Friday, August 22, 2008

Sharing Pengalaman Di Majalah DUIT!




Dear fren,

Tim Majalah DUIT yg di komandani Pak Eben mengajak saya untuk sharing perjalanan bisnis saya dan di muat dalam Majalah DUIT! edisi Agustus 2008. Perjalanan saya sampai berdirinya 3 Counter Kania Cell.
Sharing saya bisa ditemukan di kolom KUADRAN BARU, cerita perjalanan saya dari mulai ketika SMA, Kuliah di Poltek ITB Bandung, Kerja sambil Kuliah DI extensi Fak. Teknik UI sambil bisnis pula, bisnis pakaian muslim tersendat, bisnis aksesoris juga tersendat, sempat kreditin karpet dan macet, sempet buka bengkel Stelg Velg motor distop dengan sukses, jalanin mainan Anak dan sementara fokus ditoko saya dulu yg sebelumnya sempat konsinyasi di 5 toko teman, sampe akhirnya menjalankan bisnis Voucher dan Alhamdulillah sudah berjalan hampir 2 tahun, lebih lengkapnya, Baca Majalah DUIT edisi Agustus 2008 ya.., "Jika anda mau dihargai bisnis anda maka hargai pula bisnis orang lain..."

Wednesday, August 13, 2008

Bukan Warna Yang Membuat Balon Itu Terbang….

Siang itu dedepan sebuah taman ramai sekali anak-anak bermain dan sebagian anak membeli balon gas atau balon terbang , ada yang membeli warna merah, warna kuning, warna hijau, Si Abang pedagang balon ini sepertinya lagi kebanjiran rezeki dan ketika balonnya sudah hampir habis dan yg tersisa hanya warna hitam, seorang anak berniat membeli balon, si anak tersebut bertanya? “Bang, ..apakah balon warna yang hitam bisa terbang juga..?, dan Si Abang dengan santun menjawab.”..ya pasti bisa dong Nak, karena bukan warna yang membuat balon itu terbang, tapi sesuatu “matrial/isi” didalamnya”.. yang membuat balon itu bisa terbang.."

hmm...sama halnya seperti kita, siapapun pasti bisa terbang, “terbang” untuk mencapai impian yg diinginkannya, karena bukan tampilan “warna” atau tampilan luar yang membuat kita bisa "terbang", tetapi “isi” didalam kita yang membuat kita bisa terbang.

Jadi…bagi yang fisiknya masih kurang ok, tampang kurang cakep, kurang cantik, atau “semampai” semeter tak sampai,kurus atau “overweight”, terlalu “item”, kurang kuat, terlalu muda, terlalu tua, krn keturunan orang miskin dan hal-hal lain yang tampak luarnya “kurang”, jangan takut ya krn kita pasti bisa “terbang”, karena isi didiri kita yang membuat bisa "terbang" ..ayooo kita "terbang.."


Saturday, August 09, 2008

Bukan Masalahnya, Tapi Cara Menyikapi Masalahnya....

Masalah atau peristiwa kadang2 selalu dijadikan 'kambimg hitam' , kenapa akhirnya kita menjadi "begini". Dari referensi yg saya baca dan saya temukan, ternyata bukan masalahnya yg menjadikan kita seperti ini tapi cara pandang dan menyikapi masalah..lah yg sebenernya harus kita ubah, dalam satu kasus yg sama akan menghasilkan output berbeda hanya krn cara pandang terhadap masalah itu yg berbeda, beriukut ini adalah contoh2nya.

Seorang Ayah yg pemabuk, suka berjudi dan hidup miskin, telah mengahasilkan 2 anak yg berbeda, Kakaknya sukses dan Adiknya menjadi pemabuk seperti Bapaknya, ternyata jawaban mereka kenapa bisa sepeti ini adalah
'karena Bapaknya, Adiknya mengaku "krn Bapaklah" saya menjadi seperti ini, dan Kakaknya juga sukses krn Bapaknya, " Saya tidak mau menjadi seperti Bapak, krn beliau Pemabuk, hidup menderita, miskin dan tersiksa".."saya harus jadi orang sukses.." dan akhirnya bisa jadi sukses.

Seorang Sales A yg di minta memasarkan Sandal di suatu daerah yg masih belum pake Sandal, menyerah kepada Atasanya dan alasannya "krn di daerah itu belum pada pake sandal" jadi mana mungkin saya bisa jualan disitu", tapi Sales B yg diminta memasarkan Sandal di daerah yg sama, malah dengan semangat memesan agar segera dikirimi sendal untuk dia jual di daerah tersebut, alasannya sama, "krn di daerah tersebut belum pada pake Sandal"...jadi ini pasar yg sangat prosfektif untuk memasarkan disini..

Disuatu kantor, karyawan A dimintakan menyelesaikan tugas, tapi waktu sudah 15 menit lagi menjelang pulang, maka Karyawan A bilang, "krn tinggal 15 menit lagi maka kita kerjakan saja besok, krn sudah siap-siap mau pulang...", tapi Karyawan B jika diberi tugas yg sama maka dia akan kerjakan dan bilang " krn 15 menit lagi, maka ada waktu untuk dikerjakan sekarang sebelum pulang, esok kita kerjakan hal lain lagi.."

dan pasti masih banyak "masalah2" lain yg bisa dijadikan contoh2..., kenapa kita teh masih begini sajah...silakan ditambahi...

Sama halnya dalam berwirausaha, masalah apapun kalau cara pandangnya untuk beralasan dan tidak mau mulai ya.., pasti ada aja alasannya, tapi coba deh cara pandangnya dirubah, InsyaAllah kita akan berubah....

Wednesday, July 30, 2008

Mediator, Bisnis Tanpa Modal

Saya mau sharing, bahwa memulai bisnis tidak selalu dengan menggunakan Modal (uang) besar bisa saja hanya sedikit modal atau bahkan tanpa modal.

Salah satu cara untuk mendapatkan modal atau untuk mendapatkan uang, adalah dengan menjadi Mediator atau Broker atau... apa ya " peyambung lidah" kebutuhan orang.

Beberapa waktu lalu saya saya dapat info dari teman saya, bahwa temanya teman saya perlu uang segera, untuk itu akan menjual "barang" dan minta teman saya untuk menjualnya, teman saya tsb meminta saya untuk bantu menjualnya dan tentunya akan dapat "komisi" jika bisa menjual barang tersebut. "wah ini kesempatan neh.. harus kita gunakan sebaik mungkin".

Mulailah saya kontek teman2 kemudian infokan ada "barang" bagus dan harga "teman", dari beberapa yg dikontek ternyata ada yg mau dan ingin melihat langsung barangnya, maka dengan teman saya di perlihatkanlah barangnya, cek sana sini dan kemudian nego harga dan akhirnya deal..! barang tsb dibeli. dan sesuai kesepakatan tentunya saya dapt komisi dari penjualan tsb.

Dari cerita tsb ternyata banyak cara untuk mendapatkan uang, jadi mediator atau broker juga boleh dong dan ini ternyata tidak memerlukan modal uang, yg diperlukan adalah modal yg tak terlihat yaitu keberanian, networking/kenalan, kepercayaan dan kemampuan bicara yg meyakinkan.

Jadi... masihkan modal uang jadi alasan anda, untuk tidak memulai Wirausaha..?

Saturday, July 26, 2008

Saya Sudah bekerja Baik, Kok "Berhenti" juga..

Kadang kita sudah merasa kerja baik, bahkan sebaik mungkin, namun itu bukan berarti anda akan kerja selamanya. Satu hal pasti yang akan kita dapatkan, suatu saat kita akan "berhenti" dari pekerjaan kita.

Berikut yang menurut saya, hal hal yang akan menyebabkan kita "berhenti" dari pekerjaan.

  • Masih ingat Krismon yang terjadi sekitar tahun 1998, dan berdampak pada banyaknya perusahaan yg berguguran, otomatis banyak yg terkena imbasnya, termasuk isteri saya yg saat itu sedang kerja di BUN(Bank Umum Nasional). sedang "enjoy" kerja , 'byar'..distop., apakah hal ini akan terjadi lagi...? Who knows?
  • Kadang kita sudah kerja baik, tapi rupanya "Owner" ingin melakukan "expansi" usaha, eh ternyata expansinya tsb gagal, dan imbasnya ke perusahaan yg lagi berjalan, terkena perampingan atau pengurangan karyawan. dan bisa saja itu terjadi pada kita.
  • Kita Sudah kerja baik, tapi ternyata bagian "marketing" sudah tidak bisa lagi mempertahankan "order"atau "proyek" dari si 'Pemberi Proyek', maka mau tak mau akan dilakukan perampingan karyawan juga, terutama bagian2 yg berhubungan dengan proyek tsb.
  • kita sudah bekerja baik, eh sudah memasuki masa pensiun, maka siap siap juag untuk berhenti.
  • Kita sudah bekerja baik, eh masa kontrak habis, dan perusahaan enggan meneruskan kotrak.
Mungkin masih banyak hal lain...silakan di tambahkan.

Ini bukan menakut-nakuti siapapun, tapi ini hanya apa yang teralami oleh orang2 disekitar saya saja..

Yang sudah merasa berkerja baik saja bisa behenti, apalagi anda yg di "pecat" krn indisipliner, terkena narkoba, terkena 'garuk' krn perbutan kriminal, dll...

Komunikasi

Komunikasi atau berkomunikasi merupakan hal sangat penting bagi kita semua, sedikit ada cerita mengenai komunikasi,

Alkisah ada Suami Isteri, yang ketulan saat itu lagi sedikit ada
masalah dan lagi diem-dieman, lagi ngak mau bertegur sapa., ternyata si
Suami kebetulan mau Tugas ke Luar kota/ke Bandung untuk suatu Acara
Kantor, sehari sebelum berangkat, Dia Kerja sampe larut malam karena
persiapan ke Luar Kota tsb, kebetulan barangkat pagi Jam 5 pagi Naek
Kereta Api.

Sampe dirumah Dia ngak enak mau pesen omongan ke istrinya ya krn
lagi diem-dieman, gengsi dong dia yg mulai ngomong, akhirnya dia tulis
secarik kertas dan dia letakan diatas meja rias Isterinya, isinya " Ma,
tolong bangunin Ayah ya jam 3.30 pagi, besok Ayah ke Luar Kota/Bandung,
jam 5 pagi Ayah Harus udah Jalan Dari Station Gambir" dan untuk
Jaga-jaga Dia set alarm di HP tepat jam 3.30.
Ternyata pagi hari Dia telat bangun dan baru terbangun jam 6 pagi,
Suami kesel banget sama Isterinya, kenapa dia ngak "ngebangunin"
padahal udah tulis pesan, dan betapa kagetnya dia, ternyata, ada
secarik kertas di Meja rias tsb Isinya " Ayah..bangun yah, udah jam
3.30 neh, tuh HP nya juga bunyi terus tuh dari tadi...."
Itu cerita aja seh , bagaimana komunikasi itu sangat penting,baik di keluarga, pekerjaan, dan bisnis dll.

Kadang yang sudah saling berkomunikasi aja suka salah menafsirkan apa yg sudah di"omongin" apa lagi yg diem-diem-an. .
Untuk yang lagi "marahan", siapapun itu,ayo segera berdamailah dan segera berkomunikasilah. ..
Untuk yang Mulai berwiraUsaha, banyak berkomunikasi lah dg teman2 yang lainnya.

Saturday, July 19, 2008

Perjalanan Wirausaha (Kania Cell)…., Perjalanan Keringat, Darah dan Air mata..


Berawal dari kegelisan dan kejenuhan saya sekitar 4 thn lalu, sudah lebih dari 8 thn bekerja tapi kondisi ekonomi dan karir masih merambat pelan (saya lulus ektensi UI Sarjana Teknik), emang saya tidak miskin/kekurangan saat ini, tapi sepertinya pergerakan kebutuhan hidup keluarga semakin lama akan semakin berat.. sementara gaji/pendapatan peningkatannya hanya setahun sekali…kelamaan kayaknya.., untuk itu harus cari jalan keluar untuk bisa lebih baik dari kondisi sebelumnya.

Saya mulai “searching’ di internet bagaimana cari2 tambahan, berdiskusi dengan teman2 kantor, kerabat, relasi, , baca2 buku wirausaha dll, Proses ini berjalan hampir setahun, pada saat itu pernah ditawari ikut MLM, sempat ikut gabung jadi Agen Asuransi walau hanya beberpa bulan.

Sambil Proses belajar tersebut maka mulai dengan bisnis sambilan , Sempat kerjasama dengan Kerabat di Tasikmalaya untuk jualan Baju Muslim, dia yg punya barang dan saya yang jualan, Busana Muslim,Baju Koko, sempat ditawari dan di Jual ke teman2, kerabat, kenalan2, tetapi mungkin kalah bersaing dari mutu, harga, dan teknik memasarkannya, akhirnya berhenti, Pernah juga bekerja sama dengan teman untuk jualan aksesoris berjalan bebarapa bulan dan berhenti juga, sempat pula jual karpet secara kredit ke temen kantor, kerabat dan kenalan, tapi itu juga seret karena kredit tersebut beberapa ada yang macet.

Jauh sebelum itu, saat saya masih SMA dan Kuliah, saya sudah belajar berjualan,

Waktu SMA di Bandung , dulu pernah ikut jualan Ayam Goreng dan Ayam Bakar punya Kakak saya dan yang punya resep Ibu saya, dan operasinalnya ada karyawan, bisnis ini hanya bertahan setahunan krn karyawan ingin buka usaha sendiri, juga karena sewa temapat yg dinaikan.

Waktu Kuliah di Politeknik ITB, pernah koordinir foto copy buku2 atau bahan kuliah, ya lumayan lebihnya bisa dapat foto copyan bahan kuliah ”gratis”, pernah jualan “Sweater” Baju Hangat, nyoba juga bisnis buat kaos dan dikirimkan ke Makasar, Pengiriman 1 dan 2 sukses dengan untung, eh pergiriman yg ketiga barang dikirim tapi uang transfernya tar sok entar esok, ngak pernah masuk sampe sekarang dan saya yg harus nombokin bayar pada fihak konveksinya…

Setelah sekian lama pencaharian, akhirnya usaha “real”pertama dimulai Juli 2005, ketika saat itu ada aide dari isteri saya, yg pada saat itu kesulitan untuk mencari kado mainan anak, maka ketika ada kesulitan itulah maka peluang usaha itu ada, mulailah berjualan mainan anak, dengan hanya bermodalkan satu etalase dan buka hanya dihalaman rumah, saat itu punya toko sendiri masih cita-cita saja. Memulai usaha awalan amat berat dan harus punya a mental g kuat, karena setelah buka warung2an, menuai banyak reaksi dari teman2 dan tetangga, ada yg bilang “ ngapain lu dagang kayak gitu, lu kan karyawan, emang kurang apa gaji dari kantor?.., ngapain bisnis kecil kayak gitu untungnya dikit capenya aja yg banyak, dsb.. , apapun itu kita harus jalan terus, karena “urat malu” sudah di putus saat mulai usaha

Hampir bersamaan dengan usaha mainan, saya coba manjalankan ilmunya Purdie Chandra yaitu ilmu “BOTOL” Berani Optimis Tenaga Orang Lain, saya “ketemu” orang ketemu saat Stel Velg Motor, krn saat itu di pikiran saya di Jakarta ini Motor udah jutaan masa sih bisnis ini tidak “prosfektik”, maka setelah bernegosiasi dan atur strategi, saya menjadi investor dan kenalan saya jadi teknisinya, mulailah usaha Stel Velg Sepeda Motor, cita2 sih ingin bertahap dari situ ke spare part motor dsb..dsb.., namun setelah jalan 6 bulan, “kerjasama” tersebut tidak berjalan seperti yg diharapkan, bagi hasil yg disepakati belum menghasilkan bagi saya, maka dengan mantap bisnis tersebut sukses saya tutup.

Dari kejadian ini saya dapat pelajaran yang berharga, bahwa mencari partner bisnis itu harus seselektif mungkin, saat itu saya kuarang tahu latar belakang dia, karakter dia, dsb hanya liat keahliannya dan semangatnya dia, plus niat saya mau bantu dia krn memang saat itu dia masih nganggur, ternyata niat saja ngak cukup, atau juga moniring saya yg kurang krn hanya monitor sepulang kerja dan tidak tiap hari.

Sementara itu, bisnis Jualan Mainan anak, terus berjalan, ada kenalan yg punya toko mau dititipi mainan, ada kenalan kantor buka toko baru ikut di support juga Mainan dari kami, kenalan lain ada juga yg mau dititipkan.

Saat itu kami punya bisnis walau kami belum punya toko, sistemnya taro barang di toko teman (konsinyasi) dan mereka menaikan harganya sebagai lebihnya mereka dan 1-2 minggu saya ambil uangnya dari mereka., sampe setahun berjalan, bisnis mainan ini sempat kirim ke beberapa daerah di luar jawa, tapi setalah berjalan hampir satu tahun, masalah mulai muncul krn barang di “titip” toko orang yg mungkin mereka kurang hati2 atau kurang merperhatikan krn banyak items lain yg mereka jual juga atau saya yg kurang cepat memutar barang krn waktu yg masih terbatas, sepertinya bisnis ini berjalan lambat dan satahun kemudian hanya jual di toko kami saja.

Toko saya yg pertama, “terjadi” di Bulan September 2006, saat itu saya dan isteri, meralakan kamar anak kami rombak dijadikan Toko, Toko yg pernah dicita-citakan sebelumnya., kebetulan saat itu saya pindah kerja dan dapet “uang jasa”dari kantor, uang tsb sebagian kami jadikan modal renovasi kamar, Beli Etalase, beli tambahan Mainan Anak, dan alat2 tulis, jadi saat itu mulai Buka Toko Mainan Anak dan Alat Tulis,

3 Bulan Toko berjalan, kami masih “memperhatikan” bahwa perputaran uangnya sangat lambat, karena saat tu saya juga ikut milis dan baca buku wirausaha, barang siapa yg bisa uangnya berputar cepat maka untuknya juga cepat dapet dan jika tiap hari liat atau pegang uang, walau nilainya kecil, kita jadi ngak “ngiler” liat uang jadi uang banyak dan “berserakan lah” di toko. Akhirnya coba dengan Jualan Voucher Hp, dimulai dengan Etalase kecil. kemudian jadi Etalase Voucher beneran, ditabhi Vocher Elektrik, aksesoris, dsb.

Pelan tapi pasti bisnis Voucher makin berkembang, maka tetap dengan memanfaatkan hubungan silaturahmi dan pertemanan, Jualan Pulsa di coba di depan Toko kelontong kenalan dan kami bisa menambah 1 Counter berikutnya, sehingga saat itu kami punya Toko dan 2 Counter di depan Toko kelontong Teman2.

Ternyata kerjasama Counter di depan Toko kelontong teman, hanya bertahan sekitar 4 bulan dan 10 bulan, krn sampe 4 bulan dilokasi tsb belum terlihat bagus/menguntungkan maka sementara kita stop dulu, dan konter berikutnya sukses di tutup pula, mulai muncul karena konfik dengan Pemilik Toko, namun bertepatan dengan ditutupnya toko kami buka ditempat lain, maka kami relokasi ke tempat baru, dan ditempat baru ini kami sewa Toko bukan numpang di toko teman Lagi suatu kemajuan bagi kami, beberapa bulan kemudian kami Sewa Toko lagi , jadi saat ini kami ada 3 Counter yg aktif dengan 3 orang karyawan.

Tugas Operasional selama ini di handle Isteri di rumah, saya lebih ke arah Pengembangan and Marketing lah, belajar bekerja sama mendelegasikan dan mempercayakan. Juga kita masih terus belajar administrasi, keuangan, logistik dan lain sebagainya.

Bisnis Voucher memang bisnis sejuta umat, mulai dari anak SMP, ABG, Mahasiswa, karyawan/wati, bapak/ibu, kakek/nenek, semua pake hp dan pasti butuh pulsa, ya ngak..? Hari ginee ngak punya hp...?,



Perjalan Bisnis Voucher Hp ini ada Suka duka, manis pahit, susah senang, manis , asam asin (rame rasanya, kayak iklan permen),

Ibarat suatu perjalanan pasti akan ada bebatuan, duri-duri, tembok menghadang, omelan, cacian pelanggan itu mah sudah biasa, bahkan nyaris ada yg nipu beli voucher, juga ada. yg ngutang dan belum bayar walau udah di tagih, ada sukanya juga , beli hp second di pagi hari dan laku di sore hari untung 50% , beli hp second kemahalan dan tekor juga pernah, dan masih banyak yg lainnya.



Aneh bin ajaib disekitar saya juga sekarang bermunculan counter HP juga, bagi saya mah persaingan itu bagus jadi bisa lebih baik lagi melayani pelanggan, lagian siapa yg larang kalau para tetangga buka counter juga, Allah Maha Kaya dan Maha Luas jadi Rezeki-Nya ngak akan pernah habis., malah kalau bisa saya ingin kerjasama dengan mereka yg punya Counter agar bisa jalan bersama dan maju bersama.

Saat ini dengan 3 counter (Kania Cell 1 2, 3) rata rata per hari counter dapat omset Rp. 700rb, jadi sekitar 2 jt per Jt per hari, Cita2 masih terus untuk bisa mendapatkan lebih banyak lagi rezeki,sehingga lebih banyak lagi karyawan yg bisa berbagi rezeki.


Itulah sekilas perjalanan saya dan isteri dalam perjuangan untuk jadi wirausaha maka pada saatnya nanti saya bisa full untuk di wirausaha….amin,,

Wednesday, July 16, 2008

Monyet aja bisa....

Sabtu pagi di bulan juli, saya servis motor rutin di daerah jalan Siaga pejaten, tepat di depan Gedung Graha Arsa, kebetulan yang punya bengkel adalah tetangga sewaktu ngontrak dulu, lumayan lah selain silaturahmi dan tentunya dapat harga "teman" lah.

ngak lama setelah itu, datang rombongan "topeng monyet", dan tanpa basa basi langsung ngegelar pertunjukan jalanan di deket situ, terdiri dari yg mean gamelan dan sang pawang yg pegang si Monyet, Monyet melakukan pertujukan seperti biasa, dikasi sepeda2an dia kerjain, dikasih senapan2 dia tiarap seperti tentara, dikasih pikulan dia beraksi seperti tukang dagangan pikul, cukup menarik para pejalan kaki dan orang disekitar situ. setelah pertunjukan berjalan cukup lama, maka salah seorang kru menyodorkan mangkuk untuk isi uang "pertunjukan" ke pengunjung disitu dan lumayan setiap pengunjung kasih rata2 Rp.1000, kalau setiap pertujukan dapat Rp.10.000 dan dilakukan 10 atau 20 kali maka bisa didapaet Rp.200.000 per hari.., hmm lumayan juga ya...

Kalau melihat ke rombongan topeng monyet ini, mereka dengan kondisi yg serba terbatas aja bisa usaha dan dapetin uang, kenapa kita tidak!, itu monyet bisa dukung teamnya untuk dapetin uang, kalo monyet aja bisa, kenapa kita tidak?, bagi teman2 yg kerja dan gajiannya hanya cukup untuk nutupin kebutuhannya atau bahkan tekor dan selalu mengeluh dengan kondisinya, ayo dong cari solusi untuk dapet tambahan pemasukan, masak kita kalah ama monyet iya ngak?
, ayoo, mulai deh berwirausaha.., malu ah.. ama..monyet...

Monday, July 14, 2008

Counter Kania Cell 1 melayani isi Ring tone

setelah berjalan setahun lebih counter Kania cell 1 , maka dengan bismillah mencoba untuk lebih dalam lagi di bisnis ini dengan melayani isi ringtone, wall paper dan MP3 lagu, baru dimulai minggu kemarin tgl 13 Juli 08, berjalan begitu saja, ada keinginan ada relasi yg mau jual komputer dan langsung jadi deh...
sambil belajar ya sambil jualan,mohon doa restunya ya...

Thursday, February 28, 2008

Kalimat-klimat Motivasi

dear fren,

dalam 3 minggu ini saya selalu mengikuti acara bussines art Mario teguh di O channel hari kamis malam jam 9, dan saya ikut sms motivasi juga, lumayan bagus ini beberpa motivasinya:

  • "Bila anda ingin mengetahui masa lalu Anda, kenalilah keadaan anda sekarang. Bila Anda ingin mengetahui masa dean Anda, perhatikanlah yang sedang Anda kerjakan sekarang"
  • "Anda hanya sepenting yg Anda kerjakan. Bia Anda meningkatkan nilai dari Pekerjaan Anda bagi orang lain, Anda akan menjadi semakin penting bagi mereka."
  • "Waktu memang tidak terbatas, tetapi waktu untuk kita terbatas. janganlah memboroskan waktu. Janganlah menggunakan waktu seolah-olahwaktu anda tidak terbatas."
  • "orang-orang yg berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yg masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan."
  • "Anda bisa memberi tanpa mengasihi. Tetapi anda tidak mungkin mengasihi tanpa memberi."
  • " Mengerjakan lebih banyak daripada yg anda terima sebagai bayaran, akan membuat Anda dibayar lebih banyak untuk yg Anda kerjakan."
  • " Perubahan tidak menjamin tercapainya perbaikan, tetapi tidak ada perbaikan yg dicapai tanpa perubahan. Maka brsikap ramahlah terhadap perubahan."
  • " kepedihan dimasa lalu itu terjadi satu kalai. Jangan mengulanginya dalam pikiran dan perasaan, krn kepdihan itu akan mengganda dan melemahkan Anda."
  • " Orang berkualitas dibayar rendah, bagai emas yg diberlakukan sebagai kuningan, krn penampilannya buruk. maka hati-hatilah dg penampilan Anda."
  • "Anda tdk bisa menghindari keharusan utk meniru. Maka menirulah, tetapi pastikan bhw Anda sulit ditiru. Dengannya Anda menjadi Original."
  • " Semakin banyak yg Anda inginkan, akan semakin banyak yg hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan."
dan masih banyak lg yg lain-lainnya, semoga memotivasi anda ya...

Tuesday, January 08, 2008

Bantuan itu ternyata hanya membuat mereka jadi lemah...

Dear Fren,

Bantuan itu ternyata hanya melemahkan mereka, hanya membuat mereka malas, miskin ide..kurang keras dalam berjuang.

Ini saya ungkapkan krn masih banyak teman2 kita, sodara kita, atau siapapun yang merasa kalau dibantu orang eh malah keenakan lupa bahwa ini hanya bantuan dan untuk sementara aja, apakah itu bantuan uang , tenaga, pikiran dsb. ada saat dimana kita harus bisa berdiri sendiri bukan malah
mengantungkan orang lain..

Bahkan ada yg merasa bahwa memang dia itu harus ditolong orang lain dan punya keyakinan bahwa kalau saya susahpun masih ada sodara teman atau kenalan yg mau menolongnya, semakin dia berfikiran begitu semakin dia ngak pernah bisa hidup berdiri sendiri, bahkan ada yang udah berstatemen,..ya..ini mah udah nasib sayah..

Sama halnya dalam hal mau melakukan bisnis, kita selalu beralasan belum ada modal, belum ada yg minjamin, belum ada kesempatan, belum tahu bisnis yg tepat, selalu saja ada alasan dan berharap akan datang bantuan atau lain sebagainya.

Semoga bantuan itu tidak membuat kita terlena dan menjadi keenakan maunya ditolongin melulu...

Monday, January 07, 2008

Selamat Datang 2008!

Dear fren,

Tiada terasa perjalanan waktu kini sudah memasuki tahun 2008, banyak suka duka yg saya jalani di 2007 khususnya dalam perjalanan bisnis saya, krn kal kerjaan kantor mah biasa lah gitu-gitu aja ya.

di 2007 pula liku2 perjalanan bisnis voucher saya berjalan, bulan april counter ke 2 yg numpang di toko teman di tutup, bulan mei counter ke 2 ganti/pindah Ke samali ujung, bulan Agustus counter ke 3 ditutup, bulan september buka baru lagi counter ke 3, sampe terakhir ini ada 3 counter dg 2 counter sukses ditutup.

Di 2008, ada angan atau harapan atau mimpi untuk buka lagi Counter berikutnya, tempatnya sudah ketemu tapi ternyata masih di pake orang, tapi ya kita akan cari terus agar 2008 bisa tambah counter lagi, syukur2 ada keajaiban jadi semi grosir atau grosir, jadi ya...semoga 2008 akan lebih baik lagi...

Friday, December 14, 2007

Dengan Entrepreneurship bangsa kita Lepas dari KrisMon

Dengan jiwa Entrepreneurship bangsa kita lepas dari KrisMon, lepas dari kebodohan, kemiskinan dan penggangguran, entrepeneur yg baik adalah entrepreneur yg bisa menghasilkan entrepeneur2 yg lain sehingga akan makin banyak tercipta lapangan pekerjaan dan otomatis akan mengurangi pengganguran, otomatis punya biaya untuk hidup lepas dari kemiskinan dan tentunya kedepannya akan lepas dari kebodohan, demikian pernyataan Ir. Ciputra sebagai Pemenang Entrepeneur Award 2007, di acara salah satu TV Swasta awal Desember minggu kemarin.

Merenungi pernyataan tersebut memang benar, dan sangat terasa sekali oleh saya pribadi, kalau saat ini saya berwirausaha dengan 3 orang karyawan maka dengan sendirinya 3 orang sudah dapet pekerjaan, jika ada 5000 orang seperti saya saja maka akan ada peluang pekerjaan kepada 15000, jika tahun depan karyawan saya jadi 10 orang, dan yg lain juga jadi 10 orang maka 5000X10 orang = 1/2 juta jiwa akan dpt pekerjaan dan begitu seterusnya, jika makin banyak lagi yang wirausaha maka akan makin banyak lagi peluang pekerjaan dan pasti bangsa kita akan keluar dari krisis ini.

Gimana teman?, ayo mulai berwirausaha dan buka kesempatan kerja bagi sesama kita...

Tuesday, November 27, 2007

Duh.. Counter Voucherku kena tepu neh....

dear fren,

ini sharing aja, kemarin senin 26 nov 2007 sekitar jam
12 siang, counter KaniaCell di Samali Jaksel kena tepu
neh, kronologis kejadiannya, ada orang pake motor
berhenti di counter agak terkesan buru2, beli voucher
25rb 1, dia keluarin uang 100rb, voucher dikasih dan
kembalian dikasihkan, eh ngak lama dia bilang ini ada
uang recehnya, recehnya dikasihin dan dia minta
kembali uang yg 100rbnya, setelah dikembalikan tg
100rb, dia langsung nyerocos minta liat charger lah,
liat aksesorislah, tanya ini itu, pless
aja..karyawanku ngak inget n lupa duit lebihnya belum
dibalikin dan sambil ngomong dia langsung naek motor
sambil bilang cari charger yg anu nanti saya ambil ya
kalo ada dan kabur.!!...
karyawan saya inget lagi, tapi motornya udah
menghilang.. ...

sharing aja, hati2 kalu ada pembeli yg seperti ini
harus waspada aja agar ngak kejadian ama teman2 yang
lain...

Thursday, November 08, 2007

Apakah Pelaut yang Tangguh Lahir dari Lautan yang Tenang..?

Judul diatas terlintas begitu saja...,
Apakah pelaut yang tangguh lahir dari lautan yang tenang..?, jawabannya pasti tidak kan, pelaut yang tangguh pasti lahir karena telah mengalami atau telah selamat dari hamtaman gelombang yang dasyat, amukan gelombang yang liar, badai yang datang mengahandang perjalanan, dan banyak maslah maslah lain yang pada akhirnya menjadikan dia menjadi seorang pelaut yang tangguh, yang selalu siap jika mengalami hambatan2 atau gangguan2..

demikian juga kita ya teman, yang sedang belajar menjadi wirusahawan yg lagi berproses untuk menjadi pengusaha, kita pasti akan mengahadapi masalah2 pula dalam hal wirausaha, masalah modal lah, masalah bisnis yang mandek, ditipu partner,ditipu customer, karyawan yang memble, barang dan pelayanan yang ngak bagus dsb..., nah kalau kitapun bisa melalui hal2 diatas saya yakin kita pun akan menjadi wirausahawan yang tangguh...
bener kan, bahwa pelaut yang tangguh tidak lahir dari lautan yang tenang..?

Thursday, November 01, 2007

minggu sore jalan-jalan...


Minggu 28 oktober 07, sore kemarin jalan2 dengan anak istri liat conter di deket rumah sekalian nambahin koleksi aksesoris di counter.
sekalian di foto deh ama Kania anak saya, biar teman teman bisa liat juga...
Abis lebaran ini memang penjualan masih sedikit tersendat, tapi berangsur-angsur mulai menuju normal kembali sih.., krn di sekitar konter ada banyak konveksi yg pekerjanya dari Tasik dan Padang jadi masih pade mudik dan belum pulang semuanya...

Friday, October 26, 2007

Bisnis Voucher adalah Bisnis yg ke sekian Kali saya...

Dear Fren,

Mungkin ada teman yg masih belum tahu bahwa bisnis pulsa ini adalah bisnis saya yg kesekian setelah bisnis bisnis sebelumnya yang dijalankan, mungkin kita ceritakan saja ya..

  • Waktu SMA, dulu pernah ikut jualan Ayam goreng dan ayam bakar punya kakak saya dan sebagai juru masak adalah ibu saya, bisnis ini hanya bertahan setahunan krn karyawan buka sendiri, sewa tempat dinaikin dsb.
  • Waktu Kuliah, pernah jadi koordinator foto copy buku2 atau bahan kuliah, ya lumayan lebihnya bisa dapt fotocpian bahan kuliah gratis, pernah bisnis buat kaos dan dikirimkan ke makasar, pergiriman yg ketiga barang dikirim tapi uang transfer ngak pernah masuk sampe sekarang dan saya yg harus bayar pada pabriknya.
  • Waktu kerja, pernah jualan baju muslim, aksesorir wanita, pernah jadi agen asuransi, ditawarin dan ikut mlm, pernah kerjasama usaha stel Velg Motor tapi ngak jalan juga, dan sekarang bisnis Mainan anak, jual alat tulis dan Counter voucher.
  • Sekarang, bisnis Voucher,ini yg lagi coba dijalankan....

Counter Kania cell 2 di Buatkan Banner oleh Nusapro

dear Fren,

Sebenarnyak kejadian di pasang banner atau plank nama Too dari NusaPro ini kejadiannya sudah beberpa minggu lalu saat bulan puasa. Setalah menjadi langganan beli pulsa elektrik dan Perdana ke Nusapro dan pembelian rutin untuk ke 3 counter maka alhamdulillah counter Kania cell 2 di jalan haji Samali Ujung di berikan Baner merk diatas toko kami, foto belum sempat saya upload kesini sih.

semoga dengan adanya merk ini menjadikan tambah serius dalam berbisnis voucher dn tentunya akan mendapatkan omzet dan rezeki yang cukup lumayan untuk bisa terus berkembang lagi.

Silakan bagi yg mau berkunjung dan beli pulsa disana, kania Cell jalan Samali Ujung Pejaten...

Monday, October 08, 2007

Minggu ini Setahun Kemarin

Minggu ini setahun kemarin adalah saat awal memulai usaha voucher hp, dimulai dengan modal seadanya dan dengan etalase rokok yg kecil resmi jualan voucher dimulai di warung yg baru kita buat, hasil renovasi kamar menjadi toko dan kebetulan rumah kami ada di gang dan kebetulan jalan didepan rumah memang cukup hidup.

Setelah setahun berjalan samapai minggu ini alhamdulillah masih bisa survive dan tahun ini sudah ada 3 counter, walau dengan berdarah-darah, jatuh bangun, turun naik kita tetap maju terus pantang mundur demi cita-cita untuk bisa usaha mandiri dan membuka lapangan kerja buat sesama.

apa ynga akan terjadi ya, jika tahun depan di minggu ini....?

Monday, September 03, 2007

Cepatnya Perubahan Arah...

Daer rekans,

Dalam mengarungi samudera wirausaha perubahan bisa terjadi begitu cepat dan berbelok arah, tadinya kita mau buka usaha untuk konter Voucher yang ke 4 namun apa dikata, ternyata konter yg ke 3 akhirnya harus diamputasi dan akhirnya di pindah ke konter 4 jadi ya total masih ada 3 counter.

Counter ke 3 memang cukup lumayan sih dari sisi pemasukan, namun konter ini terlalu banyak di intervensi oleh owner dari yg punya toko, ya namanya kita numpang konter disitu, selalu di komentari terus akhirnya ya kita "cut" aja deh dan pindah ke toko yg benar2 bisa kita manage sendiri ya sewa toko beneran nih akhirnya..

semoga relokasi/hijrah toko ini menuju ke arah yang lebih baik..amin...