Saturday, October 23, 2010

KAPAN SAATNYA MENGANDALKAN INTUISI?

(Mortimer R. Feinberg dan Aaron Levenstein, Kapan Saatnya Mengandalkan Intuisi,
diambil dari: Bisnis dan Manajemen Volume 1)


"Itu feeling saya!" Dengan kata-kata ini seorang presiden direktur
mengesampingkan usulan bulat yang disampaikan bawahannya. Ia sama sekali tidak
lagi menganggap penting data yang mereka sajikan - survey pasar, hasil
penjualan terakhir, wawancara dengan pelanggan - dan tetap ngotot untuk
meneruskan suatu produk yang tidak tepat. Tapi anehnya, ternyata keputusannya
benar dan menjungkirkbalikkan semua logika yang ditawarkan itu.

Albert Einstein sering berkata bahwa teori relativitasnya muncul lebih karena
pikiran yang berkelebat, bukan karena pola pikir logis yang disajikan oleh para
peneliti di laboratorium yang berorientasi pada data. Tentu saja teori itu lalu
dimatangkan oleh berbagai studi dan peremungan. Tapi seperti yang dikatakannya
kemudian, "Faktor yang paling menentukan di sini adalah intuisi."

Dalam dunia bisnis acapkali terjadi, keputusan yang dilandaskan pada intuisi
tajam sering mengungguli penalaran analitis yang dilakukan dengan hati-hati.
Charles Revson, pendiri Revlon, tampaknya mempunyai kecakapan yang luar biasa
aneh dan ganjil dalam menentukan produk apa yang diinginkan oleh pelanggan.
Jack Chamberlain, yang pernah menjadi presiden direktur Lenox dan bekerja pada
General Electric, bertutur bagaimana ia memutuskan untuk memakai kaset delapan
trak. Pada awal perkembangan dari teknologi itu ada teknologi yang menawarkan
mutu suara yang lebih baik, sedangkan yang lain menawarkan kemudahan dalam
penggunaan. Dengan "feeling"-nya ia memilih yang terakhir. Dan ternyata
intuisinya sangat tepat.

Intuisi agak sukar didefinisikan. Ada sementara orang menyebutnya sebagai
"feeling", perkiraan, spekulasi, imajinasi atau kreativitas. Tapi intuisi juga
janganlah dikacaukan dengan pengertian impulsif. Yang terakhir ini acapkali
merupakan suatu usaha yang tergopoh-gopoh dalam membuat pertimbangan, dan
seringkali didasari oleh kemalasan atau keinginan untuk menghindari fakta.
Intuisi selalu menyambut baik setiap data yang datang, kendati pun ia menolak
untuk hanya dibatasi oleh data. Einstein, misalnya, mendapat gagasan
berdasarkan intuisi. Tetapi ia toh berusaha melakukan serangkaian uji-coba dan
eksperimen untuk mengukur kebenaran gagasannya itu.

Suatu penelitian terhadap otak memperlihatkan bahwa belahan otak kiri merupakan
tempat dari proses logika, keteraturan, rasional dan verbal. Sedangkan belahan
otak kanan merupakan tempat dari proses intuisi, imajinasi, artisitik dan
kreatif. Terlepas dari segala perhatian yang diberikan terhadap pentingnya
"rasionalitas" dalam wacanan manajemen, suatu penelitian yang dilakukan oleh
Harry Mintzberg dari McGill University memperlihatkan bahwa para pemimpin
perusahaan yang unggul dalam mengambil keputusan biasanya menggunakan belahan
kanan otaknya - sisi intuisi - sebanyak 80%.

Sejumlah pemimpin puncak perusahaan mengatakan pada kami bahwa mereka
mengandalkan intuisi terutama dalam mempekerjakan, menempatkan dan
mempromosikan orang. Sebagian lain mengatakan, mereka mengandalkan intuisi
dalam mengambil keputusan tentang produk, terutama bagi mereka yang bergerak di
bidang industri mode dan hiburan. Tetapi di pihak lain, presiden merangkap
direktur pelaksana Agva-Gevaert mengingatkan intuisi itu harus dikendalikan.
"Tampaknya intuisi lebih bisa diandalkan sebagai suatu alarm - sistem
peringatan - daripada sebagai pemicu untuk melakukan tindakan," demikian
katanya. "Menurut pengalaman saya selama ini, intuisi lebih merupakan faktor
perintah untuk tidak melakukan tindakan, daripada melakukan tindakan."

Tentu saja, seperti halnya logika, intuisi juga bisa salah. Intuisi kreatif
memang tidak bisa dirumuskan. Tetapi apakah "feeling" anda itu patut untuk
diikuti, ada beberapa pertanyaan yang bisa dipakai sebagai penguji.

1--Bedakan intuisi dari angan-angan muluk.

Tanyakan pada diri anda, apakah anda dipengaruhi oleh pikiran yang muluk-muluk
atau oleh usaha reka-reka. James Cook, presiden direktur L.G.Balfour mengatakan
bahwa biasanya ia membedakan antara "feeling" dan "coba-coba", dengan mengamati
reaksinya sendiri bila koleganya menghantam gagasannya. Jika "feeling" itu
masih terus bertahan dan tak juga padam walaupun ia sudah mencernanya kembali,
maka ia cenderung bertahan dengan feelingnya itu.

2--Bedakan intuisi dari keinginan pribadi.

Apakah kesimpulan intuisi anda itu didasarkan pada apa yang oleh para ahli
psikologi dinamakan dengan persepsi selektif? Apakah suatu produk mati ingin
dipertahankan hanya karena anda bangga pada produk karya anda sendiri? Atau
apakah anda memiliki dasar tertentu atas intuisi anda? Apakah anda ingin
menjual hak suatu produk yang sukses hanya karena anda bosan dengan produk itu.

3--Bedakan intuisi dari kekakuan berpikir.

Apakah kesimpulan anda lebih didasarkan pada intuisi atau kekakuan berpikir?
Dengan kata lain, apakah reaksi anda itu didasarkan pada kebiasaan lama, atau
keengganan untuk menerima kenyataan bahwa telah terjadi perubahan di lingkungan
sekitar anda?

4--Bedakan intuisi dari emosi pribadi.

Apakah penilaian anda dipengaruhi oleh kecenderungan pribadi anda, misalnya
kecenderungan untuk optimis atau pesimis? Apakah anda dipengaruhi oleh luapan
emosi? Contoh klasik dari kasus ini bisa kita lihat pada kalangan bisnis
Inggris. Mereka terus mempertahankan produk yang menghabiskan uang hanya karena
istana Buckingham masih memakai produk itu. Padahal masyarakat umum sudah tidak
menyukainya sama sekali.

5--Bedakan intuisi dari keterburu-buruan.

Dapatkah anda mengadakan suatu uji-coba terlebih dahulu dan menghindari suatu
komitmen yang terlalu dini serta tak mungkin lagi diperbaiki? Seorang jendral
yang mempunyai "feeling" bahwa garis pertahanan musuh terlalu panjang, ada
kemungkinan akan melakukan manuver uji-coba dahulu, sebelum mengirimkan seluruh
pasukannya ke medam pertempuran. Intuisi hendaklah senantiasa dimonitor dan
dites. Menurut Richard Brown, bekas presiden direktur Towle Manufacturing Co.,
"Bila keputusan didasarkan atas intuisi, maka secara alamiah anda cenderung
tetap dekat dengan keputusan itu dan memeriksanya lebih cepat serta lebih
sering, daripada keputusan yang didasarkan pada penalaran yang kuat."

6--Bedakan intuisi dari keengganan untuk menguji.

Pertanyaan lain dalam menguji intuisi adalah seperti yang diutarakan oleh Joan
de Arc, "Kata batin itu mungkin saja lebih keras dan lebih jelas, tetapi dari
manakah datangnya? Dari surga atau neraka?" Dan pengaman yang paling pokok
ialah menghindari rasa keras kepala, mau mendengarkan secara simatik pada apa
yang dikatakan oleh orang lain dan membawa semua keputusan itu, baik sebagai
hasil penalaran atau hasil intuisi, kepada suatu pengujian yang terus-menerus.

Masalah Itu Sementara

Ia hanya menjadi permanen bagi orang yang menganggapnya permanen.

Paku yang memantek seseorang ke papan gosok di mana dia berada sekarang adalah perasaan bahwa masalah-masalahnya saat ini adalah permanen, sedangkan keberhasilan dan kebahagiaannya hanyalah sementara.

………..

Kita tidak mungkin membebaskan diri dari masalah,
karena masalah adalah penghormatan kepada kita.

Tuhan Yang Maha Perkasa menjamin bahwa tidak ada orang yang akan dimasukkan ke dalam masalah yang tidak bisa diatasinya. Sehingga, masalah apa pun yang kita masuki, adalah masalah yang telah ditetapkan berada di bawah kemampuan kita.

Tetapi, masalah sekecil apa pun, akan menjadi penghambat kemajuan dan bahkan menjadi pengerdil masa depan, bagi orang yang memilih untuk tidak menghormati dirinya sendiri, dan tidak mempercayai jaminan Tuhan.

dari: Mario Teguh Super Talk

Ngak Gampang Dikibulin...

Untuk jadi Pengusaha Sukses memang jalannya tidak mudah tapi mungkin.

Sesudah memulai usaha, kesenangan kita membuncah, "akhirnya bisa juga neh gue punya bisnis sendiri" dan berjalan, satu bulan dua bulan seneng bukan kepalang tapi eit.. jangan lupa, ini adalah baru awal perjalanan coy..

Judul tulisan adalah apa yang saya alami, suka dikibulin anak buah atau partner dan sudah banyak terjadi,apa saja seh kiat nya?

Ini adalah yang saya tahu,

1. Harus tahu atau mengerti prosesnya dari bawah sampe atas, atau dari A sampe Z, satu proses bisnis.
Lebih bagus lagi kalau kita mengalaminya dari bawah, dijamin ngak bakalan dikibulin, Tapi kalau anda mempercayakan saja pada orang lain, walau itu sodara, atau teman dekat, susah jalannya bisnis akan bertahan lama, coba ada deh..kl mau dikibulin mah..

2. Harus di Monitor secara kontinyu, berkelanjutan.
Lingkungan mempengaruhi seseorang, kalau ada kondisi tertentu dan ada kesempatan, orang cenderung berbuat salah, bener ngak seh?
anak buah yang baik saja bisa terprovokasi orang-orang disekitar, apalagi anak buah yg ngak jelas asal-usulnya, trac recordnya, bibit, bebet,bobot, bubut dan babatnya...


3. Biasakan buat laporan harian.
Nah ini yang harus dipaksakan awalnya dan selanjutnya akan terbiasa,
agar dilakukan secara kontinyu dan terus menerus. secara tertulis ada pembukuannya.

4. Perlu belajar Intuisi atau mengerti bahasa tubuh seseorang
Nah yang ini kadang suka disepelekan, kadang ketemu orang pertama kali suka "dret" tiba-tiba ada rasa ngak enak neh, ama ini orang, ah tapi kita cuekin dan ternyata beberapa lama eh ketipu deh kita.


ada yang lain ngak seh...supaya ngak ketipu mulu...

Tapi walau kita "jatuh", jangan pernah menyerah coy, yang penting bukan berapa kali kita jatuh, tapi bisa bangkit kembali kembali ketika kita "jatuh",
Orang yang Gagal adalah ketika "jatuh" ngak bangkit lagi, KO itu namanya..

Friday, October 22, 2010

Mengapa Orang Tetap Miskin?

First Lesson On Money Making

1.“Before you can make money, you should make a lot of friends”

Minggu lalu saya berkesempatan mengikuti seminar Becoming Your Super Self dengan pembicara Mario Teguh, seorang konsultan bisnis yang ternama. Biaya mengikuti seminar Rp 1.000.000. Peserta seminar, selain bisa bertemu Mario Teguh di seminar, bisa berinteraksi via mailing list yang saat ini sudah beranggotakan 870 orang.

Berkomunitas artinya kita menjadi bagian dari suatu komunitas dan memiliki teman-teman baru dari industri yang beragam di luar tempat kerja kita. Berani keluar dari zona kenyamanan untuk mengenal orang-orang baru.

Orang sukses ditentukan oleh buku apa yang dia baca dan dengan siapa dia bergaul.Menjadi suatu komunitas yang berisikan orang-orang yang ingin menuju pada kebaikan adalah suatu cara menuju sukses. Jika kita bergaul dengan orang-orang yang tidak lebih baik dari kita maka jangan harap nasib kita akan berubah.

Kembali pada komunitas yang dipimpin Mario Teguh tadi, satu hari seusai seminar beberapa peserta langsung membagi ilmu yang diperoleh dari seminar sehari sebelumnya. Herannya, beberapa peserta malah berkeluh kesah dengan mengatakan bahwa betapa dia ingin ikut seminar dan 1 hari dia berharap bahwa ada seminar Mario Teguh yang khusus untuk kalangan kecil dan kurang mampu.

Mari kita telaah kasus tersebut lebih dalam. Bukankah hanya orang yang melihat ke atas yang mampu melihat puncak tangga (sasaran/tujuan)? Cara mendekatkan kita pada tujuan bukan dengan berharap bahwa suatu saat tangga akan turun bukan? Puncak tangga adalah sasaran yang hendak Anda capai. Jika sasaran Anda menjadi orang yang kaya maka menurunkan puncak tangga sama artinya Anda membatalkan keinginan Anda untuk menjadi kaya.

Yang harus diupayakan adalah mengupayakan meninggikan diri (kemampuan diri) sehingga kita makin dekat dengan puncak tangga tersebut.

2. Menjadi Money Magnet

Alangkah enaknya ketika Anda menjadi magnet uang. Ke mana-mana uang datang pada kita.
Untuk bisa menjadi magnet uang maka langkah pertama adalah dengan cara mengatur pikiran Anda dengan benar. Kembali pada artikel minggu lalu, mind matter.

Kedua, walaupun Anda adalah magnet yang begitu kuat tetapi Anda tidak berada di tempat uang yang akan anda tarik apakah mungkin? Maka itu pilihlah dengan siapa Anda akan bergaul. Pilihlah komunitas yang memungkinkan Anda menarik uang lebih banyak. Mau tahu income Anda? Tidak akan jauh berbeda dengan lingkungan dengan siapa anda bergaul. Karena itu, jika Anda menginginkan income Anda naik sesuai target, pilihlah lingkungan Anda.
Berikutnya perbaiki konsep Anda tentang uang.

3. Money concept
Konsep-->Perilaku-->Kebiasaan-->Hasil

Konsep akan melahirkan perilaku, perilaku yang dilakukan secara berulang akan membentuk kebiasaan, kebiasaan kita menentukan hasil.

Jadi, untuk menjadi kaya perbaiki dulu konsep tentang uang.

Pernah dengar orang tua kita berkata: “uang tidak datang dari langit! Uang tidak tumbuh di pohon yang tinggal dipetik ketika butuh”. Apa makna kalimat tersebut? Mereka ingin mengatakan bahwa mencari uang SULIT bukan?

Ada lagi, habis pegang uang cuci tangan, uang itu kotor. Secara logika tidak ada yang salah dengan kata-kata tersebut bukan? Tetapi jika dikatakan berulang pada anak-anak kita maka yang akan mengendap di kepala mereka yang pada akhirnya masuk ke dalam alam bawah sadar adalah konsep tersebut. Yaitu mencari uang sulit, uang itu kotor.

Jika sejak dini kita dicekoki dengan konsep yang keliru tentang uang, maka perilaku kita dan akhirnya kebiasaan kita akan menerima konsep tersebut maka tidak heran pula pada hasil akhirnya melahirkan manusia-manusia yang menganggap mencari uang itu sulit, uang itu kotor sehingga tidak perlu dikejar.

Jadi, jika Anda ingin kaya, maka perbaiki konsep Anda tentang uang. Konsep yang salah tidak akan menjadikan diri Anda magnet uang.

Ikuti terus seri tulisan dengan judul di atas. Tetap di wikimu.com.

Thursday, October 21, 2010

MENJADI LEADER TANGGUH

Penulis : ARIS AHMAD JAYA

AUTO SUGESTI POWER TRAINING
ARIS AHMAD JAYA (TRAINER CHARACTER BUILDING NASIONAL)

.
Setiap Anda adalah orang sukses, Anda sukses mencapai keberhasilan atau sukses mencapai kegagalan, itu yang membedakannya. Sukses dan gagal terkadang hanya dibedakan oleh sebuah garis tipis. Sejarah menunjukkan bahwa para bintang selalu menghadapi tantangan yang sangat keras sebelum akhirnya mereka berhasil keluar sebagai pemenang. Mereka menang karena menolak menyerah oleh kekalahan yang pernah mereka alami.
Setiap pecundang pasti memiliki alasan untuk berhenti berjuang dengan rumus M4B (Mengeluh, Menunda, Malas, Menyalahkan dan Banyak alasan) setiap kali mendapatkan ujian. Sebaliknya para bintang memiliki alasan kuat mengapa mereka harus tetap tegar ketika menghadapi tantangan. Rahasia sang juara adalah kemampuan mereka menolak menyerah pada kekalahan yang mengancam mereka. Mereka selalu bangkit setiap kali jatuh dan mencoba kembali dengan cara yang berbeda. Sang pemenang selalu tahu bahwa bintang hanya muncul di tengah gelapnya malam, layang-layang akan terbang ketika menghadang angin, pohon besar karena pupuk yang bau, dan kemenangan hanya ada ketika kesabaran dan keteguhan lebih besar dibandingkan ujian dan masalah yang dihadapi. Semakin gelap sang malam semakin terang cahaya bintang begitupun semakin keras ujian yang dihadapi semakin besar tingkat kelas yang akan dinaiki. Selamat datang ujian dan semakin dekat kemenangan….
· Orang sukses senantiasa berusaha menjadi bukti, sedangkan orang gagal senantiasa menunggu bukti
· Orang sukses senantiasa optimis dengan melihat peluang dalam masalah sedangkan orang gagal senantiasa melihat masalah dalam setiap peluang
· Orang sukses senantiasa berkata sulit tapi bias sedangkan orang gagal senantiasa berkata bias tapi sulit
· Orang sukses berkeyakinan lebih baik mencoba lalu gagal dari pada tidak pernah gagal karena tiak pernah mencoba.
· Orang sukses tahu apa yang dia tahu dan tahu apa yang tidak tahu sehingga dapat belajar untuk menjadi tahu. Sedangkan orang gagal tidak tahu apa yang dia tahu sehingga selalu lupa bahwa dia sebenarnya pernah tahu dan tidak tahu apa yang dia tidak ketahui sehingga tidak mampu memperbaiki diri karena merasa tahu apa yang sebenarnya dia tidak ketahui.
· Orang sukses senantisa bangun kembali ketika gagal dan mencoba kembali dengan cara yang lebih cerdas, sedangkan orang gagal senantisa menyerah setiap kali jatuh dan mencari pihak lain sebagai kambing hitam kegagalannya tanpa melakukan evaluasi diri.
Karakter pemenang dan pecundang ternyata dibentuk oleh pola pikir (Mindset) , semua diawali dari bagaimana Anda berpikir yang kemudian bagaimana Anda berkata lalu bagaimana Anda berperilaku.
CHANGE YOUR BELIEFS AND YOU CHANGE YOUR DESTINY - STERLING W. SILL
Sebelum Anda masuk pada pembentukan pola pikir (Mindset) mari Anda pahami dulu apa itu mindset. Mindset adalah kepercayaan - kepercayaan yang memengaruhi sikap seseorang yang berikutnya menentukan perilaku dan pandangan, sikap serta masa depan seseorang.
Dengan demikian kalau Anda mau merubah mindset maka Anda harus merubah belief atau kumpulan kepercayaan Anda.
Menurut filosofi Transformational Thinking, manusia terdiri atas tiga system yaitu sistem perilaku (Behaviour system), Sistem Berpikir (Thinking System) dan Sistem Kepercayaan (Belief System).
Sistem perilaku (Behaviour system) adalah cara Anda berinteraksi dengan dunia luar, juga interaksi dengan realitas. Sehingga perilaku akan memengaruhi pengalaman, dan pengalaman akan memengaruhi system berpikir.
Sistem Berpikir (Thinking System) berlaku sebagai filterdua arah yang menerjemahkan berbagai kejadian atau pengalaman yang Anda alami menjadi suatu kepercayaan, yang selanjutnya kepercayaan akan mempebgaruhi tindakan Anda sehingga menciptakan realitas Anda.
Sistem Kepercayaan (Belief System) inti segala sesutau yang Anda yakini sebagai realitas, kebenaran, nilai hidup, dan yang Anda tahu tentang dunia ini.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan sesorang sulit berubah
1. Merasa tidak punya masalah
2. Mau berubah tapi tidak tahu caranya
3. Tidak mau berubah walau tahu caranya
4. Takut perubahan akan membawa dampak negative
5. Tidak mau merubah bilief yang kurang tepat atau salah.
Bagaimana belief bisa terbentuk dari salah satu cara dbawah ini.
Sebelumnya Anda perlu mengenal teori pikiran. Seperti Anda tahu Anda punya dua macam pikiran, yaitu pikiran sadar dan tidak sadar.
Pikiran sadar memiliki empat fungsi spesifik yaitu:
1. Mengidentifikasi informasi yang masuk (diterima lewat panca indra (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, sentuhan)
2. Membandingkan (informasi yang masuk dibandingkan dengan database (referensi, pengalaman, dan segala informasi yang ada di pikiran bawah sadar)
3. Menganalisis
4. Memutuskan
Pikiran Bawah Sadar memilki fungsi/ menyimpan hal-hal sebagai berikut:
1. Kebiasaan baik, buruk maupun reflek.
2. Emosi (BagaimanaAnda mengenai keadaan, hal-hal tertentu atau terhadap orang lain.
3. Memori nJangka panjang
4. Kepribadian
5. Intuisi ( Perasaan mengetahui sesuatu secara instingtif)
6. Kreatifitas
7. Persepsi (melihat dunia berdasar sudut pandang Anda)
8. Belief (sesuatu yang Anda yakini sebagai hal yang benar.
Ada 5 filter cara untuk masuk ke pikiran bawah sadar sehingga terbentuklah pola pikir
Yaitu :
1. REPETISI
Suatu informasi yang diulang-ulang capat atau lambat bila Anda tidak hati-hati dan sadar akan Anda temui sebagi kebenaran. Repetisi dapat menembus filter mental yang ada dipikiran sadar yang berikutnya masuk pada pikiran bawah sadar. Dalam berbagai seminar Anda diajarkan untuk mengucapkan afirmasi yang dibaca berulang-ulang pagi, siang dan malam dengan harapan afirmasi masuk kedalam pikiran bawah sadar.
Contoh afirmasi “ Saya adalah orang beruntung dan akan bertemu dengan orang yang membawa keberuntungan. Dan apapun yang terjadi hari ini adalah tanda-tanda keberuntunganku”.
2. IDENTIFIKASI KELOMPOK ATAU KELUARGA
Hal-hal yang dipercayai keluarga atau kelompok Anda lambat laun akan masuk kedalam diri Anda dan berikutnya Anda adopsi sebagai belief Anda. Contoh sederhana tentang mitos hantu, hari baik, hari sial, nomor sial dan sebagainya.

3. IDE YANG DISAMPAIKAN FIGUR YANG DIPANDANG MEMILIKI OTORITAS
Hati-hati terhadap figure otoritas, seperti bintang film, dokter, pembicara publik atau siapa saja yang dipandang pakar. Apa yang disampaikan mereka cenderung masuk ke pikiran bawah sadar dan diterima sebagai kebenaran. Anda cenderung mudah dipengaruhi orang yang memiliki otoritas lebih tinggi dari Anda. Hati hati dengan pengaruh negatifnya.

4. EMOSI YANG INTENS
Sebuah pengalaman yang dialami dengan emosi yang intens akan sangat mudah menjadi belief yang kuat.
Contoh seorang anak yang senantisa melihat ayah dan ibunya sering ribut dan bertengkar soal uang , akan percaya uang sebagai sumber keributan keluarga, ,maka anak tersebut tumbuh dengan belief yang menghambat dirinya dibidang financial.

5. KONDISI ALFA (HIPNOSIS)
Kondisi ketika seseorang dalam gelombang otak alfa. Apa yang masuk dalam otak bawah sadar melalui sugesti akan diterima sepenuhnya sebagai suatu kebenaran. Dan anak usia balita masih berada dalam gelombang alfa tersebut. Hati-hati.


MERUBAH POLA AKSI DENGAN MEMAHAMI MAKNA PUAS €DAN BAHAGIA
Meraih Jiwa yang sejahtera dan Bahagia.
Keadaan bahagia sering kali diasosiasikan dengan puas. Kendati kedua hal itu memiliki ukuran yang sangat berbeda. Tak jarang orang menyatakan dirinya berbahagia pada saat ia merasa puas telah memperoleh apa yang diinginkannya. Bahagia yang dimaknai sebagai kepuasan memang bersifat relatif. Puas bagi seseorang belum tentu dapat diukurkan bagi orang lain. Ada yang sudah puas memiliki sepuluh keping, tapi yang lain belum.
Sebaliknya, bahagia yang sejati justru dapat diterima oleh semua orang. Indikasi kunci dari perasaan bahagia adalah kesejahteraan psikis (psychological well-being).
Kebahagiaan seseorang mempengaruhi sekelilingnya secara positif karena orang yang bahagia memancarkan energi positif. Sedangkan puas tidak mempunyai makna sedalam itu. Sebab perasaan puas lekas surut, kemudian muncul kembali tuntutan pemuasan terhadap rasa tidak puas yang lain. Begitu seterusnya, lingkaran puas-tidak puas itu berputar. Puas berarti terpenuhinya kebutuhan pada level tertentu, padahal kebutuhan manusia terus meningkat, sehingga puas tidak pernah benar-benar tercapai. Puas berorientasi pada hasil, sedangkan bahagia adalah proses mengisi hidup secara bermakna. Bahagia mengandung makna kenikmatan tertinggi, dibandingkan dengan puas yang cenderung berupa kenikmatan temporer dan fluktuatif. Ambil contoh perilaku makan. Hal biasa yang dilakukan orang terkait kebutuhan primer. Ketika merasa lapar, orang segera menyantap makanan yang tersedia dengan lahap, lalu merasa kenyang. Nikmat dan nyaman sesaat terlepas dari lapar merupakan satu bentuk
kepuasan.

Berbeda ketika pertama-tama orang mensyukuri makanan yang terhidang di hadapannya. Selanjutnya ia mulai mengunyah perlahan-lahan, sembari merasakan sensasi dari setiap rasa yang menyentuh rongga mulut, lidah, tenggorokan, bahkan seolah-olah merasakan perjalanan makanan di ruang lambung. Kenikmatan menyentuh seluruh indra hingga ke perasaan, sehingga setiap kali memperoleh makanan, orang ingin mengulang sensasi tersebut. Cara ini mengubah makna makan lebih dari sekadar mengisi perut dan merasa kenyang.
Nikmatnya tidak terletak pada variasi menu makanan, rasa atau banyaknya makanan yang tersedia. Namun lebih pada saat berlangsungnya proses makan itu sendiri. Cara menyantap dan menikmati sensasi di seluruh raga dan rasa, menghadirkan perasaan puncak yang tak tertandingi. Bahkan, oleh harga makanan maupun rasa kenyang. Demikianlah kira-kira keadaan ini beranalogi dengan bahagia. Kebahagiaan dapat mempengaruhi lingkungan.
Suatu kenyataan yang hampir diterima oleh banyak orang bahwa seseorang/sesuatu (bukan diri Anda) yang menyebabkan hidup ini bahagia atau sedih, kaya atau miskin, berhasil atau gagal. Namun kebenaran yang pasti adalah Andalah yang sebenarnya menentukan kualitas hidup Anda. Banyak orang terjebak dengan apa yang digambarkan oleh akronim berikut: B.E.D.
B mewakili Blame (sifat menyalahkan keadaan/orang lain) yang menyebabkan seseorang melemparkan tanggung jawab kegagalan mereka kepada orang lain. Sifat yang satu ini adalah sifat yang sama sekali tidak membentuk sikap positif dalam diri seseoang dan orang yang satu ini melarikan diri dari kenyataan yang sebenarnya bahwa dialah yang harus dipersalahkan atau dihargai untuk kegagalan atau kesuksesannya.
E merepresentasikan Excuse (alasan-alasan yang menguatkan mengapa seseorang gagal), tepat sekali apa yang dikatakan oleh George Washington Carver bahwa 99% kegagalan berasal dari orang-orang yang memiliki kebiasaan mencari alasan-alasan.
D mengartikannya sebagai Denial (penyangkalan diri), pada level ini seseorang sudah menolak perubahan dan menerima kenyataan bahwa memang inilah kondisi yang harus diterima. Proses penyangkalan ini bejalan selama bertahun-tahun, dimulai dengan menyalahkan orang lain / keadaan kemudian mencari beribu-ribu alasan untuk menetapkan bahwa bukan dialah yang bertanggung atas semua yang terjadi dalam hidup ini dan jika penyangkalan ini terus berlangsung, hal ini akan menuju kepada kegagalan yang final.

Start with your Attitude
Throw Your Excuses!
Anda harus berhenti mencari-cari alasan atas kegagalan Anda. Saya yakin semua orang mempunyai alasan-alasan yang berbeda mengapa mereka gagal. Jika Anda mendengarnya, alasan itu kedengarannya begitu masuk akal. Ada yang berkata, ini semua karena kesalahan orang tua saya karena tidak memberikan pendidikan yang cukup, ada lagi yang berkata, ini adalah kesalahan orang tua saya karena terlalu memanjakan saya akibatnya saya tidak berhasil; ini adalah kesalahan boss saya, karena tidak menempatkan saya di posisi yang tepat, ini kesalahan pelanggan saya, karena terlalu menekan komisi saya sehingga saya tidak dapat memberikan servis yang terbaik, dan juga karena pelanggan saya yang menetapkan harga jual rumah yang terlalu tinggi, sehingga saya tidak mampu menjualnya. Apakah Anda pernah mendengar keluhan klasik seperti di atas? Semuanya kedengarannya sangat masuk akal, namun dengan menerima kenyataan-kenyataan ini, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang baik. Begitu banyak orang ingin agar dunia ini berubah terlebih dahulu sebelum ia berubah. Seperti banyak orang berkata bahwa ia akan berhenti korupsi jika negara ini berhenti korupsi; bagaimana hal ini bisa terjadi dengan rakyat yang mempunyai mental seperti ini.
E + R = O
Dr. Robert Resnick seorang pakar psikoterapi di Los Angeles mengungkapkan suatu teori yang sederhana namun sangat penting untuk menjelaskan arti dari 100% success mindset. Ia mengatakan E (Event) + R (Response) = O (Outcome). Formula sederhana ini menjelaskan bahwa setiap hasil dari pengalaman hidup ini (baik gagal maupun sukses, kaya ataupun miskin) adalah hasil dari bagaimana Anda merespon terhadap kejadian-kejadian dalam hidup Anda. Jika Anda tidak menyukai hasil yang Anda dapatkan sekarang, ada dua pilihan yang dapat Anda ambil:
Anda dapat menyalahkan event-nya yang mengakibatkan hasil yang tidak Anda inginkan. Dengan kata lain, Anda akan menyalahkan situasi ekonomi yang jelek, kenaikan harga BBM, kurangnya pendidikan Anda, system yang tidak baik dan masih banyak lagi yang dapat Anda salahkan karena event inilah yang menyebabkan kegagalan Anda. Dengan berpikir seperti ini, Anda tidak sepenuhnya salah, memang inilah kenyataan hidup ini, dan dunia ini tidak sempurna. Namun dengan memiliki sikap yang seperti ini, akankah Anda akan mengambil tindakan untuk berubah ? Akankah event tersebut dapat berubah? Menurut Anda, apakah lebih mudah merubah event atau merubah response Anda ? Event adalah kejadian yang terjadi dan seringkali tidak dapat diubah. Yang menentukan keberhasilan seseorang bukan event-nya tetapi response terhadap event tersebut.
Anda dapat mengubah response terhadap event-nya sampai Anda mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Inilah sikap yang dianut oleh seorang juara sejati.
Dalam persamaan matematis yang sederhana di atas, jika pengaruh E (Event) > R (Response) yang Anda ambil, Outcome-nya (O) akan lebih depengaruhi oleh Event (E). Namun, jika pengaruh E (Event) < R (Response), Outcome-nya (O) akan lebih dipengaruhi oleh Response Anda. Kesimpulannya Response Andalah yang mempengaruhi hasil akhir dari kehidupan Anda. Karena akan lebih mudah dan masuk akal untuk mengubah Response Anda dibandingkan Event yang terjadi. Jika Anda tidak suka dengan hasil yang Anda peroleh, ubahlah Response Anda!


Progress... Progress...
Seorang juara sangat menyadari bahwa ia tidak boleh terlena dengan kesuksesan yang sementara. Jawablah pertanyaan saya, berapa kali dalam seumur hidup Anda menggosok gigi Anda? Saya yakin, puluhan ribu kali. Apa yang terjadi jika Anda berpikir, karena telah melakukannya setiap hari, Anda ingin berhenti melakukannya selama satu bulan ke depan? Saya yakin Anda mengerti maksud saya. Hal yang sama berlaku untuk motivasi diri; Anda tidak bisa hanya mengikuti beberapa seminar atau mendengarkan beberapa kaset motivasi dan tidak merasa butuh akan motivasi. Banyak orang dapat memulai sesuatu hal, namun begitu mudah berhenti ketika masalah datang. Sebelum Anda mengubah Action itu menjadi Habit (kebiasaan), sukses Anda tidak akan lama. Inilah rahasia yang paling utama dan jitu jika Anda ingin meraih sukses yang berkesinambungan.
Summary
Untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan waktu, usaha, kesabaran dan daya tahan yang tinggi. Ingatlah bahwa dalam mengejar kesuksesan, Anda akan bertemu dengan rintangan, tantangan dan tembok yang tebal. Pada suatu saat Anda akan merasa bahwa Anda tidak mampu lagi untuk berkembang dan disaat inilah yang membedakan seorang juara dari rata-rata. Kebanyakan orang berhenti mencoba dan mengubur mimpi mereka ketika mereka merasa menghadapi tembok yang tebal, namun juara sejati menemukan bahwa dengan sikap yang pantang menyerah mereka dapat bertumbuh terus pada level yang tidak pernah terbayangkan. Jika Anda mengaplikasikan konsep-konsep sederhana yang dipaparkan di atas, Anda telah berjalan dalam arah yang benar dalam meraih kesuksesan Anda. Success will be Yours! ( sebagian tulisan disarikan dari tulisan Dharmadi Dharmawangsa Fight Like Tiger Win Like a Champion)

BAYAR HARGA KESUKSESAN ANDA
Segala sesuatu yang Anda kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman. Zona nyaman Anda akan terusik atau bahkan harus Anda tinggalkan terlebih dahulu. Saat Anda ingin sukses di karir Anda, Anda harus meninggalkan zona nyaman Anda untuk bekerja dengan santai. Anda harus mau berkorban memberikan lebih dari yang diminta oleh bos atau atasan Anda. Anda harus meninggalkan ngobrol yang banyak disela kerja Anda untuk memanfaatkan waktu seoptimal mungkin. Mungkin Anda perlu pulang kerja sedikit terlambat dari jadwal yang telah ditentukan. Jika Anda menginginkan sesuatu tanpa suatu kerja keras, tanpa suatu pengorbanan, tanpa melalui kesulitan, tanpa melalui pengambilan resiko, dan sebagainya, itu seperti mimpi disiang bolong yang tidak ada artinya. Pengejaran selalu diiringai keringat yang membasahi tubuh Anda. Hal inilah yang sering menyebabkan orang enggan meraih prestasi tinggi. Bukan prestasi tinggi yang dia enggani, tetapi mereka enggan untuk meninggalkan zona nyaman mereka. Banyak yang sering berdalih kalau mereka sudah puas dengan kehidupan mereka. Yah, mungkin saja banyak yang sudah puas dengan kehidupan diri sendiri, namun mereka melupakan bahwa yang perlu diperjuangkan bukan hanya kehidupan diri mereka sendiri saja. Sukses adalah hak saya hak Anda dan Hak Anda semua

Aris Ahmad Jaya
Master Sugesti Indonesia PT ABCO Sugesti Motivatindo
Trainer Nasional Sugesti Power Indonesia Hp 0818101446

The Power of Attitude

The Power of Attitude



Kegigihan adalah saudara kembar kesuksesan. Kegigihan adalah kualitas personal. Sementara kesuksesan adalah persoalan waktu. Tidak akan ada kesuksesan tanpa kegigihan dari pelaku kesuksesan. Kegigihan adalah buah dari kesabaran, ketekunan dan tekad kuat meraih tujuan.

Seterjal apapun jalan yang Anda tempuh maka kegigihanlah yang akan menghantarkan Anda ke finish impan Anda. Kegigihan adalah bukti nyata dari sebuah kesungguhan. Kegigihan dengan kesuksesan bagaikan bensin bagi mobil, air bagi ikan, bintang bagi gelapnya malam, dan matahari bagi terangnya siang. Rumus kegigihan adalah bukan masalah berapa kali Anda jatuh ataupun dijatuhkan, justru masalahnya adalah apakah Anda mampu bangun dan bangkit kembali menuju titik finish yang Anda impikan.

Pernahkah Anda berpikir mengapakah ada orang sukses dan terhormat, namun juga ada yang serba kekurangan dan tersia-siakan. Ada yang senantiasa beruntung dalam hidupnya namunjuga ada yang senantiasa sial. Apakah hal itu hanya faktor nasib baik atau kebetulan nasib buruk seseorang. Atau memang ada rumus tertentu yang siapapun ketika melakukannya akan sukses dan sebaliknya yang menyepelekannya akan gagal.

Saya menjawab “YA”, sekali lagi Saya yakinkan kepada Anda bahwa ada rumus kesuksesan dan juga ada rumus kegagalan. Pertanyaannya adalah, kenapa banyak orang yang bercita-cita sukses namun berujung pada kegagalan dan keterpurukan. Jawabannya adalah tidak semua orang yang bercita-cita sukses mau menjalani bagaimana cara orang sukses meraih sukses, mereka lebih banyak menjalani cara-cara orang gagal meraih keterpurukan.

Ada dua kata yang akan membedakan dua fenomena diatas, dua kata itu adalah kemampuan (CAN) dan kemauan (WILL). Banyak orang yang memiliki kemampuan untuk meraih sesuatu namun tidak memiliki kemauan kuat untuk meraihnya. Kemampuan dan kemauan akan membentuk sikap mental (Attitude). Kemampuan yang bersifat positip dan kemauan yang kuat akan membentuk Attitude positip, begitupun sebaliknya.

Smoga kita adalah orang yang senantiasa belajar dan berusaha untuk memperbaiki kualitas pribadi. Sementara kesuksesan akan menyusul seiring dengan kualitas pribadi kita

Mon, 10 May 2010 @10:32
Tags: attitude motivasi sikap positif

The Power of Desire

The Power of Desire

Pernahkah Anda memiliki suatu dorongan yang sangat kuat untuk segera mewujudkan apa yang ada dalam pikiran dan juga dalam hati Anda menjadi sebuah kenyataan, sedemikian menggebu dan kuatnya keinginan itu sehingga otak Anda berputar sedemikian kuat bagaimana caranya keinginan tersebut tercapai. Kalau Anda pernah merasakannya itulah yang disebut desire.

Ciri utama ketika Anda memiliki desire adalah Anda tidak peduli dengan batasan-batasan yang dibuat manusia, dan Anda akan membuktikan bahwa Anda mampu melewati batasan tersebut.

Ciri lain ketika Anda memiliki desire adalah kemampuan Anda untuk mampu menahan rasa sakit dan beban yang menurut kebanyakan manusia adalah sesuatu yang cenderung memaksakan diri bahkan mustahil.

Ketika Anda memang memilki desire yang kuat maka tujuan semata tidaklah cukup tanpa fokus untuk melaksanakannya, sekaligus siap dengan segala resiko dan konsekwensinya.

Temukan desire Anda, dan pastikan bahwa Anda mulai berani melakukan hasrat Anda yang terpendam, jika tidak maka Anda tidak akan pernah menemukan desire Anda yang bisa jadi adalah talenta Anda.

Sebagai sebuah gambaran tentang desire,
Ketika socrates ditanya oleh salah seorang muridnya tentang rahasia kesuksesannya maka dia menjawab, kuncinya adalah desire. Ketika sang murid bertanya apa makna desire maka socrates mengajak sang murid berjalan ketengah sungai dan ketika air mencapai bahu serta merta socrates membenamkan kepala sang murid kedalam air.Dengan meronta sang murid berusaha melepaskan diri namun socrates justru memperkuat pegangannya sampai muka sang murid pucat kekurangan darah. Ketika socrates melepaskan cengkramannya maka sang murid segera keluar dari air dan menghirup udara sepuas mungkin. Sesaat setelah sang murid tenang maka socrates bertanya,” Apa yang paling engkau butuhkan saat didalam air tadi;”dengan cepat sang murid menjawab ‘”UDARA”, lalu socrates menjawab ‘”itulah definisi DESIRE”

Desire adalah bagian dari Self Motivation. Gapai dan buktikanlah apa yang menjadi impian Anda. Mulai dari dalam diri Anda sendiri. Tentukan goal Anda, If You Think You can, You Can!” yakinlah ,“If You Really Want It, You Will Get It,”Semuanya membutuhkan proses, waktu, keringat, dan terkadang kegagalan.

Sang Penari

Sang Penari

Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari
sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali
menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir,
dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti
dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari
di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang
yang memberi tepuk tangan kepadanya.

Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal
dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan
dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis
muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan
sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan
menjadi muridnya.

Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai
sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si
gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas
dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ?
Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya". "Oke,
menarilah di depan saya selama 10 menit", jawab sang pakar.

Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu
berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan
sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang
pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia
langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak
ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu
tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia
bersumpah tidak pernah akan lagi menari.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan
tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi
keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.

Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu.

Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang
panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih.
Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari
tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang
panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya
kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan
kemudian mereka bercerita secara akrab.

Si ibu bertanya ", Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di
hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda
bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat
itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja,
tanpa mengatakan sepatah katapun ?".

"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah
melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu
akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu
tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.
Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini
tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua
impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda
meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit.
Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja.
Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !".

Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak …. Tidak, saya
rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR
SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya.

Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda
bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka
sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan
berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda
sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan,
bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU
TINDAKAN SAYA.

"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya
anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetapi
menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia."

MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN
CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA
PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA

Sahabat,
belajar untuk tetap fokus, tidaklah mudah...tetapi menjadi apa anda dimasa depan akan ditentukan sikap anda hari ini ketika menghadapi tantangan...


sumber: www.sugesti-power.com

kekuatan fikiran dan kedashsyatan kata - kata

kekuatan fikiran dan kedashsyatan kata - kata


sumber: http://www.sugestipower.com/

Jika Anda percaya, pikiran Anda mencari jalan untuk melaksanakannya
Sikap menentukan tindakan. Anda bukanlah sebagaimana yang Anda kira. Apa yang Anda pikir, itulah Anda !

Seorang merasa sedih dan kesal karena melihat bunga mawar itu dikelilingi oleh semak semak berduri
Seseorang yang lain merasa senang dan bersyukur karena diantara semak semak berduri itu terdapat sekuntum bunga mawar


Bila Anda berpikir bahwa Anda telah ditaklukan, maka sebenarnya Anda telah kalah. Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak mampu,Maka Anda memang lemah.
Bila anda ingin menang, tapi anda berpikir bahwa Anda tidak bisa menang, maka pastilah Anda tidak bakal menang. Bila Anda berpikir bahwa Anda akan menderita rugi, maka Anda akan benar – benar rugi. Karena dimanapun seluruh jagad ini, Sukses itu hanya berpangkal dari kemampuan seseorang yang mewujudkan jalan pikirannya. Bila Anda berpikir bahwa kedudukan Anda akan tersisih dalam masyarakat, maka Anda akan mengalami perlakuan yang demikian. Karena itu Anda harus yakin benar akan diri Anda sendiri.

Berhati-hatilah dengan apa yang Anda pikirkan, karena ia bisa menjelma menjadi kata-kata. Pilihlah kata-kata dengan bijak karena kata-kata Anda akan mlahirkan tindakan. Waspadalah dengan tindakan Anda karena iaa akan menjadi kebiasaan. Mawaslah dengan kebiasaan Anda karena kebiasaan bisa membentuk kepribadian, dan kepribadianlah yang akan menghantarkan Anda kepada keberuntungan atau kebuntungan (kerugian).
Ketika Anda berpikir sukses, maka pikiran Anda akan bekerja untuk Anda dan membantu Anda untuk mencari cara dan jalan bagaimana caranya agar Anda sukses dan terdoronglah Anda untuk melaksanakannya. Sebaliknya ketika Anda percaya bahwa sesuatu itu tidak mungkin, maka pikiran Anda akan mencari pembuktian yang membenarkan kenapa sesuatu itu layak untuk dikatakan tidak mungkin.

Percaya dengan penuh keyakinan akan membuahkan kekuatan kreatif dan akan senantiasa mencari dan menemukan cara bagaimana untuk bisa. Percaya dan yakin akan berbuah pikiran membangun (konstruktif) dan keragu-raguan akan menjadi penghambat kreatifitas dan Andapun akan mulai berpikir destruktif (pessimis) yang berbuah pada karakter mudah menyerah, daya juang rendah, menunda, malas dan banyak alasan.

Anda bisa mencoba kedasyatan kata-kata dalam mempengaruhi pikiran kepada teman Anda. Bekerjasamalah dengan dua teman Anda. Tanpa sepengetahuan Anda bertiga, katakanlah kepada seorang teman Anda sebagai target uji coba, anggap saja namanya Bayu. Katakan pada Bayu, “ Yu kok kamu hari ini tampak pucat, kamu sakit ya...”, biarkan dia bereaksi apa adanya, tunggu 10 menit kemudian tugaskan teman Anda yang pertama untuk mengucapkan kalimat yang sama sebagaimana yang Anda katakan pada Bayu. Beberapa saat kemudian aturlah teman Anda yang kedua mengucapkan kalimat yang sama. Lihatlah kejadian berikutnya, bisa jadi teman Anda benar-benar merasakan sakit dan minta ijin dari aktivitasnya saat itu. Begitupun sebaliknya kalau Anda mengatakan hal positip pada teman Anda, misalnya “ Bayu serasi banget bajumu hari ini, kamu tampak keren deh...”, Coba libatkan teman Anda sebagaimana skenario diatas, maka bisa dipastikan Bayu akan lebih percaya diri dan senang dinadingkan kalau Anda bilang, “ Bayu sepertinya bajumu tidak nyambung deh, tidak serasi amat...”, Mau coba...
Begitulah pengaruh kata-kata pada kita. Karenanya pandai-pandailah memilih kata-kata positip yang akan memompa diri Anda, teman Anda dan orang-orang yang Anda temui sehingga suatu saat nanti Anda akan dikenang sebagai pendongkrak motivasi dan bukan sebagai penghancur motivasi. Sekali lagi hapuslah kata-kata negatif dalam kamus kehidupan Anda, dan mulailah dari saat ini ucapkanlah kata-kata terbaik untuk diri Anda, dan orang lain yang Anda temui.

Bagaimana agar pikiran Anda mampu menemukan gagasan-gagasan kreatif dalam meraih keberhasilan yang Anda idamkan?


Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah serap dan tangkaplah gagasan dan ide-ide kreatip yang berhamburan dalam pikiran Anda ataupun di sekitar Anda, jangan biarkan gagasan itu lepas begitu saja. Belajarlah untuk menyerap hal-hal positip disekitar Anda, temui orang-orang berkarakter positip yang Anda kenal atau bahkan yang hanya Anda lihat di TV atau di majalah Anda. Saya yakinkan Anda lambat laun tapi pasti cara berpikir Anda akan membuahkan gagasan-gagasan positip dan melahirkan aksi positip. Karena itu tulis dan tuangkanlah gagasan tersebut pada kertas. Berikutnya tinjaulah gagasan tersebut berdasarkan sudut pandang pikiran Anda, singkirkan yang menurut Anda tidak bernilai dan arsipkanlah yang bagi Anda bernilai.

Kedua, pupuklah gagasan bernilai yang Anda tulis dan hapuskan kata “tidak mungkin” dalam hidup Anda, baik dalam pikiran ataupun dalam kosa kata Anda. Katakan dengan tegas “ mungkin” dan yakinlah dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Mustahil adalah kata mutiara bagi orang-orang yang tidak mau mencoba.

Ketiga, Tentukanlah apa yang Anda inginkan. Ubahlah gagasan yang merupakan buah cara berpikir Anda dalam tindakan nyata. Libatkanlah saudara, teman, kerabat atau orang-orang yang menurut Anda layak untuk menjadi bagaian dari keinginan (mimpi) Anda. Bersiaplah menanggung konsekwensi nyaman ataupun tidak menyenangkan dari pilihan tindakan Anda. Resiko senantias ada. Akan lebih baik gagal karena melakukan dibandingkan tidak pernah salah apalagi gagal karena memang tidak pernah melakukan apapun.

Ke empat, evaluasilah apa yang telah Anda lakukan, ambil yang bermakna, buang yang tak berguna, susunlah puzzle kesuksesan Anda dari hal-hal positip yang telah Anda kumpulkan, lakukan secara sabar dan berkesinambungan.

Kelima, hapus kata berhenti dan menyerah dalam kamus kehidupan Anda, maka tunggulah manusia baru yang diperhitungkan oleh kawan maupun lawan akan terlahir, dan itu adalah Anda.

Fakta membuktikan, apapun yang Anda rasakan saat ini bermula dari kata-kata yang pernah Anda pikirkan, kemudian Anda ucapkan, lalu Anda kerjakan dengan tindakan nyata, dan jadilah Anda sekarang sebagaimana yang Anda rasakan saat ini.

Wed, 3 Feb 2010 @09:38
Tags: kekutan pikiran berpikir positif kekuatan kata kata

Bagaimana Orang Bisa Kaya (II)

Berpikir Seperti Orang Kaya Berpikir

Di tulisan sebelumnya saya pernah sampaikan bahwa mind matter, semua bermula dari pikiran kita. Jika demikian maka mari kita lihat bagaimana orang kaya berpikir. Orang kaya mengisi otak mereka dengan pikiran, kata-kata, dan citra kemakmuran, pengaruh, kesuksesan, produktivitas, dan pemecahan masalah di pasar. Mereka membaca buku dan majalah yang bercerita tentang orang kaya lainnya dan mengilustrasikan hasil dari penciptaan kekayaan. Mereka berpikir tentang rumah yang megah, mobil yang bagus, pakaian yang indah, dan liburan. Mereka terus berharap untuk menikmati hal-hal yang menyenangkan itu sebagai hasil atas usaha mereka Cari tahu apa yang mereka baca. Temukan bagaimana cara mereka menghabiskan waktu. Cari tahu apa yang mereka bicarakan, pikirkan, tuliskan dan kemudian lakukan hal yang sama seperti yang dilakukan orang-orang kaya.

Tanamlah di dalam kebun pikiran Anda hal-hal yang ingin Anda lihat tumbuh di dunia sekitar Anda.

Bersiap Untuk Perjalanan Panjang, No Short Cut

Orang kaya percaya pada hukum akumulasi. Hukum akumulasi: segala sesuatu yang hebat dan berharga dalam hidup manusia adalah akumulasi dari ratusan bahkan ribuan usaha dan pengorbanan kecil yang hanya dihargai dan dilihat oleh segelintir orang. Hukum ini menjelaskan bahwa sukses besar jarang muncul dalam waktu semalam. Sebaliknya sukses yang bertahan lama merupakan hasil akumulasi dari waktu yang tak sedikit.

Ada tiga bidang di mana hukum akumulasi penting bagi kesuksesan finansial: pengetahuan, uang, dan pengalaman.

Pengetahuan adalah Kekuatan

Pengetahuan adalah kekuatan dan merupakan faktor kunci dalam memberikan pengungkit yang anda butuhkan untuk menggandakan berbagai peluang Anda. Siapapun yang memiliki dasar pengetahuan yang banyak, dia telah menginvestasikan ribuan jam untuk membangun perpustakaan mental dengan satu ide setiap kalinya. Sebagai hasil kumulatif dari tahun-tahun belajar dan bertumbuh itu si individu menjadil ahli dalam suatu bidang dan dapat memperoleh penghasilan dan gaji besar dibandingkan mereka yang tidak memiliki pengetahuan tersebut. Inilah alasan mengapa 20% orang teratas di bidangnya memperoleh penghasilan 80% uang dalam bidang tersebut. Mereka tahu lebih banyak dibandingkan pesaing mereka.

Hematlah Uang Anda

Semua keberuntungan besar merupakan akumulasi dari ratusan dan ribuan jumlah uang yang kecil. Orang-orang kaya jarang memulai dengan terobosan finansial yang besar atau mendapatkan jackpot, meskipun itu yang dikejar banyak orang pada usia 20-an sampai dengan 30-an.

Sebaliknya orang-orang kaya dan makmur memperbanyak dan mengakumulasi pelan-pelan pada awalnya, satu langkah setiap kali, dan hanya mendatangi orang-orang istimewa yang menunjukkan kemampuan untuk mendapatkan dan mempertahankannya.

Tempat di mana anda memulai perjalanan menuju kekayaan adalah tempat di mana anda berada sekarang. Jika anda tidak dapat mendisiplinkan diri untuk hidup hemat dan mulai menabung uang anda mulai dari sekarang maka Anda tidak dapat berharap untuk mengembangkan kualitas itu nanti.

Jika anda mencari rumusan sederhana bagi kesuksesan finansial maka bunyi rumusan sederhana itu adalah: “Belanjakan lebih sedikit daripada yang Anda dapatkan”.

Kotori Tangan Anda

Orang sukses dan kaya dalam berbagai bidang hampir selalu orang yang memiliki lebih banyak pengalaman di bidang tertentu dibandingkan orang kebanyakan. Dan tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman.

Saya akan menceritakan sebuah kisah nyata dari 2 orang saudara kandung. Sang kakak selesai SLTA melanjutkan studi ke perguruan tinggi sedangkan adiknya memilih langsung bekerja setamat SLTA sebelum akhirnya melanjutkan sekolah walaupun harus mengambil kelas malam. Mereka berdua hanya terpaut umur 1 tahun. Sepuluh tahun kemudian ketika mereka bertemu lagi, sang kakak yang nota bene lulusan dari universitas negeri terkemuka tidak pernah mampu melampaui penghasilan sang adik yang menang dalam hal pengalaman dan menjadi sangat ahli setelah 10 tahun mengakumulasi pengalamannya.

Para ahli sepakat, dibutuhkan 5 sampai 7 tahun pengalaman dengan jam terbang 10.000 jam pengalaman untuk membuat orang ahli dalam bidang apa pun. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan pengalaman itu adalah dengan bersedia gagal, melalui coba dan salah, lalu kemudian belajar dari pengalaman itu.

Musuh terbesar dari pencapaian tingkat keahlian dan imbalan besar yang mengiringinya adalah “zona nyaman”. Sebagian besar orang begitu nyaman di tingkat kinerja dan pencapaian yang rendah sehingga sangat ketakutan untuk mencoba segala sesuatu yang baru dan berbeda. Namun kenyataannya, sampai anda keluar dari zona nyaman dan melakukan serangkaian kesalahan demi kesalahan untuk mendapatkan pengalaman yang membuat anda sukses, tidaklah mungkin bagi Anda untuk bertumbuh yang memampukan Anda membuat uang lebih banyak. Anda menjadi sukses hanya dengan mengambil resiko tidak adanya jaminan untuk sukses.

Hal ini berlaku bagi Anda pada segala jenis pekerjaan baik yang bekerja pada sebuah perusahaan lain, perusahaan sendiri, maupun jika Anda adalah profesional (self employement).

Minggu depan kita akan melanjutkan pembahasan tentang: Kebenaran Besar (tidak ada yang netral), Hukum Keyakinan, dan Pola Pikir Jutawan. Karena itu kami anjurkan para pembaca wikimu.com tidak melewatkan rangkaian dari seri tulisan ini.

Bagaimana Orang Bisa Kaya (I)

Menjadi kaya adalah keinginan semua orang tetapi sedikit sekali orang yang pada akhirnya menjadi kaya. Masih ingat statistik yang tak terbantahkan? Hanya ada 5% saja dari populasi yang pada masa pensiunnya yang sungguh-sungguh kaya atau paling sedikit hidup mandiri secara keuangan (financially independent).

Faktor LUCK

Pernah dengar ungkapan beberapa orang yang mengatakan bahwa orang itu beruntung atau lucky saja sehingga dia mendapatkan pekerjaan yang memungkinkan dia hidup lebih dari cukup bahkan kaya raya. Benarkah faktor LUCK menjadi kunci?Jawabnya “Ya” kalau LUCK diartikan sebagai berikut dan ini adalah faktor yang dikonfirmasi oleh orang kaya. Mari kita bedah faktor LUCK agar berpihak pada kita.

L=Location

Orang yang beruntung adalah orang yang berada di lokasi yang tepat pada saat yang tepat. Ada banyak contoh sehingga saya akan memberikan beberapa contoh saja. Misal Anda mengunjungi teman Anda ke rumahnya kebetulan teman Anda tersebut sedang kedatangan tamu sehingga Anda bisa berkenalan. Dari perkenalan tersebut Anda menjalin hubungan bisnis yang saling menguntungkan.Seandainya Anda tidak berada di lokasi rumah teman anda maka anda tidak akan bertemu dengan rekan baru yang kemudian menjadi rekan bisnis Anda.

U=Understanding

Ada kalanya meski kita berada di lokasi yang tepat tetapi tiadanya pengertian akan peluang yang bisa dijalin maka tidak akan mendatangkan kebaikan bagi kita.

C=Connection

Koneksi, nah ini lebih gampang dimengerti bukan? Bahkan ada yang bilang bahwa kita butuh koneksi untuk segala hal. Dengan Anda mengunjungi teman Anda maka Anda terkoneksi dengan rekan baru yang kemudian menjadi rekan bisnis baru Anda.

K=Knowledge

Dibutuhkan pengetahuan yang cukup untuk dapat memanfaatkan peluang-peluang di depan mata. Contoh lain, dibutuhkan pengetahuan dari sumber yang tepat untuk dapat memahami sebuah bidang yang bisa membawa kita ke sasaran keuangan kita.Nah kalau LUCK adalah hal-hal di atas maka hal itu bisa dikonfirmasikan bahwa Anda memang butuh LUCK. Tetapi jika Luck yang anda maksud adalah keberuntungan dengan tanpa melakukan sesuatu maka tidak ada garansi anda akan berakhir dengan kondisi kaya atau mandiri secara keuangan.Ada fakta bahwa seseorang yang memenangkan undian misalnya dianggap sebagai orang yang beruntung tetapi pada akhirnya kembali hidup miskin dan kekurangan uang dalam waktu singkat karena tiadanya pengertian dan pengetahuan yang memadai.

Dua Hal yang Mengubah Hidup Orang

Pernah dikatakan oleh beberapa ahli yang mempelajari kenapa seseorang bida memperbaiki kulaitas hidupnya sehingga menjadi sukses, ternyata ada 2 faktor penting yang ada kaitannya dengan point LUCK di atas.Pertama buku apa yang dibacanya. Kedua, dengan siapa dia bergaul. Nah bukankah ini adalah Knowledge dan Connection.

Dikatakan juga bahwa besarnya penghasilan seseorang tidak akan lebih besar daripada rata-rata penghasilan lingkaran dalamnya (orang-orang terdekatnya). Jadi berhati-hatilah dalam memilih teman untuk bergaul. Jika teman anda orang yang pesimis dan memiliki konsep yang salah tentang uang maka jauhi dia karena mungkin Anda akan tertular konsep yang salah juga. Ingat bahwa di sekitar kita ada 95% orang yang kondisi keuangannya tidak sehat. Bukankah anda tidak mau jika keuangan anda hanya sama dengan kelompok ini bukan?

You Are Lucky

Kesempatan membaca tulisan ini tidak lain adalah LUCK Anda. Apakah Anda setuju? Anda berada di lokasi yang tepat sehingga Anda terkoneksi dengan orang yang memungkinkan Anda mendapatkan seri tulisan ini. Membaca tulisan ini membuka pintu pengertian dan menjadi sumber pengetahuan bagi Anda yang bila ditindaklanjuti dengan tepat akan menggiring Anda ke sasaran keuangan Anda, kaya atau paling sedikit menjadi manusia yang bebas merdeka secara finansial.

Ikuti seri tulisan dengan judul yang sama setiap minggunya hanya di wikimu.com.

Tuesday, October 19, 2010

Intuisi atau kebetulan saja?

Beberapa hari lalu ada kejadian kejadian yang lumayan aneh dan apakah ini berhubungan dengan intusi, feeling atau apa saya kurang tahu, kejadiannya diantaranya,

waktu dirumah istri saya minta diambilkan alat pembersih kaki, saat itu dia lagi mandi dan saya mencari agak lama saat itu, setelah diberikan dia agak sedikit kesel dan setelah saya kasihkan, hati saya agak sedikit kesel juga saat itu. tak lama setelah mandi istri saya keluar dan bilang jari kakinya berdarah karena alat pembersih tersebut agak ke peleset kena jarinya dan berdarah.

kedua sewaktu anak saya yang SD kelas 2 lagi belajar hari minggu sore, saat itu dia lagi menggambar pakai pensil, saat itu saya liat dia agak ngantuk, lalu saya bilang dia,kalau ngantuk tidur aja belajarnya lanjut nanti, tar bahaya krn pegang pensil, tapi dalam keaadan ngantuk dia paksakan belajar, ngak lama saat dia belajar, dia menangis krn tangannya berdarah kena pinsilnya yg tajam.

ketiga, adalah minggu kemarin pagi-pagi tiba-tiba teringat pada tukang farpume keliling yang sudah lama ngak datang kerumah, eh ternyata siangnya sekitar jam 13.00 dia datang kerumah.

dari ketiga kejadin ini, apa ya yg sebenarnya terjadi, apakah in kebetulan atau krn intuisi, saya juga kurang tahu. kalau benar ini intuisi lalu bagaimana cara melatihnya ya agar intuisi bisa bermanfaat bagai saya atau siapa saja...?

Sunday, October 17, 2010

15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy

15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy
Salam Bahagia untuk Rekan-rekan sekalian,

Tidak terasa sudah lama saya tidak menulis artikel seri lagi sejak artikel kisah Anthony Robbins dan Michael Jordan. Sesuatu yang saya senangi bila bisa belajar dari para tokoh sukses di seluruh dunia. Membaca kisah hidup mereka, serasa memperkaya dan sekaligus menyegarkan ‘batin’ dan ‘jiwa’ saya untuk terus bertumbuh dan berbagi kepada orang lain.

Nah, kali ini saya akan berbagi “15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy”. Semoga serial tulisan ini, bermanfaat dan memberi pencerahan bagi anda semua. Silahkan forward ke rekan & relasi anda, bila anda pandang artikel ini bermanfaat bagi mereka. Bagi yang ingin memposting artikel ini ke blog anda, silahkan hubungi saya via japri.

Brian Tracy adalah salah satu pembicara kelas dunia yang paling produktif dalam membantu orang lain baik melalui seminar atau paket cd programnya. Anda pasti sudah pernah mendengar nama Brian Tracy. Baik itu dari buku-buku karangannya, artikel, quotes, cd audio atau dari internet, atau mungkin pernah membaca kutipan kata motivasi dari Brian Tracy.

Memang apa istimewanya Brian Tracy? Menurut saya jika seseorang telah menunjukkan keberhasilannya dan diakui di seluruh dunia, pasti dia memiliki pribadi unggul diatas rata-rata. Dan saya menganggap, kita patut belajar dari keteladanan beliau. Saya mengagumi Brian Tracy, karena sudah sejak lama saya membaca salah satu bukunya yang berjudul “Maximum Achievement”. Mungkin buku ini di toko buku, sudah tidak terbit lagi. Anda juga bisa membaca buku lainnya seperti: Create your own future, Psychology of Selling, Change your thinking change your life (semua judul diatas sudah ada dalam bahasa Indonesia)

Mengapa seminar Brian Tracy begitu sukses dan luar biasa? Brian Tracy (untuk selanjutnya saya singkat menjadi BT) mengatakan bahwa apa yang dia ajarkan ini bekerja karena dua alasan. Pertama, BT sudah mengujinya dan membuktikannya dengan cara mencobanya dan memetik pelajaran selama bertahun-tahun. Kedua, dia juga sudah mengajarkan system ini kepada lebih dari satu juta orang.

Bagi Rekan-rekan yang ingin menambah ’resources’ tentang Brian Tracy berikut ini bisa anda akses di internet:

www.briantracy.com
Artikel / quotes / kata-kata motivasi gratis : http://www.briantracy.com/Newsletter/default.aspx
Ebook Gratis : http://www.briantracy.com/free_resources/e-books.aspx

Berikut saya ingin berbagi kisah hidup dan Rahasia Keberhasilan Brian Tracy, saya hadirkan untuk anda. Inilah 15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy:

Rahasia #1: Saat anda bicara penuh semangat & passion, anda akan bisa meng-inspirasi banyak orang untuk merubah hidupnya.

Rahasia #2: Seorang Pemenang, selalu berusaha gigih, hingga mendapatkan order dari customernya.

Rahasia #3: Membaca buku, mendengarkan CD Audio dan menghadiri seminar, anda bisa belajar dalam beberapa jam tentang pengetahuan dari para orang sukses yang praktek puluhan tahun.

Rahasia #4: Belajarlah memodel dari orang yang telah sukses, selama anda tidak menyerah, anda akan meraih hasil yang sama dengan mereka.

Rahasia #5: Hidup adalah seperti sebuah kombinasi kunci. Siapapun dapat membukanya, termasuk anda. asalkan anda memutar angka yang benar (langkah-langkah yang diambil), dengan cara dan urutan yang benar.

Rahasia #6: Orang sukses berorientasi pada tindakan

Rahasai #7: Mindset anda memainkan peranan kunci bagi suksesnya anda

Rahasia #8: Sangat penting untuk selalu membuka pikiran kita dan terus belajar sampai memperoleh hasil yang anda inginkan

Rahasia #9: Hidup adalah proses sebab dan akibat. Apa saja penyebab yang anda lakukan, anda akan memperoleh akibatnya

Rahasia #10: Langkah emas untuk menjadi sukses luar biasa adalah menjadi ’Excellent’ di bidang yang anda tekuni.

Rahasia #11: Pembicara terbaik bisa berbicara dengan penuh keyakinan tentang topik yang dia sampaikan, karena dia tahu bahwa idenya terbukti bekerja. Alasannya, karena dia telah menjadi sukses berkat mempraktekkan apa yang telah diajarkan.

Rahasia #12: Orang sukses mempunyai pikiran positip melalui kebiasaan hidupnya

Rahasia #13: Pembicara terbaik membuat materi seminarnya begitu sederhana dan jelas, sehingga siapapun yang datang ke seminarnya dapat langsung mempraktekkan dan mendapatkan hasil yang dia inginkan.

Rahasia #14: Pembicara sukses selalu memberikan materi seminarnya lebih dari yang diharapkan audiennya. Sehingga audiennya merasa senang dan memiliki kekuatan untuk meraih sukses.

Rahasia #15: Anda akan sukses secara penuh dalam hidup anda, jika anda dapat memenuhi dan melayani apa yang diinginkan oleh orang lain.



Salam Excellent,

Markus Tan
Certified Master Practitioner of NLP

Semoga bukan "hari yang aneh"

Dear Fren,

Minggu kedua Okt 2010 ini, ada kejadian yg menurut saya aneh atau ujian buat saya dalam hal ketulusan dan atau apa, saya ngak begitu faham.

Siang itu saya di bel teman lama saya, sudah lebih dari 11thn tidak ketemu, memang dua minggu sebelumnya secara tak sengaja ketemu di depan kantor dan saling tukar no hp, dia teringat saya dan ada sesuatu yg perlu dan ingin ketemu.

akhirnya kita ketemu dan dia bilang ada keperluan mendesak, atm nya tidak dibawa dan dia butuh uang cash beberapa ratus ribu, mau minjam dan sore harinya dia transfer, alhamduliilah saya ada uang cash di kantong, dan saya yakin dia sangat membutuhkan akhirnya saya kasihnya uangnya dan infokan rekening saya utk tranfer uang pinjamannya dan tanpa saya minta jaminan, teman lama saya ini menitipkan jam tangannya, sebagai bukti jaminan katanya dan supaya saya tidak ragu meminjamkan uangnya. dan benar sorenya uangnya di transfer.

Sore harinya, sekitar jam 4 sore, saya shalat Ashar di masjid dekat kantor, sore itu masjid sudah agak sepi dan ada 2 orang lg sholat dan kemudian saya bergabung shalat berjamaah. Usai shalat ketika keluar masjid, Pria makmum yang tadi shalat bareng dengan saya, bilang bahwa dia baru saja kecopetan dan uang habis dikantong, dia bilang mau pulang ke Pamulang, rasa kasian saya timbul dan tanpa banyak fikir saya kasihkan beberapa puluh ribu uang untuk bisa naek kopaja dan pulang ke Pamulang. Memang seh di Jakarta banyak orang yang Ngaku2, kecopetan lah, hilang uang lah, tapi yang pasti kita sudah niat nolong, masalah betul atau tidak biarlah urusan dia dan Allah yang Maha tahu.

Ya Allah, saya yakin tidak ada yang "kebetulan" di Dunia ini, semua atas skenario Mu.
semoga kejadian in membuat HambaNya semakin rajin untuk bersyukur....

Saturday, October 09, 2010

When student ready!, teacher comes

Dear temans,

kadang kita suka menuntut kesempurnaan dan ada sesuatu dulu setelahitu ada maka kita baru bersiap siap.

ternyata itu terbalik, justru kita harus mempersiapkan diri dulu, apa yang kita impikan dan kita inginkan harus kita siapkan dulu dan terus kita siapkan, sampe saatnya benar-benar siap, maka apa yang kita inginkan pasti akan datang menghampiri kita.

kata bijak mengatakan, " ketika murid siap maka guru datang".
dan Tuhan pun maha tahu kapan apa yg kita impikan datang, ya saat kita benar-benar siap.

so maka siapkan diri dulu ya...

Sunday, September 26, 2010

Your Job is NOT Your Career...

Sering kali kita merasa pekerjaan kita ya karir kita. ITU SALAH BESAR.

Pekerjaan atau job adalah tempat kita bekerja. Disana ada tugas, rekan kerja dan kantor. Pekerjaan sebenarnya sekadar alat atau kendaraan yang bisa membawa kita ke satu tempat yang kita kehendaki.

Sebaliknya, karir adalah perjalanan itu sendiri. Bisa jadi kita punya banyak pekerjaan dalam karir, bisa juga kita mengalami pergantian profesi didalamnya. Karir merupakan totalitas kehidupan professional dalam hidup kita.

Saat kita membiarkan diri kita ada di zona nyaman (comfort zone) dalam pekerjaan itu sama saja dengan memilih untuk berhenti di tengah perjalanan. Lha, ibarat berencana menuju ke Bandung, kita memilih untuk stop dan menetap di Tol Cipularang. Gimana sih?
Comfort zone sering kali membuat kita merasa nyaman? dan malas. Gaji cukup, temen kantor OK, boss baik. Tanpa kita sadari, kita lupa tujuan awal kita punya pekerjaan. Apa ayo? Jawabannya gak akan jauh dari Tuhan, keluarga dan diri sendiri. Kenapa Tuhan? Emang waktu 24 jam sehari dan umur itu dari siapa? Kenapa keluarga? Keluarga ya komunitas disekitar kita. Apa keberadaan kita sudah memberi manfaat buat sesama atau sebaliknya? Kenapa diri sendiri? Siapa lagi yang tahu apakah kita sudah berikan yang terbaik kalau bukan kita sendiri.

Apapun yang kita mau, uang, kepuasan & kualitas kerja, waktu luang ? semua boleh2 saja. Tapi jangan sampai kehilangan tujuan awal berkarir. Jangan hanya karena mau nyaman, kita jadi tumpul. Langkah2 ini yang perlu dikerjakan:

* Kerja sesuai dengan passion kita
* Pikirkan hal terbaik yang bisa kita berikan
* Buat rencana untuk mencapainya
* Tentukan waktu pencapaiannya
* Have fun!

Pekerjaan kita mengambil 30 sampai 50% waktu kita dalam sehari, untuk itu sudah saatnya kita melakukan yang terbaik dalam berkarir. The enemy of a great life is a good life.

Friday, September 10, 2010

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H

Dear Fren,

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H, atau bertepatan denga hari Jum'at tdl 10 Sept 2010, semoga kedepan akan lebih baik dan lebih sukses, bisa mendapatkan apa yg selama in di cita-citakan...sukses!

Sunday, August 22, 2010

3 hal yang harus digunakan dalam waktu bersamaan

Agar kesuksesan bisa menjadi milik kita maka dibutuhkan tiga hal dasar yang mesti digunakan dalam waktu yang bersmaan, yakni : keinginan, kemampuan dan kesempatan. Contoh anda hendak memenangi lomba renang amun anda tidak bisa berenang tanpa kacamata renang, padahal anada tidak membawanya pada saat itu. Dalam kasus ini anda sudah kelhilangan kesempatan.
0isalkan anda bawa kacamata renang, tetapi tidak hendak beranag hari itu. Anda tentu saja juga tidak dapt memenangi perlombaan. Begitu juga jika anda tidk tahu cara berenang, padahal anda ingin mengikutinya dan bahkan membawa kacamata renang.
Kesuksesan bergantung pada tiga hal mendasar tersebut, yang harus diaktifkan sepenuhnya secara bersamaan...

Keterbatasan tindakn disebakan oleh pesan negatif dari pikiran

ada cerita yang sangat sederhana untuk membuktikan judul diatas, apabila kitaa diminta berjlan diatas papan yg diletakan diantara 2 kursi anda mungkin tak akan menolak dan mampu melakukannya dengan baik. Namun jika saya meletakan papan yang sama diatas menara gedung 50 lantai pasti anda tidak berani kendati tak ada sedikit anginpun yang berhembus dan sinar matahari yang menyilaukan. Mengapa bisa begitu?, bukan berarti anda secara fisik tak lagi mampu berjalan diatas papan, krn papan itu tidak berubah, melainkan fikiran anda yang kelabakan dan berteriak :"awas tinggiii sekalii", alhasil tubuhpun mulai gemeteran, lalu tersandung dan ....ops jatuh deh...
Inilah ulah fikiran negatif, apapun yg dilakukan jadinya khawatir dan membatasi tindakan anda..

Sunday, August 01, 2010

Berkreasi atau Pasrah

Saya baca di sebuah buku dan ini cukup menarik, kurang lebih begini, jika ada suatu permainan dan anda di tempatkan di sebuah ruangan yang gelap dan diberikan instruksi atau panduan untuk ruangan tersebut panduan itu adalah disitu gelap tapi sudah ada 1 senter, ada 1 tombol saklar lampu di dinding dan ada 1 pintu keluar dan anda dikasih waktu untuk sesegera mungkin keluar dari ruangan tesebut, nah apa yang anda lakukan adalah terserah anda, apakah anda
1. merayap mencari senter
2. langsung cari tombol saklar di dinding
3. langsung pintu
4. berfikir dan diam tanpa bertindak
5. berteriak minta tolong

itulah contoh gambaran hidup ini, terserah anda apa yg au anda lakukan yg penting segera bertindak!!

Saturday, July 17, 2010

ARE YOU A LION OR GAZELLE ?

Every morning in Africa, a gazelle wakes up knowing it must run faster than the fastest lion or be killed
Every morning a lion awakens knowing it must outrun the slowest gazelle, or starve to death

It doesn't matter if you are a lion or gazelle, when the sun comes up, you'd better be running !

bahasa indoneisanya,
Setiap pagi di Afrika, rusa terbangun tahu harus lari lebih cepat daripada singa tercepat atau dibunuh
Setiap pagi seekor singa bangun tahu harus berlari lebih cepat dari rusa paling lambat, atau mati kelaparan

Tidak peduli apakah Anda singa atau rusa, ketika matahari terbit, Anda sebaiknya berlari!

Motivasi Tiada Henti

dikutip dari http://www.anthonydiomartin.com

Brian Tracy, seorang motivator terkemuka mengatakan, “Saya ditanya, mengapa orang perlu terus-menerus butuh dimotivasi? Menurut saya, sama seperti halnya makan, demikian pula kita memerlukannya setiap hari”. Memang, bicara soal motivasi, ada sebuah pertanyaan klise yang seringkali muncul. Pertanyaan ini sering saya terima, baik melalui email maupun dalam berbagai event seminar atau training. Bunyinya, “Bagaimana sih pak caranya supaya saya bisa termotivasi setiap hari dan motivasi itu bisa tahan lama?” Bisa jadi, ini pula yang menjadi pertanyaan Anda yang sedang membaca artikel ini. Yang jelas, banyak orang mengikuti berbagai seminar, training, dan talkshow dari mulai yang gratis hingga yang nilainya puluhan juta rupiah demi mendapatkan suntikan motivasi agar mereka bisa terus bersemangat menjalani kehidupan.

Sayangnya, motivasi yang diperoleh dari berbagai acara itu umumnya hanya bertahan dalam hitungan bulan atau minggu, atau bahkan ada beberapa diantaranya, dalam hitungan hari. Tentu saja mengikuti acara seminar dan berbagai training bukanlah hal yang buruk, justru malah sangat baik untuk pengembangan diri kita. Tetapi jika kita menggantungkan motivasi hidup kita dari hal-hal eksternal, maka mood dan perasaan kita akan dikendalikan oleh situasi dan orang lain. Justru sebenarnya kita membutuhkan motivasi yang munculnya dari dalam diri kita sendiri. Motivasi yang intrinsik ini, umumnya akan lebih tahan lama dan lebih kuat karena tidak dipengaruhi oleh kondisi di luar kita, melainkan muncul benar-benar dari dalam diri kita sendiri.

Pada kesempatan kali ini, ijinkanlah saya memberikan beberapa tips serta pemahaman sederhana untuk menuntun kita agar mampu membangkitkan motivasi intrinsik dari dalam diri kita yang bisa bersifat lebih tahan lama. Anda tentu masih ingat dengan artikel saya di awal tahun (mengenai Visi-Strategi-Aksi)? Dengan konsep yang sama saya akan menuntun Anda.

Milikilah visi. Motivasi sebenarnya berasal dari kata motif yang artinya adalah ‘alasan untuk bertindak’. Jika Anda ingin memiliki motivasi yang bertahan kuat, Anda harus memiliki alasan yang kuat pula. Itu sebabnya di awal tahun banyak orang menggembar-gemborkan pentingnya memiliki resolusi, goal setting, atau memperjelas visi. Karena tanpa tujuan kita akan kehilangan motivasi untuk melangkah. Semakin kuat dan emosional tujuan Anda, maka semakin kuat pula motivasi Anda membara dan bertahan.

Saya masih ingat ketika saya menulis buku pertama saya, Emotional Quality Management. Suatu ketika file naskah saya rusak dan semua hasil tulisan saya lenyap. Pada masa itu saya benar-benar ‘down’ dan kehilangan semangat. Namun, ketika saya mengingat visi saya untuk menginspirasi banyak orang melalui tulisan saya dan saya kembali membayangkan bagaimana perasaan saya ketika saya melihat buku saya berada di deretan rak toko buku, motivasi saya untuk menulis kembali muncul. Bahkan ketika saya membayangkan bagaimana jika seseorang berubah hidupnya menjadi lebih baik karena membaca buku saya, motivasi saya malah semakin membara jauh lebih kuat dari sebelumnya. Dan akhirnya sama mampu menyelesaikan buku saya dengan dorongan semangat yang menyala-nyala.

Jika Anda ingin memiliki motivasi yang bertahan lama, milikilah tujuan yang besar dan emosional. Jika Anda tidak punya tujuan, Anda akan mudah kelelahan. Ada sebuah percobaan yang membuktikan bahwa ketika kita berlari tanpa diberitahu dimana garis finishnya, kita akan lebih mudah lelah dan menyerah ketimbang jika kita berlari dengan diberitahukan dimana garis finishnya. Sekarang, cobalah evaluasi resolusi Anda untuk tahun ini. Sudahkah tujuan Anda tahun ini menjadi bahan bakar yang melimpah untuk memotivasi Anda bergerak? Apakah Anda sudah terlibat cukup emosional dengan visi Anda? Dapatkah Anda membayangkan visi Anda dan menjadikannya sebagai bagian hidup Anda sehari-hari? Sudahkah Anda setiap hari mengingatkan diri akan visi Anda?

Buatlah strategi. Motivasi itu bagaikan api, untuk membuatnya menyala, kita perlu memberinya bahan bakar terus-menerus. Salah satu bahan bakar itu adalah ketika kita membuat perencanaan. Ketika kita memikirkan apa tindakan-tindakan kita dan strategi kita, maka sebenarnya kita sedang membuat visi kita semakin menancap kuat. Bahkan, ketika kita memikirkan strategi, membuat perencanaan, dan mengevaluasinya terus-menerus, tanpa sadar kita akan sering memvisualisasikan visi kita dalam pikiran. Proses inilah yang membuat kita terus termotivasi.

Perencanaan strategi juga membuat perjalanan Anda semakin jelas. Ketika Anda bisa melihat jalur yang Anda lewati dengan jelas, Anda akan lebih termotivasi untuk segera melangkah. Bayangkan jika Anda sudah diberitahu tujuan akhir Anda, tetapi Anda tidak bisa melihat jalur di depan Anda dengan pasti, tentu lama-kelamaan Anda juga akan kehilangan motivasi untuk melangkah bukan? Visi adalah tujuan akhir dan garis finish kita, sedangkan strategi adalah menentukan jalan mana yang akan kita tempuh untuk menuju ke tujuan akhir. Strategi adalah menetapkan rute dan berbagai hal yang diperlukan untuk melewati rute tersebut. Sekarang, cobalah evaluasi diri Anda. Sudahkah Anda membuat strategi pencapaian visi Anda di tahun ini? Ataukah Anda hanya “mengalir” mengikuti keadaan? Sudahkah Anda memiliki deadline waktu? Dan apakah strategi Anda sudah menjadi bagian dari time management Anda?

Bertindaklah! Seberapa hebatnya visi Anda dan seberapa bagusnya perencanaan Anda, akan sia-sia jika Anda tidak bertindak. Tidak ada bahan bakar yang lebih hebat untuk melipatgandakan motivasi selain HASIL! Ketika kita melihat bahwa kita menghasilkan sesuatu, ketika kita melihat perkembangan kita, dan ketika kita melihat bahwa kita sudah berjalan maju, maka kita akan menjadi semakin termotivasi. Untuk memberikan hasil, tentu harus ada tindakan.

Saya teringat sebuah cerita rakyat dari negeri Cina yang mengisahkan mengenai seorang putri kerajaan yang sedang mencari pendamping hidupnya. Salah satu syarat yang diajukan adalah pria calon pendampingnya harus berani menyeberangi sebuah sungai dimana terdapat banyak sekali buaya-buaya yang tinggal di sungai itu. Tentu saja tidak ada seorangpun yang berani berenang menyeberangi sungai itu dan para pria hanya bisa berkerumun di tepi sungai menanti seorang pria pemberani untuk memulai lebih dulu. Tiba-tiba, ada seorang pria terjun dan berenang dengan berani menyeberangi sungai dan berhasil selamat tanpa mengalami apapun. Akhirnya pria itu dijadikan suami putri kerajaan.

Ketika semua orang bertanya mengapa ia begitu berani, pria itu menjawab, “Saat saya melihat sungai itu dari dekat, seseorang mendorong saya sampai saya tercebur! Karena sudah mencebur, saya pikir ya terlanjur basah sekalian diteruskan saja. Ketika saya mencapai tengah sungai sebenarnya saya sudah sangat ketakutan, tapi saya berpikir sudah sampai tengah sayang sekali kalau saya balik lagi, jadi saya lanjutkan saja.”

Nah, kisah ini memberikan kita inspirasi bahwa kadangkala yang kita butuhkan hanyalah tindakan. Ketika kita sudah melangkah, melihat perkembangan kita, dan melihat bahwa kita makin dekat dengan tujuan, pada saat itulah motivasi akan semakin menyala dengan sendirinya.

Selamat termotivasi! Salam antusias!

4 CARA MENGGAPAI MIMPI ALA ROMY RAFAEL

4 CARA MENGGAPAI MIMPI ALA ROMY RAFAEL:

· Beli buku Berpikir dan Berjiwa Besar karya David J Swartz. Pelajari terutama di Bab 12 mengenai impian.

· Jangan dengarkan orang yang mengatakan mimpi kita mustahil. Pilihlah cara yang tepat untuk menggapainya –sehingga impian itu menjadi masuk akal.

· Harus punya motivasi untuk belajar meningkatkan kemampuan diri secara terus-menerus.

· Punya Goal, persistence, dedication

4 Mentalitas Perubahan

dikutip dari http://www.anthonydiomartin.com


Salam Antusias Bp. Martin. Saat ini, saya menghadapi dilemam, Pak. Perusahaan tempat saya bekerja telah berubah! Dan perubahan tersebut sangat cepat terjadi. Semenjak direktur berubah, beberapa peraturan yang tadinya hanya sebagai ‘peringatan’, kini benar-benar di tegakkan. Sebenarnya dalam jangka panjang saya mengetahui manfaat dari perubahan yang dicanangkan oleh perusahaan saya ini. Tapi pak, masih ada hal yang mengganjal di hati saya mengenai perubahan ini. Karena saya pikir perubahan ini membuat saya dan kawan-kawan lain berlari terlalu kencang dan seakan-akan disuruh keluar paksa dari comfort zone. Nah bagi kami, perubahan ini bukanlah perkara mudah. Boleh Pak Martin sharingkan sedikit bagaimana cara saya, sebagai karyawan untuk bisa menerima perubahan ini. Terima kasih pak sebelumnya.

Randy, Depok

Jawab:

Bp. Randy, terima kasih atas atensi yang sudah Anda berikan pada tulisan-tulisan pengembangan diri yang dimuat di sini. Saat saya mendengar kisah Bapak, saya pun teringat dengan kisah seorang rekan trainer saya. Waktu masih jaya-jayanya, ia merupakan seorang ahli dalam menggunakan overhead projector (OHP). Ia bisa membuat plastik-plastik OHP tersebut berwarna-warni dan karena canggihnya ia pun dapat membuat gambar di OHP tersebut terkesan berjalan, saat ia melakukan presentasinya. Dan bila Ia sedang menerangkan suatu alur sebuah aktivitas produksi, maka panah-panah di dalam chart tersebut akan bergerak. Bila anda menjadi salah satu penontonnya, pasti anda akan terkagum-kagum dengan keahliannya, yang sangat kreatif dan artisitik ini.

Tapi bukan keahliannya yang ingin saya bicarakan. Jaman pun berganti dan mulailah komputer memasuki kota, perusahaan, bahkan di sekolah sudah menggunakan program komputer. Banyak orang mulai berlomba-lomba menguasai program-program di dalam komputer dan mulai memberdayakannya secara maksimal. Nah, teman saya ini, sama sekali tidak mau menyentuh komputer, dan terus ’sibuk’ mendesign materi-materinya dengan plastik OHP-nya.

Tahun berganti tahun, OHP pun sudah mulai jarang terlihat di perusahaan maupun di sekolah. Anda pasti bisa menebak bagaimana perasaan dari teman saya tadi. Ya! Betul sekali. Ia mulai merasa kecewa, dan menyesal. “Kenapa saya tidak dari dulu belajar komputer? Kalo tau begini tentu kesempatan mengajar akan terus terbuka”. Begitulah cerita teman saya yang tidak mau berubah dan sekarang ia mulai merasakan bagaimana tertinggalnya dirinya.

Dari kisah ini, dapatlah kita simpulkan bahwa memang benar perubahan menuntut “banyak” dari kita sebagai individu. Selain waktu untuk belajar menyamakan diri dengan kondisi yang ada, kadang materi juga perlu dikorbankan supaya kita bisa bertahan dalam perubahan itu. Nah, untuk kasus perubahan dalam perusahaan Bp. Randy tentunya sudah dipikirkan oleh pihak manajemen dengan begitu matang, sebagai strategi bisnis dalam menghadapi kompetisi dan pasar yang semakin keras.

Dalam situasi ekonomi yang semakin sulit di prediksi, banyak hal yang mulai disadari oleh perusahaan, bahwa bila mereka tidak ikut berubah maka merekalah yang akan terlindas oleh perubahan itu sendiri. Hal ini dapat berakibat perusahaan menjadi collapse. Bahkan dalam seminar saya, sering didengungkan bahwa perusahaan yang belajarlah yang mampu survive dalam ganasnya dunia bisnis.

Memang tidak mudah mengikuti perubahan perusahaan, apalagi bila dituntut untuk segera berubah dalam waktu yang relatif singkat. Banyak yang mesti dikorbankan, namun bukan berarti tidak bisa, PASTI bisa asalkan ada kemauan. Nah, untuk lebih detil membahas pertanyaan Anda, Bp. Randy saya menganjurkan karyawan sebaiknya mempunyai beberapa mentalitas yang perlu dipupuk agar tidak tertatih-tatih dalam menghadapi perubahan di perusahaannya:

Pertama adalah PERUBAHAN DIMULAI DENGAN PILIHAN. Jim Rohn seorang bussines philosopher terkemuka mengatakan bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri, yaitu dari pilihan. Untuk mengawali perubahan adalah pilihan Anda! Apakah pilihan Anda itu? Menjadi diri Anda yang dahulu atau menjadi diri Anda yang baru? Semuanya bergantung dari pilihan Anda, dan Anda dapat melakukannya sekarang, besok, dua minggu lagi atau tahun depan. Semua ada di tangan Anda. Bp. Randy apakah Anda yakin untuk mau berubah sesuai dengan pergerakan perusahaan Anda? Semua pilihan Anda, berikut dengan konsekuensinya.

Kedua setelah Anda yakin MAU untuk berubah, budayakanlah “WALK THE TALK”. Disinilah integritas Anda diuji, apakah memang Anda betul-betul ‘commit’ mau berubah. Bila Anda mau berubah maka pastinya Anda akan melakukan hal yang berbeda dari sebelum Anda berubah. Bayangkan saja, Anda menginginkan jus apel tapi Anda belum merubah isi di dalam juicer Anda. Jadi, di dalamnya masih terisi dengan buah mangga. Apa jadinya? Tentunya tetap sesuai dengan isinya terdahulu yakni, jus mangga.

Ketiga, bangunkan ’sense of urgency’ Anda. Era yang sedang dihadapi sekarang bukan lagi era yang mementingkan skala besar, namun era yang mementingkan “kecepatan”. Timbulkan semangat seperti ini, dari Anda mulai bangun pagi, katakan bahwa Anda cepat dan akan lebih cepat dari biasanya. Dengan self talk tersebut, akan membantu menyadarkan semangat Anda untuk bergerak dengan cepat. Cepat disini bukan hanya cepat dalam bertindak, namun juga cepat dalam menangkap sinyal-sinyal perubahan, dan tentunya cepat dalam belajar dan beradaptasi dengan kondisi yang terus berubah.

Dan yang terakhir, adalah mentalitas terus mau belajar untuk maju. Maksudnya adalah ketika perubahan terjadi pastilah banyak hal yang perlu diperbaharui, salah satunya adalah pengetahuan Anda. Dengan memiliki sumber daya yang tepat dan orang-orang yang tepat untuk membantu, pastinya bimbingan, arahan dan dorongan dari sumber daya dan orang-orang tersebut akan memperluas kapasitas pengembangan diri Anda.

Setelah Bp. Randy mencoba memupuk empat mentalitas tadi, pastilah tantangan-tantangan dalan perubahan dapat dihadapi. Saya tidak mengatakan bahwa hal ini akan mudah, tapi pasti akan membuat diri Anda belajar dan semakin berkembang. Tanyalah orang sekitar Anda, sudah sampai mana perubahan yang terjadi. Dan teruslah berubah menuju yang lebih baik. Karena tantangan terbesar dari perubahan adalah self continous improvement. Jadilah manusia yang berbeda dari kemarin!

Sunday, May 30, 2010

Apa yang anda lakukan jika hanya ada uang rp. 1000?

Ini kejadian benar terjadi dan diceritakan oleh bapaknya sahabat istri saya.
Kejadiannya di tahun masa revolusi tahun 1966.
saat itu sebut saja pak Nasir dan temannya baru lulus dr SMA di Sumatra Utara, tetapi daerah orangtuanya ada di Mandailing sekitar 500km dr Medan.
Saat selesai sma tidak ada biaya untuk terus kuliah tapi pulang kampung malu juga kl jadi pengangguran. Maka dengan tekad dan nekad akhirnya dia marantau ke Jakarta dengan sahabatnya, hanya berbekal cerita dari orang orang disana kl ke jakarta cari aja daerah roxy banyak orang Mandailing disana katanya, saat itu daerah roxy terkenal krn tempat para pedagang.
singkat cerita dia sampe di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. dan dr situ dia bingung kl ke Roxy gimana?, akhirnya dia carter mobil, dan dengan cerdiknya dia bilang, "pak tolong antar saya ke roxy biaya "sekian" dan akan sy bayar kl sampai ke roxy, terserah bapak mau lewat mana. Pokoknya kl ngak sampe ngak saya bayar"
Eh akhirnya sampe juga dia di Roxy. Tapi ternyata ngak gampang juga cari teman yg satu daerah disana, disaat kebingungan disana, bingung apa yang harus dilakukan, tinggal dimana, tidur dimana, ngak ada sanak family dan uang ditangan hanya rp. 1000.
coba tebak apa yg dilakukannya dengan uang rp. 1000 saat itu di tahun 1966, tidak punya sodara di jkt dan baru lulus sma?.




jawabannya...




adalah..






ternyata dia beli sandal beberapa kodi di tanah abang dan dia jualan sandal di roxy.
untuknya bisa buat makan dan sewa penginapan.

sekarang dia bisa hidup dengan damai berasma anak cucunnya.

nah kl kita jaman sekarang, misal saja dikantong cuma ada rp. 100rb atau 1jt atau 10jt apa yang akan kita lakukan..?
ah masa generasi sekarang kalah semangat dengan generasi bapak dan kakek kita...

belajar dari pohon pisang

Minggu ini adalah libur panjang dan kesempatan ini dimanfaafkan liburan ke bogor untuk bersilaturahmi dengan mertua saya.
Ada kebun disebelah rumah dan kebetulan ada pohon pisang yang sedang berbuah dan sudah matang, memang waktunya dipotong.
Dan tahukah anda?...ternyata pohon pisang itu berbuah hanya satu kali saja, setelah berbuah dia akan mati dengan sendirinya, makanya setelah berbuah biasanya pohon pisang atau gedebong pisang dipotong.
Dan tahukah anda juga..?, bahwa pohon pisang akan terus bertumbuh sampai menghasilkan buah pisang walaupun pohon tersebut dipotong untuk dimatikan akan tumbuh lagi, dipotong lagi akan tumbuh lagi, dipotong eh tumbuh lagi, sampai tujuannya tercapai yaitu berbuah.
Nah.. belajar dr pohon pisang, sma seperti kita kalau tujuan "berbuah" belum tercapai walaupun di "potong", dijegal, dikritik, dilecehkan, dipandang sebelahmata,dihina, dicacimaki, difitnah, ditipu, dibohongi, diancam, dikhianati atau apapun itu, dan mungkin hal itu terjadi berkali kali, itu tak akan membuat pudar atau lupa akan tujuannya yaitu tetap "berbuah" atau sukses atau tercapai tujuannya.
nah apakah kita tidak bisa belajar dari alam kehidupan dari sebatang pohon pisang. Pisang aja bisa..

Friday, May 28, 2010

gagal berencana = merencanakan kegagalan

apa yang saya tulis sebagai judul blog ini adalah pengalaman saya sendiri
kadang kita selalu meyepelekan rencana, langsung saja, prung wae lah, jalani aja dsb.
tapi begitu ada masalah baru pada kebakaran jengot, slah inilah, kurang anu lah dsb dan bahkan bisa jadi ada yg dikambinghitamkan. untuk itu maka dlm melakukan rencana atau proyek kita harus membuat rencana globalnya, rencana per su bagiannya dan rencana detail didalam bagian tersebut.
dari detail tersebut kita akan tahu kebutuhan nya seperti apa, teamnya seperti apa, matrialnya apa aja. dsb
setelai detailnya didapatkan maka disiapkan kebutuhan teamnya dan matrialnya. jika semuanya siap maka rencananya matang dan kesuksesan itu hanya tinggal menunggu waktu saja dan juga sebaliknya jika tidak berencana atau gagal berencana berarti hanya menunggu waktu saja untuk akhirnya gagal. jadi jika anda gagal berencana berarti sadar atau tidak, siap atau tidak berarti anda sedang merencanakan kegagalan.

Sunday, May 16, 2010

3 pertanyaan yg memandu kearah kesuksesan

saya sedang membaca bukanya farrah gray, get real get rich, ada yg menarik yaitu, 3 pertanyaan untuk memandu anda menjadi sukses dan sangat simple sebetulnya dalam hidup ini, 3 pertanyaay itu adalah :
1. apa yang mudah anda lakukan tetapi sulit bagi orang lain?
coba sekarang anda pikirkan pujian apa yg anda terima dr orang lain dan menurut orang lain hal itu anda bisa lakukan dengan baik. nah kadang kita tidak sadar bahwa kemampuan inilah bakat alami anda, potensi anda dan anda tidak sadar krn anda mudah saja melakukannya, jadi anda tidak merasa ini adalah potensi anda. bakat ini bisa saja bukan keahlian yang menonjol, tapi aktifitas sehari hari, misal memasak, membuat kue, menulis, menjahit, cara berpakaian,menata ruangan, otak atik kendaraan bermotor, olah raga dsb.
jadi cari dan manfaatkanlah sebagai kesempatan yg berharga dan bisa saja anda jadikan sarana mencari nafkah.
2. apa yg akan anda lakukan tanpa henti walu tidak mendapat bayaran?
pikirkan berbagai hal yang anda suka lakukan dan uang bukan salah satu faktornya.
pikirkan aktifitas atau bidang minat apa yang benar-benar bisa menagkap dan membuat anda bergairah.
bayangkan anda bisa bersenang-senag dan menghasilkan uang dari yang anda lakukan. tetapi uang hanyalah sebagai bonus. asyik kan..
3. bagaimana anda bisa melayani dan memberi kepada orang lain?
ini pertanyaan yang sangat pribadi dan jangakauannya luas, krn semakin banyak yang kita berikan semakin banyak yang kita terima. jika anda bisa memberikan untuk kebutuhan orang lain atau masyarakat maka orang lain akan memberikan respon kepada anda. bahkan suatu saat anda akan memberi bukan karena akan memdapatkan keuntungan tapi anda memberi ya krn ingin memberi.

jadi carilah jawaban dari ke 3 pertanyaan tersebut, selamat mencoba..

Friday, April 02, 2010

Percaya ngak..?, Bukan apa yang kita punya, tapi apa yg akan kita lakukan, itu lebih penting...

hari ini saya dapt masukan yang bagus dr mertua saya, kisahnya begini.
Hampir dua tahun lalu saya dan istri beli tanah di daerah cilebut bogor, dl yg punya tanah ada rencana mau buka usaha di bandung untuk anaknya, ktnya perlu modal dan butuh segera. Akhirnya kita sepakat untuk beli tanah tsb.
Uang yg hasil beli tanah digunakan oleh mereka untuk berwiraswasta, namun sudah hampir 2 tahun ini, usahanya tidak berkembang bahkan ktnya rumah yg dibandung pun sudah tidak ditempati lagi, mungkin dijual atau bagaimana... sy kurang begitu tahu, namun yg pasti bahwa dengan modal uang saja tidak cukup untuk berwirausha masih ada hal lain yg harus di pelajari salian modal uang.
jadi jika anda masih blm ada modal uang, maka saat ini adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan modal selain uang, yaitu spirit, pengetahuan, wawasan dan lain sebagainya. jadi bukan apa yg anda punya modal besar atau tidak saat ini, tapi seberapa baik anda menggunakan potensi yg ada pada diri anda sekarang ini.
kalau ibarat permainan kartu, bukan apa komposisi kartu yang anda punya (anda ingin komposisi yang bagus bukan..?), tapi yang lebih penting adalah bagaimana memainkan kartu tersebut, dengan kartu apapun yang anda pegang sekarang..
Jadi Apapaun kondisi anda saat ini tidaklah begitu penting dan ngak perlu dipikirkan terus, mainkanlah dengan baik "kehidupan ini", pasti sauatu sat anda akan memenangkan permainan ini...

Utusan malaikat itu sudah datang

pandangan mata saya memang sudah minus sejak saya di bangku sma dan sampe saat ini masih menggunakan kacamata, rambutpun sebenarnya sudah dari 2 tahun lalu mulai satu persatu memutih, cuma badan saya masih sehat dan pendengaran juga masih bagus.
saya teringat ada pak ustad yang bilang bila tanda tanda utusan malaikat pencabut nyawa sdh dekat yaitu datang nya tandatanda, mata pandangan jd kabur, rambut beruban, kulit jadi keriput, pendengaran jadi berkurang dan badan sering sakit sakitan makanpun sudah banyak pantangan.
maka dr itu mari kita siapkan diri kita, karena utusan pasti pasti akan datang..

Membiasakan mengikuti aturan

malam itu saya itu saya pulang kerja, seperti biasa bersama dengan si "hitam" motor saya.
jalan dijakarta malam itu agak basah setelah turun hujan.
para pengendara saling berlomba untk segera sampe ke rumah mereka dan kadang melupakan aturan yg ada. ada yang parkir mobil pinggir jalan mungkin sedang menjemput seseorang, atau kopaja yg naeka dan turun penumpanag dimana saja, para penyembrang jalan tidak pada tempatnya, juga ada mobil dan motor masuk jalur bus way dan banyak lg hal lainnya.
saya berusaha untuk tidak melakukan itu krn dari buku yang pernah sy baca, jika kita melakukan sesuatu itu maka saat pertama dilakukan adalah ada perasaan berat dilakukan dan kita memaksa untuk melakuakn hal tsb, kemudian dilakukan lg maka perasaan berat tsb akan berkurang dan dilakukan lg maka akan biasa saja dan kemudian dilakukan lg maka akan menjadikan kebiasaan, setealh itu bukan kita yg melakukantapi kebiasaan kita itu yg akan membuat otomatis melakukan hal tersebut.
untuk itu apa yaang sudah dilakuakn dan sudah menjadi kebiasaan akan sulit dilakukan perubahan, untuk itu jangan dimulai melukukan hal yg tidak baik tapi laukanlah hal yang baik, krn kalau sudah biasa hal baikpun akan tertanam dan tanpa sadar itu siudah menjadi bagian dr apa yg kita lakukan sehari hari, jadi lakukanlah hal baik agar jadi kebiasaan kita...

Thursday, April 01, 2010

kantin itu sudah tak ada...

tepat tgl 1 april ini, lokasi kantin dan parkiran motor mobil di belakang gd kantor di ambil alih oleh pemilik lahan tsb, info yang beredar mau dijadikan apartemen.
parkir motor dan mobil jadi mau ke depannya dibelakang gedung, parkir mobil jadi disusun kembali masuk ke parkiran gedung. namun kantin itu pindah kemana?, satu dua kantin masih bertahan seadany walau sudah tidak ada atapnya.
sudah lebih dr 5 tahun kantin itu berada, namun sudah saatnya pemiulik lahan membangun lahannya., para pemilik kantin harus berusaha mencari tempat baru untuk berjyualan kembali. semoga mendapatkan yg lebih baik dr sekarang..Allah pasti akan membantu umatnya selama masih mencari keridhoannya..

Saturday, March 13, 2010

waktu oh waktu..

Semua orang diberi waktu yang sama oleh sang Pencipta 24 Jam.

Apakah kita diatur oleh waktu atau kita yang mengatur waktu...?

mari kita jawab pada diri kita masing-masing...?

Friday, March 12, 2010

Awali Harimu dg yang positif

Awali harimu dg yg positif, mari kita liat dalam sehari, dr pagi sampai malam hari apa saja informasi yg masuk ke kita, apakah banyak info positif atau negatif?
Diawali pagi hari, setelah bangun tidur ada yang "sarapan" berita pagi, baik koran ataupun tv, maka berita sebagian besar adalah berita politik, mengenai korupsi, kisruh anggota dewan, demo dll, ekonomi, kelaparan, bencana, info lainnya gempa, kecelakaan, perang antar kampung. Kl infotainment, artis selingkuh, artis cerai, artis sidang perceraian, gugat menggugat dsb.
Ada juga seh info info bagus n positif, tapi perbandingannya sangat jauh, berita negatif lebih dominan di banding berita yang bisa membuat kita berfikiran indah dan asyik mengenai kehidupan, semua terkesan hidup ini dominan dengan hal hal yang seperti diatas.
Makanya ada baiknya pagi hari bagi yang orang muslim, usahakan bangun subuh dan segerakan solat shubuh, isi pertama kali dengan mengahadapNya dan berdoa diberikan kekuatan dan keselamatan dalam hidup, krn tiada daya dan upaya kita selain atas ijinNya, diberikan kekuatan dan dijauhkan dr mara bahaya.., jadi awal bangun sudah di"bungkus" oleh kekuatnnya..
Selanjutnya siang harinya bagaimana.., kita sambung nanti ya..

Sunday, March 07, 2010

I will knockyou down in round three...

hari minggu ini saya menyempatkan diri nonton dvdnya Muhamad Ali, yg terkenal dg "si mulut besar"nya.
dan ternyata ALI sudah memimpikannya untuk jadi juara sejak sebelum menjadi juara, dia sudah menenamkan di benaknya bahwa dia yang terbaik dan setelah mendapatkan gelar juaranya dia selalu mengungkapkan"I am the greatest" I am king of boxing" dan ini selalau di ucapkannya, mungkin Ali sudh mengenal ini sebagai bentuk afirmasi. dan kekuatannya dari "omongannya" memang luar biasa.
Bahkan saat konfrensi pers sebelum bertanding dia sudah menciptakan di pikiran lawannya, bahwa dia akan menjatuhkannya di ronde 3, dan ini terus di ulang2, sehingga tanpa sadar sudah mempengaruhi pikiran bawah sadar lawan bahwa ia akan jatuh di ronde 3.
Pada saat bertandingpun Ali masih bisa mengendalikan emosi lawan saat lawannya terus memukul dia dan dia bisikan kata2 ke lawannya, "hanya inikah pukulan yang kamu bisa?", sehingga lawan frustasi dan hilang percaya diri dan konsentrasi, saat itulah Ali masuk dan mengalahkannya.

Jadi Ali memang sudah pandai memainkan pembicaraan dan mempengaruhi pikiran. krn pikrian tak bisa bisa membedakan mana imaginasi dan man kenyataan, maka apa yang diucapkan ALi memang menjadi kenyataan.

Jadi apa yang di ucapkan bisa mempengaruhi anda dan lawan anda..so "I will knockyoudown in round 3.."

ada saat harus berubah...

Ada 2 peristiwa yang seimggu ini cukup tertarik untuk saya tuliskan diblog ini.
yang pertsma adalh peristiwa minggu lalu saat kami sekeluarga berlibur ke tangkuban parahu bandung ditawari foto langsung jadi oleh tukang foto lokal disana, tapi kami dan keluarga kuarang tertarik untuk pake fasilitas tsb, ya krn sudah ada hp kamera dan kamera digital. mungkin 5 atau 10 thn lalu, foto langsung jadi ini masih favorit pengunjung. tukang foto tidak mau berubah dia tetap melakukan itu dan tidak mengikuti perubahan jaman.
satu lagi adalah ketika say pulang kantor sehabis magrib, dr jalan rasuna said sampe warung buncit, saya perhatikan angkutan kopaja dan metromini penumpangnya hanya setengahnya saja padahal ini kan jam pulang kantor, pada kemanakah para penpang tsb?, mungkin tidak sepenuh 5 atau 10 tahun lalu, apakah kantornya pada tutup, penumpangnya sudah pada pensiun sudah ngak kerja lagi.., sepertinya jaman memang berubah dan perubahan itulah yang akan selalu ada..jadi kapan anda mulai berubah..?

Sunday, February 28, 2010

agar tetap semangat hidup

kata kata bijak,
"jika kamu masih mendapatkan yg belum seperti kamu inginkan maka periksalah apa yg telah kamu berikan"

"kehidupan itu ada digengaman anda, ibarat anak ayam yg anda pegang ditangan anda, apakah anak ayam tersebut bisa hidup atau mati tergantung genggaman anda, orang lain bilang hidup, anda remas anak ayam tsb dan mati, orang bilang mati dan anda bisa biarkan itu hidup.
Jadi kehidupan anda yg mementukan, bukan orang lain.
"ALLAH MENGIKUTI PRASANGKA HAMBA-HAMBANYA" demikian salah satu hadist qudsi, kitalah yang menentukan dan Allah mengikuti langkah kita.

spirit of lembang

hari sabtu n minggu, berlibur di rumah sodara adik di daerah lembang desa sukajaya, tempat yang ada di daerah ketinggian di utara kt bandung, tepat di bawah kaki gunung tangkuban perahu.
Masyarakatnya disini sebagian besar hidup sebagai peternk sapi perah yaitu sapai yang diambil susunya dan sudah terjalin kerjasama dg susubendera dan indomilk di jakarta. Sebagian lagi adalah penjual bunga, krn di daerh yang dingin ini dapt tumbuh berbagai macam bunga, bahkan pohon stawbery juga ada disini.
Sebagian tempat di bukit sudah di isi vila dan cafe-cafe dan ktnya yg punya adalah orang para pengusaha dr jakarta. banyak orang di waktu weekend berkunjung ke vila dan kafe-kafe disini.
Pagi hari masyarakat sudah ramai oleh kegiatan peternakan sapi, ada yang mengirim pakan ternak, ada yang menyiapkpkan jerami, ada yg bersihin kandang, bahkan ada yg kirim kotoran sapi sampe 1 colt bak terbuka, sungguh satu kegiatan yg berjalan dengan alami dan bersahaja.. semoga geliat kehidupan mereka terus berjaln dan membawa kemakmuran bagi warga disana..

Friday, January 01, 2010

Met tahun Baru 2010, 01-01-10

Dear Pren,

Selamat Tahun Baru 2010 ya..
Semoga kedepan akan lebih baik lagi..
akhir tahun ini kerjaan lumayan banyak dikantor, jadi agak terbengkalai nulisnya...
Tetaplah YAKIN bahwa kedepan akan lebih baik walau kenyataannya masih belum baik juga..tapi "keyakinan" itu butuh waktu untuk dijadikan kenyataan., dan keadaan lebih baik itu sedang menuju anda sekarang..asal anda mau melakukan sesuatu yang menuju kebaikan tersebut .....