita membayangkan dalam ajang ini, ribuan mahasiswa muda datang dengan beragam gagasan bisnis yang segar, dan kemudian dipertemukan dengan barisan investor yang siap mendanai ide bisnis mereka (investor ini sering juga disebut sebagai “angel investor” atau “venture capital”). Melalui ajang inilah bisa dilahirkan ribuan entrepreneur muda baru dari setiap kampus yang ada di pelosok tanah air. Dan sungguh, dengan itu mereka tak lagi harus antri berebut fomulir lamaran kerja, ditengah terik panas matahari, dengan peluh di sekujur tubuh, dengan muka yang kian sayu…….(duh, biyung, malang nian nasibmu…).

Faktor kedua yang membuat kita sangat kekurangan entrepreneur, dan juga harus segera diatasi adalah ini : mindset orang tua kita yang cenderung lebih menginginkan anaknya menjadi pegawai/karyawan. Sebab, orang tua mana sih yang tidak bangga jika anaknya bisa menjadi ekskutif di Citibank atau manajer di Astra International? Mindset semacam ini menjadi kelaziman sebab bagi kebanyakan orang tua kita, mengabdi dan bekerja di sebuah perusahaan besar setelah lulus kuliah adalah jalur yang harus dilalui untuk merajut kesuksesan. Sebuah jalur “paling stabil” dan “paling aman” untuk dapat melihat anaknya mampu membangun rumah dan memiliki sebuah mobil sedan.

Sebaliknya, orang tua kita acap ragu dan gamang ketika melihat anaknya memutuskan untuk membangun usaha secara mandiri. Mereka khawatir jangan-jangan hal ini akan membuat anak cucu mereka kelaparan……Mindset semacam ini pelan-pelan harus diubah. Cara yang paling efektif adalah dengan menyodorkan semakin banyak contoh keberhasilan yang bisa diraih para entrepreneur muda. Dengan kisah-kisah keberhasilan ini, diharapkan orang tua kita menjadi kian sadar bahwa pilihan menjadi entreprenuer dan membuka usaha sendiri merupakan jalur yang juga bisa membawa kesuksesan yang melimpah.

Ya, orang tua kita mungkin perlu disadarkan, bahwa pilihan menjadi juragan ayam ternak di kampung halaman tak kalah hebat dibanding menjadi manajer di Citibank yang berkantor megah di Sudirman. Bahwa pilihan menjadi juragan batik grosir tak kalah mak nyus dibanding menjadi ekeskutif di sebuah perusahaan multi nasional……

Note : Jika Anda ingin mendapatkan file powerpoint presentation mengenai management skills, strategy, marketing dan HR management, silakan datang KESINI.

Jika Anda ingin memberikan hadiah kaos keren kepada anak atau keponakan Anda, silakan datang KESINI.

PT POS Oh PT POS

Pagi itu saya buru-buru ke PT POS krn jam sudah menunjukan 9.an saya mampir sebentar mau beli Perangko untuk kirim surat dan barang kecil/bisnisan voucher HP ke bdg, dan beli materai untuk keperluan lain.
saat itu kebetulan uang ngak ada yg kecil hanya ada 50rb, saya beli materai dulu tadinya,

saya : "Bu Beli materai yang 600, 2," dan saya sodorkan uang 50rb krn saat itu saya ngak ada uang pas.
Petugas 1 : "wah pak uangnya 50 rb masih pagi ngak ada kembalian"
dia kembalikan uang saya, ok deh saya kirim surat dulu aja
saya: " pak kilat khusus ke bdg"
petugas kemudian cek dan timbang dan kemudian.
Petugas2 : harganya rp 4500"
saya : sodorkan uang 50 rb lagi,
petugas 2: "wah pak ngak ada kembalian" tukerin dulu aja deh ke depan,uang tersebut dibalikin lagi.
saya pergi lagi ke loket materai,
saya: Bu materainya beli 5 aja, supaya 30 rb dan kembalikan 20 rb
petugas1: ngak ada pak, dan uangnya dibalikin lagi, "tuker aja dulu didepan pak"

dalam hati saya, gile bener neh, petugas-peugasnya ngak peduli ama pelanggan, mau beli syukur ngak juga ngak apa2..toh gaji saya masih tetap kok, gitu kali ya..

akhirnya "terpaksa" saya tuker uang keluar ke jalan tuker ke warung satu ngak ada dan ada tukang parkir.
saya: Pak tolong dong tukerin uang 50rb ya"
petugas parkir : "bentar pak ya", kemudian saya liat dia lari ke warung satu ke kemudian ke warung lain, lari ke pedangang asongan satu dan pedagang lain, dan akhirnya dia kembali dengan uang receh"
akhirnya saya ke Pos lagi dan saya bayar dengan uang pas selasai deh urusan.
dan tak lupa saya kasih lebih tuh tukang parkir krn dia mau "bekerja lebih" ya saya "kasih lebih"

apakah memang begini? "Profile" Pelayanan Publik kita, sepertinya pelanggan masih dianggap sepele, Pikiran merka "ente yg perlu kok bukan kita...."

Tuesday, January 06, 2009

What You Believe Is What You Get

ini ada sebuah artikel yg lumayan bagus, bagaimana sebuah pikiran apakah itu negatif atau positif akan sangat berdampak pada diri kita.


What You Believe Is What You Get

Nick adalah seorang yang besar, kuat dan keras, yang bekerja di suatu langsiran kereta api selama bertahun-tahun. Ia adalah salah seorang pegawai terbaik perusahaannya - selalu tiba tepat waktu, dapat diandalkan, pekerja keras yang dapat menyesuaikan diri dengan para pegawai lainnya.

Tetapi Nick mempunyai satu masalah besar. Sikapnya terus-menerus negatif. Ia dikenal di sekitar langsiran kereta api itu sebagai orang yang paling pesimis di tempat kerja. Ia selalu takut pada hal yang terburuk dan terus-menerus khawatir, takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.

Suatu hari musim panas, para pegawai diberitahukan bahwa mereka dapat pulang satu jam lebih awal untuk merayakan ulang tahun mandor mereka. Semua pekerja pergi, tetapi entah bagaimana, Nick secara kebetulan terkunci dalam sebuah mo bil boks pendingin yang telah dibawa ke langsirang kereta api itu untuk diperbaiki. Mobil boks itu kosong dan tidak terhubung dengan satu kereta pun.

Saat Nick menyadari bahwa ia terkunci di dalam mobil boks pendingin itu, ia panik. Nick mulai memukuli pintu-pintu begitu kerasnya sehingga lengan dan tinjunya berdarah. Ia menjerit dan menjerit, tetapi para rekan kerjanya telah pulang ke rumah untuk bersiap ke pesta itu. Tak seorang pun dapat mendengar panggilan minta tolong Nick yang putus asa. Lagi dan lagi ia memanggil, sampai suaranya menjadi suatu bisikan serak.

Karena sadar bahwa ia ada dalam mobil boks, Nick mengira bahwa suhu dalam mobil itu jauh di bawah titik beku, mungkin serendah lima atau sepuluh derajat Fahrenheit. Nick takut pada hal terburuk. Ia mengira, Apakah yang akan kulakukan? Jika aku tidak keluar dari sini, aku akan membeku sampai mati! Aku tidak bisa tinggal di sini sepanjang malam. Semakin ia memikirkan keadaan-keadaannya, semakin dingin rasa tubuhnya. Dengan pintu tertutup rapat, dan tak ada jalan keluar yang tampak, ia duduk menunggu kematiannya yang tak terhindari dengan mati membeku atau kekurangan udara, yang mana yang datang lebih dahulu.

Waktu berlalu, ia memutuskan untuk mencatat tentang kematiannya. Ia menemukan sebatang pena dalam saku kemejanya dan melihat selembar karton tua bekas di sudut mobil itu. Sambil gemetar hampir tak terkendalikan, ia menulis cepat-cepat sebuah pesan untuk keluarganya. Di dalamnya Nick mencatat kemungkinan-kemungkinannya yang menakutkan: "Semakin kedingingan. Tubuh mati rasa. Jika aku tidak segera keluar, ini mungkin akan menjadi kata-kata terakhirku."

Dan memang demikian...

Pagi berikutnya, saat para pegawai datang bekerja, mereka membuka mobil boks itu dan menemukan tubuh Nick rubuh di sudut. Saat otopsi diselesaikan, ternyata Nick memang membeku sampai mati.

Nah, sekarang adalah teka-teki yang menarik: para investigator menemukan bahwa unit pendingin bagi mobil di mana Nick telah terjebak itu bahkan tidak menyala! Nyatanya, mobil itu sudah rusak untuk beberapa waktu dan tidak berfungsi pada saat Nick mati. Suhu dalam mobil tersebut malam itu -malam Nick membeku sampai mati- adalah enam puluh satu derajat Fahrenheit! Nick membeku sampai mati dalam suhu yang sedikit kurang dari suhu ruangan normal karena ia percaya bahwa ia ada dalam sebuah mobil boks yang membeku. Ia mengharapkan untuk mati! Ia yakin bahwa ia tidak mempunyai kesempatan sedikit pun. Ia mengharapkan yang terburuk terjadi pada dirinya. Ia melihat dirinya sendiri ditakdirkan tidak dapat lolos. Ia kalah dalam peperangan dalam pikirannya sendiri!

Bagi Nick, hal yang ia takutkan dan harapkan terjadi, terwujud juga. Pepatah lama "Kehidupan adalah suatu nubuatan yang dipenuhi sendiri" memang benar baginya. Itu biasanya terjadi dalam kehidupan anda juga. Banyak orang pada masa kini sama dengan Nick. Mereka selalu mengharapkan yang terburuk. Mereka mengharapkan kekalahan. Mereka mengharapkan kegagalan. Mereka mengharapkan keadaan biasa-biasa saja. Dan, mereka biasanya mendapatkan apa yang mereka harapkan;
mereka menjadi apa yang mereka percayai.

Tetapi anda dapat mempercayai hal-hal baik. Saat anda menghadapi masa sukar, jangan berharap untuk tetap tinggal di sana . Harapkanlah untuk keluar dari masalah itu. Harapkanlah Tuhan untuk secara ajaib mengubahnya.

Saat bisnis menjadi sedikit sepi, jangan harapkan untuk bangkrut; jangan membuat rencana-rencana untuk gagal. Berdoalah dan harapkanlah Tuhan untuk mendatangkan para pelanggan kepada anda.

Jika anda mengalami kesukaran-kesukaran dalam pernikahan anda, jangan hanya menyerah dalam frustasi dan berkata, "Aku seharusnya tahu bahwa pernikahan ini memang ditakdirkan untuk gagal sejak semula."

Tidak! Jika anda sedang melakukannya, berarti anda sedang menanggapi dengan cara Nick. Pengharapan anda yang lemah akan menghancurkan pernikahan anda; cara berpikir anda yang salah akan menjatuhkan anda. Anda harus mengubah cara berpikir anda. Ubahlah yang anda harapkan. Berhentilah mengharapkan untuk gagal. Mulailah mempercayai bahwa anda akan berhasil!

Bahkan jika fondasi hidup anda runtuh, sikap anda seharusnya adalah: "Tuhan, aku tahu bahwa Engkau akan mengubah ini dan menggunakannya untuk kebaikanku. Tuhan, aku percaya, bahwa Engkau akan membawaku keluar lebih kuat
dibanding sebelumnya.. ."

Quoted from "Your Best Life" Now by Joel Osteen

Saturday, January 03, 2009

Duh karyawan oh karyawan....

Pertengahan Bulan Desember 2008 karyawan voucher saya undur diri dengan beberapa permasalahan, dan beberapa minggu setelah dia keluar muncul beberapa masalah antara lain: punya utang makan ke Warteg, ada customer minta ganti battere uangnya dah di kasih tapi barangnya belum ada, ada yang minjemin duit tapi belum dia bayar padahal dia katanya sahabatnya.
Sebenernya karyawan tsb sudah dianggap seperti saudara sendiri walau hanya temannya ponakan saya.
Pelajaran yang bisa diambil adalah:
- cari karyawan harus lebih selektif lagi,emang susah susah gampang, banyak yang mau tapi yang bener agak susah nyarinya,ada usulan..?
- Kalau karyawan sodara, teman atau tetangga dekat, tadinya agar silturahmi lebih terjalin tapi kalu begini malah jadi ngak enak, mending cari yang bener bener mau kerja aja.
- monitoring yang kurang, ini resiko status karyawan eh punya karyawan juga..

Semoga kedepan bisa ketemu karyawan yg memeng bener klop dengan kita...

Padahal pingin cari konter lagi neh...