Tuesday, October 19, 2010

Intuisi atau kebetulan saja?

Beberapa hari lalu ada kejadian kejadian yang lumayan aneh dan apakah ini berhubungan dengan intusi, feeling atau apa saya kurang tahu, kejadiannya diantaranya,

waktu dirumah istri saya minta diambilkan alat pembersih kaki, saat itu dia lagi mandi dan saya mencari agak lama saat itu, setelah diberikan dia agak sedikit kesel dan setelah saya kasihkan, hati saya agak sedikit kesel juga saat itu. tak lama setelah mandi istri saya keluar dan bilang jari kakinya berdarah karena alat pembersih tersebut agak ke peleset kena jarinya dan berdarah.

kedua sewaktu anak saya yang SD kelas 2 lagi belajar hari minggu sore, saat itu dia lagi menggambar pakai pensil, saat itu saya liat dia agak ngantuk, lalu saya bilang dia,kalau ngantuk tidur aja belajarnya lanjut nanti, tar bahaya krn pegang pensil, tapi dalam keaadan ngantuk dia paksakan belajar, ngak lama saat dia belajar, dia menangis krn tangannya berdarah kena pinsilnya yg tajam.

ketiga, adalah minggu kemarin pagi-pagi tiba-tiba teringat pada tukang farpume keliling yang sudah lama ngak datang kerumah, eh ternyata siangnya sekitar jam 13.00 dia datang kerumah.

dari ketiga kejadin ini, apa ya yg sebenarnya terjadi, apakah in kebetulan atau krn intuisi, saya juga kurang tahu. kalau benar ini intuisi lalu bagaimana cara melatihnya ya agar intuisi bisa bermanfaat bagai saya atau siapa saja...?

Sunday, October 17, 2010

15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy

15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy
Salam Bahagia untuk Rekan-rekan sekalian,

Tidak terasa sudah lama saya tidak menulis artikel seri lagi sejak artikel kisah Anthony Robbins dan Michael Jordan. Sesuatu yang saya senangi bila bisa belajar dari para tokoh sukses di seluruh dunia. Membaca kisah hidup mereka, serasa memperkaya dan sekaligus menyegarkan ‘batin’ dan ‘jiwa’ saya untuk terus bertumbuh dan berbagi kepada orang lain.

Nah, kali ini saya akan berbagi “15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy”. Semoga serial tulisan ini, bermanfaat dan memberi pencerahan bagi anda semua. Silahkan forward ke rekan & relasi anda, bila anda pandang artikel ini bermanfaat bagi mereka. Bagi yang ingin memposting artikel ini ke blog anda, silahkan hubungi saya via japri.

Brian Tracy adalah salah satu pembicara kelas dunia yang paling produktif dalam membantu orang lain baik melalui seminar atau paket cd programnya. Anda pasti sudah pernah mendengar nama Brian Tracy. Baik itu dari buku-buku karangannya, artikel, quotes, cd audio atau dari internet, atau mungkin pernah membaca kutipan kata motivasi dari Brian Tracy.

Memang apa istimewanya Brian Tracy? Menurut saya jika seseorang telah menunjukkan keberhasilannya dan diakui di seluruh dunia, pasti dia memiliki pribadi unggul diatas rata-rata. Dan saya menganggap, kita patut belajar dari keteladanan beliau. Saya mengagumi Brian Tracy, karena sudah sejak lama saya membaca salah satu bukunya yang berjudul “Maximum Achievement”. Mungkin buku ini di toko buku, sudah tidak terbit lagi. Anda juga bisa membaca buku lainnya seperti: Create your own future, Psychology of Selling, Change your thinking change your life (semua judul diatas sudah ada dalam bahasa Indonesia)

Mengapa seminar Brian Tracy begitu sukses dan luar biasa? Brian Tracy (untuk selanjutnya saya singkat menjadi BT) mengatakan bahwa apa yang dia ajarkan ini bekerja karena dua alasan. Pertama, BT sudah mengujinya dan membuktikannya dengan cara mencobanya dan memetik pelajaran selama bertahun-tahun. Kedua, dia juga sudah mengajarkan system ini kepada lebih dari satu juta orang.

Bagi Rekan-rekan yang ingin menambah ’resources’ tentang Brian Tracy berikut ini bisa anda akses di internet:

www.briantracy.com
Artikel / quotes / kata-kata motivasi gratis : http://www.briantracy.com/Newsletter/default.aspx
Ebook Gratis : http://www.briantracy.com/free_resources/e-books.aspx

Berikut saya ingin berbagi kisah hidup dan Rahasia Keberhasilan Brian Tracy, saya hadirkan untuk anda. Inilah 15 Rahasia Keberhasilan Brian Tracy:

Rahasia #1: Saat anda bicara penuh semangat & passion, anda akan bisa meng-inspirasi banyak orang untuk merubah hidupnya.

Rahasia #2: Seorang Pemenang, selalu berusaha gigih, hingga mendapatkan order dari customernya.

Rahasia #3: Membaca buku, mendengarkan CD Audio dan menghadiri seminar, anda bisa belajar dalam beberapa jam tentang pengetahuan dari para orang sukses yang praktek puluhan tahun.

Rahasia #4: Belajarlah memodel dari orang yang telah sukses, selama anda tidak menyerah, anda akan meraih hasil yang sama dengan mereka.

Rahasia #5: Hidup adalah seperti sebuah kombinasi kunci. Siapapun dapat membukanya, termasuk anda. asalkan anda memutar angka yang benar (langkah-langkah yang diambil), dengan cara dan urutan yang benar.

Rahasia #6: Orang sukses berorientasi pada tindakan

Rahasai #7: Mindset anda memainkan peranan kunci bagi suksesnya anda

Rahasia #8: Sangat penting untuk selalu membuka pikiran kita dan terus belajar sampai memperoleh hasil yang anda inginkan

Rahasia #9: Hidup adalah proses sebab dan akibat. Apa saja penyebab yang anda lakukan, anda akan memperoleh akibatnya

Rahasia #10: Langkah emas untuk menjadi sukses luar biasa adalah menjadi ’Excellent’ di bidang yang anda tekuni.

Rahasia #11: Pembicara terbaik bisa berbicara dengan penuh keyakinan tentang topik yang dia sampaikan, karena dia tahu bahwa idenya terbukti bekerja. Alasannya, karena dia telah menjadi sukses berkat mempraktekkan apa yang telah diajarkan.

Rahasia #12: Orang sukses mempunyai pikiran positip melalui kebiasaan hidupnya

Rahasia #13: Pembicara terbaik membuat materi seminarnya begitu sederhana dan jelas, sehingga siapapun yang datang ke seminarnya dapat langsung mempraktekkan dan mendapatkan hasil yang dia inginkan.

Rahasia #14: Pembicara sukses selalu memberikan materi seminarnya lebih dari yang diharapkan audiennya. Sehingga audiennya merasa senang dan memiliki kekuatan untuk meraih sukses.

Rahasia #15: Anda akan sukses secara penuh dalam hidup anda, jika anda dapat memenuhi dan melayani apa yang diinginkan oleh orang lain.



Salam Excellent,

Markus Tan
Certified Master Practitioner of NLP

Semoga bukan "hari yang aneh"

Dear Fren,

Minggu kedua Okt 2010 ini, ada kejadian yg menurut saya aneh atau ujian buat saya dalam hal ketulusan dan atau apa, saya ngak begitu faham.

Siang itu saya di bel teman lama saya, sudah lebih dari 11thn tidak ketemu, memang dua minggu sebelumnya secara tak sengaja ketemu di depan kantor dan saling tukar no hp, dia teringat saya dan ada sesuatu yg perlu dan ingin ketemu.

akhirnya kita ketemu dan dia bilang ada keperluan mendesak, atm nya tidak dibawa dan dia butuh uang cash beberapa ratus ribu, mau minjam dan sore harinya dia transfer, alhamduliilah saya ada uang cash di kantong, dan saya yakin dia sangat membutuhkan akhirnya saya kasihnya uangnya dan infokan rekening saya utk tranfer uang pinjamannya dan tanpa saya minta jaminan, teman lama saya ini menitipkan jam tangannya, sebagai bukti jaminan katanya dan supaya saya tidak ragu meminjamkan uangnya. dan benar sorenya uangnya di transfer.

Sore harinya, sekitar jam 4 sore, saya shalat Ashar di masjid dekat kantor, sore itu masjid sudah agak sepi dan ada 2 orang lg sholat dan kemudian saya bergabung shalat berjamaah. Usai shalat ketika keluar masjid, Pria makmum yang tadi shalat bareng dengan saya, bilang bahwa dia baru saja kecopetan dan uang habis dikantong, dia bilang mau pulang ke Pamulang, rasa kasian saya timbul dan tanpa banyak fikir saya kasihkan beberapa puluh ribu uang untuk bisa naek kopaja dan pulang ke Pamulang. Memang seh di Jakarta banyak orang yang Ngaku2, kecopetan lah, hilang uang lah, tapi yang pasti kita sudah niat nolong, masalah betul atau tidak biarlah urusan dia dan Allah yang Maha tahu.

Ya Allah, saya yakin tidak ada yang "kebetulan" di Dunia ini, semua atas skenario Mu.
semoga kejadian in membuat HambaNya semakin rajin untuk bersyukur....

Saturday, October 09, 2010

When student ready!, teacher comes

Dear temans,

kadang kita suka menuntut kesempurnaan dan ada sesuatu dulu setelahitu ada maka kita baru bersiap siap.

ternyata itu terbalik, justru kita harus mempersiapkan diri dulu, apa yang kita impikan dan kita inginkan harus kita siapkan dulu dan terus kita siapkan, sampe saatnya benar-benar siap, maka apa yang kita inginkan pasti akan datang menghampiri kita.

kata bijak mengatakan, " ketika murid siap maka guru datang".
dan Tuhan pun maha tahu kapan apa yg kita impikan datang, ya saat kita benar-benar siap.

so maka siapkan diri dulu ya...

Sunday, September 26, 2010

Your Job is NOT Your Career...

Sering kali kita merasa pekerjaan kita ya karir kita. ITU SALAH BESAR.

Pekerjaan atau job adalah tempat kita bekerja. Disana ada tugas, rekan kerja dan kantor. Pekerjaan sebenarnya sekadar alat atau kendaraan yang bisa membawa kita ke satu tempat yang kita kehendaki.

Sebaliknya, karir adalah perjalanan itu sendiri. Bisa jadi kita punya banyak pekerjaan dalam karir, bisa juga kita mengalami pergantian profesi didalamnya. Karir merupakan totalitas kehidupan professional dalam hidup kita.

Saat kita membiarkan diri kita ada di zona nyaman (comfort zone) dalam pekerjaan itu sama saja dengan memilih untuk berhenti di tengah perjalanan. Lha, ibarat berencana menuju ke Bandung, kita memilih untuk stop dan menetap di Tol Cipularang. Gimana sih?
Comfort zone sering kali membuat kita merasa nyaman? dan malas. Gaji cukup, temen kantor OK, boss baik. Tanpa kita sadari, kita lupa tujuan awal kita punya pekerjaan. Apa ayo? Jawabannya gak akan jauh dari Tuhan, keluarga dan diri sendiri. Kenapa Tuhan? Emang waktu 24 jam sehari dan umur itu dari siapa? Kenapa keluarga? Keluarga ya komunitas disekitar kita. Apa keberadaan kita sudah memberi manfaat buat sesama atau sebaliknya? Kenapa diri sendiri? Siapa lagi yang tahu apakah kita sudah berikan yang terbaik kalau bukan kita sendiri.

Apapun yang kita mau, uang, kepuasan & kualitas kerja, waktu luang ? semua boleh2 saja. Tapi jangan sampai kehilangan tujuan awal berkarir. Jangan hanya karena mau nyaman, kita jadi tumpul. Langkah2 ini yang perlu dikerjakan:

* Kerja sesuai dengan passion kita
* Pikirkan hal terbaik yang bisa kita berikan
* Buat rencana untuk mencapainya
* Tentukan waktu pencapaiannya
* Have fun!

Pekerjaan kita mengambil 30 sampai 50% waktu kita dalam sehari, untuk itu sudah saatnya kita melakukan yang terbaik dalam berkarir. The enemy of a great life is a good life.

Friday, September 10, 2010

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H

Dear Fren,

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H, atau bertepatan denga hari Jum'at tdl 10 Sept 2010, semoga kedepan akan lebih baik dan lebih sukses, bisa mendapatkan apa yg selama in di cita-citakan...sukses!

Sunday, August 22, 2010

3 hal yang harus digunakan dalam waktu bersamaan

Agar kesuksesan bisa menjadi milik kita maka dibutuhkan tiga hal dasar yang mesti digunakan dalam waktu yang bersmaan, yakni : keinginan, kemampuan dan kesempatan. Contoh anda hendak memenangi lomba renang amun anda tidak bisa berenang tanpa kacamata renang, padahal anada tidak membawanya pada saat itu. Dalam kasus ini anda sudah kelhilangan kesempatan.
0isalkan anda bawa kacamata renang, tetapi tidak hendak beranag hari itu. Anda tentu saja juga tidak dapt memenangi perlombaan. Begitu juga jika anda tidk tahu cara berenang, padahal anda ingin mengikutinya dan bahkan membawa kacamata renang.
Kesuksesan bergantung pada tiga hal mendasar tersebut, yang harus diaktifkan sepenuhnya secara bersamaan...

Keterbatasan tindakn disebakan oleh pesan negatif dari pikiran

ada cerita yang sangat sederhana untuk membuktikan judul diatas, apabila kitaa diminta berjlan diatas papan yg diletakan diantara 2 kursi anda mungkin tak akan menolak dan mampu melakukannya dengan baik. Namun jika saya meletakan papan yang sama diatas menara gedung 50 lantai pasti anda tidak berani kendati tak ada sedikit anginpun yang berhembus dan sinar matahari yang menyilaukan. Mengapa bisa begitu?, bukan berarti anda secara fisik tak lagi mampu berjalan diatas papan, krn papan itu tidak berubah, melainkan fikiran anda yang kelabakan dan berteriak :"awas tinggiii sekalii", alhasil tubuhpun mulai gemeteran, lalu tersandung dan ....ops jatuh deh...
Inilah ulah fikiran negatif, apapun yg dilakukan jadinya khawatir dan membatasi tindakan anda..

Sunday, August 01, 2010

Berkreasi atau Pasrah

Saya baca di sebuah buku dan ini cukup menarik, kurang lebih begini, jika ada suatu permainan dan anda di tempatkan di sebuah ruangan yang gelap dan diberikan instruksi atau panduan untuk ruangan tersebut panduan itu adalah disitu gelap tapi sudah ada 1 senter, ada 1 tombol saklar lampu di dinding dan ada 1 pintu keluar dan anda dikasih waktu untuk sesegera mungkin keluar dari ruangan tesebut, nah apa yang anda lakukan adalah terserah anda, apakah anda
1. merayap mencari senter
2. langsung cari tombol saklar di dinding
3. langsung pintu
4. berfikir dan diam tanpa bertindak
5. berteriak minta tolong

itulah contoh gambaran hidup ini, terserah anda apa yg au anda lakukan yg penting segera bertindak!!

Saturday, July 17, 2010

ARE YOU A LION OR GAZELLE ?

Every morning in Africa, a gazelle wakes up knowing it must run faster than the fastest lion or be killed
Every morning a lion awakens knowing it must outrun the slowest gazelle, or starve to death

It doesn't matter if you are a lion or gazelle, when the sun comes up, you'd better be running !

bahasa indoneisanya,
Setiap pagi di Afrika, rusa terbangun tahu harus lari lebih cepat daripada singa tercepat atau dibunuh
Setiap pagi seekor singa bangun tahu harus berlari lebih cepat dari rusa paling lambat, atau mati kelaparan

Tidak peduli apakah Anda singa atau rusa, ketika matahari terbit, Anda sebaiknya berlari!

Motivasi Tiada Henti

dikutip dari http://www.anthonydiomartin.com

Brian Tracy, seorang motivator terkemuka mengatakan, “Saya ditanya, mengapa orang perlu terus-menerus butuh dimotivasi? Menurut saya, sama seperti halnya makan, demikian pula kita memerlukannya setiap hari”. Memang, bicara soal motivasi, ada sebuah pertanyaan klise yang seringkali muncul. Pertanyaan ini sering saya terima, baik melalui email maupun dalam berbagai event seminar atau training. Bunyinya, “Bagaimana sih pak caranya supaya saya bisa termotivasi setiap hari dan motivasi itu bisa tahan lama?” Bisa jadi, ini pula yang menjadi pertanyaan Anda yang sedang membaca artikel ini. Yang jelas, banyak orang mengikuti berbagai seminar, training, dan talkshow dari mulai yang gratis hingga yang nilainya puluhan juta rupiah demi mendapatkan suntikan motivasi agar mereka bisa terus bersemangat menjalani kehidupan.

Sayangnya, motivasi yang diperoleh dari berbagai acara itu umumnya hanya bertahan dalam hitungan bulan atau minggu, atau bahkan ada beberapa diantaranya, dalam hitungan hari. Tentu saja mengikuti acara seminar dan berbagai training bukanlah hal yang buruk, justru malah sangat baik untuk pengembangan diri kita. Tetapi jika kita menggantungkan motivasi hidup kita dari hal-hal eksternal, maka mood dan perasaan kita akan dikendalikan oleh situasi dan orang lain. Justru sebenarnya kita membutuhkan motivasi yang munculnya dari dalam diri kita sendiri. Motivasi yang intrinsik ini, umumnya akan lebih tahan lama dan lebih kuat karena tidak dipengaruhi oleh kondisi di luar kita, melainkan muncul benar-benar dari dalam diri kita sendiri.

Pada kesempatan kali ini, ijinkanlah saya memberikan beberapa tips serta pemahaman sederhana untuk menuntun kita agar mampu membangkitkan motivasi intrinsik dari dalam diri kita yang bisa bersifat lebih tahan lama. Anda tentu masih ingat dengan artikel saya di awal tahun (mengenai Visi-Strategi-Aksi)? Dengan konsep yang sama saya akan menuntun Anda.

Milikilah visi. Motivasi sebenarnya berasal dari kata motif yang artinya adalah ‘alasan untuk bertindak’. Jika Anda ingin memiliki motivasi yang bertahan kuat, Anda harus memiliki alasan yang kuat pula. Itu sebabnya di awal tahun banyak orang menggembar-gemborkan pentingnya memiliki resolusi, goal setting, atau memperjelas visi. Karena tanpa tujuan kita akan kehilangan motivasi untuk melangkah. Semakin kuat dan emosional tujuan Anda, maka semakin kuat pula motivasi Anda membara dan bertahan.

Saya masih ingat ketika saya menulis buku pertama saya, Emotional Quality Management. Suatu ketika file naskah saya rusak dan semua hasil tulisan saya lenyap. Pada masa itu saya benar-benar ‘down’ dan kehilangan semangat. Namun, ketika saya mengingat visi saya untuk menginspirasi banyak orang melalui tulisan saya dan saya kembali membayangkan bagaimana perasaan saya ketika saya melihat buku saya berada di deretan rak toko buku, motivasi saya untuk menulis kembali muncul. Bahkan ketika saya membayangkan bagaimana jika seseorang berubah hidupnya menjadi lebih baik karena membaca buku saya, motivasi saya malah semakin membara jauh lebih kuat dari sebelumnya. Dan akhirnya sama mampu menyelesaikan buku saya dengan dorongan semangat yang menyala-nyala.

Jika Anda ingin memiliki motivasi yang bertahan lama, milikilah tujuan yang besar dan emosional. Jika Anda tidak punya tujuan, Anda akan mudah kelelahan. Ada sebuah percobaan yang membuktikan bahwa ketika kita berlari tanpa diberitahu dimana garis finishnya, kita akan lebih mudah lelah dan menyerah ketimbang jika kita berlari dengan diberitahukan dimana garis finishnya. Sekarang, cobalah evaluasi resolusi Anda untuk tahun ini. Sudahkah tujuan Anda tahun ini menjadi bahan bakar yang melimpah untuk memotivasi Anda bergerak? Apakah Anda sudah terlibat cukup emosional dengan visi Anda? Dapatkah Anda membayangkan visi Anda dan menjadikannya sebagai bagian hidup Anda sehari-hari? Sudahkah Anda setiap hari mengingatkan diri akan visi Anda?

Buatlah strategi. Motivasi itu bagaikan api, untuk membuatnya menyala, kita perlu memberinya bahan bakar terus-menerus. Salah satu bahan bakar itu adalah ketika kita membuat perencanaan. Ketika kita memikirkan apa tindakan-tindakan kita dan strategi kita, maka sebenarnya kita sedang membuat visi kita semakin menancap kuat. Bahkan, ketika kita memikirkan strategi, membuat perencanaan, dan mengevaluasinya terus-menerus, tanpa sadar kita akan sering memvisualisasikan visi kita dalam pikiran. Proses inilah yang membuat kita terus termotivasi.

Perencanaan strategi juga membuat perjalanan Anda semakin jelas. Ketika Anda bisa melihat jalur yang Anda lewati dengan jelas, Anda akan lebih termotivasi untuk segera melangkah. Bayangkan jika Anda sudah diberitahu tujuan akhir Anda, tetapi Anda tidak bisa melihat jalur di depan Anda dengan pasti, tentu lama-kelamaan Anda juga akan kehilangan motivasi untuk melangkah bukan? Visi adalah tujuan akhir dan garis finish kita, sedangkan strategi adalah menentukan jalan mana yang akan kita tempuh untuk menuju ke tujuan akhir. Strategi adalah menetapkan rute dan berbagai hal yang diperlukan untuk melewati rute tersebut. Sekarang, cobalah evaluasi diri Anda. Sudahkah Anda membuat strategi pencapaian visi Anda di tahun ini? Ataukah Anda hanya “mengalir” mengikuti keadaan? Sudahkah Anda memiliki deadline waktu? Dan apakah strategi Anda sudah menjadi bagian dari time management Anda?

Bertindaklah! Seberapa hebatnya visi Anda dan seberapa bagusnya perencanaan Anda, akan sia-sia jika Anda tidak bertindak. Tidak ada bahan bakar yang lebih hebat untuk melipatgandakan motivasi selain HASIL! Ketika kita melihat bahwa kita menghasilkan sesuatu, ketika kita melihat perkembangan kita, dan ketika kita melihat bahwa kita sudah berjalan maju, maka kita akan menjadi semakin termotivasi. Untuk memberikan hasil, tentu harus ada tindakan.

Saya teringat sebuah cerita rakyat dari negeri Cina yang mengisahkan mengenai seorang putri kerajaan yang sedang mencari pendamping hidupnya. Salah satu syarat yang diajukan adalah pria calon pendampingnya harus berani menyeberangi sebuah sungai dimana terdapat banyak sekali buaya-buaya yang tinggal di sungai itu. Tentu saja tidak ada seorangpun yang berani berenang menyeberangi sungai itu dan para pria hanya bisa berkerumun di tepi sungai menanti seorang pria pemberani untuk memulai lebih dulu. Tiba-tiba, ada seorang pria terjun dan berenang dengan berani menyeberangi sungai dan berhasil selamat tanpa mengalami apapun. Akhirnya pria itu dijadikan suami putri kerajaan.

Ketika semua orang bertanya mengapa ia begitu berani, pria itu menjawab, “Saat saya melihat sungai itu dari dekat, seseorang mendorong saya sampai saya tercebur! Karena sudah mencebur, saya pikir ya terlanjur basah sekalian diteruskan saja. Ketika saya mencapai tengah sungai sebenarnya saya sudah sangat ketakutan, tapi saya berpikir sudah sampai tengah sayang sekali kalau saya balik lagi, jadi saya lanjutkan saja.”

Nah, kisah ini memberikan kita inspirasi bahwa kadangkala yang kita butuhkan hanyalah tindakan. Ketika kita sudah melangkah, melihat perkembangan kita, dan melihat bahwa kita makin dekat dengan tujuan, pada saat itulah motivasi akan semakin menyala dengan sendirinya.

Selamat termotivasi! Salam antusias!

4 CARA MENGGAPAI MIMPI ALA ROMY RAFAEL

4 CARA MENGGAPAI MIMPI ALA ROMY RAFAEL:

· Beli buku Berpikir dan Berjiwa Besar karya David J Swartz. Pelajari terutama di Bab 12 mengenai impian.

· Jangan dengarkan orang yang mengatakan mimpi kita mustahil. Pilihlah cara yang tepat untuk menggapainya –sehingga impian itu menjadi masuk akal.

· Harus punya motivasi untuk belajar meningkatkan kemampuan diri secara terus-menerus.

· Punya Goal, persistence, dedication

4 Mentalitas Perubahan

dikutip dari http://www.anthonydiomartin.com


Salam Antusias Bp. Martin. Saat ini, saya menghadapi dilemam, Pak. Perusahaan tempat saya bekerja telah berubah! Dan perubahan tersebut sangat cepat terjadi. Semenjak direktur berubah, beberapa peraturan yang tadinya hanya sebagai ‘peringatan’, kini benar-benar di tegakkan. Sebenarnya dalam jangka panjang saya mengetahui manfaat dari perubahan yang dicanangkan oleh perusahaan saya ini. Tapi pak, masih ada hal yang mengganjal di hati saya mengenai perubahan ini. Karena saya pikir perubahan ini membuat saya dan kawan-kawan lain berlari terlalu kencang dan seakan-akan disuruh keluar paksa dari comfort zone. Nah bagi kami, perubahan ini bukanlah perkara mudah. Boleh Pak Martin sharingkan sedikit bagaimana cara saya, sebagai karyawan untuk bisa menerima perubahan ini. Terima kasih pak sebelumnya.

Randy, Depok

Jawab:

Bp. Randy, terima kasih atas atensi yang sudah Anda berikan pada tulisan-tulisan pengembangan diri yang dimuat di sini. Saat saya mendengar kisah Bapak, saya pun teringat dengan kisah seorang rekan trainer saya. Waktu masih jaya-jayanya, ia merupakan seorang ahli dalam menggunakan overhead projector (OHP). Ia bisa membuat plastik-plastik OHP tersebut berwarna-warni dan karena canggihnya ia pun dapat membuat gambar di OHP tersebut terkesan berjalan, saat ia melakukan presentasinya. Dan bila Ia sedang menerangkan suatu alur sebuah aktivitas produksi, maka panah-panah di dalam chart tersebut akan bergerak. Bila anda menjadi salah satu penontonnya, pasti anda akan terkagum-kagum dengan keahliannya, yang sangat kreatif dan artisitik ini.

Tapi bukan keahliannya yang ingin saya bicarakan. Jaman pun berganti dan mulailah komputer memasuki kota, perusahaan, bahkan di sekolah sudah menggunakan program komputer. Banyak orang mulai berlomba-lomba menguasai program-program di dalam komputer dan mulai memberdayakannya secara maksimal. Nah, teman saya ini, sama sekali tidak mau menyentuh komputer, dan terus ’sibuk’ mendesign materi-materinya dengan plastik OHP-nya.

Tahun berganti tahun, OHP pun sudah mulai jarang terlihat di perusahaan maupun di sekolah. Anda pasti bisa menebak bagaimana perasaan dari teman saya tadi. Ya! Betul sekali. Ia mulai merasa kecewa, dan menyesal. “Kenapa saya tidak dari dulu belajar komputer? Kalo tau begini tentu kesempatan mengajar akan terus terbuka”. Begitulah cerita teman saya yang tidak mau berubah dan sekarang ia mulai merasakan bagaimana tertinggalnya dirinya.

Dari kisah ini, dapatlah kita simpulkan bahwa memang benar perubahan menuntut “banyak” dari kita sebagai individu. Selain waktu untuk belajar menyamakan diri dengan kondisi yang ada, kadang materi juga perlu dikorbankan supaya kita bisa bertahan dalam perubahan itu. Nah, untuk kasus perubahan dalam perusahaan Bp. Randy tentunya sudah dipikirkan oleh pihak manajemen dengan begitu matang, sebagai strategi bisnis dalam menghadapi kompetisi dan pasar yang semakin keras.

Dalam situasi ekonomi yang semakin sulit di prediksi, banyak hal yang mulai disadari oleh perusahaan, bahwa bila mereka tidak ikut berubah maka merekalah yang akan terlindas oleh perubahan itu sendiri. Hal ini dapat berakibat perusahaan menjadi collapse. Bahkan dalam seminar saya, sering didengungkan bahwa perusahaan yang belajarlah yang mampu survive dalam ganasnya dunia bisnis.

Memang tidak mudah mengikuti perubahan perusahaan, apalagi bila dituntut untuk segera berubah dalam waktu yang relatif singkat. Banyak yang mesti dikorbankan, namun bukan berarti tidak bisa, PASTI bisa asalkan ada kemauan. Nah, untuk lebih detil membahas pertanyaan Anda, Bp. Randy saya menganjurkan karyawan sebaiknya mempunyai beberapa mentalitas yang perlu dipupuk agar tidak tertatih-tatih dalam menghadapi perubahan di perusahaannya:

Pertama adalah PERUBAHAN DIMULAI DENGAN PILIHAN. Jim Rohn seorang bussines philosopher terkemuka mengatakan bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri, yaitu dari pilihan. Untuk mengawali perubahan adalah pilihan Anda! Apakah pilihan Anda itu? Menjadi diri Anda yang dahulu atau menjadi diri Anda yang baru? Semuanya bergantung dari pilihan Anda, dan Anda dapat melakukannya sekarang, besok, dua minggu lagi atau tahun depan. Semua ada di tangan Anda. Bp. Randy apakah Anda yakin untuk mau berubah sesuai dengan pergerakan perusahaan Anda? Semua pilihan Anda, berikut dengan konsekuensinya.

Kedua setelah Anda yakin MAU untuk berubah, budayakanlah “WALK THE TALK”. Disinilah integritas Anda diuji, apakah memang Anda betul-betul ‘commit’ mau berubah. Bila Anda mau berubah maka pastinya Anda akan melakukan hal yang berbeda dari sebelum Anda berubah. Bayangkan saja, Anda menginginkan jus apel tapi Anda belum merubah isi di dalam juicer Anda. Jadi, di dalamnya masih terisi dengan buah mangga. Apa jadinya? Tentunya tetap sesuai dengan isinya terdahulu yakni, jus mangga.

Ketiga, bangunkan ’sense of urgency’ Anda. Era yang sedang dihadapi sekarang bukan lagi era yang mementingkan skala besar, namun era yang mementingkan “kecepatan”. Timbulkan semangat seperti ini, dari Anda mulai bangun pagi, katakan bahwa Anda cepat dan akan lebih cepat dari biasanya. Dengan self talk tersebut, akan membantu menyadarkan semangat Anda untuk bergerak dengan cepat. Cepat disini bukan hanya cepat dalam bertindak, namun juga cepat dalam menangkap sinyal-sinyal perubahan, dan tentunya cepat dalam belajar dan beradaptasi dengan kondisi yang terus berubah.

Dan yang terakhir, adalah mentalitas terus mau belajar untuk maju. Maksudnya adalah ketika perubahan terjadi pastilah banyak hal yang perlu diperbaharui, salah satunya adalah pengetahuan Anda. Dengan memiliki sumber daya yang tepat dan orang-orang yang tepat untuk membantu, pastinya bimbingan, arahan dan dorongan dari sumber daya dan orang-orang tersebut akan memperluas kapasitas pengembangan diri Anda.

Setelah Bp. Randy mencoba memupuk empat mentalitas tadi, pastilah tantangan-tantangan dalan perubahan dapat dihadapi. Saya tidak mengatakan bahwa hal ini akan mudah, tapi pasti akan membuat diri Anda belajar dan semakin berkembang. Tanyalah orang sekitar Anda, sudah sampai mana perubahan yang terjadi. Dan teruslah berubah menuju yang lebih baik. Karena tantangan terbesar dari perubahan adalah self continous improvement. Jadilah manusia yang berbeda dari kemarin!

Sunday, May 30, 2010

Apa yang anda lakukan jika hanya ada uang rp. 1000?

Ini kejadian benar terjadi dan diceritakan oleh bapaknya sahabat istri saya.
Kejadiannya di tahun masa revolusi tahun 1966.
saat itu sebut saja pak Nasir dan temannya baru lulus dr SMA di Sumatra Utara, tetapi daerah orangtuanya ada di Mandailing sekitar 500km dr Medan.
Saat selesai sma tidak ada biaya untuk terus kuliah tapi pulang kampung malu juga kl jadi pengangguran. Maka dengan tekad dan nekad akhirnya dia marantau ke Jakarta dengan sahabatnya, hanya berbekal cerita dari orang orang disana kl ke jakarta cari aja daerah roxy banyak orang Mandailing disana katanya, saat itu daerah roxy terkenal krn tempat para pedagang.
singkat cerita dia sampe di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. dan dr situ dia bingung kl ke Roxy gimana?, akhirnya dia carter mobil, dan dengan cerdiknya dia bilang, "pak tolong antar saya ke roxy biaya "sekian" dan akan sy bayar kl sampai ke roxy, terserah bapak mau lewat mana. Pokoknya kl ngak sampe ngak saya bayar"
Eh akhirnya sampe juga dia di Roxy. Tapi ternyata ngak gampang juga cari teman yg satu daerah disana, disaat kebingungan disana, bingung apa yang harus dilakukan, tinggal dimana, tidur dimana, ngak ada sanak family dan uang ditangan hanya rp. 1000.
coba tebak apa yg dilakukannya dengan uang rp. 1000 saat itu di tahun 1966, tidak punya sodara di jkt dan baru lulus sma?.




jawabannya...




adalah..






ternyata dia beli sandal beberapa kodi di tanah abang dan dia jualan sandal di roxy.
untuknya bisa buat makan dan sewa penginapan.

sekarang dia bisa hidup dengan damai berasma anak cucunnya.

nah kl kita jaman sekarang, misal saja dikantong cuma ada rp. 100rb atau 1jt atau 10jt apa yang akan kita lakukan..?
ah masa generasi sekarang kalah semangat dengan generasi bapak dan kakek kita...

belajar dari pohon pisang

Minggu ini adalah libur panjang dan kesempatan ini dimanfaafkan liburan ke bogor untuk bersilaturahmi dengan mertua saya.
Ada kebun disebelah rumah dan kebetulan ada pohon pisang yang sedang berbuah dan sudah matang, memang waktunya dipotong.
Dan tahukah anda?...ternyata pohon pisang itu berbuah hanya satu kali saja, setelah berbuah dia akan mati dengan sendirinya, makanya setelah berbuah biasanya pohon pisang atau gedebong pisang dipotong.
Dan tahukah anda juga..?, bahwa pohon pisang akan terus bertumbuh sampai menghasilkan buah pisang walaupun pohon tersebut dipotong untuk dimatikan akan tumbuh lagi, dipotong lagi akan tumbuh lagi, dipotong eh tumbuh lagi, sampai tujuannya tercapai yaitu berbuah.
Nah.. belajar dr pohon pisang, sma seperti kita kalau tujuan "berbuah" belum tercapai walaupun di "potong", dijegal, dikritik, dilecehkan, dipandang sebelahmata,dihina, dicacimaki, difitnah, ditipu, dibohongi, diancam, dikhianati atau apapun itu, dan mungkin hal itu terjadi berkali kali, itu tak akan membuat pudar atau lupa akan tujuannya yaitu tetap "berbuah" atau sukses atau tercapai tujuannya.
nah apakah kita tidak bisa belajar dari alam kehidupan dari sebatang pohon pisang. Pisang aja bisa..

Friday, May 28, 2010

gagal berencana = merencanakan kegagalan

apa yang saya tulis sebagai judul blog ini adalah pengalaman saya sendiri
kadang kita selalu meyepelekan rencana, langsung saja, prung wae lah, jalani aja dsb.
tapi begitu ada masalah baru pada kebakaran jengot, slah inilah, kurang anu lah dsb dan bahkan bisa jadi ada yg dikambinghitamkan. untuk itu maka dlm melakukan rencana atau proyek kita harus membuat rencana globalnya, rencana per su bagiannya dan rencana detail didalam bagian tersebut.
dari detail tersebut kita akan tahu kebutuhan nya seperti apa, teamnya seperti apa, matrialnya apa aja. dsb
setelai detailnya didapatkan maka disiapkan kebutuhan teamnya dan matrialnya. jika semuanya siap maka rencananya matang dan kesuksesan itu hanya tinggal menunggu waktu saja dan juga sebaliknya jika tidak berencana atau gagal berencana berarti hanya menunggu waktu saja untuk akhirnya gagal. jadi jika anda gagal berencana berarti sadar atau tidak, siap atau tidak berarti anda sedang merencanakan kegagalan.

Sunday, May 16, 2010

3 pertanyaan yg memandu kearah kesuksesan

saya sedang membaca bukanya farrah gray, get real get rich, ada yg menarik yaitu, 3 pertanyaan untuk memandu anda menjadi sukses dan sangat simple sebetulnya dalam hidup ini, 3 pertanyaay itu adalah :
1. apa yang mudah anda lakukan tetapi sulit bagi orang lain?
coba sekarang anda pikirkan pujian apa yg anda terima dr orang lain dan menurut orang lain hal itu anda bisa lakukan dengan baik. nah kadang kita tidak sadar bahwa kemampuan inilah bakat alami anda, potensi anda dan anda tidak sadar krn anda mudah saja melakukannya, jadi anda tidak merasa ini adalah potensi anda. bakat ini bisa saja bukan keahlian yang menonjol, tapi aktifitas sehari hari, misal memasak, membuat kue, menulis, menjahit, cara berpakaian,menata ruangan, otak atik kendaraan bermotor, olah raga dsb.
jadi cari dan manfaatkanlah sebagai kesempatan yg berharga dan bisa saja anda jadikan sarana mencari nafkah.
2. apa yg akan anda lakukan tanpa henti walu tidak mendapat bayaran?
pikirkan berbagai hal yang anda suka lakukan dan uang bukan salah satu faktornya.
pikirkan aktifitas atau bidang minat apa yang benar-benar bisa menagkap dan membuat anda bergairah.
bayangkan anda bisa bersenang-senag dan menghasilkan uang dari yang anda lakukan. tetapi uang hanyalah sebagai bonus. asyik kan..
3. bagaimana anda bisa melayani dan memberi kepada orang lain?
ini pertanyaan yang sangat pribadi dan jangakauannya luas, krn semakin banyak yang kita berikan semakin banyak yang kita terima. jika anda bisa memberikan untuk kebutuhan orang lain atau masyarakat maka orang lain akan memberikan respon kepada anda. bahkan suatu saat anda akan memberi bukan karena akan memdapatkan keuntungan tapi anda memberi ya krn ingin memberi.

jadi carilah jawaban dari ke 3 pertanyaan tersebut, selamat mencoba..

Friday, April 02, 2010

Percaya ngak..?, Bukan apa yang kita punya, tapi apa yg akan kita lakukan, itu lebih penting...

hari ini saya dapt masukan yang bagus dr mertua saya, kisahnya begini.
Hampir dua tahun lalu saya dan istri beli tanah di daerah cilebut bogor, dl yg punya tanah ada rencana mau buka usaha di bandung untuk anaknya, ktnya perlu modal dan butuh segera. Akhirnya kita sepakat untuk beli tanah tsb.
Uang yg hasil beli tanah digunakan oleh mereka untuk berwiraswasta, namun sudah hampir 2 tahun ini, usahanya tidak berkembang bahkan ktnya rumah yg dibandung pun sudah tidak ditempati lagi, mungkin dijual atau bagaimana... sy kurang begitu tahu, namun yg pasti bahwa dengan modal uang saja tidak cukup untuk berwirausha masih ada hal lain yg harus di pelajari salian modal uang.
jadi jika anda masih blm ada modal uang, maka saat ini adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan modal selain uang, yaitu spirit, pengetahuan, wawasan dan lain sebagainya. jadi bukan apa yg anda punya modal besar atau tidak saat ini, tapi seberapa baik anda menggunakan potensi yg ada pada diri anda sekarang ini.
kalau ibarat permainan kartu, bukan apa komposisi kartu yang anda punya (anda ingin komposisi yang bagus bukan..?), tapi yang lebih penting adalah bagaimana memainkan kartu tersebut, dengan kartu apapun yang anda pegang sekarang..
Jadi Apapaun kondisi anda saat ini tidaklah begitu penting dan ngak perlu dipikirkan terus, mainkanlah dengan baik "kehidupan ini", pasti sauatu sat anda akan memenangkan permainan ini...

Utusan malaikat itu sudah datang

pandangan mata saya memang sudah minus sejak saya di bangku sma dan sampe saat ini masih menggunakan kacamata, rambutpun sebenarnya sudah dari 2 tahun lalu mulai satu persatu memutih, cuma badan saya masih sehat dan pendengaran juga masih bagus.
saya teringat ada pak ustad yang bilang bila tanda tanda utusan malaikat pencabut nyawa sdh dekat yaitu datang nya tandatanda, mata pandangan jd kabur, rambut beruban, kulit jadi keriput, pendengaran jadi berkurang dan badan sering sakit sakitan makanpun sudah banyak pantangan.
maka dr itu mari kita siapkan diri kita, karena utusan pasti pasti akan datang..

Membiasakan mengikuti aturan

malam itu saya itu saya pulang kerja, seperti biasa bersama dengan si "hitam" motor saya.
jalan dijakarta malam itu agak basah setelah turun hujan.
para pengendara saling berlomba untk segera sampe ke rumah mereka dan kadang melupakan aturan yg ada. ada yang parkir mobil pinggir jalan mungkin sedang menjemput seseorang, atau kopaja yg naeka dan turun penumpanag dimana saja, para penyembrang jalan tidak pada tempatnya, juga ada mobil dan motor masuk jalur bus way dan banyak lg hal lainnya.
saya berusaha untuk tidak melakukan itu krn dari buku yang pernah sy baca, jika kita melakukan sesuatu itu maka saat pertama dilakukan adalah ada perasaan berat dilakukan dan kita memaksa untuk melakuakn hal tsb, kemudian dilakukan lg maka perasaan berat tsb akan berkurang dan dilakukan lg maka akan biasa saja dan kemudian dilakukan lg maka akan menjadikan kebiasaan, setealh itu bukan kita yg melakukantapi kebiasaan kita itu yg akan membuat otomatis melakukan hal tersebut.
untuk itu apa yaang sudah dilakuakn dan sudah menjadi kebiasaan akan sulit dilakukan perubahan, untuk itu jangan dimulai melukukan hal yg tidak baik tapi laukanlah hal yang baik, krn kalau sudah biasa hal baikpun akan tertanam dan tanpa sadar itu siudah menjadi bagian dr apa yg kita lakukan sehari hari, jadi lakukanlah hal baik agar jadi kebiasaan kita...