Tuesday, September 16, 2008

Pintu-Pintu Rizki

DearFren,

artikel dibawah adalah postingan di Milist SSR-klub dari pak Iwan Agustian, trism

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai
berikut:
1. Takwa Kepada Allah
Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan
menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta'ala
berfirman, artinya, "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan
mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak
disangka-sangkanya. " (At Thalaq 2-3)Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan
di akhirat.Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah
Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan
problematika hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak
terduga. Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, "Yaitu
barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan
dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan
jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah
yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas
sama sekali sebelumnya." Allah swt juga berfirman, artinya,
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa,
pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit
dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa
mereka disebabkan perbuatannya. " (QS. 7:96)

2. Istighfar dan Taubat
Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan
taubat, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh
Alaihissalam , "Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Rabbmu,
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" niscaya Dia akan
mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan
mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya)
untukmu sungai-sungai. " (QS. 71:10-12) Al-Qurthubi mengatakan, "Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud (ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan
penyebab turunnya rizki dan hujan."
Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-
Bashri, maka beliau berkata, "Beristighfarlah kepada Allah", lalu ada
orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada
Allah". Ada lagi yang mengatakan, "Mohonlah kepada Allah agar
memberikan kepadaku anak!" Maka beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada
Allah". Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang,
beliau pun juga menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah." Maka orang-orang pun bertanya, "Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar. " Beliau lalu menjawab, "Aku mengatakan itu bukan
dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,
(seperti tersebut diatas, red)
Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan
lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan
lisannnyasaja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih
senantiasa menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar
yang demikian tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

3.Tawakkal Kepada Allah

Allah swt berfirman, artinya,"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. " (QS. 65:3) Nabi saw telah bersabda, artinya, "Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamusebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang." (HR Ahmad, at-Tirmidzi dan dishahihkan al-
Albani) Tawakkal kepada Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan
diri dan sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan yakin
bahwa hanya Allah yang memberikan pengaruh di dalam kehidupan. Segala
yang ada di alam berupa makhluk, rizki, pemberian, madharat dan manfaat,
kefakiran dan kekayaan, sakit dan sehat, kematian dan kehidupan dan selainnya
adalah dari Allah semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang di sampaikan oleh
al-Imam Ibnu Rajab, yaitu menyandarkan hati dengan sebenarnya
kepada Allah Azza wa Jalla di dalam mencari kebaikan (mashlahat) dan
menghindari madharat (bahaya) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat, menyerahkan
seluruh urusan hanya kepada Allah serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada
yang dapatmemberi dan menahan, tidak ada yang mendatangkan madharat dan
manfaat selain Dia.

4. Silaturrahim
Ada banyak hadits yang menjelaskan bahwa silaturrahim merupakan
salah satu sebab terbukanya pintu rizki, di antaranya adalah sebagai
berikut: -Sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam, artinya,
" Dari Abu Hurairah ra berkata, "Aku mendengar Rasulullah
Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Siapa yang senang untuk dilapangkan
rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim. " (HR
Al Bukhari). -Sabda Nabi saw, artinya, "Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, " Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu
yang engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena
sesungguhnya silaturrahim menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak
harta dan memperpanjang umur." (HR. Ahmad dishahihkan al-Albani) Yang dimaksudkan dengan kerabat (arham) adalah siapa saja yang ada hubungan nasab antara kita dengan mereka, baik itu ada hubungan waris atau tidak, mahram atau bukan mahram.

5.Infaq fi Sabilillah
Allah swt berfirman, artinya, "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan
menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya. " (QS. 34:39)
Ibnu Katsir berkata, "Yaitu apapun yang kau infakkan di dalam hal
yang diperintahkan kepadamu atau yang diperbolehkan, maka Dia (Allah)
akan memberikan ganti kepadamu di dunia dan memberikan pahala dan
balasan di akhirat kelak." Juga firman Allah yang lain,artinya,"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi
untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan
dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan
dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha
Kaya lagi Maha Terpuji. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan
kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah
menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. 2:267-268) Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah saw bersabda, Allah swt berfirman, "Wahai Anak Adam, berinfaklah maka Aku akan berinfak
kepadamu." (HR Muslim)

6.Menyambung Haji dengan Umrah
Berdasarkan pada hadits Nabi Shalallaahu alaihi wasalam dari Ibnu Mas'ud Radhiallaahu anhu dia berkata, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya, "Ikutilah haji dengan umrah karena sesungguhnya keduanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana pande besi menghilangkan karat dari besi, emas atau perak, dan haji yang mabrur tidak ada
balasannya kecuali surga." (HR. at-Tirmidzi dan an- Nasai, dishahihkan al-Albani) Maksudnya adalah, jika kita berhaji maka ikuti haji tersebut dengan umrah, dan jika kita melakukan umrah maka ikuti atau sambung umrah tersebut dengan melakukan ibadah haji.

7.Berbuat Baik kepada Orang Lemah
Nabi saw telah menjelaskan bahwa Allah akan memberikan rizki danpertolongan kepada hamba-Nya dengan sebab ihsan (berbuat baik) kepada orang-orang lemah, beliau bersabda, artinya, "Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rizki melainkan karena orang-orang lemah diantara kalian." (HR. al-Bukhari) Dhu'afa' (orang-orang lemah) klasifikasinya bermacam-macam, ada fuqara, yatim, miskin, orang sakit, orang asing, wanita yang terlantar, hamba sahaya dan lain sebagainya.

8.Serius di dalam Beribadah
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu, dari Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya, "Wahai Anak Adam Bersungguh-sungguhl ah engkau beribadah kepada Ku, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan Aku menanggung kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukan itu maka Aku akan
memenuhi dadamu dengan kesibukan dan Aku tidak menanggung kefakiranmu. "Tekun beribadah bukan berarti siang malam duduk di dalam masjid serta tidak bekerja, namun yang dimaksudkan adalah menghadirkan hati dan raga dalam beribadah, tunduk dan khusyu' hanya kepada Allah, merasa sedang menghadap Pencipta dan Penguasanya, yakin sepenuhnya bahwa
dirinya sedang bermunajat, mengadu kepada Dzat Yang menguasai Langit dan Bumi. Dan masih banyak lagi pintu-pintu rizki yang lain, seperti hijrah, jihad, bersyukur, menikah, bersandar kepada Allah, meninggalkan kemaksiatan, istiqamah serta melakukan ketaatan, yang tidak dapat di sampaikan secara lebih rinci dalam lembar yang terbatas ini. Mudah-mudahan Allah memberi kan taufik dan bimbingan kepada kita semua. Amin.

*( Sumber: Kutaib "Al Asbab al Jalibah lir Rizqi", al-qism al-ilmi Darul Wathan. )*

Monday, September 15, 2008

LENTERA JIWA (dari kickandy.com)

Dear Fren,

ini kisah cukup inspiratif buat kita, sengaja saya attach disini, trims untuk pak And Noya.

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongsi dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.

Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.

Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.

Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak
sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu
sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.

Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar.
Mereka yang tidak mau berubah,

dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.

Maka ketika m enden gar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang.
Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajangpertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai
dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.

Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi
apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.

Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.

Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.

Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena
saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya, katanya.

Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa
mereka.

source: http://www.kickandy .com//

Saturday, September 06, 2008

Waktu yang bernilai...

Tulisan ini didapat dari Bukunya Michael Lebouf, Ph.D “The Millionaire in You”..

Setiap orang memiliki “rekening” yang sama yang namanya waktu, rekening itu adalah 24 jam, atau 1.440 menit atau 86.400 detik. Seberapa banyak anda ber”investasi” atau tidak, “ia” tetap terhapus dan hilang, jika anda gagal menggunakan deposit hari itu anda rugi, tidak ada pengulangan, tidak ada penarikan untuk keesokan harinya. Anda harus hidup dalam masa sekarang mengandalkan deposit hari ini, Investasikan waktu demi mendapatkan yang terbaik darinya yang terbaik dalam kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan. Waktu terus berjalan, manfaatkan hari ini semaksimal mungkin.

Untuk menyadari nilai satu tahun :

Tanyakan pada siswa yang gagal dalam ujian akhir, karena dia harus mengulang satu tahun lagi.

Untuk menyadari nilai satu bulan :

Tanyakan pada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur.

Untuk menyadari nilai satu minggu:

Tanyakan pada seorang editor surat kabar mingguan.

Untuk menyadari nilai satu jam:

Tanyakan pada sepasang kekasih yang menanti untuk bertemu.

Untuk menyadari nilai satu menit :

Tanyakan pada seseorang yang ketinggalan kereta, bis atau pesawat

Untuk menyadari nilai satu detik:

Tanyakan pada seseorang yang selamat dari kecelakaan.

Untuk menyadari nilai sepersepuluh detik.

Tanyakan pada seseorang atlet Olimpiade yang gagal meraih mendali emas dan hanya dapat medali perak.

Kemarin adalah sejarah

Eesok adalah misteri

Hari ini adalah Anugerah

Itulah sebabnya hari ini disebut hadiah (present)

Hargai waktu yang anda miliki dan lebih hargai ”ia” karena anda membaginya bersama dengan seseorang yang istimewa.

Kemarin adalah cek yang dibatalkan.

Esok adalah surat perjanjian.

Hari ini adalah uang tunai ditangan anda...Belanjakanlah dengan bijaksana!....

Wednesday, September 03, 2008

Dari Entrepreneur Workshop dan ISMBEA 2008

Daer Fren,

Hari sabtu kemarin saya dan isteri mengikuti acara di Workshop ISMBEA 2008 (Indonesian Small and Medium Entrepreneur Award) yang di selenggarakan oleh Majalah Wirausaha dan Keuangan, di Hotel Sahid Jaya Hotel 30 Agustus 2008 kemarin, Workshop yang bertujuan untuk memberikan ”setrum-setrum” semangat kewirausahaan dan memberikan "Kiat-Kita Jitu Berbisnis" dengan para pembicaranya adalah para praktisi dibidang kewirausahaan dan sebagian pembicara adalah anggota komunitas Milist TDA. ada 7 Pembicara, yaitu Pak Seorasono I Soebari, Petrus C Marsana, Ning Hermanto, Fauzi Rachmanto, Frans Budi Pranata, Kornelia Laurensia dan Hadi Kuntoro.

dan berikut adalah catatan saya :

Dari Pembicara Pertama Pak Soerasono I Soebari, Penulis Buku ”Pensiunpreneur”

Ada beberapa jalan menuju entrepreneur diantaranya adalah:

Rangkap kuadran, harus banyak mendengar dan melihat (baca2 buku, ikut seminar, komunitas), temukan bakat, temukan hobby, jalin networking dan Parnership.

Sedangkan untuk pindah Jalur dari karyawan ke Entrepreneur, banyak hal yg harus dirubah sehubungan dengan perbedaan pola pikir antara karyawan dan entrepreneur yaitu:

mengenai ”switch mental”, Dimana sebagai Entrepeneur anda harus ”BERANI” dalam beberapa hal, seperti :

  • Beno (Berani Nombok), krn jika usaha belum berjalan lancar maka resiko hilang modal bahkan nombokin harus siap.
  • Bego (Berani mengempiskan Ego), krn biasanya entrepreneur harus bisa melayani pelanggan, dan untuk jadi jiwa pelayan harus mengempiskan ego-ego kita.
  • Beli (Berani tidak Libur), kadang kalu yang masih karyawan, hari sabtu dan minggu harus digunakan untuk melakukan kegiatan bisnis, jadi hari libur untuk keluargapun akan tersita oleh kegiatan tsb.
  • Becak (Berani Capek), tentunya dengan ”double” kegiatan resiko capek pun harus siap diterima.
  • Bemo (berani Di Omongin Orang), sering kali sebagai karyawan dan baru memulai usaha akan banyak diomongin orang, entah teman kantor, keluarga, tetangga atau siapa saja, dan ini pernah saya alami juga..he.he..
  • Beres (Berani Stres), harus siap stress, krn kerja dan bisnis bersamaan tentunya banyak menyita pikiran kita.

Dari pembicara Bu Aning Harmanto, yang yang mengusung istilah ”SENYUM” dan mengaku sebagai tukang ”bakul jamu”, Pebisnis Produk Herbal.

Berprinsif pada 5 jari, yaitu :

  • Jari Kelingking :FUN, bisnis harus dijalankan dengan Fun, senang, happy, gembira, tidak stress
  • Jari Manis :FEELING, kadang dalan bisnis feeling juga bisa ”bermain”
  • Jari Tengah : FAITH, ini yg paling utama dalm berbisnis yaitu kepercayaan
  • Jari Telunjuk : FUTURE, sebagai pebisnis harus selalu melihat ke depan
  • Jari Jempol : FINANCE, Tentunya bisnis memerlukan Financial, dan tahu bagaimana mengolah dan mengendalikannya.

Selanjutnya dari Fauzi Rachmanto, pembicara dan praktisi di bisnis Software dan Konsultan IT, memberikan sharingnya,

”Bisnis itu bisa atau tidak bisa ada dipikiran kita”

Memilih Usaha/Bisnis bisa dimulai dari ”dalam”, dimulai dari ”BE” (menjadi) dan ini adanya didalam diri kita kalau diibaratkan lingkaran ”BE” adalah lingkaran kecil, kemudian ”DO”, Do adalah apa yg kita lakukan untuk menjalankan bisnis tersebut dan DO adalah lingkaran yg lebih besar dan yg membungkus ”BE” dua lingkaran ini jika dijalankan maka akan menghasilkan ”HAVE” yaitu memiliki.

Jadi untuk bisa "HAVE" yang kita harus dimulai dari BE dulu kemudian melakukan DO.

Lalu bagaimana untuk bisa memilih usaha, ada beberapa cara yaitu :

  • Temukan Passion anda, gairah anda itu sebetulnya dimana seh..., ini bisa diliat dari cara bicara kita atau tema obrolan kita yg sering dibicarakan itu apa, misal jika kita kerja di IT tapi senenganya bicara Fashion, berarti passion anda kemungjkinan besar ada di bidang Fashion.
  • Logika, liat kondisi lingkungan kita bagaimana, misal saat ini sedang bergerak ke bidang IT maka bisnis tsb pasti membuka peluang untuk usaha.

Kemudian ada beberapa point juga untuk memilih bisnis yaitu :

  • Konsentrasi, fokus maunya bisnis apa seh.., jangan menyebar banyak tapi ngak mulai-mulai.
  • Orgnanisasi, bagaimana organisasinya bisnis tersebut
  • Komunikasi, Informasikan bisnis kita apa, sering ikut seminar-seminar, training, milist dsb
  • Inovasi, buat sesuatu yg baru berbeda dengan yg lainnya.

Adapun prinsip Memulai Usaha adalah :

  • Mulai dari yang kita sukai, krn jika kita suka maka ngak akan terasa berat dan cape.
  • Mulai dari apa yg anda miliki, apa yg ada bisa langsung mulai, menanti atau menunggu sesuatu yg ngak ada atau belum ada,akan memunda untuk mulai dan jika yang ditunggu ngak pernah ada maka ngak pernah mulai.
  • Mulai dari yang kecil, ”small is beautiful” banyak orang suksespun memulainya dari yg kecil terlebih dahulu.
  • Mulai dari sekarang, menunggu watku yang tepat untuk memulai adalah sia-sia dan hanya membuang waktu, kareana waku yang tepat itu tidak akan pernah ada karena akan selalu ada alasan untuk menunda dan waktu yang tepat adalah mulai dari sekarang.

Bagaimana Jurus-jurus untuk memulai Usaha, antara lain adalah:

  • Jurus 1, Hancurkan Mental Blok, beberapa pemikiran yg menghalangi untuk memulai usaha adalah:
    • Ngak Bakat, banyak beralasan ngak punya bakat bisnis, padahal bisnis itu bisa dipelajari dan dan yg bakatpun kaaul tidak di coba atau mulai tetap ngak bisa jalan.
    • Ngak punya Modal, banyak pebisnis yang mulai dengan modal seadanya.
    • Terlalu Tua atau Terlalu Muda, dalam memulai usaha tak ada batasan usia, kapan saja anda mulai itu bisa.
    • Tidak Aman, tidak aman itu relatif, krn perusahaan pun bisa saja suatu saat di likuidasi, akusisi atau merger yg menyebabkan penciutan karyawan dsb.
    • Takut Gagal, karena mlai dari yg kecil dan apa yang ada kalaupun gagal masih ada dana cadangan, yg ditakutkan adalah jika gagal dan tak ada uang atau modal lagi untuk selanjutnya

Jurus 2, Mengendalikan Rasa Takut

o Kenali rasa takut

o Kenali penyebabnya

Jurus 3, Rencana bisnis

o Deskripsikan produk dan service

o Apa yang dijual

Jurus 4, Marketing Analisis

o Siapa, siapa calon custemernya

o Kemana, kemana saja saja bisnis ini diinfokan

o Bagaimana, cara bisnis diinformasinkan

Jurus 4, Infrastruktur, apa aja yg diperlukan, meja kursi, counter dsb

Jurus 5, Financial, perkiraan modal yg akan diperlukan

Jurus 6, Schedule, kapan pelaksanaannya.

Awas akan adanya Perangkap!

  • Tahu cara kerja tapi belum tahu cara menjalankan bisnis.
  • Pemilik usaha terjebak didalam pekerjaan

Lalu Diri Anda ada diposisi mana, WHO ARE YOU?

  • Technicaian, jadi pekerja
  • Manager, mengendalikan Frofit
  • Enterpreneur, sisi pengembangan

Bagaimana hubunganBisnis yang Sehat?

  • Bisnis bukan anda, jadi pisahkan antara bisnis dan anda sendiri
  • Bisnis diciptakan untuk melengkapi hidup anda
  • Bisnis tidak dapat bergantung pada anda

Jurus Pengembangan Bisnis,

  • Team dan System, terbentuk team yang solid krn tidak ada yang sukses kalau bekerja sendirian dan system yang handal, Sistem dibangun bisa dengan, Edukasi team, Delivery dan distribusi yang bagus,Measurement, technology yg mendukung.
    • Prinsip membangun team :
      • Buat mereka merasa dihargai
      • Lihat potensi mereka, bukan kekeurangan mereka
      • Kepemimpinan adalah otoritas bukan kekuasaan
      • Buat mereka menjadi satu

  • Pasar, target market kita untuk terus di kembangkan.

Oleh-oleh dari Pak Hadi Kuntoro, pembicara dan juga praktisi bisnis di bidang garmen dengan bisnis utamanya selimut dan sering di juluki dengan ”Raja Selimut Indonesia”, baru bulan Maret tahn 2008 ini resign dari karyawan dan menjadi entrepreneur. Membawakan sharing dengan yaitu bagaimana .”Step by Step Menuju Entrepreneur”

Beberapa sharingnya adalah sbb:

Cara merubah Mindset :

  • Pilih Teman yg buat kita semangat, ajang teman kantor yg bikin kita jadi patah semangat, suka gosip, dsb
  • Cari teman-teman baru, krn dikantor temannya itu-itu aja
  • Belajar kepada ahlinya, Ajaran Nabi mengatakan, kl kita beragaul sama tukang minyak wangi maka kita jadi wangi, maka bergaul dan belajar dg ahlinya.
  • Bekerja sama dengan yang sudah berhasil
  • Baca-baca buku, utntuk tambah wawasan bca buku, majalh, internet dsb

Kunci Sukse bangun Bisnis adalah ”RBDASP” yaitu :

  • Reason, harus punya alasan yg kuat,kenapa saya harus berbisnis?
  • Believe, harus yakin bahwa bisnis ini emang bisa .
  • Dream, harus punya "impian", apa impian bisnis anda 1 th, 2thn, 5 thn kedepan
  • Strategy, harus punya strateginya.
  • Action, ini yg paling penting, segeralah "bertindak", mulai dari sekarang.
  • Pray, jangan lupa setelah itu semua, selalu berdoa agar bisnis diberikan kelancaran.

Langkah Awal Memulai :

Manfaatkan resouces yang ada :

  • Tempat Usaha, mulai dari rumah, garasi, lahan kosong dsb
  • Modal, sebagian dari tabungan, atau pinjam sodara dsb
  • SDM, Isteri, anak, sodara, teman

Langkah-langkah yg dilakukan Pak Hadi adalah:

Dapat IDE, -à temukan ProdusenàDaftaf sebagai Agen-à Buka toko kecil-kecilanà cari sumber Modal lagià buka yang lebih besar.

Beberapa the LUCK FACTOR dalam bisnis

  • Mudah bergaul (extrovert)
  • Santai dan relaks
  • Senang hal Baru
sementara itu dulu, mohon dikoreksi ya.., jika ada yang salah...

Monday, September 01, 2008

Diam.., Sang Pembunuh

Diam sang Pembunuh,

Tulisan ini saya ambil dari apa yg saya baca di bukunya Roger Kanopasek, ”Success Adventures”,

Apa gunanya kita pandai dalam suatu hal dan kemudian kita merahasikannya?,

orang yang pandai, cerdas dan amat kritis tetap diam dan bisa dibilang ”Pembunuh Diam”, Mereka adalah orang-orang yang mengetahui jawaban tapi tidak berani mengeluarkan pandangannya karena merasa tak seorangpun berkenan akan mendengarkannya.


Memiliki pembunuh diam didalam diri adalah merupakan ketakutan terbesar dalam diri kita. Bagian yg terburuk adalah kita TAHU bahwa suatu keputusan yang diambil oleh Mayoritas (baik di keluarga, karir, bisnis dan lain sebagainya)atau atasan itu salah tapi kita ikut menyetujuianya karena takut menonjolkan diri.


Ini ada contoh cerita dan bisa dianalogikan dalam hidup kita, Bayangkan jika anda terjebak ditengah gurun Sahara dangan satu unit prajurit perang dan sang komandan menderita karena terik matahari, jalannya tergontai-gontai. Dia lantas mengambil keputusan untuk bergerak kearah timur karena menurutnya disitulah lubang atau sumber air berada, sementara anda TAHU bahwa lubang/sumber air itu berada di sebelah utara. Kini anda punya satu dari dua pilihan : memberitahukan pendapat anda pada sang komandan atau ”cari aman” membiarkan ia melakukan apa yang dipikirkannya, Menerima keputusan dan berjalan menuju bencana kematian.


Mulai sekarang janganlah tinggal diam, buatlah komitmen pada diri anda dan carilah ”warisan anda” kejeniusan anda pada suatu hal, buatlah dunia tahu bahwa anda penyanyi, programmer, penulis, atlet, insyinyur yg handal, pilot terbaik, bisnisman sukses, atau apapun itu, Atasi rasa takut dan penolakan, anda tidak akan rugi apapun karena semuanya anda lakukan untuk meraih kemenangan.

kata-kata bagus

DearFrens,

Ini ada beberapa kata-kata bagus yg didapat dari Motivator Pak Mario Teguh dan berbagai sumber, semoga menambah semangat bagi kita semua.

Hidup untuk memilih :

Masih banyak orang yang, ”Lebih baik memilih hidup dalam penderitaan yang pasti dibanding memilih sesuatu yang belum pasti yang memungkinkan untuk berubah ke arah yang lebih baik”

Bertindak..!

”Kenapa sampai saat ini kita tidak mulai bertindak?”

Karena ’rasa takutnya’ lebih besar dibanding ketertarikannya.


Mendapatkan atau tidak mendapatkan? :

” Kita tidak akan mendapatkan apa yang orang lain dapatkan, karena kita tidak melakukan apa yang orang lain lakukan”


Tantangan dan Masalah :

”Tantangan dan masalah merupakan tanda bahwa kita masih hidup”

Pekerjaan:

Banyak orang yang ”tidak mencari pekerjaan, tapi pekerjaan datang mencarinya”

Sudut Pandang:

”Masalah yang sama akan menghasilkan hal yang berbeda, karena tindakan yang dilakukan juga berbeda”


Pikiran:

Pikiran anda merupakan magnet yang sangat kuat, ia akan terus menarik berbagai ide dan gagasan kedalam hidup anda., makanya hati-hati dengan pikiran-pikiran jelek dan jahat, tetap berfikiran positif.


Perubahan:

”Perubahan merupakan sesuatu yang menakutkan bagi banyak orang karena itu berarti ’memasuki wilayah asing’ dan belum diketahuinya”


Takut untuk menonjol!

Mengapa anda sebagai orang pandai justru masih menyembunyikan kecerdasan alami anda, dan bersedia menerima bukan yang terbaik.? Hanya mau menerima keberhasilan yang sedang-sedang saja dan menyimpan potensi besar anda.


Melakukan hal sama

”Adalah Gila mengharapkan ”perubahan” sementara kita melakukan hal-hal yang sama dari hari ke hari”

Monday, August 25, 2008

berbagi kesenangan...

Pagi itu saya, isteri, 2 anak saya dan seorang sepupu saya yg masih kelas 4 SD, liburan dan bermain di kolam renang di daerah seputar Bogor, kolam tersebut relatif baru dan dari informasi pegawainya baru beroperasi sekitar 2 bulan. harga tiket masukya relatif murah masih dibawah rp.10rb.
Suasana pagi itu masih belum ramai hanya ada beberapa keluarga dan anak-anak yg berenang dan bermain air disana, saya dan keluarga tak ketinggalan turut bergembira berbaur dengan anak-anak yg lain,
Tak terasa sudah 2 jam disana, akhirnya kami sudahi acara beranngnya dan kemudian berbilas, kemudian makan mie diwarung dekat situ dan kemudian pulang.
Tepat di dekat pintu keluar ada beberpa anak yg masuk berkumpul disana dan saya liat sudah lebih dari setengah jam berkumpul disitu, kalau sekilas diliat mereka adalah anak-anak seputar kampung situ sekitar 7 orang. dan sambil lewat saya tanya mereka, "lho kok masih pada bengong kok ngak pada masuk..?, salah satu dari anak anak tersebut bilang, "iya Om kami mau masuk, tapi uang kami kurang sekitar 10rb-an, dan kami ngak mau masuk kalau tidak bisa masuk semua"
dalam pikiran saya " duh anak-anak ini mereka kompak harus masuk semuanya dan ngak mau ninggalin temannya yg lain kl uangnnya masih kurang",
katannya mereka ngak tahu kalau tarifnya sudah naik, akhirnya saya tambhkan uangnya dan akhirnya mereka dengan senang, berucap "terimaksih ya Om.." akhirnya kami semua bisa masuk dan berenang.."

Pikiran saya saat itu adalah bahwa kami masih bersyukur bisa menikmati kegembiraan dengan tidak berkekurangan, dan ternyata masih banyak diluar sana, orang yg ingin melakukan kesenangan dan kegembiraan walau mereka dalam keadaan yg kekurangan...
untuk itu bersyukurlah bagi mereka yg masih berkecukupan dan untuk mereka, kita jangan takut untuk berbagi kesenangan...

Friday, August 22, 2008

Sharing Pengalaman Di Majalah DUIT!




Dear fren,

Tim Majalah DUIT yg di komandani Pak Eben mengajak saya untuk sharing perjalanan bisnis saya dan di muat dalam Majalah DUIT! edisi Agustus 2008. Perjalanan saya sampai berdirinya 3 Counter Kania Cell.
Sharing saya bisa ditemukan di kolom KUADRAN BARU, cerita perjalanan saya dari mulai ketika SMA, Kuliah di Poltek ITB Bandung, Kerja sambil Kuliah DI extensi Fak. Teknik UI sambil bisnis pula, bisnis pakaian muslim tersendat, bisnis aksesoris juga tersendat, sempat kreditin karpet dan macet, sempet buka bengkel Stelg Velg motor distop dengan sukses, jalanin mainan Anak dan sementara fokus ditoko saya dulu yg sebelumnya sempat konsinyasi di 5 toko teman, sampe akhirnya menjalankan bisnis Voucher dan Alhamdulillah sudah berjalan hampir 2 tahun, lebih lengkapnya, Baca Majalah DUIT edisi Agustus 2008 ya.., "Jika anda mau dihargai bisnis anda maka hargai pula bisnis orang lain..."

Wednesday, August 13, 2008

Bukan Warna Yang Membuat Balon Itu Terbang….

Siang itu dedepan sebuah taman ramai sekali anak-anak bermain dan sebagian anak membeli balon gas atau balon terbang , ada yang membeli warna merah, warna kuning, warna hijau, Si Abang pedagang balon ini sepertinya lagi kebanjiran rezeki dan ketika balonnya sudah hampir habis dan yg tersisa hanya warna hitam, seorang anak berniat membeli balon, si anak tersebut bertanya? “Bang, ..apakah balon warna yang hitam bisa terbang juga..?, dan Si Abang dengan santun menjawab.”..ya pasti bisa dong Nak, karena bukan warna yang membuat balon itu terbang, tapi sesuatu “matrial/isi” didalamnya”.. yang membuat balon itu bisa terbang.."

hmm...sama halnya seperti kita, siapapun pasti bisa terbang, “terbang” untuk mencapai impian yg diinginkannya, karena bukan tampilan “warna” atau tampilan luar yang membuat kita bisa "terbang", tetapi “isi” didalam kita yang membuat kita bisa terbang.

Jadi…bagi yang fisiknya masih kurang ok, tampang kurang cakep, kurang cantik, atau “semampai” semeter tak sampai,kurus atau “overweight”, terlalu “item”, kurang kuat, terlalu muda, terlalu tua, krn keturunan orang miskin dan hal-hal lain yang tampak luarnya “kurang”, jangan takut ya krn kita pasti bisa “terbang”, karena isi didiri kita yang membuat bisa "terbang" ..ayooo kita "terbang.."


Saturday, August 09, 2008

Bukan Masalahnya, Tapi Cara Menyikapi Masalahnya....

Masalah atau peristiwa kadang2 selalu dijadikan 'kambimg hitam' , kenapa akhirnya kita menjadi "begini". Dari referensi yg saya baca dan saya temukan, ternyata bukan masalahnya yg menjadikan kita seperti ini tapi cara pandang dan menyikapi masalah..lah yg sebenernya harus kita ubah, dalam satu kasus yg sama akan menghasilkan output berbeda hanya krn cara pandang terhadap masalah itu yg berbeda, beriukut ini adalah contoh2nya.

Seorang Ayah yg pemabuk, suka berjudi dan hidup miskin, telah mengahasilkan 2 anak yg berbeda, Kakaknya sukses dan Adiknya menjadi pemabuk seperti Bapaknya, ternyata jawaban mereka kenapa bisa sepeti ini adalah
'karena Bapaknya, Adiknya mengaku "krn Bapaklah" saya menjadi seperti ini, dan Kakaknya juga sukses krn Bapaknya, " Saya tidak mau menjadi seperti Bapak, krn beliau Pemabuk, hidup menderita, miskin dan tersiksa".."saya harus jadi orang sukses.." dan akhirnya bisa jadi sukses.

Seorang Sales A yg di minta memasarkan Sandal di suatu daerah yg masih belum pake Sandal, menyerah kepada Atasanya dan alasannya "krn di daerah itu belum pada pake sandal" jadi mana mungkin saya bisa jualan disitu", tapi Sales B yg diminta memasarkan Sandal di daerah yg sama, malah dengan semangat memesan agar segera dikirimi sendal untuk dia jual di daerah tersebut, alasannya sama, "krn di daerah tersebut belum pada pake Sandal"...jadi ini pasar yg sangat prosfektif untuk memasarkan disini..

Disuatu kantor, karyawan A dimintakan menyelesaikan tugas, tapi waktu sudah 15 menit lagi menjelang pulang, maka Karyawan A bilang, "krn tinggal 15 menit lagi maka kita kerjakan saja besok, krn sudah siap-siap mau pulang...", tapi Karyawan B jika diberi tugas yg sama maka dia akan kerjakan dan bilang " krn 15 menit lagi, maka ada waktu untuk dikerjakan sekarang sebelum pulang, esok kita kerjakan hal lain lagi.."

dan pasti masih banyak "masalah2" lain yg bisa dijadikan contoh2..., kenapa kita teh masih begini sajah...silakan ditambahi...

Sama halnya dalam berwirausaha, masalah apapun kalau cara pandangnya untuk beralasan dan tidak mau mulai ya.., pasti ada aja alasannya, tapi coba deh cara pandangnya dirubah, InsyaAllah kita akan berubah....

Wednesday, July 30, 2008

Mediator, Bisnis Tanpa Modal

Saya mau sharing, bahwa memulai bisnis tidak selalu dengan menggunakan Modal (uang) besar bisa saja hanya sedikit modal atau bahkan tanpa modal.

Salah satu cara untuk mendapatkan modal atau untuk mendapatkan uang, adalah dengan menjadi Mediator atau Broker atau... apa ya " peyambung lidah" kebutuhan orang.

Beberapa waktu lalu saya saya dapat info dari teman saya, bahwa temanya teman saya perlu uang segera, untuk itu akan menjual "barang" dan minta teman saya untuk menjualnya, teman saya tsb meminta saya untuk bantu menjualnya dan tentunya akan dapat "komisi" jika bisa menjual barang tersebut. "wah ini kesempatan neh.. harus kita gunakan sebaik mungkin".

Mulailah saya kontek teman2 kemudian infokan ada "barang" bagus dan harga "teman", dari beberapa yg dikontek ternyata ada yg mau dan ingin melihat langsung barangnya, maka dengan teman saya di perlihatkanlah barangnya, cek sana sini dan kemudian nego harga dan akhirnya deal..! barang tsb dibeli. dan sesuai kesepakatan tentunya saya dapt komisi dari penjualan tsb.

Dari cerita tsb ternyata banyak cara untuk mendapatkan uang, jadi mediator atau broker juga boleh dong dan ini ternyata tidak memerlukan modal uang, yg diperlukan adalah modal yg tak terlihat yaitu keberanian, networking/kenalan, kepercayaan dan kemampuan bicara yg meyakinkan.

Jadi... masihkan modal uang jadi alasan anda, untuk tidak memulai Wirausaha..?

Saturday, July 26, 2008

Saya Sudah bekerja Baik, Kok "Berhenti" juga..

Kadang kita sudah merasa kerja baik, bahkan sebaik mungkin, namun itu bukan berarti anda akan kerja selamanya. Satu hal pasti yang akan kita dapatkan, suatu saat kita akan "berhenti" dari pekerjaan kita.

Berikut yang menurut saya, hal hal yang akan menyebabkan kita "berhenti" dari pekerjaan.

  • Masih ingat Krismon yang terjadi sekitar tahun 1998, dan berdampak pada banyaknya perusahaan yg berguguran, otomatis banyak yg terkena imbasnya, termasuk isteri saya yg saat itu sedang kerja di BUN(Bank Umum Nasional). sedang "enjoy" kerja , 'byar'..distop., apakah hal ini akan terjadi lagi...? Who knows?
  • Kadang kita sudah kerja baik, tapi rupanya "Owner" ingin melakukan "expansi" usaha, eh ternyata expansinya tsb gagal, dan imbasnya ke perusahaan yg lagi berjalan, terkena perampingan atau pengurangan karyawan. dan bisa saja itu terjadi pada kita.
  • Kita Sudah kerja baik, tapi ternyata bagian "marketing" sudah tidak bisa lagi mempertahankan "order"atau "proyek" dari si 'Pemberi Proyek', maka mau tak mau akan dilakukan perampingan karyawan juga, terutama bagian2 yg berhubungan dengan proyek tsb.
  • kita sudah bekerja baik, eh sudah memasuki masa pensiun, maka siap siap juag untuk berhenti.
  • Kita sudah bekerja baik, eh masa kontrak habis, dan perusahaan enggan meneruskan kotrak.
Mungkin masih banyak hal lain...silakan di tambahkan.

Ini bukan menakut-nakuti siapapun, tapi ini hanya apa yang teralami oleh orang2 disekitar saya saja..

Yang sudah merasa berkerja baik saja bisa behenti, apalagi anda yg di "pecat" krn indisipliner, terkena narkoba, terkena 'garuk' krn perbutan kriminal, dll...

Komunikasi

Komunikasi atau berkomunikasi merupakan hal sangat penting bagi kita semua, sedikit ada cerita mengenai komunikasi,

Alkisah ada Suami Isteri, yang ketulan saat itu lagi sedikit ada
masalah dan lagi diem-dieman, lagi ngak mau bertegur sapa., ternyata si
Suami kebetulan mau Tugas ke Luar kota/ke Bandung untuk suatu Acara
Kantor, sehari sebelum berangkat, Dia Kerja sampe larut malam karena
persiapan ke Luar Kota tsb, kebetulan barangkat pagi Jam 5 pagi Naek
Kereta Api.

Sampe dirumah Dia ngak enak mau pesen omongan ke istrinya ya krn
lagi diem-dieman, gengsi dong dia yg mulai ngomong, akhirnya dia tulis
secarik kertas dan dia letakan diatas meja rias Isterinya, isinya " Ma,
tolong bangunin Ayah ya jam 3.30 pagi, besok Ayah ke Luar Kota/Bandung,
jam 5 pagi Ayah Harus udah Jalan Dari Station Gambir" dan untuk
Jaga-jaga Dia set alarm di HP tepat jam 3.30.
Ternyata pagi hari Dia telat bangun dan baru terbangun jam 6 pagi,
Suami kesel banget sama Isterinya, kenapa dia ngak "ngebangunin"
padahal udah tulis pesan, dan betapa kagetnya dia, ternyata, ada
secarik kertas di Meja rias tsb Isinya " Ayah..bangun yah, udah jam
3.30 neh, tuh HP nya juga bunyi terus tuh dari tadi...."
Itu cerita aja seh , bagaimana komunikasi itu sangat penting,baik di keluarga, pekerjaan, dan bisnis dll.

Kadang yang sudah saling berkomunikasi aja suka salah menafsirkan apa yg sudah di"omongin" apa lagi yg diem-diem-an. .
Untuk yang lagi "marahan", siapapun itu,ayo segera berdamailah dan segera berkomunikasilah. ..
Untuk yang Mulai berwiraUsaha, banyak berkomunikasi lah dg teman2 yang lainnya.

Saturday, July 19, 2008

Perjalanan Wirausaha (Kania Cell)…., Perjalanan Keringat, Darah dan Air mata..


Berawal dari kegelisan dan kejenuhan saya sekitar 4 thn lalu, sudah lebih dari 8 thn bekerja tapi kondisi ekonomi dan karir masih merambat pelan (saya lulus ektensi UI Sarjana Teknik), emang saya tidak miskin/kekurangan saat ini, tapi sepertinya pergerakan kebutuhan hidup keluarga semakin lama akan semakin berat.. sementara gaji/pendapatan peningkatannya hanya setahun sekali…kelamaan kayaknya.., untuk itu harus cari jalan keluar untuk bisa lebih baik dari kondisi sebelumnya.

Saya mulai “searching’ di internet bagaimana cari2 tambahan, berdiskusi dengan teman2 kantor, kerabat, relasi, , baca2 buku wirausaha dll, Proses ini berjalan hampir setahun, pada saat itu pernah ditawari ikut MLM, sempat ikut gabung jadi Agen Asuransi walau hanya beberpa bulan.

Sambil Proses belajar tersebut maka mulai dengan bisnis sambilan , Sempat kerjasama dengan Kerabat di Tasikmalaya untuk jualan Baju Muslim, dia yg punya barang dan saya yang jualan, Busana Muslim,Baju Koko, sempat ditawari dan di Jual ke teman2, kerabat, kenalan2, tetapi mungkin kalah bersaing dari mutu, harga, dan teknik memasarkannya, akhirnya berhenti, Pernah juga bekerja sama dengan teman untuk jualan aksesoris berjalan bebarapa bulan dan berhenti juga, sempat pula jual karpet secara kredit ke temen kantor, kerabat dan kenalan, tapi itu juga seret karena kredit tersebut beberapa ada yang macet.

Jauh sebelum itu, saat saya masih SMA dan Kuliah, saya sudah belajar berjualan,

Waktu SMA di Bandung , dulu pernah ikut jualan Ayam Goreng dan Ayam Bakar punya Kakak saya dan yang punya resep Ibu saya, dan operasinalnya ada karyawan, bisnis ini hanya bertahan setahunan krn karyawan ingin buka usaha sendiri, juga karena sewa temapat yg dinaikan.

Waktu Kuliah di Politeknik ITB, pernah koordinir foto copy buku2 atau bahan kuliah, ya lumayan lebihnya bisa dapat foto copyan bahan kuliah ”gratis”, pernah jualan “Sweater” Baju Hangat, nyoba juga bisnis buat kaos dan dikirimkan ke Makasar, Pengiriman 1 dan 2 sukses dengan untung, eh pergiriman yg ketiga barang dikirim tapi uang transfernya tar sok entar esok, ngak pernah masuk sampe sekarang dan saya yg harus nombokin bayar pada fihak konveksinya…

Setelah sekian lama pencaharian, akhirnya usaha “real”pertama dimulai Juli 2005, ketika saat itu ada aide dari isteri saya, yg pada saat itu kesulitan untuk mencari kado mainan anak, maka ketika ada kesulitan itulah maka peluang usaha itu ada, mulailah berjualan mainan anak, dengan hanya bermodalkan satu etalase dan buka hanya dihalaman rumah, saat itu punya toko sendiri masih cita-cita saja. Memulai usaha awalan amat berat dan harus punya a mental g kuat, karena setelah buka warung2an, menuai banyak reaksi dari teman2 dan tetangga, ada yg bilang “ ngapain lu dagang kayak gitu, lu kan karyawan, emang kurang apa gaji dari kantor?.., ngapain bisnis kecil kayak gitu untungnya dikit capenya aja yg banyak, dsb.. , apapun itu kita harus jalan terus, karena “urat malu” sudah di putus saat mulai usaha

Hampir bersamaan dengan usaha mainan, saya coba manjalankan ilmunya Purdie Chandra yaitu ilmu “BOTOL” Berani Optimis Tenaga Orang Lain, saya “ketemu” orang ketemu saat Stel Velg Motor, krn saat itu di pikiran saya di Jakarta ini Motor udah jutaan masa sih bisnis ini tidak “prosfektik”, maka setelah bernegosiasi dan atur strategi, saya menjadi investor dan kenalan saya jadi teknisinya, mulailah usaha Stel Velg Sepeda Motor, cita2 sih ingin bertahap dari situ ke spare part motor dsb..dsb.., namun setelah jalan 6 bulan, “kerjasama” tersebut tidak berjalan seperti yg diharapkan, bagi hasil yg disepakati belum menghasilkan bagi saya, maka dengan mantap bisnis tersebut sukses saya tutup.

Dari kejadian ini saya dapat pelajaran yang berharga, bahwa mencari partner bisnis itu harus seselektif mungkin, saat itu saya kuarang tahu latar belakang dia, karakter dia, dsb hanya liat keahliannya dan semangatnya dia, plus niat saya mau bantu dia krn memang saat itu dia masih nganggur, ternyata niat saja ngak cukup, atau juga moniring saya yg kurang krn hanya monitor sepulang kerja dan tidak tiap hari.

Sementara itu, bisnis Jualan Mainan anak, terus berjalan, ada kenalan yg punya toko mau dititipi mainan, ada kenalan kantor buka toko baru ikut di support juga Mainan dari kami, kenalan lain ada juga yg mau dititipkan.

Saat itu kami punya bisnis walau kami belum punya toko, sistemnya taro barang di toko teman (konsinyasi) dan mereka menaikan harganya sebagai lebihnya mereka dan 1-2 minggu saya ambil uangnya dari mereka., sampe setahun berjalan, bisnis mainan ini sempat kirim ke beberapa daerah di luar jawa, tapi setalah berjalan hampir satu tahun, masalah mulai muncul krn barang di “titip” toko orang yg mungkin mereka kurang hati2 atau kurang merperhatikan krn banyak items lain yg mereka jual juga atau saya yg kurang cepat memutar barang krn waktu yg masih terbatas, sepertinya bisnis ini berjalan lambat dan satahun kemudian hanya jual di toko kami saja.

Toko saya yg pertama, “terjadi” di Bulan September 2006, saat itu saya dan isteri, meralakan kamar anak kami rombak dijadikan Toko, Toko yg pernah dicita-citakan sebelumnya., kebetulan saat itu saya pindah kerja dan dapet “uang jasa”dari kantor, uang tsb sebagian kami jadikan modal renovasi kamar, Beli Etalase, beli tambahan Mainan Anak, dan alat2 tulis, jadi saat itu mulai Buka Toko Mainan Anak dan Alat Tulis,

3 Bulan Toko berjalan, kami masih “memperhatikan” bahwa perputaran uangnya sangat lambat, karena saat tu saya juga ikut milis dan baca buku wirausaha, barang siapa yg bisa uangnya berputar cepat maka untuknya juga cepat dapet dan jika tiap hari liat atau pegang uang, walau nilainya kecil, kita jadi ngak “ngiler” liat uang jadi uang banyak dan “berserakan lah” di toko. Akhirnya coba dengan Jualan Voucher Hp, dimulai dengan Etalase kecil. kemudian jadi Etalase Voucher beneran, ditabhi Vocher Elektrik, aksesoris, dsb.

Pelan tapi pasti bisnis Voucher makin berkembang, maka tetap dengan memanfaatkan hubungan silaturahmi dan pertemanan, Jualan Pulsa di coba di depan Toko kelontong kenalan dan kami bisa menambah 1 Counter berikutnya, sehingga saat itu kami punya Toko dan 2 Counter di depan Toko kelontong Teman2.

Ternyata kerjasama Counter di depan Toko kelontong teman, hanya bertahan sekitar 4 bulan dan 10 bulan, krn sampe 4 bulan dilokasi tsb belum terlihat bagus/menguntungkan maka sementara kita stop dulu, dan konter berikutnya sukses di tutup pula, mulai muncul karena konfik dengan Pemilik Toko, namun bertepatan dengan ditutupnya toko kami buka ditempat lain, maka kami relokasi ke tempat baru, dan ditempat baru ini kami sewa Toko bukan numpang di toko teman Lagi suatu kemajuan bagi kami, beberapa bulan kemudian kami Sewa Toko lagi , jadi saat ini kami ada 3 Counter yg aktif dengan 3 orang karyawan.

Tugas Operasional selama ini di handle Isteri di rumah, saya lebih ke arah Pengembangan and Marketing lah, belajar bekerja sama mendelegasikan dan mempercayakan. Juga kita masih terus belajar administrasi, keuangan, logistik dan lain sebagainya.

Bisnis Voucher memang bisnis sejuta umat, mulai dari anak SMP, ABG, Mahasiswa, karyawan/wati, bapak/ibu, kakek/nenek, semua pake hp dan pasti butuh pulsa, ya ngak..? Hari ginee ngak punya hp...?,



Perjalan Bisnis Voucher Hp ini ada Suka duka, manis pahit, susah senang, manis , asam asin (rame rasanya, kayak iklan permen),

Ibarat suatu perjalanan pasti akan ada bebatuan, duri-duri, tembok menghadang, omelan, cacian pelanggan itu mah sudah biasa, bahkan nyaris ada yg nipu beli voucher, juga ada. yg ngutang dan belum bayar walau udah di tagih, ada sukanya juga , beli hp second di pagi hari dan laku di sore hari untung 50% , beli hp second kemahalan dan tekor juga pernah, dan masih banyak yg lainnya.



Aneh bin ajaib disekitar saya juga sekarang bermunculan counter HP juga, bagi saya mah persaingan itu bagus jadi bisa lebih baik lagi melayani pelanggan, lagian siapa yg larang kalau para tetangga buka counter juga, Allah Maha Kaya dan Maha Luas jadi Rezeki-Nya ngak akan pernah habis., malah kalau bisa saya ingin kerjasama dengan mereka yg punya Counter agar bisa jalan bersama dan maju bersama.

Saat ini dengan 3 counter (Kania Cell 1 2, 3) rata rata per hari counter dapat omset Rp. 700rb, jadi sekitar 2 jt per Jt per hari, Cita2 masih terus untuk bisa mendapatkan lebih banyak lagi rezeki,sehingga lebih banyak lagi karyawan yg bisa berbagi rezeki.


Itulah sekilas perjalanan saya dan isteri dalam perjuangan untuk jadi wirausaha maka pada saatnya nanti saya bisa full untuk di wirausaha….amin,,

Wednesday, July 16, 2008

Monyet aja bisa....

Sabtu pagi di bulan juli, saya servis motor rutin di daerah jalan Siaga pejaten, tepat di depan Gedung Graha Arsa, kebetulan yang punya bengkel adalah tetangga sewaktu ngontrak dulu, lumayan lah selain silaturahmi dan tentunya dapat harga "teman" lah.

ngak lama setelah itu, datang rombongan "topeng monyet", dan tanpa basa basi langsung ngegelar pertunjukan jalanan di deket situ, terdiri dari yg mean gamelan dan sang pawang yg pegang si Monyet, Monyet melakukan pertujukan seperti biasa, dikasi sepeda2an dia kerjain, dikasih senapan2 dia tiarap seperti tentara, dikasih pikulan dia beraksi seperti tukang dagangan pikul, cukup menarik para pejalan kaki dan orang disekitar situ. setelah pertunjukan berjalan cukup lama, maka salah seorang kru menyodorkan mangkuk untuk isi uang "pertunjukan" ke pengunjung disitu dan lumayan setiap pengunjung kasih rata2 Rp.1000, kalau setiap pertujukan dapat Rp.10.000 dan dilakukan 10 atau 20 kali maka bisa didapaet Rp.200.000 per hari.., hmm lumayan juga ya...

Kalau melihat ke rombongan topeng monyet ini, mereka dengan kondisi yg serba terbatas aja bisa usaha dan dapetin uang, kenapa kita tidak!, itu monyet bisa dukung teamnya untuk dapetin uang, kalo monyet aja bisa, kenapa kita tidak?, bagi teman2 yg kerja dan gajiannya hanya cukup untuk nutupin kebutuhannya atau bahkan tekor dan selalu mengeluh dengan kondisinya, ayo dong cari solusi untuk dapet tambahan pemasukan, masak kita kalah ama monyet iya ngak?
, ayoo, mulai deh berwirausaha.., malu ah.. ama..monyet...

Monday, July 14, 2008

Counter Kania Cell 1 melayani isi Ring tone

setelah berjalan setahun lebih counter Kania cell 1 , maka dengan bismillah mencoba untuk lebih dalam lagi di bisnis ini dengan melayani isi ringtone, wall paper dan MP3 lagu, baru dimulai minggu kemarin tgl 13 Juli 08, berjalan begitu saja, ada keinginan ada relasi yg mau jual komputer dan langsung jadi deh...
sambil belajar ya sambil jualan,mohon doa restunya ya...

Thursday, February 28, 2008

Kalimat-klimat Motivasi

dear fren,

dalam 3 minggu ini saya selalu mengikuti acara bussines art Mario teguh di O channel hari kamis malam jam 9, dan saya ikut sms motivasi juga, lumayan bagus ini beberpa motivasinya:

  • "Bila anda ingin mengetahui masa lalu Anda, kenalilah keadaan anda sekarang. Bila Anda ingin mengetahui masa dean Anda, perhatikanlah yang sedang Anda kerjakan sekarang"
  • "Anda hanya sepenting yg Anda kerjakan. Bia Anda meningkatkan nilai dari Pekerjaan Anda bagi orang lain, Anda akan menjadi semakin penting bagi mereka."
  • "Waktu memang tidak terbatas, tetapi waktu untuk kita terbatas. janganlah memboroskan waktu. Janganlah menggunakan waktu seolah-olahwaktu anda tidak terbatas."
  • "orang-orang yg berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yg masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan."
  • "Anda bisa memberi tanpa mengasihi. Tetapi anda tidak mungkin mengasihi tanpa memberi."
  • " Mengerjakan lebih banyak daripada yg anda terima sebagai bayaran, akan membuat Anda dibayar lebih banyak untuk yg Anda kerjakan."
  • " Perubahan tidak menjamin tercapainya perbaikan, tetapi tidak ada perbaikan yg dicapai tanpa perubahan. Maka brsikap ramahlah terhadap perubahan."
  • " kepedihan dimasa lalu itu terjadi satu kalai. Jangan mengulanginya dalam pikiran dan perasaan, krn kepdihan itu akan mengganda dan melemahkan Anda."
  • " Orang berkualitas dibayar rendah, bagai emas yg diberlakukan sebagai kuningan, krn penampilannya buruk. maka hati-hatilah dg penampilan Anda."
  • "Anda tdk bisa menghindari keharusan utk meniru. Maka menirulah, tetapi pastikan bhw Anda sulit ditiru. Dengannya Anda menjadi Original."
  • " Semakin banyak yg Anda inginkan, akan semakin banyak yg hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan."
dan masih banyak lg yg lain-lainnya, semoga memotivasi anda ya...

Tuesday, January 08, 2008

Bantuan itu ternyata hanya membuat mereka jadi lemah...

Dear Fren,

Bantuan itu ternyata hanya melemahkan mereka, hanya membuat mereka malas, miskin ide..kurang keras dalam berjuang.

Ini saya ungkapkan krn masih banyak teman2 kita, sodara kita, atau siapapun yang merasa kalau dibantu orang eh malah keenakan lupa bahwa ini hanya bantuan dan untuk sementara aja, apakah itu bantuan uang , tenaga, pikiran dsb. ada saat dimana kita harus bisa berdiri sendiri bukan malah
mengantungkan orang lain..

Bahkan ada yg merasa bahwa memang dia itu harus ditolong orang lain dan punya keyakinan bahwa kalau saya susahpun masih ada sodara teman atau kenalan yg mau menolongnya, semakin dia berfikiran begitu semakin dia ngak pernah bisa hidup berdiri sendiri, bahkan ada yang udah berstatemen,..ya..ini mah udah nasib sayah..

Sama halnya dalam hal mau melakukan bisnis, kita selalu beralasan belum ada modal, belum ada yg minjamin, belum ada kesempatan, belum tahu bisnis yg tepat, selalu saja ada alasan dan berharap akan datang bantuan atau lain sebagainya.

Semoga bantuan itu tidak membuat kita terlena dan menjadi keenakan maunya ditolongin melulu...

Monday, January 07, 2008

Selamat Datang 2008!

Dear fren,

Tiada terasa perjalanan waktu kini sudah memasuki tahun 2008, banyak suka duka yg saya jalani di 2007 khususnya dalam perjalanan bisnis saya, krn kal kerjaan kantor mah biasa lah gitu-gitu aja ya.

di 2007 pula liku2 perjalanan bisnis voucher saya berjalan, bulan april counter ke 2 yg numpang di toko teman di tutup, bulan mei counter ke 2 ganti/pindah Ke samali ujung, bulan Agustus counter ke 3 ditutup, bulan september buka baru lagi counter ke 3, sampe terakhir ini ada 3 counter dg 2 counter sukses ditutup.

Di 2008, ada angan atau harapan atau mimpi untuk buka lagi Counter berikutnya, tempatnya sudah ketemu tapi ternyata masih di pake orang, tapi ya kita akan cari terus agar 2008 bisa tambah counter lagi, syukur2 ada keajaiban jadi semi grosir atau grosir, jadi ya...semoga 2008 akan lebih baik lagi...

Friday, December 14, 2007

Dengan Entrepreneurship bangsa kita Lepas dari KrisMon

Dengan jiwa Entrepreneurship bangsa kita lepas dari KrisMon, lepas dari kebodohan, kemiskinan dan penggangguran, entrepeneur yg baik adalah entrepreneur yg bisa menghasilkan entrepeneur2 yg lain sehingga akan makin banyak tercipta lapangan pekerjaan dan otomatis akan mengurangi pengganguran, otomatis punya biaya untuk hidup lepas dari kemiskinan dan tentunya kedepannya akan lepas dari kebodohan, demikian pernyataan Ir. Ciputra sebagai Pemenang Entrepeneur Award 2007, di acara salah satu TV Swasta awal Desember minggu kemarin.

Merenungi pernyataan tersebut memang benar, dan sangat terasa sekali oleh saya pribadi, kalau saat ini saya berwirausaha dengan 3 orang karyawan maka dengan sendirinya 3 orang sudah dapet pekerjaan, jika ada 5000 orang seperti saya saja maka akan ada peluang pekerjaan kepada 15000, jika tahun depan karyawan saya jadi 10 orang, dan yg lain juga jadi 10 orang maka 5000X10 orang = 1/2 juta jiwa akan dpt pekerjaan dan begitu seterusnya, jika makin banyak lagi yang wirausaha maka akan makin banyak lagi peluang pekerjaan dan pasti bangsa kita akan keluar dari krisis ini.

Gimana teman?, ayo mulai berwirausaha dan buka kesempatan kerja bagi sesama kita...

Tuesday, November 27, 2007

Duh.. Counter Voucherku kena tepu neh....

dear fren,

ini sharing aja, kemarin senin 26 nov 2007 sekitar jam
12 siang, counter KaniaCell di Samali Jaksel kena tepu
neh, kronologis kejadiannya, ada orang pake motor
berhenti di counter agak terkesan buru2, beli voucher
25rb 1, dia keluarin uang 100rb, voucher dikasih dan
kembalian dikasihkan, eh ngak lama dia bilang ini ada
uang recehnya, recehnya dikasihin dan dia minta
kembali uang yg 100rbnya, setelah dikembalikan tg
100rb, dia langsung nyerocos minta liat charger lah,
liat aksesorislah, tanya ini itu, pless
aja..karyawanku ngak inget n lupa duit lebihnya belum
dibalikin dan sambil ngomong dia langsung naek motor
sambil bilang cari charger yg anu nanti saya ambil ya
kalo ada dan kabur.!!...
karyawan saya inget lagi, tapi motornya udah
menghilang.. ...

sharing aja, hati2 kalu ada pembeli yg seperti ini
harus waspada aja agar ngak kejadian ama teman2 yang
lain...

Thursday, November 08, 2007

Apakah Pelaut yang Tangguh Lahir dari Lautan yang Tenang..?

Judul diatas terlintas begitu saja...,
Apakah pelaut yang tangguh lahir dari lautan yang tenang..?, jawabannya pasti tidak kan, pelaut yang tangguh pasti lahir karena telah mengalami atau telah selamat dari hamtaman gelombang yang dasyat, amukan gelombang yang liar, badai yang datang mengahandang perjalanan, dan banyak maslah maslah lain yang pada akhirnya menjadikan dia menjadi seorang pelaut yang tangguh, yang selalu siap jika mengalami hambatan2 atau gangguan2..

demikian juga kita ya teman, yang sedang belajar menjadi wirusahawan yg lagi berproses untuk menjadi pengusaha, kita pasti akan mengahadapi masalah2 pula dalam hal wirausaha, masalah modal lah, masalah bisnis yang mandek, ditipu partner,ditipu customer, karyawan yang memble, barang dan pelayanan yang ngak bagus dsb..., nah kalau kitapun bisa melalui hal2 diatas saya yakin kita pun akan menjadi wirausahawan yang tangguh...
bener kan, bahwa pelaut yang tangguh tidak lahir dari lautan yang tenang..?

Thursday, November 01, 2007

minggu sore jalan-jalan...


Minggu 28 oktober 07, sore kemarin jalan2 dengan anak istri liat conter di deket rumah sekalian nambahin koleksi aksesoris di counter.
sekalian di foto deh ama Kania anak saya, biar teman teman bisa liat juga...
Abis lebaran ini memang penjualan masih sedikit tersendat, tapi berangsur-angsur mulai menuju normal kembali sih.., krn di sekitar konter ada banyak konveksi yg pekerjanya dari Tasik dan Padang jadi masih pade mudik dan belum pulang semuanya...

Friday, October 26, 2007

Bisnis Voucher adalah Bisnis yg ke sekian Kali saya...

Dear Fren,

Mungkin ada teman yg masih belum tahu bahwa bisnis pulsa ini adalah bisnis saya yg kesekian setelah bisnis bisnis sebelumnya yang dijalankan, mungkin kita ceritakan saja ya..

  • Waktu SMA, dulu pernah ikut jualan Ayam goreng dan ayam bakar punya kakak saya dan sebagai juru masak adalah ibu saya, bisnis ini hanya bertahan setahunan krn karyawan buka sendiri, sewa tempat dinaikin dsb.
  • Waktu Kuliah, pernah jadi koordinator foto copy buku2 atau bahan kuliah, ya lumayan lebihnya bisa dapt fotocpian bahan kuliah gratis, pernah bisnis buat kaos dan dikirimkan ke makasar, pergiriman yg ketiga barang dikirim tapi uang transfer ngak pernah masuk sampe sekarang dan saya yg harus bayar pada pabriknya.
  • Waktu kerja, pernah jualan baju muslim, aksesorir wanita, pernah jadi agen asuransi, ditawarin dan ikut mlm, pernah kerjasama usaha stel Velg Motor tapi ngak jalan juga, dan sekarang bisnis Mainan anak, jual alat tulis dan Counter voucher.
  • Sekarang, bisnis Voucher,ini yg lagi coba dijalankan....

Counter Kania cell 2 di Buatkan Banner oleh Nusapro

dear Fren,

Sebenarnyak kejadian di pasang banner atau plank nama Too dari NusaPro ini kejadiannya sudah beberpa minggu lalu saat bulan puasa. Setalah menjadi langganan beli pulsa elektrik dan Perdana ke Nusapro dan pembelian rutin untuk ke 3 counter maka alhamdulillah counter Kania cell 2 di jalan haji Samali Ujung di berikan Baner merk diatas toko kami, foto belum sempat saya upload kesini sih.

semoga dengan adanya merk ini menjadikan tambah serius dalam berbisnis voucher dn tentunya akan mendapatkan omzet dan rezeki yang cukup lumayan untuk bisa terus berkembang lagi.

Silakan bagi yg mau berkunjung dan beli pulsa disana, kania Cell jalan Samali Ujung Pejaten...

Monday, October 08, 2007

Minggu ini Setahun Kemarin

Minggu ini setahun kemarin adalah saat awal memulai usaha voucher hp, dimulai dengan modal seadanya dan dengan etalase rokok yg kecil resmi jualan voucher dimulai di warung yg baru kita buat, hasil renovasi kamar menjadi toko dan kebetulan rumah kami ada di gang dan kebetulan jalan didepan rumah memang cukup hidup.

Setelah setahun berjalan samapai minggu ini alhamdulillah masih bisa survive dan tahun ini sudah ada 3 counter, walau dengan berdarah-darah, jatuh bangun, turun naik kita tetap maju terus pantang mundur demi cita-cita untuk bisa usaha mandiri dan membuka lapangan kerja buat sesama.

apa ynga akan terjadi ya, jika tahun depan di minggu ini....?

Monday, September 03, 2007

Cepatnya Perubahan Arah...

Daer rekans,

Dalam mengarungi samudera wirausaha perubahan bisa terjadi begitu cepat dan berbelok arah, tadinya kita mau buka usaha untuk konter Voucher yang ke 4 namun apa dikata, ternyata konter yg ke 3 akhirnya harus diamputasi dan akhirnya di pindah ke konter 4 jadi ya total masih ada 3 counter.

Counter ke 3 memang cukup lumayan sih dari sisi pemasukan, namun konter ini terlalu banyak di intervensi oleh owner dari yg punya toko, ya namanya kita numpang konter disitu, selalu di komentari terus akhirnya ya kita "cut" aja deh dan pindah ke toko yg benar2 bisa kita manage sendiri ya sewa toko beneran nih akhirnya..

semoga relokasi/hijrah toko ini menuju ke arah yang lebih baik..amin...

Friday, August 24, 2007

Bismillah..mau buka Counter yg ke 4

Insya Allah kaau ngak ada halangan awal bulan September ini Counter Kania Cell akan launching atau buka Counter yg ke 4, do'akan ya dari teman2 semua, counter ini akan berkembang dan tentunya buka pintu rezeki lagi bagi tambahan 1 karyawan counter saya.

Lokasinya masih radius 1km dari rumah saya, dengan maksud agar mudah di monitoring aja, lokasinya memang bukan dijalan utama tapi hasil dari survey insya allah cukup ramai lalulalang orang dan diharapkan bisa menarik perhatiaan pengguna jalan disitu.

okeh.., siapa mau ikuutttt dn mau cobaaaa...

Friday, July 27, 2007

sepertinya saya kena virus berat nih...

sudah dua bulan ini sepertinya saya kena virus nih, dan sepertinya gejalanya semakin parah kalau lg di kantor suka lupa pekerjaan, ini sudah dikerjakan belum ya?, suka ngak mudeng?, suka keluar omongan yg ngak nyambung dengan lainnya?, apa krn pikiran terbagi dua, jadi suka kurang cepat sikronisasinya ya..? kadang badan di kantor tapi pikiran ke bisnisan dirumah, kadang pikiran loncat2 dari mikir kantor,mikir bisnis, kantor lagi bisnis lagi..he..he.., sepetinya virusnya udah makin berat nih..so karena hidup di dua alam ya begini ni..semoga ngak terlalu lama lagi ah..

Friday, June 22, 2007

Sampai bulan ini sudah ada 3 Counter Voucher

Tak terasa usaha Vocher sudah jalan lebih dari 9 Bulan dan saat ini sudah ada 3 counter dengan 3 orang karayawan, Alhamdulillah sudah bisa jalan dan sudah bisa menghidupi karwayan walau saya masih karyawan juga di kantor. untuk kebutuhan hidup mah masih dari gaji saya di kantor.. masih cukup lah.
Tugas Operasional selama ini di handle isteri di rumah, saya lebih ke arah pengembangan and marketing lah, ya belajar mendelgasikan dan mempercayakan dong. kita masih terus belajar administrasi,keuangan,logistik dan lain sebagainya.

Suka duka, manis pahit, susah senang sudah masih terus berjalan, ibarat suatu perjalanan pasti akan ada bebatuan, duri-duri, tembok menghadang, omelan, cacian pelanggan itu mah sudah biasa, bahkan nyaris ada yg nipu beli voucher juga ada. yg ngutang dan belum bayar walau udah di tagih juga ada, beli hp secon di pagi hari dan laku di sore hari untung 50% juga ada, beli hp secon kemahalan dan tekor juga pernah, dan beli voucher cantik dengan harga biasa dan jual dengan harga cantik juga pernah krn grosirnya tahu kita emang pelanggan setia, beli elektrik dari grosir nunggu sampe 4 hari ngak masuk masukjuga pernah, beli elektrik di grosir malah masuk 2 kali lipat dari harganya juga pernah tapi kelebihannya kita bayar lagi ke grosir, kasian kan nanti karyawannya kena marah bosnya, krn kalau karyawan saya salah hitung juga kena potong gajinya, ada pelnggan yg ngakunya voucer fisik belum masuk dan protes kita minta vouchernya dan akan kita cek ngak mau takut kalau dia ketahuan vouchernya udah masuk pulsanya, ya masih banyak lagi lah..

Dengan ada 3 counter maka pelanggan akan bisa dicover terus dan bisa dilayani, jika satu counter elektrik kehabisan stok maka bisa ditutup dari counter lain, ini salah satu strategi agar pelanggan happy, dari mulai 1 hp untuk semua operator, kemudian 1 hp untuk satu operator, jadi sekarang 1 counter jada 3-4hp.

Aneh bin ajaib disekitar saya juga sekarang bermunculan counter HP juga, bagi saya mah persaingan itu bagus jadi bisa lebih baik lagi melayani pelanggan, lagi siapa yg larang kalau tetangga jadi pada buka counter juga, bahkan kalau bisa dan mereka mau kerjasama dengan saya bisa saya bantu untuk beli elektrik ke saya dan voucher fisik ke saya dan malah saya jadi kepikiran ingin buka grosir suatu saat nanti.

Itulah sekilas perjalanan saya dan isteri dalam perjuangan untuk jadi wirausaha maka pada saatnya nanti saya bisa full untuk di wirausaha..amin,,

Tuesday, June 19, 2007

Bayangkan jika 1 bulan saja anda tidak gajian...

Bayangkan jika satu bulan saja anda tidak gajian, giman ayo..?, kejadian ini saya alami sendiri bukan dirasakan atau dibayangkan, kejadiannya ketika saya pindah kerja ke kantor yang baru dan dari kantor lama gajian saya kelewat katanya sementara di tempat baru gajiannnya memang bulan depannya.

Untungnya untuk sehari-hari masih bisa saya tutupi dengan adanya bisnis Voucher Hp lumayan buat bertahan dalam satu bulan, tagihan-tagihan kartu kredit, listrik, telpon, Cicilan Motor, kebutuhan Sembako bulanan, SPP anak sekolah, Gaji pembatu, Kasih bulanan orang tua dan mertua, semua harus berjalan normal dan ngak mau ente sudah dapet duit atau belum dan bisa tunggu bulan depannya, pusing kan...

saya jadi tersadar, betapa sakitnya jika kita tidak dapt hak kita tepat waktu, makanya kenapa para buruh yg demo krn gajinya ngak dibayar berbulan-bulan oleh perusahaan menuntut sampe turun ke jalan dan ke depnaker, ya karena memang sakit...saya bisa merasakan itu..krn saya alami..

saya juga jadi tersadar, bahwa jadi pemimpin itu kenapa berat ya karena menaungi banyak orang, sekali saja kurang bijaksana, maka puluhan, ratusan bahkan jutaaan orang akan teraniaya krn keputusannya, tapi kalau baik maka dia akan hidup lebih baik dari kita ya karena banyak mensejahterakan orang maka akan dido,akan dan di bantu orang-orang.

saya juga tersadar, karena saya sekarang sudah jalan wirausaha dan sudah punya 3 karyawan d, maka jangan sekali kali gajian mereka telat apalagi ngak dibayar..sungguh sangat sakit.., do'akan agar usaha saya tambah maju dan tambh orang yg bisa saya sejahterakan..Amin...

Monday, June 04, 2007

Counter Voucher ke 2 hampir kena tipu...

Ini pengalaman yang terjadi pada counter voucher Kania2 (nama Counter saya), dua minggu lalu pas sekitar maghrib, ada pelanggan pake motor dan tiba2 minta voucher mentari 10, 10 unit, tanya sana-sini lalu minta voucher2 yg harga 50rb dab 100rb , ada mentari 5o 2, ada simpati 100 2, dsb..dsb, totoal setelah dihitung sekitar 650 ribu, voucher sudah diserahkan, eh dia masukin voucher ke saku dan kemudian dikeluarkan lagi dengan sudah di bungkus kertas dn dia bilang taro aja ini voucher dia mau pergi dulu nanti diambil lagi, tai karyawan saya cukup jeli, di buka kembali bungkusan tsb dan hanya ada voucher mentari10 saja , yang lainnya ngak ada, ditanya ke dia akhirnya dia bilang lupa keselip, nah lho.., setelah dikembalikan semua, dia bilang taro dulu ya, dia mau pergi dulu dan ternyata di tunggu orang tsb ngak pernah kembali.

ini hanya info buat teman yg lain yg punya counter voucher aga lebih hati-hati dalan melayani pelanggan yg memang mau melakukan penipuan...

Tuesday, April 17, 2007

Waduh..Kok Gajinya Tekor Terus Ya...

Dear Rekan,

beberapa minggu ini saya sering ngobrol dan telpon2an dengan teman-teman sekerja atau teman ex tempat kerja atau relasi yang lain, yang sering mengeluhkan tentang gajinya yang sering ngak cukup atau pas-pasan untuk hidup aja, gajian hari senin kemudian senin depan udah tinggal 20% atau habis.
Kalau hal ini terus memerus dikeluhkan bisa bahaya lho..karena nanti kita jadi punya mental mengeluh terus tanpa mau mencari solusi untuk keluar dari masalah ini. Mari kita coba berhitung, jika anda karyawan dan ingin dapat penghasilan tambahan maka anda harus mau berkorban dong, misal kalau kerja dari jam 8-17 maka selesai kerja anda sebetulnya bisa cari tambahan kan, ada aja yg bisa dilakukan setelah usai jam kantor, cari sendiri sesuai minat, dan kalau sabtu n minggu libur, ya cari juga kesibukan yg bisa menghasilkan tambahan uang dan produktif, jangan malah shoping dan jalan-jalan melululu yg ngabisin uang, coba cari deh, waktu dikasih sama 24jam sehari, ayo ah jangan ngeluh terus..cari jalan keluarnya dong...kamu pasti bisa!

Masihkah Alasan Modal yg Membuat Anda Belum Memulai Usaha?

Dear Rekans,

Beberapa minggu lalu saya dan isteri jalan-jalan ke mall di jakarta Selatan dan sekalian ketemu teman yg buka CounterToko di Mall dan sudah mulai usaha sekitar akhir tahun 2006 tepat sebelum bulan Puasa , Dulu saat mulai buka begitu semangat dan optimis akan usahanya dengan modal lebih dari 60 juta dia memulai usaha. 1-3 bulan awal jalan senang sekali karena untung terus, namun sekarang teman tsb sedikit mengeluh dan turun semangat karena 4 bulan terakhir ini dia defisit terus dan rugi terus, saya sharing agar terus semangat dan belajar agar bisa survive, untung, terus maju untuk tahun ke 2 dan seterusnya. Bisa dibayangkan jika dia ngak bisa survive artinya modal yg sudah ditanamkan lebih dari 60jt ngak akan bisa balik lagi itu uangnya. high capital =high risk juga high capital=high profit.
Pelajaran yg bisa saya dapat dari sini adalah bahwa modal besar ngak jaminan juga bahwa usahanya akan maju pesat sebesar modal tsb tapi bisa juga sebaliknya, maka buat rekan2 yg masih belum memulai karena menunggu modal yg banyak, saya kira bisa mulai dengan modal yg ada aja dulu sekarang bertahap dan yang penting segeralah mulai, ikuti prosesnya, ikuti tahapannya, jangan ingin langsung besarm kalau yakin akan besar pasti usaha kita kan besar.

Ayo, masihkah alasan Modal yang membuat anda belum memulai usaha..?

Tuesday, March 27, 2007

Pentingnya Sikap Istiqomah..

Teman.. sudah 1 bulan ini saya tak menulis curahan hati..ini cerita tentang counter HP saya yg kedua, sejak 3 bulan berjalan maka dengan berat hati akhirnya ditutup dengan sukses.
sebetulnya dari sisi penjualan sudah cukup lumayan lah memeng selama 3 bulan ini masih nombok tapi sebetulnya pelanggan sudah mulai terbentuk.
Namun karena ada info dan juga dia mengakui bahwa karyawan saya mungkin "tergoda" atau di goda maka dia mulai bantu2 mangkal di wartel tetangga sewaktu counter tak ada pembeli, ini mengakibatkan performance keseriusan terganggu sering keliat kosong, memang pengawasan dari saya minin dan hanya sekali2 pulang kerja saya monitor dan sehari-hari dimonitor oleh isteri saya.

maka dengan berat hati saya cut dulu di lokasi tsb dan akan cari lokasi lain lagi, pelajaran yg perlu diambil adalah :
  • Karyawan itu perlu sikap istiqomah, kalau memang kerja di counter kita ya harusnya konsisten, jangan mancla mencle, makanya pengting sekali pemilihan karyawan
  • Pengawasan saya memang kurang, cari tempat yg bisa diakses sambil pulang kerja deket seputar rumah lah..masih di cari lagi nih..
  • Gangguan lingkungan, pepatah mengatakan "rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri", emang bener godaaan ke karyawan bisa datang dari luar, ajakan2 dan bujukan membuat dia ngak ku..ku..untuk "selingkuh" jaga tempat lain juga.
  • Emang berat ya jadi pengusaha.., saya masih harus banyak belajar terus...belajar lagi ilmu "kewirausahaan"

Bagi teman yg lagi belajar wirausaha juga, ayo cari terus ya.., sukses untuk anda semua...

Thursday, February 01, 2007

Pikiran Kita Jangan Sesempit Gang Rumah Kita

Rumah saya memang masuk gang sempit, cuma masuk satu motor kalau motor ketemu motor atau ketemu gerobak bakso ya yang satu harus ngalah dulu biar yg lain lewat giliran lah.

Tapi saya lihat disekitar tempat tinggal saya banyak konveksi atau home industri dan ini butuh karyawan juga banyak anak sekolah, maka saya optimis untuk jual voucher hp baik fisik maupun elektrik dan ternyata memenag benar, lumayan omsetnya bisa buat bayar karyawan dan nambahin aset.

ternyata rumah di gang sempitpun masih bisa usaha, makanya buat teman2 yg rumahnya bisa akses kendaraan mobil dan kondisinya ramai jangan takut pasti bisa buat usaha di depan rumah dulu. ayo luasnya jalan didepan rumah harus seluas pikirannya dan semangatnya....

Thursday, January 11, 2007

Mulailah Usaha Selagi Masih karyawan

Memulailah usaha selagi masih karyawan sepertinya aneh ya..?, ha wong masih karyawan kan dapat gajian, waktu juga terbatas, ngak fokus lah, sibuk lah pokoknya.

ada beberpa hal yg menurut saya ada baiknya kalau kita memeulai wirausaha selagi masih karyawan :
  • Masalah modal, sepertinya kalau kita bisa menyisihkan gaji sebagian kecil saja, mungkin dalam beberpa bulan kedepan sudah bisa mulai usaha, kalau mau pinjam ke bank juga bisa syaratnya kan reverensi keterangan kerja dan slip gaji. jadi sepertinya lebih mudah kan..?
  • Masalah relasi, biasanya karyawan kan punya banyak kenalan teman2 yg kerja, apalagi kalau sering pindah kerja, nah relasi ini bisa nantinya jadi rekanan, target market, bahkan pinjam modal kali ke dia.
  • Kalau bisnisnya ngak lancar dan bangkrut, ngak terlalu sakit banget lah, kan masih ada uang gajian ya.., nah dari sini kan kita akan banyak belajar, apa yg salah dan kurang dalam bisnis kita, kalau kata cak bukhin itu anggap aja itu uang praktik bisnis.
  • Masalah waktu, karena masih karyawan tentunya masih muda dan banyak kesempatan kan, makanya coba lah dari selagi muda, kalau udah nikah punya anak, cicilan rumah, cicilan mobil kan lebih berat ya, makanya mulai secepat mungkin, misal nih saya, umur 34th dan anak saya yg terakhir umur 4 thn, kalau saya pensiun kerja di umur 55thn berarti anak saya umur 25 thn kan?, mungkin nanti biaya kuliahnya lebih berat, apakah uang pensiun masih cukup untuk dana kuliah misalnya?, makanya punya usaha dari sekarang akan lebih baik.
  • kalau ada yg lain..silakan ditambahkan ya...

Wednesday, January 03, 2007

Mendapatkan Yang Ke Dua

Akhirnya counter Voucher HP yang ke 2 bisa di buka juga, walau masih banyak kekurangan tapi "the show must go on" harus jalan, jangan karena kekurangan jadi terhambat dan tertunda.

kondisi counter hanya numpang di depan toko kenalan didaerah pasar minggu jaksel dengan sistem sewa, ditungguin satu karyawan, dan sudah berjalan 3 hari dan masih proses pengenalan ke pelanggan.

pokoknya kalau mau jadi entrepreneur katanya jangan dibuat repot, apa yg bisa di jalankan ya jalankan ada apa adanya dulu, kalau menunggu kondisi ideal mah kapan bisa mulaianya, sambil berjalan lakukan perbaikan.

do'akan ya, semoga tempat yg ke dua ini berjalan lancar, berkah dan maju...dan akan bertambah yg ke tiga , ke empat dst...

Saturday, December 23, 2006

Belajar Bisnis Voucher HP

Tak terasa toko sendiri yg dibuka dirumah sudah mencapai bulan ke 3 dan counter Voucher HP sudah 2 bulan lebih, dan ternyata perlahan tapi pasti tetangga sudah pada mulai kenal, temannya tetangga sudah mulai datang dan omsetpun mulai meningkat per harinya, kalau awal buka hanya pake etalase kecil, kemudian etalase meja, kemudian ditambah chasing dan aksesosris, lumayan omset mulai ada peningkatan, dan ada rencana mau buka "the second branch" di toko teman yg dititipin mainan, mau buka counter disebelah warungnya, tapi masih belum dapet (lagi nyari )karwawan yg jujur, dipercaya dan mau menderita dulu diawal-awal.

Bisnis Voucher memang bisnis sejuta umat, mulai dari anak SMP, ABG, Mahasiswa, karyawan/wati, bapak/ibu, kakek/nenek, semua pake hp dan pasti butuh pulsa, ya ngak..? hari gini ngak punya hp...?, saat ini saya sedang belajar bisnis yg perputaran uang perharinya cepat banget, beda dengan bisnis mainan anak yg sebelumnya digeluti dan masih berjalan, perputarannya bisa seminggu sekali misal pas ada yg ulang tahn, tapi bisnis ini tiap hari bo....

Pernah saya baca di Buku pak Goenarjoadi Gunawan, bahwa orang yg berada pada jalur perputaran uang maka ia akan memutar dana memutar terus uangnya sampai suatu saat ya uang itu "berserakan" krn semakin banyak uang yg berputar di bisnisnya, ya seperti gelombang lah yang makin lama makin bergulung...

ada keinginan besar untuk buka cabang ke dua tidak hanya dari sisi keuntungan semata tapi juga mau buka lapangan kerja buat saudara, tetangga, teman yg memang masih ngangur dan butuh uang tapi memang layak untuk jadi karyawan.
do'akan ya.., awal tahun 2007 ini terealisasi..
mau mencoba bisnis sejuta umat...?