Tuesday, August 18, 2009

Brave Heart

Brave Heart

Ini adalah hasil Capturan saya, dari Acara bussines Art Mario Teguh di O'channel...

“Memberanikan diri diantara orang yang takut hanya sedikit beda”
”Yang berani yang lebih mudah berhasil”
”Yang berani menang disaat yang sulit”, disaat sulit orang lain mengeluh dia tetap berani menawarkan produk, berani presentasi, berani ditolak dsb..dsb..

Kalau pertimbangan susah tak membantu anda, mau apa lagi?, TV O’channel tiap minggu buat program ”Mario Teguh Bisnis art kamis malam jam 21.00, Ulama sudah menasihatkan, Orang tua, mertua, isteri, teman, guru dan sebagainya, kalau semua nasihat itu tidak membuat anda berani berarti anda ”sangat penakut”

Sebagian karyawan sangat menakuti yang sebetulnya sangat diinginkannya, yang paling diinginkannya adalah berhenti, segera berhenti, memcoba hal baru, berwirausaha tapi paling takut dipecat, takut diberhentikan...

Kadang orang harus tersudut dulu baru dia maju untuk berani karena ngak ada jalan lain selain maju, punggung kita sudah mentok di tembok sudah ngak bisa mundur lagi harus maju.

Masa seh orang takut gagal untuk memcapai sesuatu yang baik baginya, bagi keluarganya..
Memutuskan saja (untuk berani) sudah berhasil, lalau tangan-tangan Tuhan akan membantu anda.
Melakukan sesuatu yag baik akan diuji, diuji dan diuji krn Tuhan butuh untuk melihat kesungguhan kita, jika kita bersungguh sungguh maka Tuhan akan berikan kesuksesan itu.
Kalau Tuhan sudah kasih ”jalan”(misal lewat ajakan blog ini), Kita masih suka membantah, "tapi kan aku ngak tahu caranya", tapi kan aku ngak bisa, tapi aku ngak ada modal, tapi kan..?, tapi... dsb...K, karena mereka melihat itu bukan ”jalan/cara” yang Tuhan berikan tahu melihat itu suatu ”beban”

Jika anda sudah mulai ”hal baru” banyak orang yang tak menyukai anda, yang mengecilkan anda, mengecilkan impian anda, tak mendukung anda. Apakah itu orang penting? Bukan.., kalau bukan kenapa harus menggangu ”perjalanan” anda.
kita harus tahu apa yang terpenting bagi kita, karena kita tak tahu apa yang terpenting bagi hidup kita maka orang yang menggangu akan berusaha menjadi yang penting dan menjadi fikiran anda.

"Tegaslah apa yang penting bagi anda".
Orang-orang yang tak menyukai anda tak akan menolong anda ketika anda jatuh, abaikan, tinggalkan...Semua orang ”besar” itu ada karena mengabaikan keraguan orang lain..lupakan.., kemudian jadilah anda berhasil, maka ketika itu orang-orang tersebut akan memuji anda dan tetap santun kepada mereka, karena kalau anda kasar anda pantas untuk diturunkan..

” Apabila Anda kalah dalam Bisanya,, Menanglah dalam Beaninya”, telah terbukti orang-orang yag kurang pengetahuannya karena berani jadi orang besar.

Semoga bermanfaat.....

Alasan-alasan kenapa Karyawan ngak mulai Usaha..

Dear Fren,
ini diskusi di milist teman2 dan ini beberpa alasan kenapa ngak mulai-mulai wirausaha..

emang susah seh..., karena..

- kesibukan sehari-hari kadang, membuat lupa akan keinginan/cita- cita.., walau kadang sekali-kali terlintas kl kesibukan tersebut lagi jenuh, bosan atau bete., lg ditekan ama bos, lg marahan sama rekan kerja dsb...
- karena kumpulnya sehari-harinya dengan orang2 kerja/karyawan, obrolannya pasti seputar kerjaan, kalau ada kemauan wirausaha harus sering sharing dengan karyawan yang lagi merintis usaha atau dengan usahawan sekalian...
-karena kondisinya sudah cukup atau "confort zone", atau mencukupkan dengan kondisi sekarang, jadi ngak perlu "challenge lagi", ah udah seneng kok, gini aja, ngapain n eko -n eko repot-repot dan berisiko
-karena kebiasaan yang sudah terprogram dari lama, sudah beberapa tahun kerja dan menjadi kebiasaan dan tingkah laku, jadi normal ya seperti sekarang ini, kalau ngak normal kayak gini aneh rasanya..
- karena kondisinya tidak kepepet, coba kl tahu besok atau lusa peruhaaan akan bangkrut, penciutan karyawan, akuisisi dan kita kena pengurangan, pasti kita sekuat tenaga akan cari alternatif lain mungkin melaukan usaha
-karena orang kerja lebih banyak logikanya dibanding dengan imajinasinya, semua butuh data, fakta, ukuran, analisa, dan semuanya harus pasti kalau ngak ada itu disebut ngawur, sembrono dan nekad
-karena tahu teorinya maka lebih banyak rasa takut kalau gagalnya di banding nikmatnya kalau jadi..

kalau dibuka terus penyebabnya, maka makin banyak sebabnya makin ngak mulai-mulai. ..

Thursday, August 13, 2009

Resiko...

Resiko…

Suatu kata yang tidak disuakai oleh sebagian besar dari kita adalah Resiko. Apakah mengambil resiko itu membuat hidup anda tidak nyaman? , sebagian besar dari kita tidak suka mengambil resiko kecuali jika kita harus melakukannya. Sebenarnya resiko merupakan bagian dari hidup seperti halnya makan dan tidur. Kita semua harus menghadapi resiko dan membuat pilihan-pilihan dalam hidup.
Ada 3 tipe orang yang bersikap terhadap resiko,

Pertama adalah menjadi seorang pengambil resiko dan tak kenal takut.
Pemikiran seperti ini sungguh menggugah semangat banyak orang, persoalannya adalah mengabaikan kerugian yang menyertai setiap resiko besar, mereka lebih sering kalah ketimbang menang.

Kedua adalah sebagaimana orang umumnya mengahadapi resiko adalah dengan menghindarinya.
Jiwa-jiwa yang penakut ini membiarkan sisi yang merugikan dari sisi resiko membutakan mereka dari keuntungan-keuntungan yang mungkin diperoleh. Orang yang menhindari resiko membiarkan ketakuak mereka akan kegagalan dan hal-hal yang tak diketahui menutup kesempatan apapaun untuk mecapai lingkaran pemenang. Mereka tetap ada dalam pekerjaan atau karir yang tidak disukai hingga usaia 65 tahun, karena mereka merasa aman dan hanya itulah yang mereka ketahui. Mereka tidak menyukai tempat mereka tinggal tapi tidak memimpikan pindah ke suatu tempat yang mereka sukai.
Melalui perilaku mereka sendiri, orang-orang yang menghindari resiko ini menghukum diri mereka sendiri pada keadaan yang biasa-biasa saja seumur hidup mereka tanpa pembebasan bersyarat.

Ketiga adalah pengelola resiko.
Dibanding menjadi pengambil resiko dan penghindar resiko ada yang menjadi pengelola resiko, mereka akan mengambil informasi sebanyak mungkin menimbang kebihan dan kekurangannya dan memutuskan apakah mengambil kesempatan itu atau tidak, apabila kemungkinannya memihak mereka mereka akan kejar jika tidak mereka akan mengabaikannya dan berjalan terus, Pengelola resiko yang baik tidak merebut semua kesempatan, tetapi mereka mendapatkan jauh lebih banyak daripada yang mereka lepaskan, hasil bersihnya adalah kenaikan terus menerus ke tanggan menuju lingkaran pemenang.

Jadi pilh mana pertama, kedua atau ketiga...?

Sunday, July 26, 2009

Nonton Film KING

Liburan sekolah anak saya, kami sekeluarga berkesempatan nonton Film King, Karya Alenia Production, Filim tentang perjuangan Seorang anak desa untuk menjadi pemain bulutangkis yang terbaik..

eh selesai film ketemu artis2nya dan foto-foto deh...

Friday, July 10, 2009

"Berani mencoba"

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.
"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?"

"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"
"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"

"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"
"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam.
"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"
"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.



Renungan :
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.



Diambila dr milist..

http://www.beraniegagal.com

Bukan Warna Yang Membuat Balon Itu Terbang….

Siang itu dedepan sebuah taman ramai sekali anak-anak bermain dan sebagian
besar anak membeli balon gas atau balon terbang , ada yang membeli warna
merah, warna kuning, warna hijau, Si Abang pedagang balon ini
sepertinya lagi kebanjiran rezeki dan ketika balonnya sudah hampir
habis dan yangg tersisa hanya warna hitam, seorang anak berniat membeli
balon, namun si anak itu sedikit ragu-ragu dan si anak tersebut bertanya? “Bang, ..apakah balon warna yang hitam bisa terbang juga..?, dan Si Abang dengan santun menjawab.”..ya pasti bisa dong Nak, karena bukan warna yang membuat balon itu terbang,tapi sesuatu “isi” didalamnya”.. yang membuat balon itu bisa
terbang.."

hmm...sama halnya seperti kita, siapapun pasti bisa terbang, “terbang” untuk
mencapai impian yg diinginkannya, karena bukan “warna” atau
tampilan luar yang membuat kita bisa "terbang", tetapi “isi” didalam
diri kita yang membuat kita bisa terbang.
Jadi…bagi yang fisiknya masih kurang ok, ngak keterima di ABRI, Pramugari, atau apapun yang mengutamakan fisik. Tampang kurang cakep, kurang cantik,
ngak keterima Audisi Indonesian IDOl, KDI, AFI dsb atau “semampai” semeter tak sampai,kurus atau “overweight”, terlalu “item”, kurang kuat, terlalu muda, terlalu tua, karena menganggap diri keturunan orang tidak mampu secara materi/financial.
Atau ngak keterima di tempat kerja yang mengharuskan anda sarjana SE, SH, ST, DRS, DR, MM, dsb dan hal-hal lain yang tampak luarnya “kurang”, jangan takut kita pasti bisa “terbang”, karena" isi" di diri kita yang membuat bisa "terbang"

Cari kegiatan yang bisa membuat kita "terbang", tidak terbatasi oleh tampak luar, cari potensi diri kita yang lain, krn dibalik kekurangan kita, pasti tersimpan kelebihan kita... ..ayooo kita "terbang.."

Saturday, June 27, 2009

Belajar Dari Arnold Schwarzenegger

Belajar Dari Arnold Schwarzenegger

Siapa yang tak kenal Arnold Sshwarzenegger?, bintang film terkenal, salah satu bintang film dengan honor terbesar.
Siapa yang tak tahu Film “Comando”, “Terminator”?, dan banyak lagi film Box Office lainnya.

Siapa dia?, Ia lahir dan di besarkan di Austria dan sudah mulai berlatih sebagi atlet angkat berat sejak kanak-kanak, di usai 18 tahun, ia memenangkan kontes binaraga untuk pertama kalinya dan menjadi “Mr. Universe” pertama yang berhasil mempertahankan gelarnya lima kali berturut-turut. Ia pindah ke Amerika Serikat dan memenangkan berbagi kontes serupa.

Setelah melampaui capaian prestasi atlet lain di cabang binaraga, ”ia kehilangan tantangan”, Ia pun mencari bidang lain dimana ia masih dapat mengunakan bakatnya. Latihan-latihan binaraga yang pernah ia jalani mengajarinya betapa perlunya ilmu tentang kebugaran fisik dan ia menguasai ilmu tersebut serta ingin membaginya.

Ia pun menulis autobiografinya, Arnold : The Education of Builder, yang laris dipasaran, kemudian ia menulis buku tentang binaraga untuk kaum perempuan, petunjuk para perempuan tentang menggunakan latihan beban dan untuk memperoleh tubuh yang sehat.

Cita-sita berikutnya adalah menjadi bintang film, Bahkan sebelum mendapatkan peran pertamanya dalam film, ia telah bercita-cita menjadi tikoh besar di perfilman, sebesar ketokohan di binaraga, setelah beberapa kali menolak peran kecil, keuletannya terbayar ketika ia diberi peran utama dalam film ”Conan the Barbarian”, Kesuksesan ini ”membuka jalan” bagi serangkaian film aksi lain yang menjadikannya salah satu akor dengan bayaran terbesar di Hollywood.

Keberhasilannya di Film pun tak membuat Arnold berpuas diri, ia menetapkan cita cita baru bagi dirinya sendiri, kali ini di dunia usaha, Ia berinvestasi di real estat, membangun jaringan restoran dan terlibat aktif dalam usah-usaha lain serta menjadi multijutawan.

Akan tetapi, Dengan semakin meningkatnya kesuksesan yang diraih, ia menambahkan apa yang menjadi cita-cita impiannya, melayani masyarakat . ia berkeliling negeri untuk mempromosikan kesehatan dan kebugaran dikalangan muda-mudi. Ia mendatangi kota-kota kecil dan menginspirasi anak-anak untuk meninggalkan kekerasan dan kriminalitas, dan menolak narkotika, senjata api dan geng serta mengatakan ”ya” pada pendidikan.

Tahun 2003, Arnold Schwarzennegger naik ke panggung Politik dan menang telak sebagai Gubernur California yang baru.

Kita banyak belajar dari Arnold, dia bukanlah ”manusia berotot” pada umumnya, ia seseorang yang menggunakan impian-impian dan tujuannya dan menggapainya.

Dalam menetapkan tujuan, anda tidak boleh terkungkung dalam pada satu bidang tertentu saja. Apakah anda sudah puas dengan pencapaian anda saat ini?, sudah cukup dengan yang ada sekarang?, membiasakan dalam kondisi yang ”sekedarnya”, ”alakadarnya”, biasa-biasa saja, sederhana bahkan kadang ”merana”, ”zona nyaman” yang kadang membiasakan menyamankan dalam kondisi yang sebetulnya kurang nyaman.
Anda pasti punya ”impian lain” yang sebetulnya bisa anda dapatkan, jika saja membuka diri dan berusaha menggapainya.

Arnorld bisa saja membatasi depannya pada satu bidang saja , bidang binaraga dan sukses!, tetapi ia ”punya impian lebih banyak lagi”, menetapkan tujuan-tujuannya lebih tinggi dan berusaha keras mengapainya.
Ia pernah dikritik dan dicemooh karena kemampuan akting di film pertamanya, tetapi ia tak bergeming, ia ”tidak takut terhadap kritik” dan ”mengejar impiannya” sebagai salah satu aktor dengan bayaran termahal di Hollywood.

Adakah pelajaran yang didapat dari kisah Arnold ini..?


Tulisan ini saya ceritakan dari buku “Think and Grow Rich” karya Napoleon Hill dan direvisi Dr Arthur R Pell,

Monday, May 25, 2009

The Last Samurai

Senin Kemarin jam 21 malam, saya nonton Film "The Last Samurai" yang dibintangi oleh Tom Cruise,
menceritakan th 1876, ketika saat itu Jepang lagi mengadakan pembangunan (pembangunan Rel Kereta)dan bekerjasama dengan Amerika, kebetulan pembangunannya akan melewati kawasan kesatria-kesatria Jepang yang masih memegang Tradisi mereka istilah mereka "Samurai", saking ingin mempertahankan tradisi leluhurnya mereka rela diserang oleh orang Jepang sendiri dan dibantu oleh tenaga ahli startegi perang dari Amerika/Tom Cruise.

singkat cerita, Tom Cruise jadi tawanan perang dan ditahan mereka, tapi perlakuan para Samuarai ini begitu baik dan mengobati luka bekas perangnya dan bisa ikut berlatih "Samurai". Pada saat latihan Tom Cruise kalah dari salah seorang Samurai dan ada kata -kata Samurai yang bagus yaitu,
"kamu kalah karena pikiran kamu tidak ada disini walaupun badan kamu disini", artinya jika melakukan sesuatu harus benar2 fokus. jiwa dan raga

Kemudian saat terakhir, setelah Kepala Samurai tewas,Tom cruise memberikan Sebuah samurai kepada kaisar, dan ini adalah Samurai untuk mengingatkan kepada Kaisar bahwa Kepala Suku Samuari telah Tewas karena mempertahankan Adat demi kemajuan yg ingin dicapai Pemerintah. dan kemudian kaisar tersadar berkata" Saya tidak akan melakukan pembangunan yang maju dan modern tapi menyengsarakan dan membuat menderita rakyatnya, maka kerjasama dibatalkan"

artinya' Kaisar tidak mau pembangunan yang membuat modern dan maju tapi akan menyengsarakan, membuat budaya asli hilang, membuat suku asli habis dan suku asli menderita, Jadi maju dan Modern Harus, tanpa mengorbankan Rakyatnya"..

Gimana dengan di Kita ya..?

Rezeki Itu datang Selagi Masih "Sarungan"

Ini bukan judul yang "gimana gitu", tapi ini asli, Rezeki datang ketika saya masih sarungan, Yaitu selesai Sholat Shubuh sambil baca baca buku atau liat tv, eh tiba-tiba tetangga ada yg ketuk pintu, minta isi Pulsa, ada yg Esia10, Mentari10, Simpati atau XL, karena toko saya bersatu dengan rumah ya Alhamdulilliah pagi-pagi udah dapat Rezeki.

Dan ternyata Rezeki itu tidak harus ditunggu datangnya tiap akhir bulan/awal bulan seperti orang kerja atau gajian, kelamaan coy..,lumayan lah daripada bengong pagi hari,eh dapat tambahan Rezeki.

Suatu saat saya punya "impian", Rezeki itu bisa datang sewaktu kita tertidur,jadi pas tidur aja bisa dapet rezeki, Gimanakah caranya itu...?, ayo siapa yang tahu..?

Saturday, May 09, 2009

7 DO dan 7 DON'T

Teman ini adalah hasil"capturan" saya sewaktu ikut Success Seminar DBS di Bandung tgl 19 April 2009 yg Dihadiri Oleh Aa Gym, Guruh Soekarno Putra dan Bpk. Safe'i Antonio pakar syariah.

Catatan dari Pak Safe'i Antonio adalah,

Balance of Success, dimana ada 4 Faktor kesuksesan yg harus di "pegang " oleh seorang Muslim.

1. Financial Success, orang Muslim harus kaya, tapi kekayaannya tidak melupakan yang Maha Kuasa dan tidak jadi takabur, sombong tapi malah semakin dermawan, baik hati dan banyak shodaqoh.
2. Intelektual Success, Kita harus pintar dan pandai
3. Sosial/Ekonomi Success, kitaharus bisa bersosialisasi berbaur, bersilaturahmi, hablumminannas yang baik dengan sesama.
4. Spiritual Sukses, yg paling Utama adalah kita harus sholeh, sehingga jika sesuatu yg terburuk pun terjadi kita akan tetap sabar dan tawakal.

ada 7 Do dan 7 Don't dalam rangka "ihtiar mencri rezeki.

7 Do
1. Niatkan ihtiar kita mencari rezeki yang Halal.
2. Berjihad Ekonomi, sehingan bekerja sekuat tenaga dan bekerja keras.
3. Pelajari Produk Sebaik mungkin, karena setiap kesuksesan pasti ada ilmunya.
4. Budayakan Membaca, baca Alqur'an dan Buku-buku positif yg bisa menambah wawasan.
5. Perbanyak Silaturahim, berbagi dan niatkan untuk memberikan nilai tambah.
6. Kuatkan Ihtiar dengan Berdoa dan bertwakal-lah
7. Jadikan Allah sebagai tujuan awal dan Akhir.

7 Don't
1. jangan Berhenti, ihtiar, ihtiar dan ihtiar
2. Jangan sendirian, saling bantu dan berbag dengan Ilmu
3. jangan takabur, Besarnya rezeki yang kita dapat semuanya dr Allah
4. jangan Komsumtif, Investasikan apa yg didapat untuk massa depan anda dan keluarga.
5. jangan Lupa Diri, Gembira boelh tapi jangan hura-hura.
6. jangan makan Sendirian, jika ada rezekinya, bagikan sebagian untuk fakir miskin.
7. jangan Berhenti Inovasi, agar bisnis terus berkembang dan prosfektif.

Thursday, April 09, 2009

Apa motivasi anda..?

Minggu awal April kemarin, saya nonton tayangan di metro tv, Oprah Winfrey,Tayangan tersebut mengenai anak2 yang sukses di usia 13-16 thn.
Yang Pertama adalah bocah cewek 16 thn dari Philipine, Charice(kalau ngak salah namanya), dia punya suara yg bagus, sampai bisa berduet dengan Andrea Bocoli(maaf kl salah ketik), penyanyi Soprano Tuna Netra dari Italia dan bisa diajak gabung dengan komposer David Foster dan juga mendapat pujian dari Celin Dion, saat ditanya apa yang mendorong dia sampai bersuara bagus?, kemudian dia menceritakan kehidupan masa lalu dia yang pahit, ekonomi sulit dan kelam, sampe dia menyaksikan sendiri percekcokan ibu dan ayahnya,sampai2 ayahnya menodongkan pistol ke ibunya di depan dia dan kemudian Ayahnya meninggalkan mereka, hal itu membuat ia ingin membahagiakan ibunya. bagaimana caranya?..yaitu dengan bernyanyi dan bernyanyi katena itu yg dia bisa saat itu, penderitaan ibunya dan kondisi Ekonomi sulit keluarga membuat dia punya semangat yg luar biasa untuk sukses.

Kemudian yang kedua seorang Bocah 13 thn dari negara bagian Amerika, dia ikut American Idol, sempat di tanya juri Simon, apa motivasi anda ikut audisi, dia menjawab krn "saya sering di intimidasi temen2 di sekolah, katanya suara saya jelek" dan lalu ditanya bagaimana mengatasi hal itu, dia bilang "teruslah bernyanyi" dan setelah selesai menyanyi dia mendapat pujian dari juri cewek(lupa namanya), "kamu telah berhasil mengalahkan intimidasi itu dengan suara emasmu"

Kemudian yang ke tiga, bocah 13 th dan dia Juara dunia ilmu beladiri, ketika di tanya kenapa dia bisa hebat begini, krn dia suka dan selalu ingin lebih hebat dari ayahnya, dan ternyata ayahnya adalah pelatih ilmu beladiri tersebut.
ayahnya bilang anaknya selalu belajar dan ingin lebih hebat dari ayahnya.
Kondisi lingkungan memang mempengaruhi dia untuk menjadi sukses.

Sungguh ke 3 tayangan tersebut, menginspirasi kita...
Sekarang dari 3 cerita diatas, hal apa yang membuat kita bisa termotivasi untuk sukses?, apa sampai pada titik kehidupan yg getir?, atau tunggu di intimidasi dan hinaan dari teman teman?, atau mencari lingkungan yang sesuai dengan mau kita?
sehingga bisa maju dan sukses..?, silakan anda pilih sendiri..atau ada hal lain..?

Friday, March 20, 2009

Counter Di Branding Telkomsel



Rabu Kemarin pertengahan Maret 2009, akhirnya Counter Kania Cell1 dan Dibranding dari dealer Telkomsel Simpatindo, sungguh penantian yg lumayan lama dan pada akhirnya branding toko itu datang dengan sendirinya setelah omset toko dirasa cukup bagus bagi dealer dan semoga ini adalah awal untuk menjadi lebih baik lagi dalam pelayanan dan penjualan..., bagi teman yg mau belajar bagaimana bisnis Voucher itu dimulai dan dijalannkan, jangan diam saja dan tidak melakukan tindakan ayoo silakan jangan ragu kontek saya dan kita berbagi ilmu bersama.., salam sukses!! 2

Kesadaran Untuk Membangun Kompetensi Diri

ada artikel meanrik neh dri kang Dadang....


Kesadaran Untuk Membangun Kompetensi Diri

by Dadang Kadarusman

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Dibanyak media kita membaca perkiraan yang dibuat oleh para ahli ekonomi dan bisnis serta politikus terkemuka, bahwa; tahun ini kehidupan kita mungkin akan terusik oleh melemahnya kinerja ekonomi dunia. Siapa yang tidak deg-degan jika demikian? Bahkan orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi pun bisa diberhentikan. Apalagi konon Organisasi Pekerja Internasional (ILO) memperkirakan bahwa Indonesia akan kebagian PHK untuk sekitar 650,000 orang tahun ini. Atau mungkin lebih dari itu. Ketika hendak melakukan PHK, perusahaan yang peduli biasanya memberikan pembekalan supaya mereka tahu, ’apa yang bisa mereka lakukan setelah PHK’.

Dulu, dihalaman rumah saya ada sebatang pohon besar yang sudah dipotong nyaris rata dengan tanah. Yang tertinggal hanya ’tunggul’ berupa sisa batangnya seolah tak berdaya. Beberapa minggu kemudian dari tunggul itu bermunculan tunas-tunas pohon kecil yang jumlahnya sangat banyak. Dan beberapa bulan kemudian, setiap tunas itu telah tumbuh menjadi satu batang pohon baru. Walhasil, pohon yang asalnya berbatang satu itu kini telah menjelma menjadi pohon rindang dengan batang yang banyak.

Mengapa pohon yang sudah ditebang itu tumbuh lagi? Itulah pertanyaan saya. Dan ternyata, kunci jawabannya terletak pada bagian dari pohon itu yang kita sebut sebagai ’akar’. Karena akarnya yang tangguhlah maka pohon itu tidak mau mati. Ditebang pun dia kembali tumbuh lagi.

Kita mengacungkan jempol kepada perusahaan yang bersedia memberikan ’pembekalan menjelang PHK’. Namun, hal itu sering sudah terlambat. Misalnya, bulan depan mau di PHK, saat ini baru dilakukan pembekalan itu. Sehingga, ketika masa tidak enak itu tiba; kita sering masih belum benar-benar siap. Lagipula, mana mungkin ada perusahaan yang mau memberikan pembekalan semacam itu jika keadaan sedang indah-indahnya? Oleh karena itu, memberikan persiapan pasca PHK kepada karyawan disaat perusahaan sedang berkinerja baik kelihatanya merupakan gagasan yang konyol, ya?

Tapi bagaimana jika suatu saat kelak tiba-tiba hal itu menimpa kita? Faktanya, ada orang bekerja disebuah perusahaan yang sangat baik; tiba-tiba kehilangan pekerjaannya ketika ada perusahaan lain mengakuisisinya. Sementara dia dan teman-temannya tidak pernah tahu sampai didetik terakhir pengumuman tentang situasi itu. Jadi, saat paling tepat untuk mempersiapkan karyawan menghadapi PHK bukanlah menjelang PHK, melainkan pada saat segala sesuatunya sedang berjalan baik. Tetapi, kita menghadapi 2 tantang mendasar disini. Pertama, perusahaan sering tidak memiliki cukup alasan; mengapa mesti melakukannya jika kinerjanya sedang bagus? Kedua, karyawan merasa tidak memerlukannya, malah sebaliknya mengira bahwa itu sia-sia dan hanya membuang-buang waktu saja. Walhasil, kita tidak pernah bersentuhan dengan hal-hal yang sifatnya preventif jangka panjang seperti itu.

Padahal, seperti pohon yang memiliki akar kuat tadi. Akar yang dimilikinya itu, tidak serta merta ditumbuhkan sehari sebelum dia ditebang. Pohon itu telah bertahun-tahun sebelumnya memperkuat akar itu. Sehingga ketika dia ditebang, dia tetap dapat bertahan. Manusia juga demikian. Jika kita mampu memperkuat ’akar’ pribadi kita; maka mudah-mudahan kita bisa bertahan lebih baik seandainya hal itu tak terelakan juga.

Lantas apa sih sesungguhnya ’akar’ bagi kita? Ada banyak makna akar bagi kita. Namun, salah satu makna yang terlebih dahulu perlu kita bangun adalah apa yang biasa kita sebut sebagai ’kompetensi’. Orang-orang dengan kompetensi tinggi adalah mereka yang mempunyai akar yang kuat. Karena, dengan kompetensi yang tinggi itu, mereka memiliki daya saing yang besar. Sehingga, lebih sedikit hal yang perlu dikhawatirkan olehnya, dibandingkan oleh mereka yang tidak memiliki kompetensi itu. Dengan kata lain, kita tidak perlu menunggu perusahaan untuk melakukan program ’pembekalan menghadapi PHK’. Karena, perusahaan yang sedang sehat sangat tidak mungkin melakukannya untuk kita. Sedangkan perusahaan yang sudah tidak sehat seringkali melakukannya secara terlambat. Jadi, pilihan yang kita miliki cuma satu, yaitu; membangun kompetensi diri yang tinggi secara sadar jauh-jauh hari sebelumnya.

Rugikah kita jika memiliki kompetensi tinggi serupa itu? Tidak. Karena, kalau perusahaan kita terus maju; maka kita akan menjadi bagian dari kemajuan itu, sekaligus mendapatkan berkah yang lebih besar. Namun, jika perusahaan anda akhirnya tidak bisa dipertahankan, maka seperti akar pohon yang ditebang tadi; dia akan membantu kita untuk tumbuh lagi. Tumbuh lagi. Dan tumbuh lagi. Semoga.

Hore,
Hari Baru!
Dadang Kadarusman
http://www.dadangkadarusman.com/
Business Administration & People Development
Business Talk Setiap Jumat: 06.30-07.30 di 103.4 FM Day Radio

Catatan Kaki:
Seperti pohon yang berakar kuat, manusia yang memiliki kompetensi tinggi mempunyai kesempatan untuk terus berusaha agar bisa terus bertumbuh dan berkembang.

Saturday, January 31, 2009

Belajar Investasi Tanah dan Bangunan

Minggu-minggu ini setiap sabtu, saya dan isteri sering pulang Pergi ke Cilebut Bogor, krn kebetulan lagi ada urusan mau beli tanah disana, Mertau saya yang bantu untuk proses jual belinya.
saran Mertua saya, "Beli aja Sumirat lumayan buat Investasi, kan tanahnya pinggir jalan, nanti kalau ada modal bisa bikin kotrakan Toko"

Memang seh saya dan isteri lagi berencana untuk bisa mendapatkan "passive income", ya dengan berinvestasi di tanah dan properti dan kemudian kita sewakan.

Tanah yg dibeli kebetulan Lokasinya Persis di Sebrang jalan depan Gerbang Komplek Perumahan, hanya berselisih satu bangunan dari gerbang tersebut sekitar 100m2. Rencana seh kalau udah dapat dananya, akan dibangun 3 toko atau ruko dan kita sewain deh, atau mungkin juga waralaba alfamart atau Indomaret kali ya..(tapi yang ini apakah dananya saya ada?),

sekarang masih dipikirin dan cari solusi dana buat bangunnya dulu.

Nanti kalau udah jadi bangunannya saya kabarin deh, kali aja ada teman2 yang berminat...

do'akan ya, semoga "mimpi" yang ini bisa terwujud....

Mengapa Kita Kekurangan Entrepreneur?

Tulisan ini saya sadur dari Blog-nya mas Yodhia Antariksa, bagus baut pencerahan kita-kita...

Mengapa Kita Kekurangan Entrepreneur?

* Written by Yodhia Antariksa
* Posted August 25, 2008 at 12:08 am


Negeri ini masih sangat kekurangan entrepreneur. Dibalik beragam liputan tentang seribu satu sosok enterpreneur, negeri ini ternyata masih sangat sedikit memiliki kaum wirausaha. Data terkini menunjukkan angka populasi entreprenuer di negeri ini hanya 0,18 % dari total penduduk, atau hanya sekitar 400,000 orang. Sebuah jumlah yang terlalu sedikit untuk sebuah negara dengan penduduk lebih dari 200 juta jiwa.

Padahal, kisah kemonceran sebuah bangsa selalu dilentikkan oleh kisah heroisme para entrepreneurnya. Mereka membangun bisnis dari nol, mendedahkan cerita legendaris, dan kemudian menancapkan jejak yang amat kokoh dalam sejarah ekonomi dunia. Amerika akan selalu dikenang karena mereka memiliki Henry Ford, Bill Gates, ataupun Lary Page & Sergei Brin (pendiri Google). Jepang menjadi legenda lantaran kisah Akio Morita (pendiri Sony), Soichiro Honda dan Konosuke Matshushita (Panasonic).

Lalu bagaimana solusinya? Apa yang mesti dilakukan negeri ini sehingga kelak akan lahir Bill Gates dari Bandung, Akio Morita dari Pemantang Siantar, ataupun Sergei Brin dari tanah Maluku? Solusi ini akan coba kita bentangkan dengan terlebih dulu menulusuri dua faktor utama kenapa negeri ini masih sangat kekurangan sosok entrepreneur yang tangguh.

Jawaban yang pertama mudah : kita sangat kekurangan jumlah entrepreneur karena sistem pendidikan kita memang mendidik kita untuk menjadi pegawai dan bukan entrepreneur; mengarahkan kita untuk menjadi kuli, bukan kreator. Sungguh mengherankan, sepanjang kita sekolah selama puluhan tahun, kita nyaris tidak pernah mendapatkan pelajaran mengenai entrepreneurship. Juga nyaris tak pernah mendapatkan pelajaran tentang keberanian mengambil resiko, tentang ketajaman mencium peluang bisnis, ataupun pelajaran tentang life skills – sebuah pelajaran penting yang akan membikin kita menjadi manusia-manusia mandiri nan digdaya.

Tidak. Kita tak pernah mendapatkan itu semua. Selama bertahun-tahun kita hanya dijejali dengan aneka teori dan konsep, seolah-olah kelak kita akan menjadi “kuli” atau pegawai di sebuah pabrik. Lalu begitulah, setiap penghujung tahun ajaran, setiap kampus ataupun sekolah bisnis beramai-ramai mengadakan Job Fair, memberikan pembekalan (sic! ) tentang cara menyusun CV yang bagus dan trik bagaimana menghadapi wawancara kerja. Semua dilakukan sebab seolah-seolah bekerja menjadi “kuli berdasi” di perusahaan besar (kalau bisa multi national companies) merupakan “jalur emas” yang wajib ditempuh oleh setiap lulusan sarjana.

Kenyataan seperti diatas mestinya harus segera dikurangi. Sebab situasi semacam itu hanya akan membuat spirit entrepreneurship kita pelan-pelan redup. Sebaliknya, kita sungguh berharap pendidikan dan pelajaran entrepreneurship diberikan secara masif dan sejak usia dini, setidaknya sejak di bangku sekolah SLTP (pelajaran tentang entrepreneurship juga bisa Anda dapatkan DISINI). Sebab dengan demikian, negeri ini mungkin bisa bermimpi melahirkan deretan entrepreneur muda nan tangguh pada rentang usia 17 tahun-an.

Pada sisi lain, acara semacam job fair mestinya disertai dengan acara yang tak kalah meriahnya, yakni semacam “Entrepreneurship Campus Festival”. Kita membayangkan dalam ajang ini, ribuan mahasiswa muda datang dengan beragam gagasan bisnis yang segar, dan kemudian dipertemukan dengan barisan investor yang siap mendanai ide bisnis mereka (investor ini sering juga disebut sebagai “angel investor” atau “venture capital”). Melalui ajang inilah bisa dilahirkan ribuan entrepreneur muda baru dari setiap kampus yang ada di pelosok tanah air. Dan sungguh, dengan itu mereka tak lagi harus antri berebut fomulir lamaran kerja, ditengah terik panas matahari, dengan peluh di sekujur tubuh, dengan muka yang kian sayu…….(duh, biyung, malang nian nasibmu…).

Faktor kedua yang membuat kita sangat kekurangan entrepreneur, dan juga harus segera diatasi adalah ini : mindset orang tua kita yang cenderung lebih menginginkan anaknya menjadi pegawai/karyawan. Sebab, orang tua mana sih yang tidak bangga jika anaknya bisa menjadi ekskutif di Citibank atau manajer di Astra International? Mindset semacam ini menjadi kelaziman sebab bagi kebanyakan orang tua kita, mengabdi dan bekerja di sebuah perusahaan besar setelah lulus kuliah adalah jalur yang harus dilalui untuk merajut kesuksesan. Sebuah jalur “paling stabil” dan “paling aman” untuk dapat melihat anaknya mampu membangun rumah dan memiliki sebuah mobil sedan.

Sebaliknya, orang tua kita acap ragu dan gamang ketika melihat anaknya memutuskan untuk membangun usaha secara mandiri. Mereka khawatir jangan-jangan hal ini akan membuat anak cucu mereka kelaparan……Mindset semacam ini pelan-pelan harus diubah. Cara yang paling efektif adalah dengan menyodorkan semakin banyak contoh keberhasilan yang bisa diraih para entrepreneur muda. Dengan kisah-kisah keberhasilan ini, diharapkan orang tua kita menjadi kian sadar bahwa pilihan menjadi entreprenuer dan membuka usaha sendiri merupakan jalur yang juga bisa membawa kesuksesan yang melimpah.

Ya, orang tua kita mungkin perlu disadarkan, bahwa pilihan menjadi juragan ayam ternak di kampung halaman tak kalah hebat dibanding menjadi manajer di Citibank yang berkantor megah di Sudirman. Bahwa pilihan menjadi juragan batik grosir tak kalah mak nyus dibanding menjadi ekeskutif di sebuah perusahaan multi nasional……

Note : Jika Anda ingin mendapatkan file powerpoint presentation mengenai management skills, strategy, marketing dan HR management, silakan datang KESINI.

Jika Anda ingin memberikan hadiah kaos keren kepada anak atau keponakan Anda, silakan datang KESINI.

PT POS Oh PT POS

Pagi itu saya buru-buru ke PT POS krn jam sudah menunjukan 9.an saya mampir sebentar mau beli Perangko untuk kirim surat dan barang kecil/bisnisan voucher HP ke bdg, dan beli materai untuk keperluan lain.
saat itu kebetulan uang ngak ada yg kecil hanya ada 50rb, saya beli materai dulu tadinya,

saya : "Bu Beli materai yang 600, 2," dan saya sodorkan uang 50rb krn saat itu saya ngak ada uang pas.
Petugas 1 : "wah pak uangnya 50 rb masih pagi ngak ada kembalian"
dia kembalikan uang saya, ok deh saya kirim surat dulu aja
saya: " pak kilat khusus ke bdg"
petugas kemudian cek dan timbang dan kemudian.
Petugas2 : harganya rp 4500"
saya : sodorkan uang 50 rb lagi,
petugas 2: "wah pak ngak ada kembalian" tukerin dulu aja deh ke depan,uang tersebut dibalikin lagi.
saya pergi lagi ke loket materai,
saya: Bu materainya beli 5 aja, supaya 30 rb dan kembalikan 20 rb
petugas1: ngak ada pak, dan uangnya dibalikin lagi, "tuker aja dulu didepan pak"

dalam hati saya, gile bener neh, petugas-peugasnya ngak peduli ama pelanggan, mau beli syukur ngak juga ngak apa2..toh gaji saya masih tetap kok, gitu kali ya..

akhirnya "terpaksa" saya tuker uang keluar ke jalan tuker ke warung satu ngak ada dan ada tukang parkir.
saya: Pak tolong dong tukerin uang 50rb ya"
petugas parkir : "bentar pak ya", kemudian saya liat dia lari ke warung satu ke kemudian ke warung lain, lari ke pedangang asongan satu dan pedagang lain, dan akhirnya dia kembali dengan uang receh"
akhirnya saya ke Pos lagi dan saya bayar dengan uang pas selasai deh urusan.
dan tak lupa saya kasih lebih tuh tukang parkir krn dia mau "bekerja lebih" ya saya "kasih lebih"

apakah memang begini? "Profile" Pelayanan Publik kita, sepertinya pelanggan masih dianggap sepele, Pikiran merka "ente yg perlu kok bukan kita...."

Tuesday, January 06, 2009

What You Believe Is What You Get

ini ada sebuah artikel yg lumayan bagus, bagaimana sebuah pikiran apakah itu negatif atau positif akan sangat berdampak pada diri kita.


What You Believe Is What You Get

Nick adalah seorang yang besar, kuat dan keras, yang bekerja di suatu langsiran kereta api selama bertahun-tahun. Ia adalah salah seorang pegawai terbaik perusahaannya - selalu tiba tepat waktu, dapat diandalkan, pekerja keras yang dapat menyesuaikan diri dengan para pegawai lainnya.

Tetapi Nick mempunyai satu masalah besar. Sikapnya terus-menerus negatif. Ia dikenal di sekitar langsiran kereta api itu sebagai orang yang paling pesimis di tempat kerja. Ia selalu takut pada hal yang terburuk dan terus-menerus khawatir, takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.

Suatu hari musim panas, para pegawai diberitahukan bahwa mereka dapat pulang satu jam lebih awal untuk merayakan ulang tahun mandor mereka. Semua pekerja pergi, tetapi entah bagaimana, Nick secara kebetulan terkunci dalam sebuah mo bil boks pendingin yang telah dibawa ke langsirang kereta api itu untuk diperbaiki. Mobil boks itu kosong dan tidak terhubung dengan satu kereta pun.

Saat Nick menyadari bahwa ia terkunci di dalam mobil boks pendingin itu, ia panik. Nick mulai memukuli pintu-pintu begitu kerasnya sehingga lengan dan tinjunya berdarah. Ia menjerit dan menjerit, tetapi para rekan kerjanya telah pulang ke rumah untuk bersiap ke pesta itu. Tak seorang pun dapat mendengar panggilan minta tolong Nick yang putus asa. Lagi dan lagi ia memanggil, sampai suaranya menjadi suatu bisikan serak.

Karena sadar bahwa ia ada dalam mobil boks, Nick mengira bahwa suhu dalam mobil itu jauh di bawah titik beku, mungkin serendah lima atau sepuluh derajat Fahrenheit. Nick takut pada hal terburuk. Ia mengira, Apakah yang akan kulakukan? Jika aku tidak keluar dari sini, aku akan membeku sampai mati! Aku tidak bisa tinggal di sini sepanjang malam. Semakin ia memikirkan keadaan-keadaannya, semakin dingin rasa tubuhnya. Dengan pintu tertutup rapat, dan tak ada jalan keluar yang tampak, ia duduk menunggu kematiannya yang tak terhindari dengan mati membeku atau kekurangan udara, yang mana yang datang lebih dahulu.

Waktu berlalu, ia memutuskan untuk mencatat tentang kematiannya. Ia menemukan sebatang pena dalam saku kemejanya dan melihat selembar karton tua bekas di sudut mobil itu. Sambil gemetar hampir tak terkendalikan, ia menulis cepat-cepat sebuah pesan untuk keluarganya. Di dalamnya Nick mencatat kemungkinan-kemungkinannya yang menakutkan: "Semakin kedingingan. Tubuh mati rasa. Jika aku tidak segera keluar, ini mungkin akan menjadi kata-kata terakhirku."

Dan memang demikian...

Pagi berikutnya, saat para pegawai datang bekerja, mereka membuka mobil boks itu dan menemukan tubuh Nick rubuh di sudut. Saat otopsi diselesaikan, ternyata Nick memang membeku sampai mati.

Nah, sekarang adalah teka-teki yang menarik: para investigator menemukan bahwa unit pendingin bagi mobil di mana Nick telah terjebak itu bahkan tidak menyala! Nyatanya, mobil itu sudah rusak untuk beberapa waktu dan tidak berfungsi pada saat Nick mati. Suhu dalam mobil tersebut malam itu -malam Nick membeku sampai mati- adalah enam puluh satu derajat Fahrenheit! Nick membeku sampai mati dalam suhu yang sedikit kurang dari suhu ruangan normal karena ia percaya bahwa ia ada dalam sebuah mobil boks yang membeku. Ia mengharapkan untuk mati! Ia yakin bahwa ia tidak mempunyai kesempatan sedikit pun. Ia mengharapkan yang terburuk terjadi pada dirinya. Ia melihat dirinya sendiri ditakdirkan tidak dapat lolos. Ia kalah dalam peperangan dalam pikirannya sendiri!

Bagi Nick, hal yang ia takutkan dan harapkan terjadi, terwujud juga. Pepatah lama "Kehidupan adalah suatu nubuatan yang dipenuhi sendiri" memang benar baginya. Itu biasanya terjadi dalam kehidupan anda juga. Banyak orang pada masa kini sama dengan Nick. Mereka selalu mengharapkan yang terburuk. Mereka mengharapkan kekalahan. Mereka mengharapkan kegagalan. Mereka mengharapkan keadaan biasa-biasa saja. Dan, mereka biasanya mendapatkan apa yang mereka harapkan;
mereka menjadi apa yang mereka percayai.

Tetapi anda dapat mempercayai hal-hal baik. Saat anda menghadapi masa sukar, jangan berharap untuk tetap tinggal di sana . Harapkanlah untuk keluar dari masalah itu. Harapkanlah Tuhan untuk secara ajaib mengubahnya.

Saat bisnis menjadi sedikit sepi, jangan harapkan untuk bangkrut; jangan membuat rencana-rencana untuk gagal. Berdoalah dan harapkanlah Tuhan untuk mendatangkan para pelanggan kepada anda.

Jika anda mengalami kesukaran-kesukaran dalam pernikahan anda, jangan hanya menyerah dalam frustasi dan berkata, "Aku seharusnya tahu bahwa pernikahan ini memang ditakdirkan untuk gagal sejak semula."

Tidak! Jika anda sedang melakukannya, berarti anda sedang menanggapi dengan cara Nick. Pengharapan anda yang lemah akan menghancurkan pernikahan anda; cara berpikir anda yang salah akan menjatuhkan anda. Anda harus mengubah cara berpikir anda. Ubahlah yang anda harapkan. Berhentilah mengharapkan untuk gagal. Mulailah mempercayai bahwa anda akan berhasil!

Bahkan jika fondasi hidup anda runtuh, sikap anda seharusnya adalah: "Tuhan, aku tahu bahwa Engkau akan mengubah ini dan menggunakannya untuk kebaikanku. Tuhan, aku percaya, bahwa Engkau akan membawaku keluar lebih kuat
dibanding sebelumnya.. ."

Quoted from "Your Best Life" Now by Joel Osteen

Saturday, January 03, 2009

Duh karyawan oh karyawan....

Pertengahan Bulan Desember 2008 karyawan voucher saya undur diri dengan beberapa permasalahan, dan beberapa minggu setelah dia keluar muncul beberapa masalah antara lain: punya utang makan ke Warteg, ada customer minta ganti battere uangnya dah di kasih tapi barangnya belum ada, ada yang minjemin duit tapi belum dia bayar padahal dia katanya sahabatnya.
Sebenernya karyawan tsb sudah dianggap seperti saudara sendiri walau hanya temannya ponakan saya.
Pelajaran yang bisa diambil adalah:
- cari karyawan harus lebih selektif lagi,emang susah susah gampang, banyak yang mau tapi yang bener agak susah nyarinya,ada usulan..?
- Kalau karyawan sodara, teman atau tetangga dekat, tadinya agar silturahmi lebih terjalin tapi kalu begini malah jadi ngak enak, mending cari yang bener bener mau kerja aja.
- monitoring yang kurang, ini resiko status karyawan eh punya karyawan juga..

Semoga kedepan bisa ketemu karyawan yg memeng bener klop dengan kita...

Padahal pingin cari konter lagi neh...

Wednesday, November 12, 2008

Hari ini 10 tahun yang lalu....

Tepatnya tanggal 8 Nov sepuluh tahun yang lalu, suatu ikatan pernikahan saya dan "mantan pacar" terjadi sudah.
Tak terasa sudah satu dasawarsa kita menjalani "bahtera" rumah tangga, suka duka, canda tawa, tawa dan tangis dan segalanya kita jalani bersama, sudah ada dua "buntut" yang mengikuti kita, satu yg "jagoan" dan satu yg "cantik".., alhamdulillah ya Allah, perjalan ini sudah kita jalankan, semoga ke depannya kita bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya...

Thursday, October 30, 2008

Vellova Band dari bandung

Keponakan saya di Bandung ternyata pemain Band,dia Penggebuk Drum untuk Group Vellova dan sudah lama main di sekitar Bandung untuk Cafe-Cafe , Kampus,Mall, Hotel dan Restauran, Kini coba jajaki untuk masuk ke Jakarta, sudah beberapa tempat di coba antara Lain, Ke EMI label, Musica, Radio GenFM , Radio Dfm, Iradio, MU cafe dan akan menyebar ke Radio2, EO-EO, Label Jakarta, Aliran Musiknya Pop alternatif bisa kompetitif sama Peter Pan, The Titans dan The Masiv, karena pemain Bass kenal dan pernah main bareng dg Vocalis The Titans sebelum dia gabung dengan the Titans sewaktu masih sama maen di Bandung, Demo lagu ada di saya sekitar 8 lagu, mau coba denger musiknya kontek saya di 081519591456, silakan undang band Vellova...asli Bandung...mumpung masih belum mahal..









Monday, October 13, 2008

Sharing Pengalaman Penipuan Voucher Pulsa Elektrik

Ini pengalaman kami sharing ke milist agar teman-teman yang lain tidak mengalami hal sama.


Kejadiaannya terjadi hari jum'at kemarin, datang ke Konter Kania Cell1 pelanggan minta diisi pulsa XL elektrik 10.000 kemudian dia infokan no hpnya, krn kebetulan stok Dompet Pulsa di konter tsb habis maka minta ke konter Kania Cell2 (saat ini ada 3 counter yg saling support satu dg lainnya), dan lansung di inject dan sukses, terbukti di HP sudah ada pesan,”berhasil pengisian pulsa ke 08XXXX sebesar 10rb”udah sukses diisi, tapi karena pesan itu adanya di konter yg ke 2 maka, kami ngak bisa perlihatkan ke pelanggan, hanya infokan kalau pulsa tersebut sudah masuk, tapi pelanggan mengaku belum masuk dan dia kasih unjuk di hp dengan cek pulsa dan saldonya masih sekitar beberapa ratus rupiah, kami tegaskan lagi, ”pak memang kami ngak bisa kasih unjuk pengisian karena di isi dari konterlain/cabang”. Tapi dia tetap ngak mau ngaku kalau pulsanya belum masuk.

Karena hubungan kami dengan Grosir voucher terjalin baik dan hampir tiap dua kali sehari kami belanja di PGC Cililitan, maka minta segera diisikan Dompet Pulsa, ngak berapa lama Dompet pulsanya sudah terisi, dan kita coba lagi inject ke no HP dia, dan pesannnya, sama ”berhasil pengisian pulsa ke 0818XXXX sebesar 10rb” , eh tapi dia tetap bilang belum masuk pulsanya, dan dia unjukin pulsanya masih belum bertambah. Kemudian kami ngak kehilangan akal, coba call no HP tsb di call dari konter dan ternyata no hp tsb ngak aktif, infokan ke dia kenapa kok hpnya ngak aktif?, , dan kmudian dia cepat-cepat buka HP dan ganti chip HP dg no yg diisi pulsa dan ngak lama setelah aktif, masuk pulsanya, dan cepat2 dia pergi,

Kesimpulannya, dia sengaja isi pulsa nomer yg diminta diisin dan hp yg dia kasih liat nomernya berbeda, artinya dua kali pulsa elekrik kami masuk ke hpnya padahal dia bayar satu kali.

Hati -hati untuk teman teman yang bisnis voucher pulsa elektrik jika ada kasus seperti ini.

Solusinya,

  1. Setiap isi elektrik, tanyakan apakah pelanggan tsb hpnya dibawa?, isikan pulsa sampe HP nya terisi pulsanya/pulsanya bertambah. Jika HP-nya ngak dibawa atau buat kirim ke orang lain, infokan agar segera cros cek setelah pengisian pulsanya.
  2. Tulis di buku logbook, no HP-nya pelanggan, isikan nomernya sesuai yg dia minta, dan ketika transaksi siap di eksekusi, sebutkan lagi sampe pelanggan bilang ya atau mengangguk tanda nomernya itu benar, ini untuk jaga-jaga krn jika dia salah infokan atau tulis no hpnya kita tidak disalahkan.
  3. Setelah transaksi sukses, tunjukan pesan yg ada di HP, agar pelanggan baca, bahwa nomernya sudah terisi.
  4. Kalau dia bawa HP, setelah terisi segara HP-nya akan ada pesan sms masuk dan cek bersama-sama, bahwa pulsa sudah masuk dan transaksi sukses.

Demikian sharinganya, semoga bermanfaat..., atau teman-teman ada saran atau pengalaman lain..?

Tuesday, September 16, 2008

Pintu-Pintu Rizki

DearFren,

artikel dibawah adalah postingan di Milist SSR-klub dari pak Iwan Agustian, trism

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai
berikut:
1. Takwa Kepada Allah
Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan
menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta'ala
berfirman, artinya, "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan
mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak
disangka-sangkanya. " (At Thalaq 2-3)Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan
di akhirat.Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah
Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan
problematika hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak
terduga. Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, "Yaitu
barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan
dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan
jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah
yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas
sama sekali sebelumnya." Allah swt juga berfirman, artinya,
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa,
pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit
dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa
mereka disebabkan perbuatannya. " (QS. 7:96)

2. Istighfar dan Taubat
Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan
taubat, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh
Alaihissalam , "Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Rabbmu,
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" niscaya Dia akan
mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan
mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya)
untukmu sungai-sungai. " (QS. 71:10-12) Al-Qurthubi mengatakan, "Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud (ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan
penyebab turunnya rizki dan hujan."
Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-
Bashri, maka beliau berkata, "Beristighfarlah kepada Allah", lalu ada
orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada
Allah". Ada lagi yang mengatakan, "Mohonlah kepada Allah agar
memberikan kepadaku anak!" Maka beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada
Allah". Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang,
beliau pun juga menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah." Maka orang-orang pun bertanya, "Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar. " Beliau lalu menjawab, "Aku mengatakan itu bukan
dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,
(seperti tersebut diatas, red)
Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan
lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan
lisannnyasaja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih
senantiasa menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar
yang demikian tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

3.Tawakkal Kepada Allah

Allah swt berfirman, artinya,"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. " (QS. 65:3) Nabi saw telah bersabda, artinya, "Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamusebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang." (HR Ahmad, at-Tirmidzi dan dishahihkan al-
Albani) Tawakkal kepada Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan
diri dan sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan yakin
bahwa hanya Allah yang memberikan pengaruh di dalam kehidupan. Segala
yang ada di alam berupa makhluk, rizki, pemberian, madharat dan manfaat,
kefakiran dan kekayaan, sakit dan sehat, kematian dan kehidupan dan selainnya
adalah dari Allah semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang di sampaikan oleh
al-Imam Ibnu Rajab, yaitu menyandarkan hati dengan sebenarnya
kepada Allah Azza wa Jalla di dalam mencari kebaikan (mashlahat) dan
menghindari madharat (bahaya) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat, menyerahkan
seluruh urusan hanya kepada Allah serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada
yang dapatmemberi dan menahan, tidak ada yang mendatangkan madharat dan
manfaat selain Dia.

4. Silaturrahim
Ada banyak hadits yang menjelaskan bahwa silaturrahim merupakan
salah satu sebab terbukanya pintu rizki, di antaranya adalah sebagai
berikut: -Sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam, artinya,
" Dari Abu Hurairah ra berkata, "Aku mendengar Rasulullah
Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Siapa yang senang untuk dilapangkan
rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim. " (HR
Al Bukhari). -Sabda Nabi saw, artinya, "Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, " Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu
yang engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena
sesungguhnya silaturrahim menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak
harta dan memperpanjang umur." (HR. Ahmad dishahihkan al-Albani) Yang dimaksudkan dengan kerabat (arham) adalah siapa saja yang ada hubungan nasab antara kita dengan mereka, baik itu ada hubungan waris atau tidak, mahram atau bukan mahram.

5.Infaq fi Sabilillah
Allah swt berfirman, artinya, "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan
menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya. " (QS. 34:39)
Ibnu Katsir berkata, "Yaitu apapun yang kau infakkan di dalam hal
yang diperintahkan kepadamu atau yang diperbolehkan, maka Dia (Allah)
akan memberikan ganti kepadamu di dunia dan memberikan pahala dan
balasan di akhirat kelak." Juga firman Allah yang lain,artinya,"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi
untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan
dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan
dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha
Kaya lagi Maha Terpuji. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan
kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah
menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. 2:267-268) Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah saw bersabda, Allah swt berfirman, "Wahai Anak Adam, berinfaklah maka Aku akan berinfak
kepadamu." (HR Muslim)

6.Menyambung Haji dengan Umrah
Berdasarkan pada hadits Nabi Shalallaahu alaihi wasalam dari Ibnu Mas'ud Radhiallaahu anhu dia berkata, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya, "Ikutilah haji dengan umrah karena sesungguhnya keduanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana pande besi menghilangkan karat dari besi, emas atau perak, dan haji yang mabrur tidak ada
balasannya kecuali surga." (HR. at-Tirmidzi dan an- Nasai, dishahihkan al-Albani) Maksudnya adalah, jika kita berhaji maka ikuti haji tersebut dengan umrah, dan jika kita melakukan umrah maka ikuti atau sambung umrah tersebut dengan melakukan ibadah haji.

7.Berbuat Baik kepada Orang Lemah
Nabi saw telah menjelaskan bahwa Allah akan memberikan rizki danpertolongan kepada hamba-Nya dengan sebab ihsan (berbuat baik) kepada orang-orang lemah, beliau bersabda, artinya, "Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rizki melainkan karena orang-orang lemah diantara kalian." (HR. al-Bukhari) Dhu'afa' (orang-orang lemah) klasifikasinya bermacam-macam, ada fuqara, yatim, miskin, orang sakit, orang asing, wanita yang terlantar, hamba sahaya dan lain sebagainya.

8.Serius di dalam Beribadah
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu, dari Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya, "Wahai Anak Adam Bersungguh-sungguhl ah engkau beribadah kepada Ku, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan Aku menanggung kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukan itu maka Aku akan
memenuhi dadamu dengan kesibukan dan Aku tidak menanggung kefakiranmu. "Tekun beribadah bukan berarti siang malam duduk di dalam masjid serta tidak bekerja, namun yang dimaksudkan adalah menghadirkan hati dan raga dalam beribadah, tunduk dan khusyu' hanya kepada Allah, merasa sedang menghadap Pencipta dan Penguasanya, yakin sepenuhnya bahwa
dirinya sedang bermunajat, mengadu kepada Dzat Yang menguasai Langit dan Bumi. Dan masih banyak lagi pintu-pintu rizki yang lain, seperti hijrah, jihad, bersyukur, menikah, bersandar kepada Allah, meninggalkan kemaksiatan, istiqamah serta melakukan ketaatan, yang tidak dapat di sampaikan secara lebih rinci dalam lembar yang terbatas ini. Mudah-mudahan Allah memberi kan taufik dan bimbingan kepada kita semua. Amin.

*( Sumber: Kutaib "Al Asbab al Jalibah lir Rizqi", al-qism al-ilmi Darul Wathan. )*

Monday, September 15, 2008

LENTERA JIWA (dari kickandy.com)

Dear Fren,

ini kisah cukup inspiratif buat kita, sengaja saya attach disini, trims untuk pak And Noya.

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongsi dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.

Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.

Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.

Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak
sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu
sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.

Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar.
Mereka yang tidak mau berubah,

dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.

Maka ketika m enden gar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang.
Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajangpertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai
dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.

Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi
apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.

Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.

Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.

Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena
saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya, katanya.

Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa
mereka.

source: http://www.kickandy .com//

Saturday, September 06, 2008

Waktu yang bernilai...

Tulisan ini didapat dari Bukunya Michael Lebouf, Ph.D “The Millionaire in You”..

Setiap orang memiliki “rekening” yang sama yang namanya waktu, rekening itu adalah 24 jam, atau 1.440 menit atau 86.400 detik. Seberapa banyak anda ber”investasi” atau tidak, “ia” tetap terhapus dan hilang, jika anda gagal menggunakan deposit hari itu anda rugi, tidak ada pengulangan, tidak ada penarikan untuk keesokan harinya. Anda harus hidup dalam masa sekarang mengandalkan deposit hari ini, Investasikan waktu demi mendapatkan yang terbaik darinya yang terbaik dalam kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan. Waktu terus berjalan, manfaatkan hari ini semaksimal mungkin.

Untuk menyadari nilai satu tahun :

Tanyakan pada siswa yang gagal dalam ujian akhir, karena dia harus mengulang satu tahun lagi.

Untuk menyadari nilai satu bulan :

Tanyakan pada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur.

Untuk menyadari nilai satu minggu:

Tanyakan pada seorang editor surat kabar mingguan.

Untuk menyadari nilai satu jam:

Tanyakan pada sepasang kekasih yang menanti untuk bertemu.

Untuk menyadari nilai satu menit :

Tanyakan pada seseorang yang ketinggalan kereta, bis atau pesawat

Untuk menyadari nilai satu detik:

Tanyakan pada seseorang yang selamat dari kecelakaan.

Untuk menyadari nilai sepersepuluh detik.

Tanyakan pada seseorang atlet Olimpiade yang gagal meraih mendali emas dan hanya dapat medali perak.

Kemarin adalah sejarah

Eesok adalah misteri

Hari ini adalah Anugerah

Itulah sebabnya hari ini disebut hadiah (present)

Hargai waktu yang anda miliki dan lebih hargai ”ia” karena anda membaginya bersama dengan seseorang yang istimewa.

Kemarin adalah cek yang dibatalkan.

Esok adalah surat perjanjian.

Hari ini adalah uang tunai ditangan anda...Belanjakanlah dengan bijaksana!....

Wednesday, September 03, 2008

Dari Entrepreneur Workshop dan ISMBEA 2008

Daer Fren,

Hari sabtu kemarin saya dan isteri mengikuti acara di Workshop ISMBEA 2008 (Indonesian Small and Medium Entrepreneur Award) yang di selenggarakan oleh Majalah Wirausaha dan Keuangan, di Hotel Sahid Jaya Hotel 30 Agustus 2008 kemarin, Workshop yang bertujuan untuk memberikan ”setrum-setrum” semangat kewirausahaan dan memberikan "Kiat-Kita Jitu Berbisnis" dengan para pembicaranya adalah para praktisi dibidang kewirausahaan dan sebagian pembicara adalah anggota komunitas Milist TDA. ada 7 Pembicara, yaitu Pak Seorasono I Soebari, Petrus C Marsana, Ning Hermanto, Fauzi Rachmanto, Frans Budi Pranata, Kornelia Laurensia dan Hadi Kuntoro.

dan berikut adalah catatan saya :

Dari Pembicara Pertama Pak Soerasono I Soebari, Penulis Buku ”Pensiunpreneur”

Ada beberapa jalan menuju entrepreneur diantaranya adalah:

Rangkap kuadran, harus banyak mendengar dan melihat (baca2 buku, ikut seminar, komunitas), temukan bakat, temukan hobby, jalin networking dan Parnership.

Sedangkan untuk pindah Jalur dari karyawan ke Entrepreneur, banyak hal yg harus dirubah sehubungan dengan perbedaan pola pikir antara karyawan dan entrepreneur yaitu:

mengenai ”switch mental”, Dimana sebagai Entrepeneur anda harus ”BERANI” dalam beberapa hal, seperti :

  • Beno (Berani Nombok), krn jika usaha belum berjalan lancar maka resiko hilang modal bahkan nombokin harus siap.
  • Bego (Berani mengempiskan Ego), krn biasanya entrepreneur harus bisa melayani pelanggan, dan untuk jadi jiwa pelayan harus mengempiskan ego-ego kita.
  • Beli (Berani tidak Libur), kadang kalu yang masih karyawan, hari sabtu dan minggu harus digunakan untuk melakukan kegiatan bisnis, jadi hari libur untuk keluargapun akan tersita oleh kegiatan tsb.
  • Becak (Berani Capek), tentunya dengan ”double” kegiatan resiko capek pun harus siap diterima.
  • Bemo (berani Di Omongin Orang), sering kali sebagai karyawan dan baru memulai usaha akan banyak diomongin orang, entah teman kantor, keluarga, tetangga atau siapa saja, dan ini pernah saya alami juga..he.he..
  • Beres (Berani Stres), harus siap stress, krn kerja dan bisnis bersamaan tentunya banyak menyita pikiran kita.

Dari pembicara Bu Aning Harmanto, yang yang mengusung istilah ”SENYUM” dan mengaku sebagai tukang ”bakul jamu”, Pebisnis Produk Herbal.

Berprinsif pada 5 jari, yaitu :

  • Jari Kelingking :FUN, bisnis harus dijalankan dengan Fun, senang, happy, gembira, tidak stress
  • Jari Manis :FEELING, kadang dalan bisnis feeling juga bisa ”bermain”
  • Jari Tengah : FAITH, ini yg paling utama dalm berbisnis yaitu kepercayaan
  • Jari Telunjuk : FUTURE, sebagai pebisnis harus selalu melihat ke depan
  • Jari Jempol : FINANCE, Tentunya bisnis memerlukan Financial, dan tahu bagaimana mengolah dan mengendalikannya.

Selanjutnya dari Fauzi Rachmanto, pembicara dan praktisi di bisnis Software dan Konsultan IT, memberikan sharingnya,

”Bisnis itu bisa atau tidak bisa ada dipikiran kita”

Memilih Usaha/Bisnis bisa dimulai dari ”dalam”, dimulai dari ”BE” (menjadi) dan ini adanya didalam diri kita kalau diibaratkan lingkaran ”BE” adalah lingkaran kecil, kemudian ”DO”, Do adalah apa yg kita lakukan untuk menjalankan bisnis tersebut dan DO adalah lingkaran yg lebih besar dan yg membungkus ”BE” dua lingkaran ini jika dijalankan maka akan menghasilkan ”HAVE” yaitu memiliki.

Jadi untuk bisa "HAVE" yang kita harus dimulai dari BE dulu kemudian melakukan DO.

Lalu bagaimana untuk bisa memilih usaha, ada beberapa cara yaitu :

  • Temukan Passion anda, gairah anda itu sebetulnya dimana seh..., ini bisa diliat dari cara bicara kita atau tema obrolan kita yg sering dibicarakan itu apa, misal jika kita kerja di IT tapi senenganya bicara Fashion, berarti passion anda kemungjkinan besar ada di bidang Fashion.
  • Logika, liat kondisi lingkungan kita bagaimana, misal saat ini sedang bergerak ke bidang IT maka bisnis tsb pasti membuka peluang untuk usaha.

Kemudian ada beberapa point juga untuk memilih bisnis yaitu :

  • Konsentrasi, fokus maunya bisnis apa seh.., jangan menyebar banyak tapi ngak mulai-mulai.
  • Orgnanisasi, bagaimana organisasinya bisnis tersebut
  • Komunikasi, Informasikan bisnis kita apa, sering ikut seminar-seminar, training, milist dsb
  • Inovasi, buat sesuatu yg baru berbeda dengan yg lainnya.

Adapun prinsip Memulai Usaha adalah :

  • Mulai dari yang kita sukai, krn jika kita suka maka ngak akan terasa berat dan cape.
  • Mulai dari apa yg anda miliki, apa yg ada bisa langsung mulai, menanti atau menunggu sesuatu yg ngak ada atau belum ada,akan memunda untuk mulai dan jika yang ditunggu ngak pernah ada maka ngak pernah mulai.
  • Mulai dari yang kecil, ”small is beautiful” banyak orang suksespun memulainya dari yg kecil terlebih dahulu.
  • Mulai dari sekarang, menunggu watku yang tepat untuk memulai adalah sia-sia dan hanya membuang waktu, kareana waku yang tepat itu tidak akan pernah ada karena akan selalu ada alasan untuk menunda dan waktu yang tepat adalah mulai dari sekarang.

Bagaimana Jurus-jurus untuk memulai Usaha, antara lain adalah:

  • Jurus 1, Hancurkan Mental Blok, beberapa pemikiran yg menghalangi untuk memulai usaha adalah:
    • Ngak Bakat, banyak beralasan ngak punya bakat bisnis, padahal bisnis itu bisa dipelajari dan dan yg bakatpun kaaul tidak di coba atau mulai tetap ngak bisa jalan.
    • Ngak punya Modal, banyak pebisnis yang mulai dengan modal seadanya.
    • Terlalu Tua atau Terlalu Muda, dalam memulai usaha tak ada batasan usia, kapan saja anda mulai itu bisa.
    • Tidak Aman, tidak aman itu relatif, krn perusahaan pun bisa saja suatu saat di likuidasi, akusisi atau merger yg menyebabkan penciutan karyawan dsb.
    • Takut Gagal, karena mlai dari yg kecil dan apa yang ada kalaupun gagal masih ada dana cadangan, yg ditakutkan adalah jika gagal dan tak ada uang atau modal lagi untuk selanjutnya

Jurus 2, Mengendalikan Rasa Takut

o Kenali rasa takut

o Kenali penyebabnya

Jurus 3, Rencana bisnis

o Deskripsikan produk dan service

o Apa yang dijual

Jurus 4, Marketing Analisis

o Siapa, siapa calon custemernya

o Kemana, kemana saja saja bisnis ini diinfokan

o Bagaimana, cara bisnis diinformasinkan

Jurus 4, Infrastruktur, apa aja yg diperlukan, meja kursi, counter dsb

Jurus 5, Financial, perkiraan modal yg akan diperlukan

Jurus 6, Schedule, kapan pelaksanaannya.

Awas akan adanya Perangkap!

  • Tahu cara kerja tapi belum tahu cara menjalankan bisnis.
  • Pemilik usaha terjebak didalam pekerjaan

Lalu Diri Anda ada diposisi mana, WHO ARE YOU?

  • Technicaian, jadi pekerja
  • Manager, mengendalikan Frofit
  • Enterpreneur, sisi pengembangan

Bagaimana hubunganBisnis yang Sehat?

  • Bisnis bukan anda, jadi pisahkan antara bisnis dan anda sendiri
  • Bisnis diciptakan untuk melengkapi hidup anda
  • Bisnis tidak dapat bergantung pada anda

Jurus Pengembangan Bisnis,

  • Team dan System, terbentuk team yang solid krn tidak ada yang sukses kalau bekerja sendirian dan system yang handal, Sistem dibangun bisa dengan, Edukasi team, Delivery dan distribusi yang bagus,Measurement, technology yg mendukung.
    • Prinsip membangun team :
      • Buat mereka merasa dihargai
      • Lihat potensi mereka, bukan kekeurangan mereka
      • Kepemimpinan adalah otoritas bukan kekuasaan
      • Buat mereka menjadi satu

  • Pasar, target market kita untuk terus di kembangkan.

Oleh-oleh dari Pak Hadi Kuntoro, pembicara dan juga praktisi bisnis di bidang garmen dengan bisnis utamanya selimut dan sering di juluki dengan ”Raja Selimut Indonesia”, baru bulan Maret tahn 2008 ini resign dari karyawan dan menjadi entrepreneur. Membawakan sharing dengan yaitu bagaimana .”Step by Step Menuju Entrepreneur”

Beberapa sharingnya adalah sbb:

Cara merubah Mindset :

  • Pilih Teman yg buat kita semangat, ajang teman kantor yg bikin kita jadi patah semangat, suka gosip, dsb
  • Cari teman-teman baru, krn dikantor temannya itu-itu aja
  • Belajar kepada ahlinya, Ajaran Nabi mengatakan, kl kita beragaul sama tukang minyak wangi maka kita jadi wangi, maka bergaul dan belajar dg ahlinya.
  • Bekerja sama dengan yang sudah berhasil
  • Baca-baca buku, utntuk tambah wawasan bca buku, majalh, internet dsb

Kunci Sukse bangun Bisnis adalah ”RBDASP” yaitu :

  • Reason, harus punya alasan yg kuat,kenapa saya harus berbisnis?
  • Believe, harus yakin bahwa bisnis ini emang bisa .
  • Dream, harus punya "impian", apa impian bisnis anda 1 th, 2thn, 5 thn kedepan
  • Strategy, harus punya strateginya.
  • Action, ini yg paling penting, segeralah "bertindak", mulai dari sekarang.
  • Pray, jangan lupa setelah itu semua, selalu berdoa agar bisnis diberikan kelancaran.

Langkah Awal Memulai :

Manfaatkan resouces yang ada :

  • Tempat Usaha, mulai dari rumah, garasi, lahan kosong dsb
  • Modal, sebagian dari tabungan, atau pinjam sodara dsb
  • SDM, Isteri, anak, sodara, teman

Langkah-langkah yg dilakukan Pak Hadi adalah:

Dapat IDE, -à temukan ProdusenàDaftaf sebagai Agen-à Buka toko kecil-kecilanà cari sumber Modal lagià buka yang lebih besar.

Beberapa the LUCK FACTOR dalam bisnis

  • Mudah bergaul (extrovert)
  • Santai dan relaks
  • Senang hal Baru
sementara itu dulu, mohon dikoreksi ya.., jika ada yang salah...

Monday, September 01, 2008

Diam.., Sang Pembunuh

Diam sang Pembunuh,

Tulisan ini saya ambil dari apa yg saya baca di bukunya Roger Kanopasek, ”Success Adventures”,

Apa gunanya kita pandai dalam suatu hal dan kemudian kita merahasikannya?,

orang yang pandai, cerdas dan amat kritis tetap diam dan bisa dibilang ”Pembunuh Diam”, Mereka adalah orang-orang yang mengetahui jawaban tapi tidak berani mengeluarkan pandangannya karena merasa tak seorangpun berkenan akan mendengarkannya.


Memiliki pembunuh diam didalam diri adalah merupakan ketakutan terbesar dalam diri kita. Bagian yg terburuk adalah kita TAHU bahwa suatu keputusan yang diambil oleh Mayoritas (baik di keluarga, karir, bisnis dan lain sebagainya)atau atasan itu salah tapi kita ikut menyetujuianya karena takut menonjolkan diri.


Ini ada contoh cerita dan bisa dianalogikan dalam hidup kita, Bayangkan jika anda terjebak ditengah gurun Sahara dangan satu unit prajurit perang dan sang komandan menderita karena terik matahari, jalannya tergontai-gontai. Dia lantas mengambil keputusan untuk bergerak kearah timur karena menurutnya disitulah lubang atau sumber air berada, sementara anda TAHU bahwa lubang/sumber air itu berada di sebelah utara. Kini anda punya satu dari dua pilihan : memberitahukan pendapat anda pada sang komandan atau ”cari aman” membiarkan ia melakukan apa yang dipikirkannya, Menerima keputusan dan berjalan menuju bencana kematian.


Mulai sekarang janganlah tinggal diam, buatlah komitmen pada diri anda dan carilah ”warisan anda” kejeniusan anda pada suatu hal, buatlah dunia tahu bahwa anda penyanyi, programmer, penulis, atlet, insyinyur yg handal, pilot terbaik, bisnisman sukses, atau apapun itu, Atasi rasa takut dan penolakan, anda tidak akan rugi apapun karena semuanya anda lakukan untuk meraih kemenangan.

kata-kata bagus

DearFrens,

Ini ada beberapa kata-kata bagus yg didapat dari Motivator Pak Mario Teguh dan berbagai sumber, semoga menambah semangat bagi kita semua.

Hidup untuk memilih :

Masih banyak orang yang, ”Lebih baik memilih hidup dalam penderitaan yang pasti dibanding memilih sesuatu yang belum pasti yang memungkinkan untuk berubah ke arah yang lebih baik”

Bertindak..!

”Kenapa sampai saat ini kita tidak mulai bertindak?”

Karena ’rasa takutnya’ lebih besar dibanding ketertarikannya.


Mendapatkan atau tidak mendapatkan? :

” Kita tidak akan mendapatkan apa yang orang lain dapatkan, karena kita tidak melakukan apa yang orang lain lakukan”


Tantangan dan Masalah :

”Tantangan dan masalah merupakan tanda bahwa kita masih hidup”

Pekerjaan:

Banyak orang yang ”tidak mencari pekerjaan, tapi pekerjaan datang mencarinya”

Sudut Pandang:

”Masalah yang sama akan menghasilkan hal yang berbeda, karena tindakan yang dilakukan juga berbeda”


Pikiran:

Pikiran anda merupakan magnet yang sangat kuat, ia akan terus menarik berbagai ide dan gagasan kedalam hidup anda., makanya hati-hati dengan pikiran-pikiran jelek dan jahat, tetap berfikiran positif.


Perubahan:

”Perubahan merupakan sesuatu yang menakutkan bagi banyak orang karena itu berarti ’memasuki wilayah asing’ dan belum diketahuinya”


Takut untuk menonjol!

Mengapa anda sebagai orang pandai justru masih menyembunyikan kecerdasan alami anda, dan bersedia menerima bukan yang terbaik.? Hanya mau menerima keberhasilan yang sedang-sedang saja dan menyimpan potensi besar anda.


Melakukan hal sama

”Adalah Gila mengharapkan ”perubahan” sementara kita melakukan hal-hal yang sama dari hari ke hari”